Arsitektur.
bagian dari ensiklopedia.online
ARS-R8121909731412254
BangunanKota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, IndonesiaARS-R8121909731412254

Bangsal Pancaniti Kraton Yogyakarta

Bangsal Pancaniti merupakan bangsal utama Kamandhungan Lor dengan lantai tengah ditinggikan dan tratag besi pada tiga sisi untuk keperluan upacara keraton.

Dasar informasi:[1]
Bandingkan
Jenis objek
Bangunan
Fungsi
bangsal istana
Masa tercatat
Belum diringkas untuk keseluruhan objek
Kondisi dan status
Kondisi mutakhir belum dinilai
01

Identitas dan tapak

Bangsal berada dalam lingkungan Kraton Yogyakarta, Panembahan. Tratag tambahan terdapat di utara, timur, dan barat, membentuk ruang di sekitar inti bangsal yang denahnya berupa bujur sangkar.

Dasar informasi:[1]
Lingkup profil: Bangsal Pancaniti beserta tratag yang melekat pada tiga sisinya
Nama utama
Bangsal Pancaniti Kraton Yogyakarta
Lokasi
Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia · Bangunan di Indonesia
Nama lain dalam sumber
3471091002.3.2022.147
Dasar kondisi
Uraian mengacu pada dokumentasi sumber. Tidak dilakukan survei fisik mutakhir; perubahan sesudah pendataan belum dipastikan.
02

Ruang dan fungsi

Bagian tengah memuat landasan tempat duduk sultan. Tratag timur dan barat digunakan menempatkan gamelan sebelum dibawa ke Masjid Gedhe, serta menampung gunungan dan perlengkapan pada rangkaian Garebeg Sekaten.

Dasar informasi:[1]

Membaca arsitektur

Atap Tajug Lawakan Lambang Gantung berakhir pada mustaka dan ditopang empat saka guru serta dua belas saka penanggap. Di atas pamidhangan, balok tumpang sari diberi ukiran sulur berwarna merah dan perada. Tiang hijau memiliki rangkaian ornamen, termasuk saton, putri mirong, dan praban; umpak batunya dihiasi padma serta tumpal. Tegel bermotif menutup lantai, dengan jerambah di tengah lebih tinggi daripada jogan sekelilingnya. Tratag memakai limasan jebengan berpenutup seng yang disangga delapan belas kolom besi cor. Kolom bulat itu mengecil ke atas, beralur tegak, dan memiliki kepala korintia serta hiasan bunga. Perbedaan bahan penopang dan bentuk atap membuat bangsal inti terbaca terpisah dari lapisan tratag.

Dasar informasi:[1]
03

Pihak dan peran

Belum tersedia informasi bersumber untuk bagian ini.

Atribusi berlaku pada fase yang disebut. Pemesan, perancang, pelaksana, dan pembangun mempunyai peran berbeda.

04

Riwayat perubahan

Tanggal observasi fisik tidak dipastikan

Bentuk dan ruang yang didokumentasikan sumber resmi

Narasi profil ditulis baru dari fakta registri. Riwayat konstruksi yang tidak tersedia tidak diisi dari tanggal akses, kode periode, atau tanggal penetapan.

Dasar informasi:[1]
05

Ukuran dan sistem

Penopang kayu dan umpak batu membentuk bangsal inti. Tratag tambahan menggunakan kolom besi cor beralur dengan atap seng, berbeda dari penutup asbes lei pada tajug.

Dasar informasi:[1]
Bahan dan sistem
Kayu berukir · tiang dan tumpang sari bangsal
Dasar informasi:[1]
Bahan dan sistem
Batu · umpak berhias
Dasar informasi:[1]
Bahan dan sistem
Besi cor · kolom tratag
Dasar informasi:[1]
Bahan dan sistem
Seng · atap tratag
Dasar informasi:[1]
Bahan dan sistem
Tegel · pelapis lantai
Dasar informasi:[1]

Belum tersedia ukuran bersumber yang dapat ditampilkan.

06

Dokumentasi dan sumber

Catatan pembacaan sumber
  • Catatan telaah sumber: Penutup atap inti disebut asbes lei dalam sumber. Pagar keliling pada dokumentasi membatasi akses ke lantai bangsal; keterangan ini tidak menjadi jaminan akses kunjungan terkini.
  • Profil editorial disusun dari fakta registri resmi dengan narasi baru. Prosa dan gambar pemerintah yang belum mempunyai izin redistribusi tidak disalin. Penelaahan ahli independen belum tercatat.

Dasar informasi

  1. Bangsal Pancaniti Kraton Yogyakarta ↗
    Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta · Jogjacagar · data resmi diakses pada 2026-10-15

Disusun oleh Arsitektur. Penelaahan ahli independen tidak diklaim.

Perubahan isi: 2026-10-17. Tanggal ini tidak menyatakan survei fisik, tanggal dokumen, atau penelaahan independen.

Baca dokumentasi