Gedung Agung di Istana Kepresidenan Yogyakarta
Gedung Agung menyusun ruang penerimaan resmi, perjamuan dan kesenian dengan koridor serta kamar bagi kegiatan kepresidenan di Yogyakarta.
- Jenis objek
- Kompleks
- Fungsi
- penerimaan tamu negara
- Masa tercatat
- Belum diringkas untuk keseluruhan objek
- Kondisi dan status
- Kondisi mutakhir belum dinilai
Identitas dan tapak
Istana berada di Jalan Margomulyo, Ngupasan, berhadapan dengan lingkungan benteng di timur. Taman baratnya memuat arca Dwarapala dan monumen andesit; sejumlah wisma menempati tapak istana di sekitar gedung utama.
- Nama utama
- Gedung Agung di Istana Kepresidenan Yogyakarta
- Lokasi
- Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia · Bangunan di Indonesia
- Nama lain dalam sumber
- 3471101001.4.2021.127
- Dasar kondisi
- Uraian mengacu pada dokumentasi sumber. Tidak dilakukan survei fisik mutakhir; perubahan sesudah pendataan belum dipastikan.
Ruang dan fungsi
Ruang Garuda menjadi pusat penerimaan resmi. Soedirman dan Diponegoro berada pada kedua sisi setelah serambi depan, sementara koridor utara–selatan menghubungkan kamar serta ruang makan. Ruang kesenian memiliki tempat penonton, panggung, ruang ganti dan gudang.
Membaca arsitektur
Urutan serambi, dua ruang samping dan aula tengah membentuk susunan utama gedung. Ruang Garuda setinggi tujuh meter menampilkan lampu kristal gantung empat susun, permadani dan empat cermin besar. Empat kamar mengapit rangkaian ruang tengah menuju tempat jamuan. Ruang Soedirman memiliki tiga pintu yang membuka ke serambi; koridor di selatannya menerus ke ruang makan. Di sebelah utara, Ruang Diponegoro tersambung jalur kamar dan ruang jamuan VVIP. Bagian barat merupakan bekas beranda belakang yang berhubungan dengan pendopo, kemudian digunakan untuk kesenian. Pendopo awalnya terbuka dengan tiang kayu. Pintu pada sisi utara serta selatan ruang kesenian diapit jendela dan menuju jalur wisma di sekitarnya.
Pihak dan peran
Belum tersedia informasi bersumber untuk bagian ini.
Atribusi berlaku pada fase yang disebut. Pemesan, perancang, pelaksana, dan pembangun mempunyai peran berbeda.
Riwayat perubahan
Bentuk dan ruang yang didokumentasikan sumber resmi
Narasi profil ditulis baru dari fakta registri. Riwayat konstruksi yang tidak tersedia tidak diisi dari tanggal akses, kode periode, atau tanggal penetapan.
Ukuran dan sistem
Koridor utara dan selatan menghubungkan ruang penerimaan, kamar serta jamuan. Ruang kesenian mempunyai jalur ke wisma melalui pintu di kedua sisi, serta beranda di belakang panggung.
- Bahan dan sistem
- Kayu · Tiang pendopo awal yang menjadi ruang kesenianDasar informasi:[1]
- Bahan dan sistem
- Andesit · Monumen pada taman baratDasar informasi:[1]
Belum tersedia ukuran bersumber yang dapat ditampilkan.
Dokumentasi dan sumber
- Paragraf tentang Markas Korem 072 adalah objek berbeda dan dikeluarkan dari profil.
- Sumber memuat uraian tambahan tentang gedung militer di luar kompleks; sifat fisik gedung itu tidak diterapkan pada Gedung Agung dalam profil ini.
- Profil editorial disusun dari fakta registri resmi dengan narasi baru. Prosa dan gambar pemerintah yang belum mempunyai izin redistribusi tidak disalin. Penelaahan ahli independen belum tercatat.
Dasar informasi
- Gedung Agung di Istana Kepresidenan Yogyakarta ↗Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta · Jogjacagar · data resmi diakses pada 2026-10-15
Disusun oleh Arsitektur. Penelaahan ahli independen tidak diklaim.
Perubahan isi: 2026-10-17. Tanggal ini tidak menyatakan survei fisik, tanggal dokumen, atau penelaahan independen.