Gereja Bunda Maria, Dukuh Semar
Gereja Bunda Maria adalah sebuah gereja paroki Katolik yang berlokasi di Jalan Dukuh Semar, Kota Cirebon, Jawa Barat, Indonesia. Gereja ini merupakan pusat dari Paroki Bunda Maria Cirebon (PBMC), atau disebut juga sebagai Paroki Dukuh Semar, yang menjadi bagian dalam Dekanat Priangan pada Keuskupan Bandung.
- Jenis objek
- Bangunan
- Fungsi
- Keagamaan (kategori penelusuran)
- Masa tercatat
- Belum diringkas dari riwayat sumber
- Kondisi dan status
- Kondisi mutakhir belum dinilai
Identitas dan tapak
Gereja Bunda Maria, Dukuh Semar dicatat dalam lingkup Indonesia. Lokasi yang dinyatakan sumber: Kecapi, Jawa Barat, Indonesia. Lokasi Indonesia didukung pernyataan negara pada identitas Wikidata yang dicocokkan dengan artikel sumber.
- Nama utama
- Gereja Bunda Maria, Dukuh Semar
- Lokasi
- Kecapi, Jawa Barat, Indonesia · Bangunan di Indonesia
- Nama lain dalam sumber
- Q131579795; ID4392392
- Klasifikasi sumber
- keagamaan · nomor ID4392392
- Dasar kondisi
- Tidak dilakukan survei fisik. Uraian dan kategori artikel tidak otomatis menjadi penetapan warisan atau bukti kondisi saat ini.
Lihat di Peta Arsitektur ↗
Ruang dan fungsi
Profil ini membahas bangunan individual. Kategori fungsi untuk penelusuran: keagamaan. Penggunaan ruang dan perubahannya dapat dibaca dalam teks sumber terpilih. Kategori ini tidak memastikan fungsi operasional saat ini.
Membaca arsitektur
Uraian sumber mencakup bahan bangunan, pintu, jendela, atau gerbang, ornamen atau relief, susunan ruang, tiang atau struktur penyangga, dinding atau fasad. Baca rincian bentuk dan ruang bersama keterangan fase dalam artikel sumber. Unsur-unsur itu dapat berasal dari masa yang berbeda. Teks terpilih tersedia di bawah untuk menelusuri dasar informasinya.
Deskripsi fisik dalam sumber
Teks dari Arsitektur Indonesia · Wikipedia · bahasa Indonesia
Pembuka
Gereja Bunda Maria adalah sebuah gereja paroki Katolik yang berlokasi di Jalan Dukuh Semar, Kota Cirebon, Jawa Barat, Indonesia. Gereja ini merupakan pusat dari Paroki Bunda Maria Cirebon (PBMC), atau disebut juga sebagai Paroki Dukuh Semar, yang menjadi bagian dalam Dekanat Priangan pada Keuskupan Bandung. Gereja ini dinamai menurut Maria, ibu Yesus Kristus. Reksa pastoral di gereja ini dilaksanakan oleh para imam diosesan Keuskupan Bandung.
Taman Doa Regina Rosari
Taman Doa Regina Rosari (Ratu Rosario) dibangun sebagai tempat doa dan devosi umat Katolik di Cirebon. Taman ini diberkati pada 31 Oktober 2009 oleh Uskup Bandung Johannes Pujasumarta. Di taman doa ini terdapat patung Bunda Maria yang menjadi titik fokus peziarah untuk berdoa Rosario, kontemplasi, atau berdoa secara pribadi. Suasana taman doa ini dikelilingi pepohonan rindang dan area tempat duduk. Taman ini terletak di belakang gereja, sehingga dapat menjadi alternatif bagi umat untuk berdoa di luar ruang gereja, guna mendapatkan suasana yang tenang.
Di sekitar Taman Doa Regina Rosari juga terdapat sebuah ruang adorasi. Ruang Adorasi ini dibuka selama 24 jam. Taman Doa Regina Rosari juga dilengkapi dengan columbarium (rumah abu), untuk menyimpan abu jenazah yang sebelumnya telah dikremasi.
