Anjungan Jawa Tengah
Anjungan Provinsi Jawa Tengah adalah salah satu Anjungan Daerah di Taman Mini Indonesia Indah. Anjungan ini menampilkan tujuh bangunan tradisional, yakni Pendopo Agung sebagai bangunan utama, pringgitan, tajuk mangkurat, Sasono Suko, joglo pengrawit apitan, dara gepak, dan panggung terbuka Ojo Dumeh.
- Jenis objek
- Kompleks
- Fungsi
- Kebudayaan (kategori penelusuran)
- Masa tercatat
- Belum diringkas dari riwayat sumber
- Kondisi dan status
- Kondisi mutakhir belum dinilai
Identitas dan tapak
Anjungan Jawa Tengah dicatat dalam lingkup Indonesia. Lokasi yang dinyatakan sumber: Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, DKI Jakarta, Indonesia. Lokasi fisik mengikuti kawasan Taman Mini Indonesia Indah dan alamat resmi pengelolanya di Jakarta Timur, DKI Jakarta. Nama provinsi pada anjungan menunjukkan tradisi yang direpresentasikan.
- Nama utama
- Anjungan Jawa Tengah
- Lokasi
- Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, DKI Jakarta, Indonesia · Bangunan di Indonesia
- Nama lain dalam sumber
- Q12472199; ID709636
- Klasifikasi sumber
- kebudayaan · nomor ID709636
- Dasar kondisi
- Tidak dilakukan survei fisik. Uraian dan kategori artikel tidak otomatis menjadi penetapan warisan atau bukti kondisi saat ini.
Ruang dan fungsi
Profil ini membahas kompleks arsitektur. Kategori fungsi untuk penelusuran: kebudayaan. Penggunaan ruang dan perubahannya dapat dibaca dalam teks sumber terpilih. Kategori ini tidak memastikan fungsi operasional saat ini.
Membaca arsitektur
Uraian sumber mencakup bentuk dan susunan tingkat, atap atau kubah, tiang atau struktur penyangga, dinding atau fasad. Baca rincian bentuk dan ruang bersama keterangan fase dalam artikel sumber. Unsur-unsur itu dapat berasal dari masa yang berbeda. Teks terpilih tersedia di bawah untuk menelusuri dasar informasinya.
Deskripsi fisik dalam sumber
Teks dari Arsitektur Indonesia · Wikipedia · bahasa Indonesia
Pembuka
Anjungan Provinsi Jawa Tengah adalah salah satu Anjungan Daerah di Taman Mini Indonesia Indah. Anjungan ini menampilkan tujuh bangunan tradisional, yakni Pendopo Agung sebagai bangunan utama, pringgitan, tajuk mangkurat, Sasono Suko, joglo pengrawit apitan, dara gepak, dan panggung terbuka Ojo Dumeh. Selain itu, di dalam anjungan ini ditampilkan juga bangunan miniatur Candi Borobudur, Candi Prambanan, dan Candi Mendut.
Pendopo Agung merupakan bangunan tanpa dinding beratap joglo, tiruan pendhapa Pura Mangkunegaran, Surakarta, ditopang empat saka guru berukir, dengan dua patahan atap: penanggap yang ditopang 12 saka goco dan penitih yang ditopang 12 saka rawa. Sesuai fungsi aslinya pendhapa digunakan untuk pertemuan resmi serta menggelar seni dan upacara adat. Pringgitan bersambung di belakang pendhapa, beratap limas, digunakan untuk memamerkan koleksi pakaian adat.
Gedung serbaguna joglo pangrawit apitan merupakan bangunan dengan empat saka guru, digunakan sebagai tempat gamelan jika ada pergelaran di panggung terbuka, tempat rias para penari atau artis yang akan pentas di panggung terbuka, untuk menyimpan barang-barang peralatan, serta untuk peragaan pembuatan wayang kulit, batik, dan objek wisata di Jawa Tengah.
Di sebelah kanan depan Pendopo Agung terdapat bangunan tajuk mangkurat dengan empat saka guru. Bangunan model ini dinamai tajuk mangkurat karena saka guru-nya menggunakan lambang sari yang berarti hubungan mesra dan serasi antara pria dan wanita sebagai landasan yang kokoh untuk keharmonisan hidup berkeluarga. Konon pencipta bentuk dan gaya bangunan ini adalah Sultan Agung. Bangunan ini dipergunakan untuk menyelenggarakan kegiatan administrasi perkantoran, perpustakaan, tempat menyimpan koleksi barang-barang antik, serta hasil kerajinan.
Di belakang kanan Pendopo Agung berdiri bangunan rumah pedesaan, disebut dara gepak, berbentuk menyerupai rumah burung merpati, mempunyai delapan saka guru, dikelilingi atap penanggap dengan 16 buah saka penanggap; berfungsi sebagai rumah makan dan kafetaria yang menyediakan makanan dan minuman khas Jawa Tengah.
