Arsitektur.
bagian dari ensiklopedia.online
ARS-R604145436
Adaptasi ensiklopedia kolaboratif · ringkasan berbahasa Indonesia dan teks sumber berbahasa Indonesia. Identitas dan rujukan berasal dari Arsitektur Indonesia · Wikipedia, nomor ID4145436. Asal dan lisensi uraian
BangunanSerpong Utara, Banten, IndonesiaARS-R604145436

Gereja Santo Laurensius, Alam Sutera

Gereja Santo Laurensius adalah sebuah gereja paroki Katolik yang berlokasi di Tangerang Selatan, Indonesia. Gereja ini berada di bawah pengelolaan Keuskupan Agung Jakarta. Secara parokial, Gereja ini merupakan Paroki Alam Sutera.

Dasar informasi:[1]
Bandingkan
Jenis objek
Bangunan
Fungsi
Keagamaan (kategori penelusuran)
Masa tercatat
Belum diringkas dari riwayat sumber
Kondisi dan status
Kondisi mutakhir belum dinilai
01

Identitas dan tapak

Gereja Santo Laurensius, Alam Sutera dicatat dalam lingkup Indonesia. Lokasi yang dinyatakan sumber: Serpong Utara, Banten, Indonesia. Lokasi Indonesia didukung pernyataan negara pada identitas Wikidata yang dicocokkan dengan artikel sumber.

Dasar informasi:[1]
Lingkup profil: Artikel sumber mengidentifikasi Gereja Santo Laurensius, Alam Sutera sebagai bangunan individual. Profil mengikuti lingkup objek fisik yang dibahas sumber; lembaga pengelola dan objek di sekitarnya tidak menjadi identitas tambahan. Bangunan lain pada tapak tidak otomatis menjadi bagian dari entitas ini.
Nama utama
Gereja Santo Laurensius, Alam Sutera
Lokasi
Serpong Utara, Banten, Indonesia · Bangunan di Indonesia
Nama lain dalam sumber
Q124618725; ID4145436
Klasifikasi sumber
keagamaan · nomor ID4145436
Dasar kondisi
Tidak dilakukan survei fisik. Uraian dan kategori artikel tidak otomatis menjadi penetapan warisan atau bukti kondisi saat ini.
Titik lokasi: Titik rujukan Wikidata P625 untuk identitas sumber; bukan jejak bangunan. Ketelitian horizontal belum diverifikasi.
Lihat di Peta Arsitektur ↗
02

Ruang dan fungsi

Profil ini membahas bangunan individual. Kategori fungsi untuk penelusuran: keagamaan. Penggunaan ruang dan perubahannya dapat dibaca dalam teks sumber terpilih. Kategori ini tidak memastikan fungsi operasional saat ini.

Dasar informasi:[1]

Membaca arsitektur

Uraian sumber mencakup bentuk dan susunan tingkat, bahan bangunan, pintu, jendela, atau gerbang, susunan ruang, atap atau kubah, tiang atau struktur penyangga. Baca rincian bentuk dan ruang bersama keterangan fase dalam artikel sumber. Unsur-unsur itu dapat berasal dari masa yang berbeda. Teks terpilih tersedia di bawah untuk menelusuri dasar informasinya.

Dasar informasi:[1]

Deskripsi fisik dalam sumber

Teks dari Arsitektur Indonesia · Wikipedia · bahasa Indonesia

Pembuka

Gereja Santo Laurensius adalah sebuah gereja paroki Katolik yang berlokasi di Tangerang Selatan, Indonesia. Gereja ini berada di bawah pengelolaan Keuskupan Agung Jakarta. Secara parokial, Gereja ini merupakan Paroki Alam Sutera. Gereja Santo Laurensius dinamai menurut Laurensius, seorang diakon dan martir dalam Gereja Katolik Roma. Gereja ini berada dalam reksa pastoral para imam diosesan Keuskupan Agung Jakarta.

Pemekaran

Sejak pertengahan tahun 2010, mulai terdapat rencana untuk mendirikan gereja di kawasan Gading Serpong. Pada 18 November 2021, berlangsung peletakkan batu pertama Gereja Santa Perawan Maria Benteng Gading yang terletak di kawasan Gading Serpong.

Bangunan

Gereja Santo Laurensius menerapkan arsitektur gotik pada periode neo-gotik. Hal ini tidak hanya terlihat dari bagian luar gereja saja, tapi juga pada bagian dalam gereja. Gereja Santo Laurensius dibangun di atas lahan seluas 10.776 meter persegi dan dengan luas lantai 2.819 meter persegi.

