Bangunan Rumah Tradisional Kotagede di Alun-Alun KG III/789
Rumah Alun-alun KG III/789 atau kediaman M. Jayani memperlihatkan konstruksi atap limasan dengan kuda-kuda yang berbeda dari sistem joglo bersaka guru.
- Jenis objek
- Kompleks
- Fungsi
- hunian
- Masa tercatat
- Belum diringkas untuk keseluruhan objek
- Kondisi dan status
- Kondisi mutakhir belum dinilai
Identitas dan tapak
Rumah tercatat di Purbayan, Kotagede, Kota Yogyakarta, dengan arah hadap ke selatan. Dalem berada di utara pendopo, dan nomor rumah membedakannya dari objek lain di lingkungan Alun-alun.
- Nama utama
- Bangunan Rumah Tradisional Kotagede di Alun-Alun KG III/789
- Lokasi
- Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia · Bangunan di Indonesia
- Nama lain dalam sumber
- Rumah Tinggal M. Jayani; 3471141003.3.2016.407
- Dasar kondisi
- Uraian mengacu pada dokumentasi sumber. Tidak dilakukan survei fisik mutakhir; perubahan sesudah pendataan belum dipastikan.
Ruang dan fungsi
Pringgitan menjadi bagian peralihan menuju dalem melalui tiga pintu. Senthong dibatasi gebyok, sedangkan pendopo dan gandhok melengkapi pembagian ruang hunian dalam rangkaian rumah tradisional tersebut.
Membaca arsitektur
Limasan dalem ditopang kuda-kuda segitiga beserta gording, nok, dan jurai, sehingga ruangnya tidak memakai saka guru. Genteng keripik menutup bagian atap yang dijelaskan sumber. Pringgitan mempunyai plafon panel kayu dan lantai plester halus, dengan bahu dhanyang sebagai rincian penyangga atap. Pintu tengah menuju dalem dibedakan dari dua pintu berdaun tunggal di sampingnya. Pada senthong, gebyok kayu dihiasi sulur tumbuhan. Keramik putih menutup lantai dalem, sementara pendopo memakai campuran plester pasir, semen, serta kapur. Pendopo mempunyai sekat kayu rendah dan rangka kuda-kuda tanpa balok ander. Dengan demikian, penggunaan nama rumah Jawa di sini tidak otomatis berarti seluruh massanya berbentuk joglo.
Pihak dan peran
Belum tersedia informasi bersumber untuk bagian ini.
Atribusi berlaku pada fase yang disebut. Pemesan, perancang, pelaksana, dan pembangun mempunyai peran berbeda.
Riwayat perubahan
Bentuk dan ruang yang didokumentasikan sumber resmi
Narasi profil ditulis baru dari fakta registri. Riwayat konstruksi yang tidak tersedia tidak diisi dari tanggal akses, kode periode, atau tanggal penetapan.
Ukuran dan sistem
Riwayat pendirian dan pergantian bahan belum mempunyai tanggal. Perbedaan rangka dan lantai diterangkan menurut komponennya, tanpa menyamakan usia semua bagian rumah.
- Bahan dan sistem
- Kayu · Pringgitan mempunyai plafon panel kayu dan lantai plester halus, dengan bahu dhanyang sebagai rincian penyangga atap.Dasar informasi:[1]
- Bahan dan sistem
- Keramik · Keramik putih menutup lantai dalem, sementara pendopo memakai campuran plester pasir, semen, serta kapur.Dasar informasi:[1]
Belum tersedia ukuran bersumber yang dapat ditampilkan.
Dokumentasi dan sumber
- Kondisi dan fungsi mengikuti dokumentasi sumber; tanggal survei serta kondisi mutakhir belum diverifikasi.
- Profil editorial disusun dari fakta registri resmi dengan narasi baru. Prosa dan gambar pemerintah yang belum mempunyai izin redistribusi tidak disalin. Penelaahan ahli independen belum tercatat.
Dasar informasi
- Bangunan Rumah Tradisional Kotagede di Alun-Alun KG III/789 ↗Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta · Jogjacagar · data resmi diakses pada 2026-10-15
Disusun oleh Arsitektur. Penelaahan ahli independen tidak diklaim.
Perubahan isi: 2026-10-17. Tanggal ini tidak menyatakan survei fisik, tanggal dokumen, atau penelaahan independen.