Gedung Balai Budaya Pandeglang
Balai Budaya Pandeglang menempati bekas Pendopo Kewedanaan dengan selasar terbuka di depan dan sisi-sisinya. Pembagian ruang depan serta belakang mendukung penggunaan museum mini dan ruang staf yang disebut dalam dokumentasi.
- Jenis objek
- Bangunan
- Fungsi
- balai budaya
- Masa tercatat
- Belum diringkas untuk keseluruhan objek
- Kondisi dan status
- Kondisi mutakhir belum dinilai
Identitas dan tapak
Gedung berada di Jalan Term. Abdul Halim nomor 2, Pandeglang, Banten. Muka mengarah barat laut dan bertumpu pada batur sekitar 44 sentimeter di atas tanah, dicapai melalui dua undakan.
- Nama utama
- Gedung Balai Budaya Pandeglang
- Lokasi
- Pandeglang, Banten, Indonesia · Bangunan di Indonesia
- Nama lain dalam sumber
- CB.6060.19700101.00781
- Dasar kondisi
- Uraian mengacu pada dokumentasi sumber. Tidak dilakukan survei fisik mutakhir; perubahan sesudah pendataan belum dipastikan.
Ruang dan fungsi
Bagian depan digunakan sebagai museum mini dan memiliki ruang pada kedua sisi. Ruang belakang dipakai staf, juga dengan ruang samping. Sumber menduga bagian belakang pernah diperluas ke arah serambi, tetapi dugaan tersebut tidak diperlakukan sebagai batas awal bangunan yang pasti.
Membaca arsitektur
Badan gedung memakai atap limasan dengan tambahan peneduh pada selasar depan serta sisi timur laut dan barat daya. Empat pilar menyangga selasar muka, yang dibatasi pagar langkan besi setinggi sekitar 78 sentimeter. Selasar samping menggunakan tiang kayu, memberi perbedaan bentuk penyangga terhadap bagian depan. Dimensi keseluruhan disebut sekitar 20 × 10 meter. Batur serta dua undakan membentuk kaki bangunan yang terangkat dari halaman. Pada ruang belakang, bagian atas dinding tenggara tidak bertemu langsung dengan plafon, suatu keadaan fisik yang dijadikan dasar dugaan perluasan oleh penulis sumber. Ruang depan dan belakang mempunyai ruang tambahan di kedua sisi, membentuk kelompok ruang di antara selasar luar serta bagian tengah gedung.
Pihak dan peran
Belum tersedia informasi bersumber untuk bagian ini.
Atribusi berlaku pada fase yang disebut. Pemesan, perancang, pelaksana, dan pembangun mempunyai peran berbeda.
Riwayat perubahan
Bentuk dan ruang yang didokumentasikan sumber resmi
Narasi profil ditulis baru dari fakta registri. Riwayat konstruksi yang tidak tersedia tidak diisi dari tanggal akses, kode periode, atau tanggal penetapan.
Ukuran dan sistem
Limasan, atap tambahan selasar, pilar muka, tiang kayu samping, dan pagar besi adalah komponen utama yang diterangkan dalam inventaris.
- Bahan dan sistem
- Kayu · Tiang selasar sampingDasar informasi:[1]
- Bahan dan sistem
- Besi · Pagar langkan depanDasar informasi:[1]
Belum tersedia ukuran bersumber yang dapat ditampilkan.
Dokumentasi dan sumber
- Tahun 1847/1848 disebut sebagai perkiraan dan disandingkan dengan konteks 1854; tidak dibuat event konstruksi pasti.
- Profil editorial disusun dari fakta registri resmi dengan narasi baru. Prosa dan gambar pemerintah yang belum mempunyai izin redistribusi tidak disalin. Penelaahan ahli independen belum tercatat.
Dasar informasi
- Gedung Balai Budaya Pandeglang ↗Kementerian Kebudayaan · DAPOBUD · data resmi diakses pada 2026-10-15
Disusun oleh Arsitektur. Penelaahan ahli independen tidak diklaim.
Perubahan isi: 2026-10-17. Tanggal ini tidak menyatakan survei fisik, tanggal dokumen, atau penelaahan independen.