Arsitektur.
bagian dari ensiklopedia.online
ARS-R604392382
Adaptasi ensiklopedia kolaboratif · ringkasan berbahasa Indonesia dan teks sumber berbahasa Indonesia. Identitas dan rujukan berasal dari Arsitektur Indonesia · Wikipedia, nomor ID4392382. Asal dan lisensi uraian
BangunanPasirkareumbi, Jawa Barat, IndonesiaARS-R604392382

Gereja Kristus Sang Penabur, Subang

Gereja Kristus Sang Penabur yang bernama resmi Gereja Paroki Kristus Sang Penabur, Subang adalah sebuah gereja paroki Katolik yang terletak di Kabupaten Subang, Jawa Barat, Indonesia.

Dasar informasi:[1]
Bandingkan
Jenis objek
Bangunan
Fungsi
Keagamaan (kategori penelusuran)
Masa tercatat
Belum diringkas dari riwayat sumber
Kondisi dan status
Kondisi mutakhir belum dinilai
01

Identitas dan tapak

Gereja Kristus Sang Penabur, Subang dicatat dalam lingkup Indonesia. Lokasi yang dinyatakan sumber: Pasirkareumbi, Jawa Barat, Indonesia. Lokasi Indonesia didukung pernyataan negara pada identitas Wikidata yang dicocokkan dengan artikel sumber.

Dasar informasi:[1]
Lingkup profil: Artikel sumber mengidentifikasi Gereja Kristus Sang Penabur, Subang sebagai bangunan individual. Profil mengikuti lingkup objek fisik yang dibahas sumber; lembaga pengelola dan objek di sekitarnya tidak menjadi identitas tambahan. Bangunan lain pada tapak tidak otomatis menjadi bagian dari entitas ini.
Nama utama
Gereja Kristus Sang Penabur, Subang
Lokasi
Pasirkareumbi, Jawa Barat, Indonesia · Bangunan di Indonesia
Nama lain dalam sumber
Q134499903; ID4392382
Klasifikasi sumber
keagamaan · nomor ID4392382
Dasar kondisi
Tidak dilakukan survei fisik. Uraian dan kategori artikel tidak otomatis menjadi penetapan warisan atau bukti kondisi saat ini.
Titik lokasi: Titik rujukan Wikidata P625 untuk identitas sumber; bukan jejak bangunan. Ketelitian horizontal belum diverifikasi.
Lihat di Peta Arsitektur ↗
02

Ruang dan fungsi

Profil ini membahas bangunan individual. Kategori fungsi untuk penelusuran: keagamaan. Penggunaan ruang dan perubahannya dapat dibaca dalam teks sumber terpilih. Kategori ini tidak memastikan fungsi operasional saat ini.

Dasar informasi:[1]

Membaca arsitektur

Uraian sumber mencakup bentuk dan susunan tingkat, bahan bangunan, pintu, jendela, atau gerbang, susunan ruang, tiang atau struktur penyangga. Baca rincian bentuk dan ruang bersama keterangan fase dalam artikel sumber. Unsur-unsur itu dapat berasal dari masa yang berbeda. Teks terpilih tersedia di bawah untuk menelusuri dasar informasinya.

Dasar informasi:[1]

Deskripsi fisik dalam sumber

Teks dari Arsitektur Indonesia · Wikipedia · bahasa Indonesia

Pembuka

Gereja Kristus Sang Penabur yang bernama resmi Gereja Paroki Kristus Sang Penabur, Subang adalah sebuah gereja paroki Katolik yang terletak di Kabupaten Subang, Jawa Barat, Indonesia. Gereja ini didedikasikan kepada Kristus Sang Penabur. Gereja ini berada di bawah naungan yurisdiksi Keuskupan Bandung.

Bangunan awal

Keberadaan umat Katolik di Subang sudah tercatat sejak tahun 1941. Pada masa itu terdapat sekitar 136 umat yang didominasi oleh orang Eropa. Saat itu Misa dilangsungkan secara sederhana dari rumah ke rumah, karena belum tersedia gedung gereja. Pelayanan pastoral saat itu dibantu oleh para imam dari Gereja Santa Odilia, Cicadas di Kota Bandung.

Pertumbuhan umat kemudian mendorong pembangunan gereja pertama yang dirintis oleh beberapa tokoh umat. Gedung ini selesai dan diberkati pada Hari Minggu Sexagesima, 18 Februari 1968 oleh Pierre Marin Arntz, O.S.C. yang menjabat sebagai Uskup Bandung. Dalam kalender liturgi Missale Romanum 1962, minggu Sexagesima menunjukkan sekitar 60 hari menjelang Paskah. Minggu Sexagesima memuat bacaan Injil tentang perumpamaan seorang penabur (Lukas 8:4–15). Bacaan ini menjadi inspirasi penamaan Gereja Subang, yakni Gereja Kristus Sang Penabur. Seiring bertambahnya umat, gedung gereja tersebut direnovasi pada tahun 1987.

