Arsitektur.
bagian dari ensiklopedia.online
ARS-B014
BangunanSemarang, Jawa Tengah, IndonesiaARS-B014

Gereja Blenduk

Gereja Blenduk adalah gereja GPIB Immanuel di Kota Lama Semarang. Riwayatnya menunjukkan perubahan bertahap: sumber pemerintah kota menyebut bangunan awal 1753 berbentuk rumah panggung, perubahan pada 1787, peresmian pada 1794, lalu pemugaran besar 1894–1895. Karena itu, tahun awal jemaat dan umur seluruh bagian bangunan tidak disamakan.

Dasar informasi:[1]
Bandingkan
Jenis objek
Bangunan
Fungsi
gereja
Masa tercatat
Bangunan pendahulu 1753; perubahan 1787–1794; pemugaran 1894–1895
Kondisi dan status
Penggunaan ibadah terdokumentasi pada 2026
01

Identitas dan tapak

Letaknya di Jalan Letjen Suprapto berkaitan dengan susunan kota lama. Catatan kota menjelaskan bahwa jalan penghubung kota benteng dan kawasan Pecinan dahulu disebut Kerkstraat karena keberadaan gereja. Hubungan tersebut menempatkan gereja sebagai penanda perjalanan dan kegiatan perkotaan, bukan sebagai nama bagi seluruh kawasan.

Dasar informasi:[1]
Lingkup profil: Bangunan gereja GPIB Immanuel di Jalan Letjen Suprapto, Semarang. Profil membedakan bangunan pendahulu 1753 dari perubahan dan pemugaran yang membentuk gereja kemudian.
Nama utama
Gereja Blenduk
Lokasi
Semarang, Jawa Tengah, Indonesia · Bangunan di Indonesia
Nama lain dalam sumber
GPIB Immanuel Semarang; Gereja Protestan Indonesia Barat Immanuel; Gereja Immanuel (Blenduk)
Dasar kondisi
Laporan GPIB tentang ibadah pembukaan merupakan bukti penggunaan, bukan survei kondisi bangunan.

Hubungan dengan karya lain

  • Kota Lama Semarang — Konteks kota dan ruas jalan; status kawasan tidak otomatis menjadi penetapan hukum bangunan ini.
02

Ruang dan fungsi

Fungsi ibadah masih teramati melalui laporan GPIB: rangkaian pelayanan kesehatan pada 2–4 Juli 2026 diawali ibadah pembukaan di Gereja Blenduk sebelum kegiatan berlanjut di Purwodadi. Keterangan ini membuktikan penggunaan gereja oleh jemaat, tetapi tidak berarti seluruh kegiatan pelayanan kesehatan berlangsung dalam bangunannya.

Dasar informasi:[3]

Membaca arsitektur

Kubah besar merupakan ciri yang disoroti direktori pariwisata kota. Pembacaan bentuk sekarang perlu mempertimbangkan beberapa masa perubahan, termasuk kerusakan akibat petir dan kebakaran yang dicatat basis data kota. W. Westmaas dan H. P. A. de Wilde disebut untuk pekerjaan pemugaran 1894–1895, bukan sebagai perancang bangunan panggung 1753.

Dasar informasi:[1] [2]
03

Pihak dan peran

Perancang dan pelaksana per fase
PihakPeran dan faseDasar atribusi
W. Westmaas dan H. P. A. de Wildearsitek pemugaran dari BOW
Pemugaran 1894–1895
Atribusi terbatas pada fase pemugaran.

Nama dan lembaga mengikuti basis data pemerintah kota; tidak diterapkan pada seluruh fase sejak 1753.

Dasar informasi:[1]

Atribusi berlaku pada fase yang disebut. Pemesan, perancang, pelaksana, dan pembangun mempunyai peran berbeda.

04

Riwayat perubahan

1753

Bangunan awal berupa rumah panggung

Tidak menyatakan seluruh material gereja yang ada berasal dari 1753.

Dasar informasi:[1]
1787

Perubahan bangunan

Basis data kota menyebut perubahan tanpa uraian lengkap lingkup pekerjaan.

Dasar informasi:[1]
1794

Peresmian setelah perubahan

Peresmian dicatat terpisah dari pendirian awal 1753.

Dasar informasi:[1]
1894–1895

Pemugaran oleh Westmaas dan de Wilde

Dilaksanakan setelah rangkaian kerusakan yang dicatat sumber; bukan tanggal pendirian awal.

Dasar informasi:[1]
Rangkaian 2–4 Juli 2026

Ibadah pembukaan rangkaian pelayanan kesehatan

Artikel GPIB menyebut ibadah pembukaan di Blenduk, kemudian pelayanan berlanjut di Purwodadi; hari spesifik ibadah tidak dipastikan.

Dasar informasi:[3]
05

Ukuran dan sistem

Sumber yang dibaca tidak menyediakan uraian teknis lengkap tentang struktur kubah, fondasi, atau sambungan penutup atap. Profil mempertahankan batas ini, sehingga pengenalan bentuk kubah tidak diubah menjadi klaim bahan atau sistem bentang. Kronologi pemugaran menjadi dasar untuk membedakan sejarah penggunaan dari keaslian setiap komponen.

Dasar informasi:[1] [2]

Belum tersedia ukuran bersumber yang dapat ditampilkan.

06

Dokumentasi dan sumber

Catatan pembacaan sumber
  • Direktori wisata kota menyebut sumber blogspot.com; digunakan terbatas untuk ciri kubah yang diterangkan, sedangkan kronologi mengutamakan basis data cagar budaya kota.
  • Pengelompokan pra-1800 mengikuti rangkaian perubahan dan peresmian gereja 1787–1794; bukan pernyataan bahwa seluruh bentuk sekarang berasal dari 1753.
  • Bahan/sistem tidak diisi karena belum ada uraian teknis primer yang memadai.

Dasar informasi

  1. Gereja Protestan Indonesia Barat Immanuel (Blenduk) ↗
    Pemerintah Kota Semarang / Basis Data Cagar Budaya · diakses pada 2026-10-15
  2. Gereja Blenduk ↗
    Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang · diakses pada 2026-10-15
  3. Pelayanan yang Menyembuhkan, Kasih yang Menguatkan: Yankes GPIB Layani Ribuan Warga di Purwodadi ↗
    Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB) · diakses pada 2026-10-15

Disusun oleh Arsitektur. Penelaahan ahli independen tidak diklaim.

Perubahan isi: 2026-10-15. Tanggal ini tidak menyatakan survei fisik, tanggal dokumen, atau penelaahan independen.

Baca dokumentasi