Panti imam memiliki bentuk poligonal patah-patah. Bagian tengah gereja yang digunakan sebagai lokasi umat duduk, memiliki bentuk yang simetri pada bagian kiri dan kanannya. Pada bagian tengah gereja terdapat 12 kolom yang melambangkan 12 rasul Yesus. Panti paduan suara terletak di sisi kanan trancept (lengan) gereja. Pada masing-masing lengan gedung gereja, terdapat tangga yang menghubungkan dengan balkon. Pada bagian belakang gereja terdapat sebuah ruangan yang dikhususkan bagi balita. Pada bagian belakang gereja yang merupakan pintu utama terdapat sebuah patung pieta. Selain itu terdapat ruang pengakuan dosa dan tangga yang digunakan untuk menuju ke balkon.

Peribadatan

Gereja Santo Laurensius menyelenggarakan misa harian pada pagi hari. Perayaan Ekaristi mingguan juga diselenggarakan pada Sabtu sore dan pada hari Minggu. Total terdapat enam perayaan ekaristi mingguan. Misa Jumat Pertama juga dilaksanakan pada setiap awal bulan pada pagi, siang, dan sore hari. Gereja ini juga melaksanakan perayaan ekaristi dalam Bahasa Inggris pada Sabtu pertama dan ketiga.

03

Pihak dan peran

Perancang dan pelaksana belum diringkas dalam tabel ini. Nama dan perannya mungkin disebut dalam uraian sumber; baca sesuai konteksnya.

Atribusi berlaku pada fase yang disebut. Pemesan, perancang, pelaksana, dan pembangun mempunyai peran berbeda.

04

Riwayat perubahan

Riwayat dalam arsip sumber

Teks dari Arsitektur Indonesia · Wikipedia · bahasa Indonesia

Sejarah

Umat yang tinggal di wilayah Alam Sutera dan Gading Serpong di selatan Kabupaten Tangerang, pada awalnya merupakan bagian dari Gereja Santa Monika, Serpong. Namun, karena perkembangan yang pesat di wilayah tersebut, Gereja Santa Monika mulai mengalami kepadatan dalam menampung umat. Maka, kebutuhan akan gedung gereja baru mulai direncanakan pada tahun 2004 melalui kerja sama antara Paroki Serpong, pengembang Alam Sutera, dan Keuskupan Agung Jakarta.

Izin dari Bupati Tangerang diterbitkan pada 6 Mei 2005, diikuti dengan terbitnya izin mendirikan bangunan pada 31 Mei 2005. Peletakan batu pertama berlangsung pada 10 September 2005. Pada saat itu, Keuskupan Agung Jakarta memberi tugas kepada R.P. Antonius Suprapto, SS.CC., untuk merintis pembangunan gereja ini. Gereja kemudian diserahkan dalam reksa pastoral Ordo Salib Suci (OSC), ditandai dengan pembentukan dewan stasi pada 18 Februari 2007 serta penunjukan R.P. Donatus Manalu, O.S.C., sebagai pastor stasi. Proses penutupan atap gereja (topping off) berlangsung pada 22 Juli 2007. Umat mulai melaksanakan peribadatan di Sekolah Santa Laurensia sejak November 2007, termasuk perayaan Malam Natal yang pertama kali dilaksanakan di aula gereja pada tahun tersebut.

Setelah pembangunan selama empat tahun, Gereja Santo Laurensius diresmikan dan diberkati oleh Uskup Agung Jakarta, Julius Kardinal Darmaatmadja, S.J. pada 21 Mei 2009, bertepatan dengan Hari Raya Kenaikan Tuhan. Fasilitas pendukung gereja berupa pastoran diberkati pada tahun 2011 oleh Uskup Agung Jakarta, Ignatius Suharyo. Pada tahun yang sama, Gua Maria Penuh Rahmat diberkati pada 14 Agustus, bertepatan dengan Hari Raya Santa Perawan Maria Diangkat ke Surga. Kemudian, Uskup Agung Suharyo meningkatkan status Alam Sutera dari stasi menjadi paroki pada 15 Januari 2012 dan menjadi paroki ke-62 dalam Keuskupan Agung Jakarta.