Taman Budaya Hati Tersuci
Taman Budaya Hati Tersuci (TBHT) diresmikan dengan nama Taman Sari Budaya pada 13 Desember 2017 oleh Uskup Bandung Antonius Subianto Bunjamin, O.S.C. Peresmian juga dihadiri oleh Wali Kota Cirebon Nashrudin Azis. Taman ini dibangun di area belakang kompleks gereja, sebagai pelengkap Taman Doa Regina Rosari yang sudah ada sebelumnya. Dengan demikian, Taman Doa Regina Rosari dan Taman Budaya Hati Tersuci saling melengkapi dalam menyediakan ruang rohani dan kontemplatif.
Di area pintu masuk taman terdapat patung Malaikat Mikael yang digambarkan sedang menaklukkan iblis. Di bagian pusat taman, terdapat pula patung salib Yesus berbahan perunggu yang menjadi fokus utama. Patung perunggu ini memiliki bobot yang besar.
Taman ini juga dilengkapi dengan relief kisah sengsara Yesus yang dipresentasikan dalam bentuk Jalan Salib. Relief-relief tersebut ditempatkan mengelilingi jalur peziarahan yang membentuk pola hati. Rangkaian Jalan Salib dimulai dari patung perunggu Salib Yesus, berlanjut ke sisi kiri, memutar mengikuti jalur taman, dan berakhir kembali ke titik awal.
Rumah Mulia Cirebon
Rumah Mulia Cirebon merupakan fasilitas rumah duka yang berada dalam kompleks Gereja Bunda Maria. Rumah Mulia didirikan guna menyediakan layanan kedukaan dan ruang doa bagi umat yang membutuhkan, termasuk layanan mobil jenazah, pemulasaraan jenazah, persemayaman, doa bersama, serta upacara kenangan. Rumah Mulia tidak terbatas bagi umat Katolik, tetapi terbuka untuk seluruh agama.
Rumah Mulia Cirebon diberkati pada 13 April 2023 oleh Mgr. Antonius Subianto Bunjamin, OSC. Terdapat dua buah kapel di dalam Rumah Mulia ini, yakni Kapel Getsemani dan Kapel Betania. Di tembok sekitar Rumah Mulia, terdapat plakat yang menuliskan doa Salam Maria dalam berbagai bahasa. Adapun bahasa yang digunakan mencakup bahasa daerah di Indonesia, seperti Bahasa Indonesia, Bahasa Sunda, Bahasa Jawa, Bahasa Batak Toba, maupun bahasa di luar Indonesia, seperti Latin, Ibrani, Inggris, Mandarin, Spanyol, Italia, Prancis, Jerman, Belanda, Yunani, dan Tagalog.
Pihak dan peran
Perancang dan pelaksana belum diringkas dalam tabel ini. Nama dan perannya mungkin disebut dalam uraian sumber; baca sesuai konteksnya.
Atribusi berlaku pada fase yang disebut. Pemesan, perancang, pelaksana, dan pembangun mempunyai peran berbeda.
Riwayat perubahan
Riwayat dalam arsip sumber
Teks dari Arsitektur Indonesia · Wikipedia · bahasa Indonesia
Sejarah
Paroki Bunda Maria Cirebon lahir sebagai hasil pertumbuhan umat yang pesat di Gereja Santo Yusuf, Yos Sudarso, salah satu paroki Katolik tertua di Jawa Barat. Pada masa itu, wilayah yang kini menjadi Paroki Bunda Maria bukanlah sebuah stasi, melainkan suatu lingkungan yang berada di kawasan Perumnas. Seiring waktu, jumlah umat di lingkungan ini bertambah dengan cepat sehingga Gereja Santo Yusuf tidak lagi mampu menampung seluruh umat dalam perayaan liturgi hari Minggu. Kondisi tersebut membawa suatu gagasan untuk mendirikan sebuah paroki baru di Kota Cirebon.
Pastor Josef Souw Hong Guan, O.S.C., selaku Pastor Paroki Santo Yusuf, memberikan dukungan penuh terhadap rencana pemekaran tersebut. Sebuah panitia pembangunan dibentuk dengan melibatkan berbagai tokoh umat. Upaya pembangunan dimulai secara resmi melalui peletakan batu pertama pada 24 Mei 1990.
