Gereja Santo Petrus dan Paulus, Mangga Besar
Gereja Santo Petrus dan Paulus, Mangga Besar atau yang bernama lengkap resmi Gereja Paroki Santo Petrus dan Paulus, Mangga Besar adalah sebuah gereja paroki Katolik yang terletak di Tangki, Taman Sari, Jakarta Barat, Jakarta.
- Jenis objek
- Bangunan
- Fungsi
- Keagamaan (kategori penelusuran)
- Masa tercatat
- Belum diringkas dari riwayat sumber
- Kondisi dan status
- Kondisi mutakhir belum dinilai
Identitas dan tapak
Gereja Santo Petrus dan Paulus, Mangga Besar dicatat dalam lingkup Indonesia. Lokasi yang dinyatakan sumber: DKI Jakarta, Indonesia. Lokasi Indonesia didukung pernyataan negara pada identitas Wikidata yang dicocokkan dengan artikel sumber.
- Nama utama
- Gereja Santo Petrus dan Paulus, Mangga Besar
- Lokasi
- DKI Jakarta, Indonesia · Bangunan di Indonesia
- Nama lain dalam sumber
- Q124616372; ID4195918
- Klasifikasi sumber
- keagamaan · nomor ID4195918
- Dasar kondisi
- Tidak dilakukan survei fisik. Uraian dan kategori artikel tidak otomatis menjadi penetapan warisan atau bukti kondisi saat ini.
Lihat di Peta Arsitektur ↗
Ruang dan fungsi
Profil ini membahas bangunan individual. Kategori fungsi untuk penelusuran: keagamaan. Penggunaan ruang dan perubahannya dapat dibaca dalam teks sumber terpilih. Kategori ini tidak memastikan fungsi operasional saat ini.
Membaca arsitektur
Uraian sumber mencakup bentuk dan susunan tingkat, bahan bangunan, pintu, jendela, atau gerbang, ornamen atau relief, susunan ruang, tiang atau struktur penyangga, dinding atau fasad. Baca rincian bentuk dan ruang bersama keterangan fase dalam artikel sumber. Unsur-unsur itu dapat berasal dari masa yang berbeda. Teks terpilih tersedia di bawah untuk menelusuri dasar informasinya.
Deskripsi fisik dalam sumber
Teks dari Arsitektur Indonesia · Wikipedia · bahasa Indonesia
Pembuka
Gereja Santo Petrus dan Paulus, Mangga Besar atau yang bernama lengkap resmi Gereja Paroki Santo Petrus dan Paulus, Mangga Besar adalah sebuah gereja paroki Katolik yang terletak di Tangki, Taman Sari, Jakarta Barat, Jakarta. Gereja ini berada dalam naungan Keuskupan Agung Jakarta dan didedikasikan kepada Santo Petrus dan Santo Paulus. Gereja ini berada dalam reksa pastoral tarekat Serikat Yesus (SJ).
Dalam rangka pembangunan gereja yang baru, peribadatan saat ini dilaksanakan di Gedung Karya Pastoral Gedung Petrus Lantai 3.
Pemekaran
Paroki Mangga Besar mengalami dua kali pemekaran, yakni saat pendirian Paroki Toasebio (1956) dan Paroki Pademangan (1968).
Peribadatan
Gereja ini menyelenggarakan misa harian dan misa mingguan. Misa mingguan berlangsung satu kali pada hari Sabtu sore pukul 17.00 WIB. Pada hari Minggu berlangsung tiga kali misa, yakni pada pukul 07.30, 10.00, dan 17.00 WIB. Misa harian dilaksanakan pada pagi hari pukul 06.00 WIB dan pada pukul 18.00. Gereja ini juga menyelenggarakan Misa Jumat Pertama pada pukul 05.45 dan 18.00 WIB. Liturgi diselenggarakan dalam Bahasa Indonesia.
Fasilitas
Gereja Santo Petrus dan Paulus Mangga Besar memiliki sebuah Gua Maria yang terletak di pelataran gereja. Di dalam gedung gereja terdapat sejumlah patung guna membantu devosi umat. Di panti imam terdapat masing-masing patung Santo Petrus dan Santo Paulus yang merupakan pelindung Gereja. Terdapat juga dua patung Bunda Maria, di mana salah satunya merupakan Patung Bunda Maria Simpul Pengurai Masalah. Selain itu, Patung Santo Yusuf dan Patung Hati Kudus Yesus juga tersedia di dalam gereja.
Kapel Dwi Warna
Di dalam wilayah reksa Paroki Mangga Besar, terdapat satu stasi dengan sebuah kapel, yakni Kapel Trinitas yang terletak di Kompleks Persekolahan Santo Yoseph di Jalan Dwiwarna Raya. Kegiatan ibadat di kapel tersebut dilayani oleh para imam dari tarekat Kongregasi Murid-Murid Tuhan (C.D.D.), yaitu sebuah tarekat religius Katolik yang berasal dari Tiongkok.
