Arsitektur.
bagian dari ensiklopedia.online
ARS-R601569074
Adaptasi ensiklopedia kolaboratif · ringkasan berbahasa Indonesia dan teks sumber berbahasa Indonesia. Identitas dan rujukan berasal dari Arsitektur Indonesia · Wikipedia, nomor ID1569074. Asal dan lisensi uraian
KompleksPuri Maerokoco, Semarang, Jawa Tengah, IndonesiaARS-R601569074

Anjungan Kabupaten Jepara

Anjungan Kabupaten Jepara merupakan salah satu Anjungan Daerah di Taman Mini Jawa Tengah (Puri Maerokoco). Anjungan ini menampilkan beberapa arsitektur rumah adat khas Jepara. Bangunan – bangunan dalam anjungan Jepara terdiri atas Joglo Jepara, Padonggo Birowo, Sculpture Palace, dll.

Dasar informasi:[1]
Bandingkan
Jenis objek
Kompleks
Fungsi
Kebudayaan (kategori penelusuran)
Masa tercatat
Belum diringkas dari riwayat sumber
Kondisi dan status
Kondisi mutakhir belum dinilai
01

Identitas dan tapak

Anjungan Kabupaten Jepara dicatat dalam lingkup Indonesia. Lokasi yang dinyatakan sumber: Puri Maerokoco, Semarang, Jawa Tengah, Indonesia. Letak fisik mengikuti Puri Maerokoco di kawasan PRPP Kota Semarang. Uraian sumber menyebut beberapa bangunan peragaan; lokasi kawasan dikonfirmasi oleh portal pariwisata resmi Jawa Tengah.

Dasar informasi:[1] [2]
Lingkup profil: Anjungan Kabupaten Jepara membahas beberapa bangunan peragaan arsitektur di Puri Maerokoco, Semarang. Nama kabupaten menunjukkan wilayah tradisi yang direpresentasikan; profil bukan satu rumah asli di kabupaten tersebut. Kompleks dihitung satu profil dan tidak ditambahkan ke hitungan bangunan individual.
Nama utama
Anjungan Kabupaten Jepara
Lokasi
Puri Maerokoco, Semarang, Jawa Tengah, Indonesia · Bangunan di Indonesia
Nama lain dalam sumber
Q17998196; ID1569074
Klasifikasi sumber
kebudayaan · nomor ID1569074
Dasar kondisi
Tidak dilakukan survei fisik. Uraian dan kategori artikel tidak otomatis menjadi penetapan warisan atau bukti kondisi saat ini.
02

Ruang dan fungsi

Profil ini membahas kompleks arsitektur. Kategori fungsi untuk penelusuran: kebudayaan. Penggunaan ruang dan perubahannya dapat dibaca dalam teks sumber terpilih. Kategori ini tidak memastikan fungsi operasional saat ini.

Dasar informasi:[1]

Membaca arsitektur

Uraian sumber mencakup bentuk dan susunan tingkat, bahan bangunan, pintu, jendela, atau gerbang, ornamen atau relief, susunan ruang, atap atau kubah, tiang atau struktur penyangga, dinding atau fasad. Baca rincian bentuk dan ruang bersama keterangan fase dalam artikel sumber. Unsur-unsur itu dapat berasal dari masa yang berbeda. Teks terpilih tersedia di bawah untuk menelusuri dasar informasinya.

Dasar informasi:[1]

Deskripsi fisik dalam sumber

Teks dari Arsitektur Indonesia · Wikipedia · bahasa Indonesia

Pembuka

Anjungan Kabupaten Jepara merupakan salah satu Anjungan Daerah di Taman Mini Jawa Tengah (Puri Maerokoco). Anjungan ini menampilkan beberapa arsitektur rumah adat khas Jepara. Bangunan – bangunan dalam anjungan Jepara terdiri atas Joglo Jepara, Padonggo Birowo, Sculpture Palace, dll.

Joglo Jepara

Joglo Jepara adalah Rumah Adat Jepara merupakan salah satu rumah tradisional yang mencerminkan perpaduan akulturasi kebudayaan masyarakat Jepara. Joglo Jepara yang kini di Puri Maerokoco dahulunya adalah Rumah Warga Jepara tepatnya dari Desa Kalipucang Wetan, Pada tahun 1984 pemerintah membeli joglo jepara pada pemiliknya yang bernama Mbah Haji Tohar sebesar Rp. 8.000.000,-. Rumah Adat Jepara memiliki atap genteng yang disebut “Atap Wuwungan”. Jenis bangunan ini merupakan bangunan tradisional di daerah Jepara dan sampai saat ini masih banyak dijumpai.

