Candi Tandihat
Candi Tandihat merupakan kompleks percandian Buddha bersejarah yang terletak di Desa Tandihat, Kabupaten Padang Lawas, Sumatera Utara. Sebagai peninggalan masa Hindu-Buddha di Indonesia khususnya dari periode Kerajaan Panai yang pernah berdiri di pesisir timur Sumatera Utara antara abad ke-11 hingga ke-14, candi ini diperkirakan dibangun pada abad ke-12 Masehi berdasarkan penemuan prasasti yang bertanggal 1101 Saka (1179 M).
- Jenis objek
- Kompleks
- Fungsi
- Keagamaan (kategori penelusuran)
- Masa tercatat
- Belum diringkas dari riwayat sumber
- Kondisi dan status
- Kondisi mutakhir belum dinilai
Identitas dan tapak
Candi Tandihat dicatat dalam lingkup Indonesia. Lokasi yang dinyatakan sumber: Sumatera Utara, Indonesia. Konteks Indonesia didukung keterangan wilayah atau kategori sumber, serta uraian arsitektur yang diperiksa; tidak menyatakan asal tradisi yang eksklusif.
- Nama utama
- Candi Tandihat
- Lokasi
- Sumatera Utara, Indonesia · Bangunan di Indonesia
- Nama lain dalam sumber
- ID4460295
- Klasifikasi sumber
- keagamaan · nomor ID4460295
- Dasar kondisi
- Tidak dilakukan survei fisik. Uraian dan kategori artikel tidak otomatis menjadi penetapan warisan atau bukti kondisi saat ini.
Ruang dan fungsi
Profil ini membahas kompleks arsitektur. Kategori fungsi untuk penelusuran: keagamaan. Penggunaan ruang dan perubahannya dapat dibaca dalam teks sumber terpilih. Kategori ini tidak memastikan fungsi operasional saat ini.
Membaca arsitektur
Uraian sumber mencakup bentuk dan susunan tingkat, bahan bangunan, susunan ruang, atap atau kubah, tiang atau struktur penyangga. Baca rincian bentuk dan ruang bersama keterangan fase dalam artikel sumber. Unsur-unsur itu dapat berasal dari masa yang berbeda. Teks terpilih tersedia di bawah untuk menelusuri dasar informasinya.
Deskripsi fisik dalam sumber
Teks dari Arsitektur Indonesia · Wikipedia · bahasa Indonesia
Pembuka
Candi Tandihat merupakan kompleks percandian Buddha bersejarah yang terletak di Desa Tandihat, Kabupaten Padang Lawas, Sumatera Utara. Sebagai peninggalan masa Hindu-Buddha di Indonesia khususnya dari periode Kerajaan Panai yang pernah berdiri di pesisir timur Sumatera Utara antara abad ke-11 hingga ke-14, candi ini diperkirakan dibangun pada abad ke-12 Masehi berdasarkan penemuan prasasti yang bertanggal 1101 Saka (1179 M). Candi ini menampilkan arsitektur khas dan berfungsi ganda sebagai pusat kegiatan keagamaan (ibadah) maupun pendidikan pada masanya.
Etimologi
Nama "Tandihat" berasal dari penamaan lokal untuk kompleks percandian Buddha di Kecamatan Barumun Tengah, Kabupaten Padang Lawas, Sumatera Utara, meskipun asal-usul pastinya belum tercatat secara eksplisit dalam literatur arkeologi. Situs ini juga dikenal dengan sebutan Candi Si Djoreng Belangah atau Sijoreng Belanga, yang dalam bahasa setempat (perpaduan bahasa Padang dan Batak) berarti perkampungan berbentuk belanga (periuk tanah), merujuk pada bentuk topografi lokasinya. Istilah candi sendiri berasal dari bahasa Sanskerta, terkait dengan tradisi Hindu-Buddha, yang secara umum merujuk pada bangunan suci berfungsi sebagai tempat pemujaan, penyimpanan relik, atau pusat kegiatan keagamaan. Dengan demikian, nama Candi Tandihat mencerminkan karakteristik lokal situs tersebut sekaligus menegaskan fungsinya sebagai tempat ibadah Buddha pada abad ke-12 di Sumatera Utara.
Kompleks Candi Tandihat
Candi Tandihat merupakan kompleks percandian Buddha bersejarah yang terdiri dari tiga struktur utama (Candi Tandihat I, II, dan III) yang telah terdaftar sebagai cagar budaya di bawah pengelolaan Balai Pelestarian Cagar Budaya Aceh. Sebagai peninggalan mazhab Vajrayana, ketiga candi tersebut saat ini dalam kondisi tidak utuh. Candi Tandihat II dan III masih tertimbun tanah, sementara Candi Tandihat I hanya menyisakan bagian kaki hingga badan candi. Berdasarkan distribusi geografis, Candi I dan II berada di Desa Tandihat, sedangkan Candi III terletak di Desa Gunung Manaung yang masih dalam wilayah kecamatan sama.
