Arsitektur.
bagian dari ensiklopedia.online
ARS-R8279555386736831
KompleksKota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, IndonesiaARS-R8279555386736831

Bangunan Rumah Tradisional Kotagede di Alun-Alun KG III/789

Rumah Alun-alun KG III/789 atau kediaman M. Jayani memperlihatkan konstruksi atap limasan dengan kuda-kuda yang berbeda dari sistem joglo bersaka guru.

Dasar informasi:[1]
Bandingkan
Jenis objek
Kompleks
Fungsi
hunian
Masa tercatat
Belum diringkas untuk keseluruhan objek
Kondisi dan status
Kondisi mutakhir belum dinilai
01

Identitas dan tapak

Rumah tercatat di Purbayan, Kotagede, Kota Yogyakarta, dengan arah hadap ke selatan. Dalem berada di utara pendopo, dan nomor rumah membedakannya dari objek lain di lingkungan Alun-alun.

Dasar informasi:[1]
Lingkup profil: Dalem, pringgitan, pendopo, dan gandhok rumah M. Jayani pada Alun-alun KG III/789.
Nama utama
Bangunan Rumah Tradisional Kotagede di Alun-Alun KG III/789
Lokasi
Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia · Bangunan di Indonesia
Nama lain dalam sumber
Rumah Tinggal M. Jayani; 3471141003.3.2016.407
Dasar kondisi
Uraian mengacu pada dokumentasi sumber. Tidak dilakukan survei fisik mutakhir; perubahan sesudah pendataan belum dipastikan.
02

Ruang dan fungsi

Pringgitan menjadi bagian peralihan menuju dalem melalui tiga pintu. Senthong dibatasi gebyok, sedangkan pendopo dan gandhok melengkapi pembagian ruang hunian dalam rangkaian rumah tradisional tersebut.

Dasar informasi:[1]

Membaca arsitektur

Limasan dalem ditopang kuda-kuda segitiga beserta gording, nok, dan jurai, sehingga ruangnya tidak memakai saka guru. Genteng keripik menutup bagian atap yang dijelaskan sumber. Pringgitan mempunyai plafon panel kayu dan lantai plester halus, dengan bahu dhanyang sebagai rincian penyangga atap. Pintu tengah menuju dalem dibedakan dari dua pintu berdaun tunggal di sampingnya. Pada senthong, gebyok kayu dihiasi sulur tumbuhan. Keramik putih menutup lantai dalem, sementara pendopo memakai campuran plester pasir, semen, serta kapur. Pendopo mempunyai sekat kayu rendah dan rangka kuda-kuda tanpa balok ander. Dengan demikian, penggunaan nama rumah Jawa di sini tidak otomatis berarti seluruh massanya berbentuk joglo.

Dasar informasi:[1]
03

Pihak dan peran

Belum tersedia informasi bersumber untuk bagian ini.

Atribusi berlaku pada fase yang disebut. Pemesan, perancang, pelaksana, dan pembangun mempunyai peran berbeda.

04

Riwayat perubahan

Tanggal observasi fisik tidak dipastikan

Bentuk dan ruang yang didokumentasikan sumber resmi

Narasi profil ditulis baru dari fakta registri. Riwayat konstruksi yang tidak tersedia tidak diisi dari tanggal akses, kode periode, atau tanggal penetapan.

Dasar informasi:[1]
05

Ukuran dan sistem

Riwayat pendirian dan pergantian bahan belum mempunyai tanggal. Perbedaan rangka dan lantai diterangkan menurut komponennya, tanpa menyamakan usia semua bagian rumah.

Dasar informasi:[1]
Bahan dan sistem
Kayu · Pringgitan mempunyai plafon panel kayu dan lantai plester halus, dengan bahu dhanyang sebagai rincian penyangga atap.
Dasar informasi:[1]
Bahan dan sistem
Keramik · Keramik putih menutup lantai dalem, sementara pendopo memakai campuran plester pasir, semen, serta kapur.
Dasar informasi:[1]

Belum tersedia ukuran bersumber yang dapat ditampilkan.

06

Dokumentasi dan sumber

Catatan pembacaan sumber
  • Kondisi dan fungsi mengikuti dokumentasi sumber; tanggal survei serta kondisi mutakhir belum diverifikasi.
  • Profil editorial disusun dari fakta registri resmi dengan narasi baru. Prosa dan gambar pemerintah yang belum mempunyai izin redistribusi tidak disalin. Penelaahan ahli independen belum tercatat.

Dasar informasi

  1. Bangunan Rumah Tradisional Kotagede di Alun-Alun KG III/789 ↗
    Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta · Jogjacagar · data resmi diakses pada 2026-10-15

Disusun oleh Arsitektur. Penelaahan ahli independen tidak diklaim.

Perubahan isi: 2026-10-17. Tanggal ini tidak menyatakan survei fisik, tanggal dokumen, atau penelaahan independen.

Baca dokumentasi