Beberapa fasilitas lain kemudian dibangun, seperti gedung karya pastoral yang selesai pada tahun 2014. Pada 28 Desember 2014, reksa pastoral Paroki Alam Sutera diserahkan kepada para imam diosesan Keuskupan Agung Jakarta. Patung Santo Laurensius dibuat dan ditempatkan di plaza gereja, yang lalu diberkati oleh Uskup Agung Suharyo pada 14 Agustus 2016. Fasilitas lainnya termasuk ruang adorasi, patung sejumlah malaikat kudus, dan Patung Yesus Tunawisma juga dibangun.

Pada 10 November 2024, Gereja Santo Laurensius menyelenggarakan Misa bersama Gerakan Orang Tua Asuh untuk Seminaris (GOTAUS) Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), yang dihadiri sejumlah uskup dari berbagai daerah di Indonesia. Misa juga diadakan di Gereja Santa Perawan Maria Benteng Gading.

Tanggal observasi fisik belum dipastikan

Uraian bentuk dan riwayat dalam artikel sumber

Riwayat dan perubahan dibaca dalam bagian sumber terpilih. Tanggal revisi artikel bukan tanggal pembangunan atau survei kondisi.

Dasar informasi:[1]
05

Ukuran dan sistem

Keterangan bahan dan sistem mengikuti uraian sumber terpilih. Ukuran, nama perancang, tahun pembangunan, dan klaim kinerja yang belum diperiksa silang tidak dimasukkan sebagai data tersendiri.

Dasar informasi:[1]

Ukuran belum diringkas dalam tabel ini. Baca angka pada uraian sumber bersama definisi, fase, dan lingkupnya.

06

Dokumentasi dan sumber

Edisi sumber dan hak penggunaan

Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia — Gereja Santo Laurensius, Alam Sutera. Revisi 29978756. Markup, tabel, daftar, media, catatan kaki, kutipan panjang, dan bagian nonnaratif dihilangkan. Templat format/bahasa dan angka-satuan sederhana dipertahankan sebagai nilai literal sumber, templat lain dihilangkan; urutan paragraf sumber dipertahankan. Seleksi dan ringkasan merupakan adaptasi independen berlisensi CC BY-SA 4.0.

Kontributor Wikidata · data terstruktur CC0 1.0

Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 ↗

Ringkasan berbahasa Indonesia disusun dari nama, lokasi, kategori, dan istilah arsitektur pada catatan sumber. Teks sumber berbahasa Indonesia mengikuti ketentuan penggunaan yang tercantum di atas. Penelaahan ahli independen belum tercatat.

Riwayat penulis dan kontributor sumber ↗ · revisi 29978756. Teks yang diadaptasi pada profil ini mengikuti CC BY-SA 4.0. Kategori sumber bukan penetapan cagar budaya.

Lingkup identitas: Artikel sumber mengidentifikasi Gereja Santo Laurensius, Alam Sutera sebagai bangunan individual. Profil mengikuti lingkup objek fisik yang dibahas sumber; lembaga pengelola dan objek di sekitarnya tidak menjadi identitas tambahan.

Status sumber: Artikel ensiklopedia kolaboratif; bukan rekaman penetapan pemerintah · Klasifikasi sumber: Kategori artikel; bukan rating bangunan. Tanggal penetapan bukan tanggal konstruksi.

Tanggal atau versi data sumber: 2026-09-25T16:38:30Z.

Catatan pembacaan sumber
  • Adaptasi ensiklopedia kolaboratif; penelaahan ahli independen belum tercatat. Rujukan eksternal dalam artikel bukan sumber yang dinyatakan telah dibaca oleh Arsitektur.
  • Pemilihan paragraf dan pengelompokan bagian mempertahankan teks sumber; markup, templat, tabel, media, dan bagian nonnaratif dihilangkan. Teks serta adaptasinya mengikuti CC BY-SA 4.0.

Dasar informasi

  1. Wikipedia bahasa Indonesia · Gereja Santo Laurensius, Alam Sutera · revisi 29978756 ↗
    Kontributor Wikipedia · diakses pada 2026-10-15 · dokumen 2026-09-25T16:38:30Z
  2. Wikidata P625 · Gereja Santo Laurensius, Alam Sutera ↗
    Kontributor Wikidata · diakses pada 2026-10-15 · dokumen 2026-01-30T13:27:48Z

Disusun oleh Arsitektur. Penelaahan ahli independen tidak diklaim.

Perubahan isi: 2026-10-17. Tanggal ini tidak menyatakan survei fisik, tanggal dokumen, atau penelaahan independen.

Baca dokumentasi