Arsitektur dan Temuan Arkeologis
Candi Tandihat I (disebut lokal sebagai Candi Joreng Belanga) memiliki denah segi empat (5.91×5.87 m) dengan tinggi residual 6.1 meter. Prasasti berangka tahun 1101 Saka (1179 M) mengindikasikan pembangunannya pada abad ke-12, dengan Louis-Charles Damais menetapkan tanggal spesifik 26 April 1179. Ekskavasi mengungkap lapik arca, hiasan padma, dan berbagai artefak lepas. Candi Tandihat II, berjarak 750 meter dari Candi I, terdiri dari candi induk (8.5×6 m) dan dua perwara yang telah runtuh, beserta temuan makara dan arca perunggu/batu. Sementara Candi III yang tertimbun tanah hanya menyisakan stamba (pilar) besar dan gundukan diduga candi perwara. Upaya konservasi terbatas pada pembangunan pelindung atap untuk Candi I.
Pihak dan peran
Perancang dan pelaksana belum diringkas dalam tabel ini. Nama dan perannya mungkin disebut dalam uraian sumber; baca sesuai konteksnya.
Atribusi berlaku pada fase yang disebut. Pemesan, perancang, pelaksana, dan pembangun mempunyai peran berbeda.
Riwayat perubahan
Uraian bentuk dan riwayat dalam artikel sumber
Riwayat dan perubahan dibaca dalam bagian sumber terpilih. Tanggal revisi artikel bukan tanggal pembangunan atau survei kondisi.
Ukuran dan sistem
Keterangan bahan dan sistem mengikuti uraian sumber terpilih. Ukuran, nama perancang, tahun pembangunan, dan klaim kinerja yang belum diperiksa silang tidak dimasukkan sebagai data tersendiri.
Ukuran belum diringkas dalam tabel ini. Baca angka pada uraian sumber bersama definisi, fase, dan lingkupnya.
Dokumentasi dan sumber
Edisi sumber dan hak penggunaan
Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia — Candi Tandihat. Revisi 29102071. Markup, tabel, daftar, media, catatan kaki, kutipan panjang, dan bagian nonnaratif dihilangkan. Templat format/bahasa dan angka-satuan sederhana dipertahankan sebagai nilai literal sumber, templat lain dihilangkan; urutan paragraf sumber dipertahankan. Seleksi dan ringkasan merupakan adaptasi independen berlisensi CC BY-SA 4.0.
Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 ↗
Ringkasan berbahasa Indonesia disusun dari nama, lokasi, kategori, dan istilah arsitektur pada catatan sumber. Teks sumber berbahasa Indonesia mengikuti ketentuan penggunaan yang tercantum di atas. Penelaahan ahli independen belum tercatat.
Riwayat penulis dan kontributor sumber ↗ · revisi 29102071. Teks yang diadaptasi pada profil ini mengikuti CC BY-SA 4.0. Kategori sumber bukan penetapan cagar budaya.
Lingkup identitas: Artikel sumber mengidentifikasi Candi Tandihat sebagai kompleks dengan lingkup beberapa bangunan atau ruang. Profil mengikuti lingkup objek fisik yang dibahas sumber; lembaga pengelola dan objek di sekitarnya tidak menjadi identitas tambahan.
Status sumber: Artikel ensiklopedia kolaboratif; bukan rekaman penetapan pemerintah · Klasifikasi sumber: Kategori artikel; bukan rating bangunan. Tanggal penetapan bukan tanggal konstruksi.
Tanggal atau versi data sumber: 2026-04-04T12:39:45Z.
- Adaptasi ensiklopedia kolaboratif; penelaahan ahli independen belum tercatat. Rujukan eksternal dalam artikel bukan sumber yang dinyatakan telah dibaca oleh Arsitektur.
- Pemilihan paragraf dan pengelompokan bagian mempertahankan teks sumber; markup, templat, tabel, media, dan bagian nonnaratif dihilangkan. Teks serta adaptasinya mengikuti CC BY-SA 4.0.
Dasar informasi
- Wikipedia bahasa Indonesia · Candi Tandihat · revisi 29102071 ↗Kontributor Wikipedia · diakses pada 2026-10-15 · dokumen 2026-04-04T12:39:45Z
Disusun oleh Arsitektur. Penelaahan ahli independen tidak diklaim.
Perubahan isi: 2026-10-17. Tanggal ini tidak menyatakan survei fisik, tanggal dokumen, atau penelaahan independen.