Sebuah panggung terbuka menghadap ke utara dengan latar belakang kala makara bertuliskan ojo dumeh digunakan untuk pentas seni pada malam hari dengan kapasitas penonton 500 orang.
Setiap hari Minggu dan hari libur anjungan menggelar pameran dan penjualan aneka kerajinan tangan dan makanan khas tiap kabupaten/kota serta mementaskan kesenian tradisional.
Tamu-tamu negara yang pernah mengunjungi Anjungan Jawa Tengah antara lain Perdana Menteri Republik Srilangka Ny. Sirimovo Bandaranaike (1976), Perdana Menteri Ceko dan Ny. Vaclav Klaus (1994), isteri Sekjen PBB Ny. Leia Maria Boutros-Ghali (1995), Ratu Beatrix dan Pangeran Claus dari Belanda (1995), Presiden Republik Polandia dan Ny. Jolanta Kwasniewski (2004), Wakil Presiden Republik Persatuan Tanzania dan Ny. Mwanamwema Shein (2005), dan Perdana Menteri Republik Rakyat Laos Tuan Bouasone Bouphavanh (2007).
Pihak dan peran
Perancang dan pelaksana belum diringkas dalam tabel ini. Nama dan perannya mungkin disebut dalam uraian sumber; baca sesuai konteksnya.
Atribusi berlaku pada fase yang disebut. Pemesan, perancang, pelaksana, dan pembangun mempunyai peran berbeda.
Riwayat perubahan
Uraian bentuk dan riwayat dalam artikel sumber
Riwayat dan perubahan dibaca dalam bagian sumber terpilih. Tanggal revisi artikel bukan tanggal pembangunan atau survei kondisi.
Ukuran dan sistem
Keterangan bahan dan sistem mengikuti uraian sumber terpilih. Ukuran, nama perancang, tahun pembangunan, dan klaim kinerja yang belum diperiksa silang tidak dimasukkan sebagai data tersendiri.
Ukuran belum diringkas dalam tabel ini. Baca angka pada uraian sumber bersama definisi, fase, dan lingkupnya.
Dokumentasi dan sumber
Edisi sumber dan hak penggunaan
Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia — Anjungan Jawa Tengah. Revisi 27871284. Markup, tabel, daftar, media, catatan kaki, kutipan panjang, dan bagian nonnaratif dihilangkan. Templat format/bahasa dan angka-satuan sederhana dipertahankan sebagai nilai literal sumber, templat lain dihilangkan; urutan paragraf sumber dipertahankan. Seleksi dan ringkasan merupakan adaptasi independen berlisensi CC BY-SA 4.0.
Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 ↗
Ringkasan berbahasa Indonesia disusun dari nama, lokasi, kategori, dan istilah arsitektur pada catatan sumber. Teks sumber berbahasa Indonesia mengikuti ketentuan penggunaan yang tercantum di atas. Penelaahan ahli independen belum tercatat.
Riwayat penulis dan kontributor sumber ↗ · revisi 27871284. Teks yang diadaptasi pada profil ini mengikuti CC BY-SA 4.0. Kategori sumber bukan penetapan cagar budaya.
Lingkup identitas: Anjungan Jawa Tengah adalah kompleks pameran arsitektur daerah di Taman Mini Indonesia Indah. Profil membahas beberapa bangunan dan ruang peragaan, bukan satu bangunan individual atau bangunan asli di provinsi yang direpresentasikan.
Status sumber: Artikel ensiklopedia kolaboratif; bukan rekaman penetapan pemerintah · Klasifikasi sumber: Kategori artikel; bukan rating bangunan. Tanggal penetapan bukan tanggal konstruksi.
Tanggal atau versi data sumber: 2025-09-22T19:51:48Z.
- Adaptasi ensiklopedia kolaboratif; penelaahan ahli independen belum tercatat. Rujukan eksternal dalam artikel bukan sumber yang dinyatakan telah dibaca oleh Arsitektur.
- Pemilihan paragraf dan pengelompokan bagian mempertahankan teks sumber; markup, templat, tabel, media, dan bagian nonnaratif dihilangkan. Teks serta adaptasinya mengikuti CC BY-SA 4.0.
Dasar informasi
- Wikipedia bahasa Indonesia · Anjungan Jawa Tengah · revisi 27871284 ↗Kontributor Wikipedia · diakses pada 2026-10-15 · dokumen 2025-09-22T19:51:48Z
- Alamat resmi Taman Mini Indonesia Indah ↗Pengelola Taman Mini Indonesia Indah · diakses pada 2026-10-16
Disusun oleh Arsitektur. Penelaahan ahli independen tidak diklaim.
Perubahan isi: 2026-10-17. Tanggal ini tidak menyatakan survei fisik, tanggal dokumen, atau penelaahan independen.