Gereja Maria Kusuma Karmel, Meruya
Gereja Maria Kusuma Karmel, Meruya atau yang bernama lengkap resmi Gereja Paroki Maria Kusuma Karmel, Meruya adalah sebuah gereja paroki Katolik yang terletak di Meruya Selatan, Kembangan, Jakarta Barat, Jakarta.
- Jenis objek
- Bangunan
- Fungsi
- Keagamaan (kategori penelusuran)
- Masa tercatat
- Belum diringkas dari riwayat sumber
- Kondisi dan status
- Kondisi mutakhir belum dinilai
Identitas dan tapak
Gereja Maria Kusuma Karmel, Meruya dicatat dalam lingkup Indonesia. Lokasi yang dinyatakan sumber: Kembangan, DKI Jakarta, Indonesia. Lokasi Indonesia didukung pernyataan negara pada identitas Wikidata yang dicocokkan dengan artikel sumber.
- Nama utama
- Gereja Maria Kusuma Karmel, Meruya
- Lokasi
- Kembangan, DKI Jakarta, Indonesia · Bangunan di Indonesia
- Nama lain dalam sumber
- Q126673815; ID4243255
- Klasifikasi sumber
- keagamaan · nomor ID4243255
- Dasar kondisi
- Tidak dilakukan survei fisik. Uraian dan kategori artikel tidak otomatis menjadi penetapan warisan atau bukti kondisi saat ini.
Lihat di Peta Arsitektur ↗
Ruang dan fungsi
Profil ini membahas bangunan individual. Kategori fungsi untuk penelusuran: keagamaan. Penggunaan ruang dan perubahannya dapat dibaca dalam teks sumber terpilih. Kategori ini tidak memastikan fungsi operasional saat ini.
Membaca arsitektur
Uraian sumber mencakup bentuk dan susunan tingkat, bahan bangunan, susunan ruang, tiang atau struktur penyangga, dinding atau fasad. Baca rincian bentuk dan ruang bersama keterangan fase dalam artikel sumber. Unsur-unsur itu dapat berasal dari masa yang berbeda. Teks terpilih tersedia di bawah untuk menelusuri dasar informasinya.
Deskripsi fisik dalam sumber
Teks dari Arsitektur Indonesia · Wikipedia · bahasa Indonesia
Pembuka
Gereja Maria Kusuma Karmel, Meruya atau yang bernama lengkap resmi Gereja Paroki Maria Kusuma Karmel, Meruya adalah sebuah gereja paroki Katolik yang terletak di Meruya Selatan, Kembangan, Jakarta Barat, Jakarta. Gereja ini berada dalam naungan Keuskupan Agung Jakarta dan didedikasikan kepada Bunda Maria dari Gunung Karmel.
Peribadatan
Gereja Maria Kusuma Karmel menyelenggarakan misa harian dan juga misa mingguan. Misa mingguan diselenggarakan pada Sabtu sore (16.30 WIB) dan pada hari Minggu (06.00, 08.30, 11.00, dan 16.30 WIB). Misa harian diselenggarakan pada pagi hari (05.30). Perayaan Ekaristi dilaksanakan dalam Bahasa Indonesia.
Pada dinding di sekitar altar Gereja Maria Kusuma Karmel terdapat penggalan lirik lagu Flos Carmeli, yang merupakan sebuah himne tradisional Ordo Karmel yang didedikasikan kepada Santa Perawan Maria dengan gelar "Bunda dan Keindahan Karmel" (Mater et Décor Carmeli). Lagu ini merupakan himne wajib dalam tradisi Karmelit dan menjadi simbol bagi umat Gereja Maria Kusuma Karmel.
Fasilitas
Paroki Meruya memiliki Taman Doa Maria Kusuma Karmel, sebagai bentuk transformasi Gua Bunda Maria yang sebelumnya posisinya terletak di belakang gedung gereja. Gua Maria tersebut diberkati pada tanggal 8 Desember 2001 oleh R.P. Ignatius Widodo Kartautomo, O. Carm. Sementara itu, Taman Doa Maria Kusuma Karmel berada di area terbuka di samping gereja. Taman Doa Maria Kusuma Karmel ini diberkati oleh R.P. Agustinus Ari Pawarto, O.Carm pada tanggal 8 Desember 2024. Di sekitar Taman Doa, juga terdapat Ruang Adorasi Santa Teresia Benedikta dari Salib.
