Gedung Tjahjono Adi Universitas Gadjah Mada
Gedung Tjahjono Adi UGM memadukan muka simetris, kanopi beton, dan pasangan unsur menyerupai menara pada akses utamanya.
- Jenis objek
- Bangunan
- Fungsi
- pendidikan
- Masa tercatat
- Belum diringkas untuk keseluruhan objek
- Kondisi dan status
- Kondisi mutakhir belum dinilai
Identitas dan tapak
Gedung tercatat dalam lingkungan Pantja Dharma, Caturtunggal, Depok, Sleman. Pembahasan dibatasi pada bangunan bernama Tjahjono Adi beserta bagian ruangnya yang dijelaskan registri.
- Nama utama
- Gedung Tjahjono Adi Universitas Gadjah Mada
- Lokasi
- Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia · Bangunan di Indonesia
- Nama lain dalam sumber
- 3404072001.3.2025.51
- Dasar kondisi
- Uraian mengacu pada dokumentasi sumber. Tidak dilakukan survei fisik mutakhir; perubahan sesudah pendataan belum dipastikan.
Ruang dan fungsi
Selasar mengatur pergerakan di depan atau di sisi ruang pada setiap tingkat. Pintu masuk utama ditandai kanopi, sementara deretan bukaan menghubungkan ruang-ruang dengan jalur peralihan tersebut.
Membaca arsitektur
Atap limasan menggunakan genteng keramik bergelombang. Pada muka bangunan, dua bagian menyerupai menara mengapit pintu utama dan dihias rooster berpola geometris. Kanopi berupa pelat beton ditopang dua tiang; bagian bawahnya masih memperlihatkan bekas tekstur anyaman bambu dari pengerjaan cetakannya. Enam panel kaca berada di atas kanopi. Bukaan memakai kombinasi pintu kayu berukuran besar, pintu geser, dan jendela krepyak berjajar. Tritisan serta bovenlicht melengkapi jendela, dengan bukaan atas juga muncul pada fasad. Dinding pasangan bata berplester memiliki ketebalan yang menonjol, sedangkan lantai dinaikkan dari tanah sekitar. Susunan selasar pada tingkat berbeda membuat hubungan ruang dan akses terbaca pada setiap bagian gedung.
Pihak dan peran
Belum tersedia informasi bersumber untuk bagian ini.
Atribusi berlaku pada fase yang disebut. Pemesan, perancang, pelaksana, dan pembangun mempunyai peran berbeda.
Riwayat perubahan
Bentuk dan ruang yang didokumentasikan sumber resmi
Narasi profil ditulis baru dari fakta registri. Riwayat konstruksi yang tidak tersedia tidak diisi dari tanggal akses, kode periode, atau tanggal penetapan.
Ukuran dan sistem
Data yang tersedia menekankan bentuk serta bahan, tanpa kronologi konstruksi yang memadai. Bekas cetakan beton dibaca sebagai rincian pengerjaan, bukan dasar menentukan tahun atau perancang bangunan.
- Bahan dan sistem
- Kayu · Bukaan memakai kombinasi pintu kayu berukuran besar, pintu geser, dan jendela krepyak berjajar.Dasar informasi:[1]
- Bahan dan sistem
- Beton · Kanopi berupa pelat beton ditopang dua tiang; bagian bawahnya masih memperlihatkan bekas tekstur anyaman bambu dari pengerjaan cetakannya.Dasar informasi:[1]
- Bahan dan sistem
- Bata · Dinding pasangan bata berplester memiliki ketebalan yang menonjol, sedangkan lantai dinaikkan dari tanah sekitar.Dasar informasi:[1]
- Bahan dan sistem
- Kaca · Enam panel kaca berada di atas kanopi.Dasar informasi:[1]
- Bahan dan sistem
- Keramik · Atap limasan menggunakan genteng keramik bergelombang.Dasar informasi:[1]
Belum tersedia ukuran bersumber yang dapat ditampilkan.
Dokumentasi dan sumber
- Kondisi dan fungsi mengikuti dokumentasi sumber; tanggal survei serta kondisi mutakhir belum diverifikasi.
- Profil editorial disusun dari fakta registri resmi dengan narasi baru. Prosa dan gambar pemerintah yang belum mempunyai izin redistribusi tidak disalin. Penelaahan ahli independen belum tercatat.
Dasar informasi
- Gedung Tjahjono Adi Universitas Gadjah Mada ↗Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta · Jogjacagar · data resmi diakses pada 2026-10-15
Disusun oleh Arsitektur. Penelaahan ahli independen tidak diklaim.
Perubahan isi: 2026-10-17. Tanggal ini tidak menyatakan survei fisik, tanggal dokumen, atau penelaahan independen.