Bangsal Pancaniti Kraton Yogyakarta
Bangsal Pancaniti merupakan bangsal utama Kamandhungan Lor dengan lantai tengah ditinggikan dan tratag besi pada tiga sisi untuk keperluan upacara keraton.
- Jenis objek
- Bangunan
- Fungsi
- bangsal istana
- Masa tercatat
- Belum diringkas untuk keseluruhan objek
- Kondisi dan status
- Kondisi mutakhir belum dinilai
Identitas dan tapak
Bangsal berada dalam lingkungan Kraton Yogyakarta, Panembahan. Tratag tambahan terdapat di utara, timur, dan barat, membentuk ruang di sekitar inti bangsal yang denahnya berupa bujur sangkar.
- Nama utama
- Bangsal Pancaniti Kraton Yogyakarta
- Lokasi
- Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia · Bangunan di Indonesia
- Nama lain dalam sumber
- 3471091002.3.2022.147
- Dasar kondisi
- Uraian mengacu pada dokumentasi sumber. Tidak dilakukan survei fisik mutakhir; perubahan sesudah pendataan belum dipastikan.
Ruang dan fungsi
Bagian tengah memuat landasan tempat duduk sultan. Tratag timur dan barat digunakan menempatkan gamelan sebelum dibawa ke Masjid Gedhe, serta menampung gunungan dan perlengkapan pada rangkaian Garebeg Sekaten.
Membaca arsitektur
Atap Tajug Lawakan Lambang Gantung berakhir pada mustaka dan ditopang empat saka guru serta dua belas saka penanggap. Di atas pamidhangan, balok tumpang sari diberi ukiran sulur berwarna merah dan perada. Tiang hijau memiliki rangkaian ornamen, termasuk saton, putri mirong, dan praban; umpak batunya dihiasi padma serta tumpal. Tegel bermotif menutup lantai, dengan jerambah di tengah lebih tinggi daripada jogan sekelilingnya. Tratag memakai limasan jebengan berpenutup seng yang disangga delapan belas kolom besi cor. Kolom bulat itu mengecil ke atas, beralur tegak, dan memiliki kepala korintia serta hiasan bunga. Perbedaan bahan penopang dan bentuk atap membuat bangsal inti terbaca terpisah dari lapisan tratag.
Pihak dan peran
Belum tersedia informasi bersumber untuk bagian ini.
Atribusi berlaku pada fase yang disebut. Pemesan, perancang, pelaksana, dan pembangun mempunyai peran berbeda.
Riwayat perubahan
Bentuk dan ruang yang didokumentasikan sumber resmi
Narasi profil ditulis baru dari fakta registri. Riwayat konstruksi yang tidak tersedia tidak diisi dari tanggal akses, kode periode, atau tanggal penetapan.
Ukuran dan sistem
Penopang kayu dan umpak batu membentuk bangsal inti. Tratag tambahan menggunakan kolom besi cor beralur dengan atap seng, berbeda dari penutup asbes lei pada tajug.
- Bahan dan sistem
- Kayu berukir · tiang dan tumpang sari bangsalDasar informasi:[1]
- Bahan dan sistem
- Batu · umpak berhiasDasar informasi:[1]
- Bahan dan sistem
- Besi cor · kolom tratagDasar informasi:[1]
- Bahan dan sistem
- Seng · atap tratagDasar informasi:[1]
- Bahan dan sistem
- Tegel · pelapis lantaiDasar informasi:[1]
Belum tersedia ukuran bersumber yang dapat ditampilkan.
Dokumentasi dan sumber
- Catatan telaah sumber: Penutup atap inti disebut asbes lei dalam sumber. Pagar keliling pada dokumentasi membatasi akses ke lantai bangsal; keterangan ini tidak menjadi jaminan akses kunjungan terkini.
- Profil editorial disusun dari fakta registri resmi dengan narasi baru. Prosa dan gambar pemerintah yang belum mempunyai izin redistribusi tidak disalin. Penelaahan ahli independen belum tercatat.
Dasar informasi
- Bangsal Pancaniti Kraton Yogyakarta ↗Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta · Jogjacagar · data resmi diakses pada 2026-10-15
Disusun oleh Arsitektur. Penelaahan ahli independen tidak diklaim.
Perubahan isi: 2026-10-17. Tanggal ini tidak menyatakan survei fisik, tanggal dokumen, atau penelaahan independen.