Pihak dan peran
Perancang dan pelaksana belum diringkas dalam tabel ini. Nama dan perannya mungkin disebut dalam uraian sumber; baca sesuai konteksnya.
Atribusi berlaku pada fase yang disebut. Pemesan, perancang, pelaksana, dan pembangun mempunyai peran berbeda.
Riwayat perubahan
Riwayat dalam arsip sumber
Teks dari Arsitektur Indonesia · Wikipedia · bahasa Indonesia
Sejarah
Pada tahun 1985, statistik Keuskupan Agung Jakarta menunjukkan bahwa Gereja Maria Bunda Karmel, Tomang (MBK) merupakan paroki dengan jumlah umat terbanyak dengan jumlah umat yang mencapai 15.000 orang. Demi efektivitas dan intensitas karya, dibentuklah panitia sementara (ad hoc) yang bertugas menjajaki kemungkinan pendirian gereja dan paroki baru. Setelah dua tahun penjajakan, pada tahun 1987 panitia tersebut mulai mencari lokasi gereja. Alternatif lokasi yang dijajaki meliputi Taman Aries, Kebon Jeruk, Joglo, Puri Kembangan, dan Permata Buana.
Pada tahun 1988, Panitia ad hoc ditingkatkan menjadi Panitia Persiapan Pembangunan Gereja (PPG) Paroki Maria Kusuma Karmel (MKK). Panitia ini kemudian memfokuskan diri pada pencarian lokasi di bagian selatan Jalan Tol Jakarta-Merak. Sebelumnya, kawasan Puri Indah dikembalikan ke cakupan Gereja Santo Thomas Rasul, Bojong Indah. Pada Perayaan Ekaristi tanggal 5 Agustus 1990, Dewan Paroki Tomang mengesahkan PPG-MKK. Wilayah Paroki baru yang akan dibangun mencakup Taman Meruya Ilir, Taman Aries, Alfa Indah, dan Joglo. Pada 17 September 1990, Uskup Agung Jakarta menyetujui pembelian tanah untuk gereja, dan pada 18 Oktober 1990, PGDP Maria Bunda Karmel (MBK) menyerahkan dana awal kepada PPG-MKK.
Pada 5 Desember 1991, Yayasan Maria Kusuma Karmel didirikan untuk menangani urusan sipil terkait paroki. Pada 28 April 1992, ditandatangani transaksi jual beli tanah seluas 4.785 m² untuk pembangunan gereja. Dukungan masyarakat sekitar diperoleh sepanjang pertengahan tahun 1992 dari ulama, tokoh masyarakat, Karang Taruna, dan warga biasa. Panitia mengajukan berkas permohonan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) pada 11 Mei 1992. Rekomendasi dari berbagai pihak, termasuk Wali kota Jakarta Barat dapat diterima oleh Panitia sehingga akhirnya IMB diterbitkan pada 28 September 1992.
Gereja Maria Kusuma Karmel didirikan secara resmi sebagai badan hukum pada 14 Desember 1992 oleh Uskup Agung Jakarta, Leo Soekoto, S.J. Pelantikan pengurus dilakukan pada 17 Januari 1993 oleh Vikaris Jendral KAJ, R.P. Martinus Soenarwidjaja, S.J. Pencatatan pertama buku baptis gereja berlangsung pada 24 Januari 1993. Pada 21 Juli 1993, Wali kota Jakarta Barat, Drs. Soedjoko Tirtowidjojo, memimpin upacara peletakan batu pertama pembangunan gereja, yang juga diberkati oleh Uskup Agung Soekoto. Gereja juga berpartisipasi dalam program "Penghijauan Sejuta Pohon" dengan menyumbangkan seribu pohon. Misa wilayah pertama diadakan pada 8 Januari 1994 secara bergiliran di lima wilayah. Organisasi gerejani mulai ditata, dan Anggaran Rumah Tangga (ART) PGDP diselesaikan. Aneka sumbangan dari umat digunakan untuk melengkapi perlengkapan ibadah, seperti altar, tabernakel, dan alat-alat ibadah lainnya.
Pada 2 April 1995, gedung Gereja Maria Kusuma Karmel diresmikan oleh Wakil Gubernur Bidang Kesra DKI Jakarta, Raden Susilo Museno, dan diberkati oleh Uskup Agung Jakarta, Leo Soekoto, S.J.