Bangunan kedua

Pertumbuhan umat yang semakin pesat mendorong pembangunan gedung gereja kedua yang lebih besar pada tahun 2006. Pada 4 Desember 2006, Administrator Diosesan Keuskupan Bandung, R.P. Markus Priyo Kushardjono, O.S.C., memimpin upacara peletakan batu pertama. Proses pembangunan memakan waktu 33 bulan. Gedung gereja tersebut kemudian diberkati pada Hari Raya Tuhan Kita Yesus Kristus Raja Semesta Alam 23 November 2008 oleh Uskup Bandung Johannes Pujasumarta. Gedung gereja diresmikan oleh Pelaksana Tugas Bupati Kepala Daerah Tingkat II Kabupaten Subang Maman Yudia. Desain gereja baru ini dibuat menyerupai sebuah kemah, terinspirasi dari kisah Abraham yang mendirikan kemah sebagai tempat perjumpaan dengan Allah. Adapun bangunan awal gereja beralih fungsi menjadi sebuah aula.

Dalam rangka Yubileum 2025, Gereja Kristus Sang Penabur Subang ditetapkan sebagai satu dari sembilan gereja dengan Porta Sancta (Pintu Suci) dalam wilayah Keuskupan Bandung. Uskup Bandung Antonius Subianto Bunjamin, O.S.C. membuka Porta Sancta Subang pada 18 Februari 2025. Dalam misa itu, turut diberkati pintu, sedilia (tempat duduk imam saat memimpin misa), ambo, dan berlangsung upacara dedikasi altar. Misa ini secara khusus juga memperingati hari pemberkatan gedung gereja pertama, yang mengikat kembali umat pada jejak sejarah Gereja Katolik Subang sejak 1968.

Bangunan

Bangunan gereja yang baru merupakan buah pembangunan sejak akhir 2006. Gedung gereja ini memiliki luas bangunan sekitar 700 meter persegi. Gereja ini dilengkapi balkon kecil yang digunakan untuk menampung umat dan juga sebagai tempat paduan suara bernyanyi.

Pintu gereja sempat mengalami renovasi pada tahun 2024. Pintu yang sebelumnya digunakan mengalami kerusakan akibat serangan hama.

Pada 31 Agustus 2025, Uskup Bandung Antonius Subianto Bunjamin, O.S.C. memberkati Kapel Getsemani sebagai fasilitas penunjang di Gereja Kristus Sang Penabur.

Gua Maria Tebar Kamulyan

Di kompleks gereja kini juga terdapat Gua Maria Tebar Kamulyan, sebuah tempat devosi yang dikenal luas dan sering dikunjungi para peziarah dari berbagai daerah.

Awal mula devosi kepada Bunda Maria di Paroki Subang bermula sekitar tahun 1985. Pada masa itu, Perkumpulan Remaja Katolik Subang (PRKS) menggagas hadirnya sebuah Gua Maria sederhana yang kemudian diresmikan oleh Uskup Bandung, Mgr. Alexander Djajasiswaja. Sejak itu, sejumlah tokoh umat Subang mulai memanfaatkan tempat tersebut sebagai ruang doa dan devosi, sehingga umat tidak perlu pergi jauh untuk berziarah.

Di Paroki Subang, umat secara rutin mengadakan Doa Rosario pada Malam Jumat Kliwon tepat tengah malam, sekaligus sarasehan untuk membahas perkembangan paroki. Dari pertemuan tersebut muncul gagasan untuk membenahi tempat ziarah yang ada. Peletakan batu pertama pembangunan Gua Maria dilakukan pada 15 September 2005 oleh Pastor Agustinus Made, OSC. Selama masa pembangunan, umat terus mengadakan kegiatan Rosario, novena, dan tirakatan setiap Rabu malam serta Malam Jumat Kliwon. Tradisi ngaliwet, yakni makan nasi liwet secara bersama-sama, mengiringi kegiatan Malam Jumat Kliwon sebagai bentuk kebersamaan umat.

Pada 23 Maret 2006, tempat ziarah tersebut disepakati bernama "Gua Maria Bunda Kristus Tebar Kamulyan". Nama ini dipilih berdasarkan beberapa makna simbolis. Patung yang digunakan adalah Patung Maria Bunda Kristus. Nama pelindung Paroki Subang, Kristus Sang Penabur, mengandung gagasan tentang tugas menaburkan hal-hal yang agung dan mulia. Kata "tebar" juga dimaknai sebagai singkatan dari "keTEnangan BARu", sedangkan "kamulyan" berasal dari "KArep MULus kalaYANan" yang dapat diartikan sebagai keinginan atau kehendak dapat terpenuhi tanpa aral melintang. Secara keseluruhan, nama tersebut dimaknai sebagai tindakan menebarkan atau melimpahkan keagungan.