Ciri khusus arsitektur bangunan ini adalah:

Bahan bangunan terbuat dari kayu dengan dinding kayu berukir

Memiliki 4 buah tiang di tengah bangunan

Atap dari genting dan khusus kerpus memiliki motif ukiran gambar wayang.

Adapun konsep falsafah dari bangunan joglo ini adalah:

Menghadap ke laut dengan maksud agar berpikiran luas

Membelakangi gunung dengan maksud agar tidak congkak dan tinggi hati

Atap berujud pegunungan dengan maksud religius yaitu Tuhan di atas dan berkuasa atas segalanya

Tiga buah pintu di depan merupakan perwujudan hubungan antara:

Manusia dengan Tuhan

Manusia dengan manusia

Manusia dengan alam

Tiga wuwungan atap tidak patah tetapi melengkung yang mempunyai maksud sebagai perwujudan cara hidup yang luwes.

Pradonggo Birowo

Bangunan ini merupakan duplikat dari bangunan aslinya yang ada di sebelah kiri Pendopo Kabupaten Jepara. Fungsi bangunan ini adalah sebagai tempat gamelan yang hanya terdiri atas kendang, kecrek, kempul, dan genjur. Dibunyikan setiap hari Senin sehingga gamelan ini oleh orang Jepara disebut GONG SENEN. Pada bagian depan bangunan Pradonggo Birowo terdapat miniatur Air Terjun Songgo Langit.

Sculpture Palace

Bangunan ini merupakan bangunan monumental bagi potensi industri kerajinan di Jepara yaitu dalam bentuk patung orang yang menggambarkan sedang memahat kuda yang maksudnya merupakan simbol dinamika Jepara sebagai kota ukir.

Gapura Mantingan

Gapura ini merupakan duplikat gapura kuno yang ada di Desa mantingan yang merupakan pintu masuk menuju Makam Ratu Kalinyamat dan Masjid Kuno Mantingan.Dilihat dari sisi arsitektur diperkirakan gapuro kuno Mantinga ini dibangun pada ahir abad XVII yaitu dalam pengertian Bahasa Arab ghoruuren yang bermakna agar setiap orang yang datang ke komplek Masjid Kuno Mantingan dan Makam Ratu Kalinyamat agar selalu ingat untuk memohon ampunan pada Tuhan Yang Maha Esa.

Miniatur Air Terjun Songgolangit

Bangunan ini merupakan prototip dari sebuah objek wisata alam yang indah dengan air terjunya yang berlokasi di desa Bucu Kecamatan Kembang Kabupaten Jepara.

Luas

Luas Anjungan Jepara adalah 890,74 yang terdiri:

Bangunan tradisional dengan luas bangunan 63 m2

Pradonggo Birowo dengan luas bangunan 9 m2

Sclupture palace dengan luas bangunan 9 m2

Bangunan serba guna dengan luas bangunan 147 m2

Gapura Mantingan dengan luas bangunan 12,75 m2

Miniatur air terjun Songgo langit dengan luas 16 m2

Toilet service room dengan luas bangunan 227,70 m2

Taman gaya Jepara dengan luas 373,33 m2

Bangunan plaza dengan luas 217 m2

Penjelasan isi dan penggunaan bangunan

Bangunan joglo Jepara diisi dengan:

Duplikat meja kursi RA Kartini

Meja marmer kuno

Alat tenun tradisional dari troso

Lukisan imajinasi Ratu Kalinyamat

Lukisan RA Kartini

Contoh beberapa hasil industri kerajianan Jepara, Seperti relief, tenun ikat, monel, macan kurung, dan lain-lain

Pada waktu tertentu bangunan joglo Jepara ini dan bangunan serbaguna dapat digunakan pula sebagai Ajang pameran

Atraksi Kesenian

Pada event-event tertentu, gedung serbaguna dapat digunakan pula untuk kepentingan atraksi seni khas Jepara antara lain: Emprak, Kentrung, Ketoprak,Samroh Prasah, Angguk, Dagelan, Ludruk, dll.

03

Pihak dan peran

Perancang dan pelaksana belum diringkas dalam tabel ini. Nama dan perannya mungkin disebut dalam uraian sumber; baca sesuai konteksnya.

