Arsitektur.
bagian dari ensiklopedia.online
ARS-R602470419
Adaptasi ensiklopedia kolaboratif · ringkasan berbahasa Indonesia dan teks sumber berbahasa Indonesia. Identitas dan rujukan berasal dari Arsitektur Indonesia · Wikipedia, nomor ID2470419. Asal dan lisensi uraian
KompleksSemarang, Jawa Tengah, IndonesiaARS-R602470419

Candi Klero

Candi Klero atau Candi Tengaran adalah candi bercorak Hindu yang terletak di Desa Ngentak Lor, Kelurahan Klero, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Provinsi Jawa Tengah. Ketika pertama kali ditemukan kembali pada tahun 1995, candi ini dalam kondisi runtuh.

Dasar informasi:[1]
Bandingkan
Jenis objek
Kompleks
Fungsi
Keagamaan (kategori penelusuran)
Masa tercatat
Belum diringkas dari riwayat sumber
Kondisi dan status
Sisa atau kondisi historis menurut sumber
01

Identitas dan tapak

Candi Klero dicatat dalam lingkup Indonesia. Lokasi yang dinyatakan sumber: Semarang, Jawa Tengah, Indonesia. Lokasi Indonesia didukung pernyataan negara pada identitas Wikidata yang dicocokkan dengan artikel sumber.

Dasar informasi:[1]
Lingkup profil: Artikel sumber mengidentifikasi Candi Klero sebagai kompleks dengan lingkup beberapa bangunan atau ruang. Profil mengikuti lingkup objek fisik yang dibahas sumber; lembaga pengelola dan objek di sekitarnya tidak menjadi identitas tambahan. Kompleks dihitung satu profil dan tidak ditambahkan ke hitungan bangunan individual.
Nama utama
Candi Klero
Lokasi
Semarang, Jawa Tengah, Indonesia · Bangunan di Indonesia
Nama lain dalam sumber
Q56208830; ID2470419
Klasifikasi sumber
keagamaan · nomor ID2470419
Dasar kondisi
Uraian sumber memuat sisa atau kehilangan bagian arsitektur. Profil tidak menyatakan bangunan utuh atau kondisi hasil survei mutakhir.
Titik lokasi: Titik rujukan Wikidata P625 untuk identitas sumber; bukan jejak bangunan. Ketelitian horizontal belum diverifikasi.
Lihat di Peta Arsitektur ↗
02

Ruang dan fungsi

Profil ini membahas kompleks arsitektur. Kategori fungsi untuk penelusuran: keagamaan. Penggunaan ruang dan perubahannya dapat dibaca dalam teks sumber terpilih. Kategori ini tidak memastikan fungsi operasional saat ini.

Dasar informasi:[1]

Membaca arsitektur

Uraian sumber mencakup bentuk dan susunan tingkat, bahan bangunan, pintu, jendela, atau gerbang, ornamen atau relief, susunan ruang, atap atau kubah, tiang atau struktur penyangga, dinding atau fasad. Baca rincian bentuk dan ruang bersama keterangan fase dalam artikel sumber. Unsur-unsur itu dapat berasal dari masa yang berbeda. Teks terpilih tersedia di bawah untuk menelusuri dasar informasinya.

Dasar informasi:[1]

Deskripsi fisik dalam sumber

Teks dari Arsitektur Indonesia · Wikipedia · bahasa Indonesia

Pembuka

Candi Klero atau Candi Tengaran adalah candi bercorak Hindu yang terletak di Desa Ngentak Lor, Kelurahan Klero, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Provinsi Jawa Tengah. Ketika pertama kali ditemukan kembali pada tahun 1995, candi ini dalam kondisi runtuh. Akan tetapi, sekarang reruntuhan tersebut berhasil dipugar menjadi sebuah bangunan candi oleh BP3 (Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala) daerah Provinsi Jawa Tengah yang sekarang berubah menjadi BPCB (Balai Pelestarian Cagar Budaya) Jawa Tengah. Candi Klero disebut juga dengan nama Candi Tengaran oleh penduduk lokal. Penamaan Candi Klero atau Candi Tengaran ini berdasarkan lokasi candi tersebut ditemukan pada masa sekarang. Sekarang, Candi Klero terletak tidak jauh sekitar 500 meter dari Jalan Raya Solo-Semarang. Dari segi keamanan, di sekeliling Candi Klero telah terpasang pagar tembok permanen.