Pada 7 April 2006, diadakan upacara pemindahan Patung Bunda Maria dengan adat Sunda. Upacara tersebut ditutup dengan Perayaan Ekaristi di depan Gua Maria yang dipimpin oleh Pastor Agustinus Made, OSC. Tidak lama setelah peresmian gedung gereja baru Paroki Subang, Mgr. Johannes Pujasumarta menyarankan agar nama Gua Maria diubah menjadi "Taman Doa" untuk menghindari kerancuan makna di masyarakat sekitar, agar tidak disalah artikan sebagai tempat wisata. Sejak itu, nama resminya menjadi "Taman Doa Bunda Kristus Tebar Kamulyan".

03

Pihak dan peran

Perancang dan pelaksana belum diringkas dalam tabel ini. Nama dan perannya mungkin disebut dalam uraian sumber; baca sesuai konteksnya.

Atribusi berlaku pada fase yang disebut. Pemesan, perancang, pelaksana, dan pembangun mempunyai peran berbeda.

04

Riwayat perubahan

Tanggal observasi fisik belum dipastikan

Uraian bentuk dan riwayat dalam artikel sumber

Riwayat dan perubahan dibaca dalam bagian sumber terpilih. Tanggal revisi artikel bukan tanggal pembangunan atau survei kondisi.

Dasar informasi:[1]
05

Ukuran dan sistem

Keterangan bahan dan sistem mengikuti uraian sumber terpilih. Ukuran, nama perancang, tahun pembangunan, dan klaim kinerja yang belum diperiksa silang tidak dimasukkan sebagai data tersendiri.

Dasar informasi:[1]

Ukuran belum diringkas dalam tabel ini. Baca angka pada uraian sumber bersama definisi, fase, dan lingkupnya.

06

Dokumentasi dan sumber

Edisi sumber dan hak penggunaan

Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia — Gereja Kristus Sang Penabur, Subang. Revisi 29980846. Markup, tabel, daftar, media, catatan kaki, kutipan panjang, dan bagian nonnaratif dihilangkan. Templat format/bahasa dan angka-satuan sederhana dipertahankan sebagai nilai literal sumber, templat lain dihilangkan; urutan paragraf sumber dipertahankan. Seleksi dan ringkasan merupakan adaptasi independen berlisensi CC BY-SA 4.0.

Kontributor Wikidata · data terstruktur CC0 1.0

Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 ↗

Ringkasan berbahasa Indonesia disusun dari nama, lokasi, kategori, dan istilah arsitektur pada catatan sumber. Teks sumber berbahasa Indonesia mengikuti ketentuan penggunaan yang tercantum di atas. Penelaahan ahli independen belum tercatat.

Riwayat penulis dan kontributor sumber ↗ · revisi 29980846. Teks yang diadaptasi pada profil ini mengikuti CC BY-SA 4.0. Kategori sumber bukan penetapan cagar budaya.

Lingkup identitas: Artikel sumber mengidentifikasi Gereja Kristus Sang Penabur, Subang sebagai bangunan individual. Profil mengikuti lingkup objek fisik yang dibahas sumber; lembaga pengelola dan objek di sekitarnya tidak menjadi identitas tambahan.

Status sumber: Artikel ensiklopedia kolaboratif; bukan rekaman penetapan pemerintah · Klasifikasi sumber: Kategori artikel; bukan rating bangunan. Tanggal penetapan bukan tanggal konstruksi.

Tanggal atau versi data sumber: 2026-09-25T17:02:27Z.

Catatan pembacaan sumber
  • Adaptasi ensiklopedia kolaboratif; penelaahan ahli independen belum tercatat. Rujukan eksternal dalam artikel bukan sumber yang dinyatakan telah dibaca oleh Arsitektur.
  • Pemilihan paragraf dan pengelompokan bagian mempertahankan teks sumber; markup, templat, tabel, media, dan bagian nonnaratif dihilangkan. Teks serta adaptasinya mengikuti CC BY-SA 4.0.

Dasar informasi

  1. Wikipedia bahasa Indonesia · Gereja Kristus Sang Penabur, Subang · revisi 29980846 ↗
    Kontributor Wikipedia · diakses pada 2026-10-15 · dokumen 2026-09-25T17:02:27Z
  2. Wikidata P625 · Gereja Kristus Sang Penabur, Subang ↗
    Kontributor Wikidata · diakses pada 2026-10-15 · dokumen 2025-12-06T03:53:06Z

Disusun oleh Arsitektur. Penelaahan ahli independen tidak diklaim.

Perubahan isi: 2026-10-17. Tanggal ini tidak menyatakan survei fisik, tanggal dokumen, atau penelaahan independen.

Baca dokumentasi