Arsitektur.
bagian dari ensiklopedia.online
ARS-R600668766
Adaptasi ensiklopedia kolaboratif · ringkasan berbahasa Indonesia dan teks sumber berbahasa Indonesia. Identitas dan rujukan berasal dari Arsitektur Indonesia · Wikipedia, nomor ID668766. Asal dan lisensi uraian
KompleksKaliori, Jawa Tengah, IndonesiaARS-R600668766

Gua Maria Kaliori

Gua Maria Kaliori adalah sebuah tempat ziarah yang terletak di Desa Kaliori, Kecamatan Kalibagor, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Indonesia. Gua Maria ini dikelola oleh para biarawan Oblat Maria Imakulata.

Dasar informasi:[1]
Bandingkan
Jenis objek
Kompleks
Fungsi
Fungsi mengikuti uraian sumber
Masa tercatat
Belum diringkas dari riwayat sumber
Kondisi dan status
Kondisi mutakhir belum dinilai
01

Identitas dan tapak

Gua Maria Kaliori dicatat dalam lingkup Indonesia. Lokasi yang dinyatakan sumber: Kaliori, Jawa Tengah, Indonesia. Lokasi Indonesia didukung pernyataan negara pada identitas Wikidata yang dicocokkan dengan artikel sumber.

Dasar informasi:[1]
Lingkup profil: Artikel sumber mengidentifikasi Gua Maria Kaliori sebagai kompleks dengan lingkup beberapa bangunan atau ruang. Profil mengikuti lingkup objek fisik yang dibahas sumber; lembaga pengelola dan objek di sekitarnya tidak menjadi identitas tambahan. Kompleks dihitung satu profil dan tidak ditambahkan ke hitungan bangunan individual.
Nama utama
Gua Maria Kaliori
Lokasi
Kaliori, Jawa Tengah, Indonesia · Bangunan di Indonesia
Nama lain dalam sumber
Q12484530; ID668766
Klasifikasi sumber
fungsi yang dibahas sumber · nomor ID668766
Dasar kondisi
Tidak dilakukan survei fisik. Uraian dan kategori artikel tidak otomatis menjadi penetapan warisan atau bukti kondisi saat ini.
Titik lokasi: Titik rujukan Wikidata P625 untuk identitas sumber; bukan jejak bangunan. Ketelitian horizontal belum diverifikasi.
Lihat di Peta Arsitektur ↗
02

Ruang dan fungsi

Profil ini membahas kompleks arsitektur. Fungsi ruang mengikuti uraian sumber. Penggunaan ruang dan perubahannya dapat dibaca dalam teks sumber terpilih. Kategori ini tidak memastikan fungsi operasional saat ini.

Dasar informasi:[1]

Membaca arsitektur

Uraian sumber mencakup bahan bangunan, pintu, jendela, atau gerbang, ornamen atau relief, susunan ruang, tiang atau struktur penyangga. Baca rincian bentuk dan ruang bersama keterangan fase dalam artikel sumber. Unsur-unsur itu dapat berasal dari masa yang berbeda. Teks terpilih tersedia di bawah untuk menelusuri dasar informasinya.

Dasar informasi:[1]

Deskripsi fisik dalam sumber

Teks dari Arsitektur Indonesia · Wikipedia · bahasa Indonesia

Pembuka

Gua Maria Kaliori adalah sebuah tempat ziarah yang terletak di Desa Kaliori, Kecamatan Kalibagor, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Indonesia. Gua Maria ini dikelola oleh para biarawan Oblat Maria Imakulata.

Gagasan awal

Pembangunan Gua Maria Kaliori berawal dari gagasan yang muncul pada tahun 1985–1986 di kalangan umat Keuskupan Purwokerto yang terlibat dalam gerakan Pembaharuan Karismatik Katolik. Setelah mengikuti retret di Tumpang, muncul keinginan agar wilayah Keuskupan Purwokerto memiliki tempat ziarah Maria sendiri karena umat saat itu mengalami kesulitan untuk berziarah ke Gua Maria Sendangsono, Gua Maria Kerep, maupun tempat-tempat ziarah lain yang letaknya cukup jauh dari Kabupaten Banyumas. Gagasan tersebut kemudian didukung oleh Rm. Patric McAnaly, O.M.I. bersama umat Paroki Santo Yosep, dan berkembang menjadi rencana pastoral tingkat keuskupan.

