Gedung Juang 45 Bekasi
Gedung Juang 45 Bekasi mencakup gedung utama dua lantai dan sejumlah paviliun dengan susunan serambi, ruang pamer, serta fungsi perkantoran yang berbeda.
- Jenis objek
- Kompleks
- Fungsi
- bekas pusat tanah partikelir
- Masa tercatat
- Belum diringkas untuk keseluruhan objek
- Kondisi dan status
- Kondisi mutakhir belum dinilai
Identitas dan tapak
Kompleks berada di Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, dan dikenal pula sebagai Landhuis Tamboen atau Gedung Tinggi. Lahan memuat paviliun, menara air, serta bangunan tambahan untuk penyimpanan kendaraan pemadam dan laboratorium.
- Nama utama
- Gedung Juang 45 Bekasi
- Lokasi
- Bekasi, Jawa Barat, Indonesia · Bangunan di Indonesia
- Nama lain dalam sumber
- CB.6060.20161006.00011
- Dasar kondisi
- Uraian mengacu pada dokumentasi sumber. Tidak dilakukan survei fisik mutakhir; perubahan sesudah pendataan belum dipastikan.
Ruang dan fungsi
Gedung utama memiliki serambi pada kedua lantainya yang melayani hubungan ke ruang dalam. Dokumentasi menyebut paviliun digunakan sebagai museum dan kantor organisasi, sehingga fungsi kompleks tersebar dalam lebih dari satu massa bangunan.
Membaca arsitektur
Atap gedung utama memadukan limasan dengan bubungan menyerupai pelana yang terpotong oleh lantern berkisi. Unsur di puncak itu memasukkan cahaya sekaligus menyediakan ventilasi. Pada kedua lantai, serambi dibatasi bentuk lengkung; pintu dan jendela tinggi menghadap ruang peralihan tersebut. Daun jendela kayu dilengkapi teralis besi. Tangga utama dilapis marmer, sedangkan keramik berhias menutup sejumlah bidang dinding bawah. Tegel bermotif dan warna berbeda digunakan menurut ruang. Di lantai atas terdapat beberapa bagian lantai dari kaca yang membedakannya dari pelapis sekitarnya. Paviliun-paviliun memiliki bukaan tersendiri, dan pada salah satu bangunan kanan terdapat penyangga kanopi berbentuk segitiga. Penanda angka tahun pada paviliun dipisahkan dari uraian gedung utama.
Pihak dan peran
Belum tersedia informasi bersumber untuk bagian ini.
Atribusi berlaku pada fase yang disebut. Pemesan, perancang, pelaksana, dan pembangun mempunyai peran berbeda.
Riwayat perubahan
Bentuk dan ruang yang didokumentasikan sumber resmi
Narasi profil ditulis baru dari fakta registri. Riwayat konstruksi yang tidak tersedia tidak diisi dari tanggal akses, kode periode, atau tanggal penetapan.
Ukuran dan sistem
Genting menutup atap utama, sementara lantern memberi cahaya dan ventilasi di puncaknya. Marmer, tegel, keramik, serta kaca digunakan pada bagian interior yang berbeda.
- Bahan dan sistem
- Genting · atap gedung utamaDasar informasi:[1]
- Bahan dan sistem
- Kayu dan besi · jendela serta teralisDasar informasi:[1]
- Bahan dan sistem
- Marmer · tangga utamaDasar informasi:[1]
- Bahan dan sistem
- Keramik dan tegel · pelapis dinding serta lantaiDasar informasi:[1]
- Bahan dan sistem
- Kaca · sebagian blok lantai atasDasar informasi:[1]
Belum tersedia ukuran bersumber yang dapat ditampilkan.
Dokumentasi dan sumber
- Jumlah paviliun tidak ditetapkan karena uraian dan enumerasi sumber berbeda.
- Angka 1910 pada satu paviliun tidak diterapkan sebagai tanggal seluruh kompleks.
- Catatan telaah sumber: Sumber tidak konsisten dalam menghitung jumlah unit dan paviliun. Lingkup ditetapkan sebagai kompleks; dugaan bunker di bawah tangga tidak dijadikan fakta.
- Profil editorial disusun dari fakta registri resmi dengan narasi baru. Prosa dan gambar pemerintah yang belum mempunyai izin redistribusi tidak disalin. Penelaahan ahli independen belum tercatat.
Dasar informasi
- Gedung Juang 45 Bekasi ↗Kementerian Kebudayaan · DAPOBUD · data resmi diakses pada 2026-10-15
Disusun oleh Arsitektur. Penelaahan ahli independen tidak diklaim.
Perubahan isi: 2026-10-17. Tanggal ini tidak menyatakan survei fisik, tanggal dokumen, atau penelaahan independen.