Proses pembangunan gereja tidak selalu berjalan mulus. Pada masa awal, terdapat keberatan dan penolakan dari sebagian masyarakat sekitar sehingga pembangunan beberapa kali mengalami hambatan. Namun, dukungan pemerintah daerah, khususnya dari Wali Kota Cirebon Kumaedhi Syafrudin, memungkinkan proses pembangunan tetap berjalan. Setelah melalui proses pembangunan yang cukup panjang, Gereja Bunda Maria resmi ditetapkan sebagai paroki pada 15 Oktober 1994. Pada hari yang sama berlangsung peresmian gedung gereja yang dilakukan oleh Wali Kota Kumaedhi Syafrudin. Sehari setelahnya, pada 16 Oktober 1994, gereja diberkati oleh Uskup Bandung, Mgr. Alexander Djajasiswaja.
Pada 4 Agustus 2024, Gereja Bunda Maria Cirebon menyelenggarakan misa pasca selesainya renovasi Gereja Bunda Maria Cirebon. Misa tersebut dipimpin oleh Mgr. Antonius Subianto Bunjamin, O.S.C. selaku Uskup Bandung. Dalam perayaan Ekaristi tersebut, berlangsung upacara pemberkatan altar, sekaligus pelantikan sejumlah fungsionaris gereja.
Uraian bentuk dan riwayat dalam artikel sumber
Riwayat dan perubahan dibaca dalam bagian sumber terpilih. Tanggal revisi artikel bukan tanggal pembangunan atau survei kondisi.
Ukuran dan sistem
Keterangan bahan dan sistem mengikuti uraian sumber terpilih. Ukuran, nama perancang, tahun pembangunan, dan klaim kinerja yang belum diperiksa silang tidak dimasukkan sebagai data tersendiri.
Ukuran belum diringkas dalam tabel ini. Baca angka pada uraian sumber bersama definisi, fase, dan lingkupnya.
Dokumentasi dan sumber
Edisi sumber dan hak penggunaan
Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia — Gereja Bunda Maria, Dukuh Semar. Revisi 29980851. Markup, tabel, daftar, media, catatan kaki, kutipan panjang, dan bagian nonnaratif dihilangkan. Templat format/bahasa dan angka-satuan sederhana dipertahankan sebagai nilai literal sumber, templat lain dihilangkan; urutan paragraf sumber dipertahankan. Seleksi dan ringkasan merupakan adaptasi independen berlisensi CC BY-SA 4.0.
Kontributor Wikidata · data terstruktur CC0 1.0
Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 ↗
Ringkasan berbahasa Indonesia disusun dari nama, lokasi, kategori, dan istilah arsitektur pada catatan sumber. Teks sumber berbahasa Indonesia mengikuti ketentuan penggunaan yang tercantum di atas. Penelaahan ahli independen belum tercatat.
Riwayat penulis dan kontributor sumber ↗ · revisi 29980851. Teks yang diadaptasi pada profil ini mengikuti CC BY-SA 4.0. Kategori sumber bukan penetapan cagar budaya.
Lingkup identitas: Artikel sumber mengidentifikasi Gereja Bunda Maria, Dukuh Semar sebagai bangunan individual. Profil mengikuti lingkup objek fisik yang dibahas sumber; lembaga pengelola dan objek di sekitarnya tidak menjadi identitas tambahan.
Status sumber: Artikel ensiklopedia kolaboratif; bukan rekaman penetapan pemerintah · Klasifikasi sumber: Kategori artikel; bukan rating bangunan. Tanggal penetapan bukan tanggal konstruksi.
Tanggal atau versi data sumber: 2026-09-25T17:02:31Z.
- Adaptasi ensiklopedia kolaboratif; penelaahan ahli independen belum tercatat. Rujukan eksternal dalam artikel bukan sumber yang dinyatakan telah dibaca oleh Arsitektur.
- Pemilihan paragraf dan pengelompokan bagian mempertahankan teks sumber; markup, templat, tabel, media, dan bagian nonnaratif dihilangkan. Teks serta adaptasinya mengikuti CC BY-SA 4.0.
Dasar informasi
- Wikipedia bahasa Indonesia · Gereja Bunda Maria, Dukuh Semar · revisi 29980851 ↗Kontributor Wikipedia · diakses pada 2026-10-15 · dokumen 2026-09-25T17:02:31Z
- Wikidata P625 · Gereja Bunda Maria, Dukuh Semar ↗Kontributor Wikidata · diakses pada 2026-10-15 · dokumen 2026-07-24T17:14:39Z
Disusun oleh Arsitektur. Penelaahan ahli independen tidak diklaim.
Perubahan isi: 2026-10-17. Tanggal ini tidak menyatakan survei fisik, tanggal dokumen, atau penelaahan independen.