Atribusi berlaku pada fase yang disebut. Pemesan, perancang, pelaksana, dan pembangun mempunyai peran berbeda.

04

Riwayat perubahan

Riwayat dalam arsip sumber

Teks dari Arsitektur Indonesia · Wikipedia · bahasa Indonesia

Sejarah

Pembangunan anjungan Jepara di Puri Maerokoco dimulai pada bulan Juni 1992 dan selesai pada bulan Juli 1993 dengan biaya sebesar Rp 407.887.600,- melalui Inpres 1993/1994. Anjungan Jepara di Puri Maerokoco dibangun berdasarkan surat Gubernur Kepala Tingkat I Jawa Tengah, Nomor: 510.1/32442 tanggal 29 Agustus 1991 yang merupakan sarana informasi dan promosi Kabupaten Jepara tentang produk andalan komoditas non migas yang berupa industri kerajinan dari pariwisata.

Tanggal observasi fisik belum dipastikan

Uraian bentuk dan riwayat dalam artikel sumber

Riwayat dan perubahan dibaca dalam bagian sumber terpilih. Tanggal revisi artikel bukan tanggal pembangunan atau survei kondisi.

Dasar informasi:[1]
05

Ukuran dan sistem

Keterangan bahan dan sistem mengikuti uraian sumber terpilih. Ukuran, nama perancang, tahun pembangunan, dan klaim kinerja yang belum diperiksa silang tidak dimasukkan sebagai data tersendiri.

Dasar informasi:[1]

Ukuran belum diringkas dalam tabel ini. Baca angka pada uraian sumber bersama definisi, fase, dan lingkupnya.

06

Dokumentasi dan sumber

Edisi sumber dan hak penggunaan

Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia — Anjungan Kabupaten Jepara. Revisi 29793436. Markup, tabel, daftar, media, catatan kaki, kutipan panjang, dan bagian nonnaratif dihilangkan. Templat format/bahasa dan angka-satuan sederhana dipertahankan sebagai nilai literal sumber, templat lain dihilangkan; urutan paragraf sumber dipertahankan. Seleksi dan ringkasan merupakan adaptasi independen berlisensi CC BY-SA 4.0.

Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 ↗

Ringkasan berbahasa Indonesia disusun dari nama, lokasi, kategori, dan istilah arsitektur pada catatan sumber. Teks sumber berbahasa Indonesia mengikuti ketentuan penggunaan yang tercantum di atas. Penelaahan ahli independen belum tercatat.

Riwayat penulis dan kontributor sumber ↗ · revisi 29793436. Teks yang diadaptasi pada profil ini mengikuti CC BY-SA 4.0. Kategori sumber bukan penetapan cagar budaya.

Lingkup identitas: Anjungan Kabupaten Jepara membahas beberapa bangunan peragaan arsitektur di Puri Maerokoco, Semarang. Nama kabupaten menunjukkan wilayah tradisi yang direpresentasikan; profil bukan satu rumah asli di kabupaten tersebut.

Status sumber: Artikel ensiklopedia kolaboratif; bukan rekaman penetapan pemerintah · Klasifikasi sumber: Kategori artikel; bukan rating bangunan. Tanggal penetapan bukan tanggal konstruksi.

Tanggal atau versi data sumber: 2026-09-17T07:33:53Z.

Catatan pembacaan sumber
  • Adaptasi ensiklopedia kolaboratif; penelaahan ahli independen belum tercatat. Rujukan eksternal dalam artikel bukan sumber yang dinyatakan telah dibaca oleh Arsitektur.
  • Pemilihan paragraf dan pengelompokan bagian mempertahankan teks sumber; markup, templat, tabel, media, dan bagian nonnaratif dihilangkan. Teks serta adaptasinya mengikuti CC BY-SA 4.0.

Dasar informasi

  1. Wikipedia bahasa Indonesia · Anjungan Kabupaten Jepara · revisi 29793436 ↗
    Kontributor Wikipedia · diakses pada 2026-10-15 · dokumen 2026-09-17T07:33:53Z
  2. Grand Maerokoco · lokasi di Kota Semarang ↗
    Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Provinsi Jawa Tengah · diakses pada 2026-10-16

Disusun oleh Arsitektur. Penelaahan ahli independen tidak diklaim.

Perubahan isi: 2026-10-17. Tanggal ini tidak menyatakan survei fisik, tanggal dokumen, atau penelaahan independen.

Baca dokumentasi