Bentuk bangunan candi ini unik. Morfologi Candi Klero terdiri atas bagian kaki, bagian tubuh, dan bagian atap. Bagian kaki Candi Klero adalah teras berbentuk persegi berukuran 14 meter x 14 meter x 1,4 meter. Pada bagian atas teras tersebut terdapat tonjolan-tonjolan yang mengitari bagian tubuh candi. Tonjolan tersebut diduga dahulu merupakan landas (umpak) yang berfungsi untuk menyangga tiang. Pengunjung dapat menaiki teras melalui anak tangga berhias makara yang tampaknya belum selesai dikerjakan. Pada salah satu sudut dinding teras, terdapat prasasti pendek beraksara Kawi atau Jawa Kuno dalam kondisi yang sudah aus.

Bagian tubuh Candi Klero memiliki satu bilik (grbagrha) yang di dalam nya terdapat sebuah yoni. Di bawah bagian cerat dari yoni Candi Klero terdapat ornamen seekor ular yang sedang menyunggi seekor kura-kura. Menurut informasi, sebuah arca Dewa Siwa juga ditemukan di Candi Klero. Akan tetapi, arca Siwa tersebut sudah dipindahkan oleh kantor Dinas Purbakala dengan alasan faktor keamanan.

Kondisi

Candi ini terdiri satu bangunan candi utama tanpa ada candi pendamping atau candi perwara. Candi ini belum dikembangkan sebagai objek wisata seperti kawasan candi yang banyak di temukan di daerah Yogyakarta dan sekitarnya. Lokasi Candi Klero cukup tersembunyi dari jalan raya sehingga cukup wajar bila banyak orang tidak mengetahui bahwa di desa Klero ini terdapat sebuah candi.

Bangunan Candi Induk Klero mirip dengan Candi Sambisari namun tidak ada dinding yang mengelilinginya. Selain itu hanya terdapat satu candi induk tanpa ada candi perwara yang mendampinginya. Keberadaan candi induk tanpa perwara ini sulit mengindikasi bahwa candi tersebut merupakan candi Hindu karena patokan candi Hindu adalah candi induk dengan tiga buah perwara. Namun para berkesimpulan sementara bahwa Candi Klero merupakan Candi Hindu ditinjau dari keberadaan lingga dan yoni yang di temukan di dalam candi induk dan disekitar candi.

Pada dinding candi biasanya banyak terdapat relief dan arca, namun tidak tampak di candi Klero. Dinding Candi Klero hanya terlihat polos sebagai batu berukuran kotak yang disusun secara rapi. Bentuk candi yang sederhana ini dapat menjadi salah satu perkiraan bahwa umur candi cukup tua walaupun tidak ditemukan prasasti pembangunan candi di tempat ini.

Memasuki bagian dalam candi, terdapat lingga dan yoni yang berukuran cukup besar hampir memenuhi ruangan dalam candi. Bentuk dan ukurannya hampir mirip dengan lingga dan yoni yang terdapat di Candi Induk Sambisari. Di bagian sudut ruangan terdapat sesaji dan dibagian pintu masuk ruangan dalam candi diberi tirai dari bambu. Hal ini membuktikan Candi Klero masih digunakan sebagai tempat beribadah. Meninggalkan candi induk dan berjalan menuju pintu keluar, kami mendapati beberapa potongan batu dan sepasang lumpang dan alu.

Mbah Lumpang Kentheng merupakan nama batu yang ditemukan berbentuk lumpang dan alu di samping candi. Lumpang dan alu tersebut terbuat dari batu andesit.

Pemugaran dan penataan candi ini sudah terbilang cukup baik, pagar pembatas dengan lahan persawahan sudah dibangun dan dibangun taman dibagian tepi candi. Selesai menikmati Candi Klero, kami meninggalkan tempat ini kembali ke kos yang dekat situs candi ini. Penataan situs candi sudah cukup baik, sayang belum dikembangkan sebagai objek wisata.

Bentuk Candi Klero kurang lebih menyerupai Candi Sambisari. Walau tanpa pagar candi. Bagian luar bilik utama dikelilingi oleh kotak-kotak. Dahulu kala kotak tersebut merupakan tempat menancapkan kayu. Untuk menjadi semacam pagar mungkin. Bilik utama menghadap ke arah barat, dan di dalamnya terdapat sebuah yoni tanpa lingga. Warga menyebut batu itu sebagai Mbah Lumpang Kentheng. Cukup menarik, mengingat baru sekali ini menjumpai ada alat pertanian ditemukan berdampingan dengan sebuah candi.

Penetapan cagar budaya

Candi Klero telah ditetapkan sebagai cagar budaya yang dilindungi oleh negara, dengan Nomor Induk Objek Benda (OBPO) 2014102800016 dan terdaftar dalam Registrasi Nasional Cagar Budaya (RNCB) nomor RNCB.20070326.02.000289. Penetapan ini didasarkan pada Surat Keputusan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata, yaitu SK Menteri No. PM.24/PW.007/MKP/2007 tanggal 26 Maret 2007 dan SK Menteri No. PM.57/PW.007/MKP/2010 tanggal 22 Juni 2010, yang ditetapkan di Jakarta dan ditandatangani oleh Menteri Kebudayaan dan Pariwisata, Jero Wacik.