Renovasi gereja
Rencana renovasi Gereja Maria Kusuma Karmel telah dimulai sejak tahun 2019. Renovasi mencakup beberapa aspek, termasuk bagian dalam gereja yakni panti imam. Terdapat juga rencana perluasan area dalam gereja agar mencakup hingga ke tiang luar gereja. Selain itu, akan dibuat batas pemisah antara area gereja dan area parkir mobil untuk menciptakan ruang yang lebih terorganisasi.
Dalam proses renovasi gereja, plafon gereja sempat mengalami kerusakan saat Misa pada 19 Januari 2020 baru dimulai. Bagian plafon tersebut mengenai umat yang hadir sehingga dua orang umat mengalami luka-luka.
Renovasi Gereja Maria Kusuma Karmel diberkati oleh Vikaris Jenderal KAJ R.D. Samuel Pangestu pada Hari Raya Kenaikan Tuhan Yesus Kristus 26 Mei 2022.
Uraian bentuk dan riwayat dalam artikel sumber
Riwayat dan perubahan dibaca dalam bagian sumber terpilih. Tanggal revisi artikel bukan tanggal pembangunan atau survei kondisi.
Ukuran dan sistem
Keterangan bahan dan sistem mengikuti uraian sumber terpilih. Ukuran, nama perancang, tahun pembangunan, dan klaim kinerja yang belum diperiksa silang tidak dimasukkan sebagai data tersendiri.
Ukuran belum diringkas dalam tabel ini. Baca angka pada uraian sumber bersama definisi, fase, dan lingkupnya.
Dokumentasi dan sumber
Edisi sumber dan hak penggunaan
Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia — Gereja Maria Kusuma Karmel, Meruya. Revisi 29978962. Markup, tabel, daftar, media, catatan kaki, kutipan panjang, dan bagian nonnaratif dihilangkan. Templat format/bahasa dan angka-satuan sederhana dipertahankan sebagai nilai literal sumber, templat lain dihilangkan; urutan paragraf sumber dipertahankan. Seleksi dan ringkasan merupakan adaptasi independen berlisensi CC BY-SA 4.0.
Kontributor Wikidata · data terstruktur CC0 1.0
Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 ↗
Ringkasan berbahasa Indonesia disusun dari nama, lokasi, kategori, dan istilah arsitektur pada catatan sumber. Teks sumber berbahasa Indonesia mengikuti ketentuan penggunaan yang tercantum di atas. Penelaahan ahli independen belum tercatat.
Riwayat penulis dan kontributor sumber ↗ · revisi 29978962. Teks yang diadaptasi pada profil ini mengikuti CC BY-SA 4.0. Kategori sumber bukan penetapan cagar budaya.
Lingkup identitas: Artikel sumber mengidentifikasi Gereja Maria Kusuma Karmel, Meruya sebagai bangunan individual. Profil mengikuti lingkup objek fisik yang dibahas sumber; lembaga pengelola dan objek di sekitarnya tidak menjadi identitas tambahan.
Status sumber: Artikel ensiklopedia kolaboratif; bukan rekaman penetapan pemerintah · Klasifikasi sumber: Kategori artikel; bukan rating bangunan. Tanggal penetapan bukan tanggal konstruksi.
Tanggal atau versi data sumber: 2026-09-25T16:40:56Z.
- Adaptasi ensiklopedia kolaboratif; penelaahan ahli independen belum tercatat. Rujukan eksternal dalam artikel bukan sumber yang dinyatakan telah dibaca oleh Arsitektur.
- Pemilihan paragraf dan pengelompokan bagian mempertahankan teks sumber; markup, templat, tabel, media, dan bagian nonnaratif dihilangkan. Teks serta adaptasinya mengikuti CC BY-SA 4.0.
Dasar informasi
- Wikipedia bahasa Indonesia · Gereja Maria Kusuma Karmel, Meruya · revisi 29978962 ↗Kontributor Wikipedia · diakses pada 2026-10-15 · dokumen 2026-09-25T16:40:56Z
- Wikidata P625 · Gereja Maria Kusuma Karmel, Meruya ↗Kontributor Wikidata · diakses pada 2026-10-15 · dokumen 2024-06-21T00:50:03Z
Disusun oleh Arsitektur. Penelaahan ahli independen tidak diklaim.
Perubahan isi: 2026-10-17. Tanggal ini tidak menyatakan survei fisik, tanggal dokumen, atau penelaahan independen.