Oleh karena itu, peribadatan dilaksanakan dalam Bahasa Mandarin dan Bahasa Indonesia. Adapun Misa diadakan setiap hari Minggu pukul 08.30 WIB. Ibadat minggu pertama dan ketiga didominasi oleh orang muda, sementara minggu kedua dikhususkan untuk Lansia.
Kapel ini berada dalam kompleks Sekolah Santo Yoseph, tidak jauh dari gerbang utama gereja. Di bagian fasad kapel, terdapat dua buah ukiran salib di dinding fasad, menghimpit tiga buah panel jendela. Di bawah kedua ukiran salib tersebut, terdapat jendela kaca patri. Di bagian menara puncak, terdapat lonceng serta salib pada pucuk kapel. Menara lonceng disusun oleh material batu bata merah. Sementara itu, fasad kapel didominasi warna putih dan hijau muda. Terdapat pula Patung Santo Yosef di depan fasad gereja menghadap ke pintu keluar dari arah pintu utama kapel.
Di bagian dalam kapel, terdapat sebuah panti umat yang cukup luas di lantai utama, serta panti umat tambahan di balkon. Kapasitasnya kurang lebih dapat menampung 100 orang dalam posisi duduk. Panti imam dihiasi dengan ornamen dekoratif dengan sebuah Salib pada bagian tengah. Altarnya terbuat dari kayu dengan sebuah tabernakel berada persis di bawah Salib utama. Di bagian sisi kanan dan kiri panti imam, terdapat Patung Hati Kudus Yesus serta Patung Santo Yosef. Di depan Patung Hati Kudus Yesus, terdapat panti paduan suara dan organ gereja.
Di belakang panti umat, terdapat sebuah ruang doa kecil. Di dalam ruang doa tersebut, terdapat replika Pieta, Ikon Bunda dari Guadalupe, Patung Maria, Ratu Surga, Ikon Madonna dengan Kanak-kanak Yesus serta Ikon Kerahiman Ilahi. Di dinding sekitar panti umat utama, terdapat dua belas buah perhentian Jalan Salib.
Pihak dan peran
Perancang dan pelaksana belum diringkas dalam tabel ini. Nama dan perannya mungkin disebut dalam uraian sumber; baca sesuai konteksnya.
Atribusi berlaku pada fase yang disebut. Pemesan, perancang, pelaksana, dan pembangun mempunyai peran berbeda.
Riwayat perubahan
Riwayat dalam arsip sumber
Teks dari Arsitektur Indonesia · Wikipedia · bahasa Indonesia
Sejarah
Pada awal tahun 1930-an, umat Katolik di daerah Mangga Besar merupakan bagian dari Paroki Katedral Jakarta. Komunitas umat di kawasan ini berkembang pesat, sehingga kebutuhan akan pelayanan rohani yang lebih dekat menjadi diperlukan. Awalnya, gereja direncanakan akan dibangun di atas tanah yang sekarang digunakan sebagai Sekolah Budi Mulia di samping Rumah Sakit Husada (dahulu Rumah Sakit Yang Seng Ie). Namun, rencana ini tidak terlaksana, dan umat Katolik setempat mulai merayakan Misa dalam sebuah ruang kelas di HIS Bruder. Pada tahun 1935, Misa dalam Bahasa Melayu mulai diadakan secara rutin, menjadikan ruang kelas tersebut sebagai tempat peribadatan sementara. Tempat sederhana ini menjadi titik awal perjalanan komunitas umat di Mangga Besar.
Pada 3 Januari 1940, Paroki Mangga Besar secara resmi didirikan sebagai paroki mandiri dengan nama pelindung Santo Petrus dan Paulus, yang merupakan dua rasul besar yang dianggap sebagai pilar utama dalam Gereja Katolik. Dengan status baru ini, kebutuhan akan tempat ibadah permanen semakin terasa.
Pada tahun 1941, sebuah pabrik es yang sudah tidak beroperasi di kawasan Mangga Besar dibeli untuk dijadikan gereja. Bangunan pabrik itu kemudian direnovasi agar sesuai dengan fungsi barunya sebagai rumah ibadah. Setelah proses renovasi selesai, pada tanggal 15 Agustus 1946, gedung gereja resmi diberkati dan mulai digunakan. Gereja ini menjadi tempat di mana umat Paroki Mangga Besar berkumpul untuk melakukan peribadatan.