Secara administratif, batas wilayah di sekitar Candi Klero meliputi Desa Karangduren di sebelah utara, Desa Cukil dan Desa Regunung di sebelah timur, Desa Tengaran di sebelah selatan, serta Desa Butuh di sebelah barat. Kepemilikan dan pengelolaan situs ini berada di bawah kewenangan BPCB Provinsi Jawa Tengah bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Semarang.

03

Pihak dan peran

Perancang dan pelaksana belum diringkas dalam tabel ini. Nama dan perannya mungkin disebut dalam uraian sumber; baca sesuai konteksnya.

Atribusi berlaku pada fase yang disebut. Pemesan, perancang, pelaksana, dan pembangun mempunyai peran berbeda.

04

Riwayat perubahan

Tanggal observasi fisik belum dipastikan

Uraian bentuk dan riwayat dalam artikel sumber

Riwayat dan perubahan dibaca dalam bagian sumber terpilih. Tanggal revisi artikel bukan tanggal pembangunan atau survei kondisi.

Dasar informasi:[1]
05

Ukuran dan sistem

Keterangan bahan dan sistem mengikuti uraian sumber terpilih. Ukuran, nama perancang, tahun pembangunan, dan klaim kinerja yang belum diperiksa silang tidak dimasukkan sebagai data tersendiri.

Dasar informasi:[1]

Ukuran belum diringkas dalam tabel ini. Baca angka pada uraian sumber bersama definisi, fase, dan lingkupnya.

06

Dokumentasi dan sumber

Edisi sumber dan hak penggunaan

Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia — Candi Klero. Revisi 29973822. Markup, tabel, daftar, media, catatan kaki, kutipan panjang, dan bagian nonnaratif dihilangkan. Templat format/bahasa dan angka-satuan sederhana dipertahankan sebagai nilai literal sumber, templat lain dihilangkan; urutan paragraf sumber dipertahankan. Seleksi dan ringkasan merupakan adaptasi independen berlisensi CC BY-SA 4.0.

Kontributor Wikidata · data terstruktur CC0 1.0

Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 ↗

Ringkasan berbahasa Indonesia disusun dari nama, lokasi, kategori, dan istilah arsitektur pada catatan sumber. Teks sumber berbahasa Indonesia mengikuti ketentuan penggunaan yang tercantum di atas. Penelaahan ahli independen belum tercatat.

Riwayat penulis dan kontributor sumber ↗ · revisi 29973822. Teks yang diadaptasi pada profil ini mengikuti CC BY-SA 4.0. Kategori sumber bukan penetapan cagar budaya.

Lingkup identitas: Artikel sumber mengidentifikasi Candi Klero sebagai kompleks dengan lingkup beberapa bangunan atau ruang. Profil mengikuti lingkup objek fisik yang dibahas sumber; lembaga pengelola dan objek di sekitarnya tidak menjadi identitas tambahan.

Status sumber: Artikel ensiklopedia kolaboratif; bukan rekaman penetapan pemerintah · Klasifikasi sumber: Kategori artikel; bukan rating bangunan. Tanggal penetapan bukan tanggal konstruksi.

Tanggal atau versi data sumber: 2026-09-25T15:25:50Z.

Catatan pembacaan sumber
  • Adaptasi ensiklopedia kolaboratif; penelaahan ahli independen belum tercatat. Rujukan eksternal dalam artikel bukan sumber yang dinyatakan telah dibaca oleh Arsitektur.
  • Pemilihan paragraf dan pengelompokan bagian mempertahankan teks sumber; markup, templat, tabel, media, dan bagian nonnaratif dihilangkan. Teks serta adaptasinya mengikuti CC BY-SA 4.0.

Dasar informasi

  1. Wikipedia bahasa Indonesia · Candi Klero · revisi 29973822 ↗
    Kontributor Wikipedia · diakses pada 2026-10-15 · dokumen 2026-09-25T15:25:50Z
  2. Wikidata P625 · Candi Klero ↗
    Kontributor Wikidata · diakses pada 2026-10-15 · dokumen 2026-05-26T10:18:22Z

Disusun oleh Arsitektur. Penelaahan ahli independen tidak diklaim.

Perubahan isi: 2026-10-17. Tanggal ini tidak menyatakan survei fisik, tanggal dokumen, atau penelaahan independen.

Baca dokumentasi