Seiring waktu, jumlah umat terus bertambah, dan gereja mengalami beberapa renovasi. Salah satu renovasi mayor terjadi pada tahun 1970-an ketika gereja diperluas untuk menampung umat yang semakin banyak. Sebelumnya, pada tahun 1964, tanah bekas Pabrik Es Djakarta di Jalan Mangga Besar dibeli, menggantikan gereja darurat dari kayu yang sebelumnya berdiri di pekarangan yang sama. Dalam renovasi ini, arsitek Sri Uripto melakukan perancangan gedung gereja. Jendela kaca patri yang ada di gereja ini merupakan karya dari Gregorius Sidharta.
Pada 9 Juli 2017, Mgr. Ignatius Suharyo meresmikan dan memberkati Gedung Karya Pastoral Santo Petrus dan Paulus.
Renovasi gereja
Sejak Mei 2025, Gereja Santo Petrus dan Paulus memulai proses renovasi gereja. Proses pembangunan gereja didasari adanya temuan di bagian struktur dan fondasi pasca pemeriksaan tahun 2023. Selama proses renovasi gereja, peribadatan dilaksanakan di Aula Lantai 3 Gedung Karya Pastoral Petrus.
Prosesi groundbreaking berlangsung pada Hari Raya Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2025.
Uraian bentuk dan riwayat dalam artikel sumber
Riwayat dan perubahan dibaca dalam bagian sumber terpilih. Tanggal revisi artikel bukan tanggal pembangunan atau survei kondisi.
Ukuran dan sistem
Keterangan bahan dan sistem mengikuti uraian sumber terpilih. Ukuran, nama perancang, tahun pembangunan, dan klaim kinerja yang belum diperiksa silang tidak dimasukkan sebagai data tersendiri.
Ukuran belum diringkas dalam tabel ini. Baca angka pada uraian sumber bersama definisi, fase, dan lingkupnya.
Dokumentasi dan sumber
Edisi sumber dan hak penggunaan
Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia — Gereja Santo Petrus dan Paulus, Mangga Besar. Revisi 29978837. Markup, tabel, daftar, media, catatan kaki, kutipan panjang, dan bagian nonnaratif dihilangkan. Templat format/bahasa dan angka-satuan sederhana dipertahankan sebagai nilai literal sumber, templat lain dihilangkan; urutan paragraf sumber dipertahankan. Seleksi dan ringkasan merupakan adaptasi independen berlisensi CC BY-SA 4.0.
Kontributor Wikidata · data terstruktur CC0 1.0
Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 ↗
Ringkasan berbahasa Indonesia disusun dari nama, lokasi, kategori, dan istilah arsitektur pada catatan sumber. Teks sumber berbahasa Indonesia mengikuti ketentuan penggunaan yang tercantum di atas. Penelaahan ahli independen belum tercatat.
Riwayat penulis dan kontributor sumber ↗ · revisi 29978837. Teks yang diadaptasi pada profil ini mengikuti CC BY-SA 4.0. Kategori sumber bukan penetapan cagar budaya.
Lingkup identitas: Artikel sumber mengidentifikasi Gereja Santo Petrus dan Paulus, Mangga Besar sebagai bangunan individual. Profil mengikuti lingkup objek fisik yang dibahas sumber; lembaga pengelola dan objek di sekitarnya tidak menjadi identitas tambahan.
Status sumber: Artikel ensiklopedia kolaboratif; bukan rekaman penetapan pemerintah · Klasifikasi sumber: Kategori artikel; bukan rating bangunan. Tanggal penetapan bukan tanggal konstruksi.
Tanggal atau versi data sumber: 2026-09-25T16:39:36Z.
- Adaptasi ensiklopedia kolaboratif; penelaahan ahli independen belum tercatat. Rujukan eksternal dalam artikel bukan sumber yang dinyatakan telah dibaca oleh Arsitektur.
- Pemilihan paragraf dan pengelompokan bagian mempertahankan teks sumber; markup, templat, tabel, media, dan bagian nonnaratif dihilangkan. Teks serta adaptasinya mengikuti CC BY-SA 4.0.
Dasar informasi
- Wikipedia bahasa Indonesia · Gereja Santo Petrus dan Paulus, Mangga Besar · revisi 29978837 ↗Kontributor Wikipedia · diakses pada 2026-10-15 · dokumen 2026-09-25T16:39:36Z
- Wikidata P625 · Gereja Santo Petrus dan Paulus, Mangga Besar ↗Kontributor Wikidata · diakses pada 2026-10-15 · dokumen 2025-01-12T13:14:41Z
Disusun oleh Arsitektur. Penelaahan ahli independen tidak diklaim.
Perubahan isi: 2026-10-17. Tanggal ini tidak menyatakan survei fisik, tanggal dokumen, atau penelaahan independen.