Dalam perkembangan gagasan tersebut, terdapat pula pengalaman rohani yang dikenang oleh sebagian umat. Pada bulan Maret 1986, Sr. Yosepha, S.M.M. dari Lampung yang memberikan retret di Wisma Serayu Banyumas dengan tema Awal Hidup Baru Dalam Roh, menyampaikan pengalamannya ketika berdoa dan memperoleh penglihatan mengenai suatu wilayah di sekitar Banyumas yang kelak akan menjadi pusat kedatangan banyak orang. Pengalaman tersebut pada saat itu dipandang sebagai misteri pribadi, tetapi kemudian sering dikaitkan dengan berkembangnya tempat ziarah di Kaliori.

Pada bulan Mei 1986 sejumlah umat Purwokerto yang mengikuti novena di Gua Maria Kerep semakin terdorong untuk membangun pusat devosi kepada Santa Perawan Maria di Banyumas. Beberapa tokoh umat mulai mencari lokasi yang sesuai pada Juli 1986. Awalnya lokasi direncanakan berada di belakang Gereja Stasi Banyumas, namun kemudian tersedia lahan di Desa Kaliori yang dinilai lebih sesuai. Rencana tersebut disampaikan kepada kelompok Persekutuan Doa dan memperoleh dukungan dari Rm. Patric McAnaly, OMI sehingga menjadi bagian dari program kerja paroki.

Pada tanggal 31 Maret 1987 diadakan rapat pembangunan gua Maria di Kaliori untuk membentuk tim persiapan. Selanjutnya dilakukan pembelian tanah seluas sekitar 5,6 hektare melalui dukungan para imam OMI, donatur, serta partisipasi umat.

Pengelolaan

Dalam rangka pengembangan lokasi tempat ziarah ini, Keuskupan Purwokerto kemudian menyerahkan pengelolaan Gua Maria Kaliori kepada Kongregasi Oblat Maria Immaculata (OMI), yang memiliki kharisma pelayanan dan pengalaman dalam pengelolaan tempat-tempat ziarah Maria di berbagai negara. Para imam OMI juga melayani kebutuhan pastoral para peziarah sekaligus mendukung perkembangan kehidupan menggereja di wilayah Banyumas.

Fasilitas

Semenjak diresmikan, pembangunan tempat ziarah umat Katolik tersebut terus berlanjut dan menjadikan Gua Maria Kaliori berkembang sebagai salah satu kompleks peziarahan Katolik yang semakin lengkap di Indonesia. Berbagai fasilitas kemudian dikembangkan, antara lain Gereja Ratu Surga, Jalan Salib, Taman Rosario Hidup, pendopo bagi para peziarah, area parkir, toko suvenir, gedung pertemuan, ruang adorasi, serta Rumah Retret Maria Immaculata yang memiliki kapasitas sekitar 150 orang. Rumah retret tersebut diberkati pada tanggal 30 Juli 1995 dan kemudian mengalami pengembangan untuk mendukung kegiatan retret, ziarah, pertemuan, seminar, serta pembinaan umat.

Kompleks peziarahan juga dilengkapi dengan tujuh pancuran air, Patung Pietà, area makam termasuk mausoleum bagi para uskup, imam, dan bruder, serta ruang terbuka yang dapat menampung ribuan peziarah untuk perayaan liturgi. Area Gua Maria sendiri dibangun menyerupai bebatuan alami dengan ruang doa berbentuk setengah lingkaran yang dapat menampung sekitar 100–150 orang, sementara bagian pelataran terbuka di depannya mampu digunakan oleh hingga sekitar 5.000 peziarah dan dinaungi pepohonan rindang. Di bagian lain kawasan tersedia Taman Rosario Hidup berupa ruang terbuka melingkar yang dilengkapi relief peristiwa Rosario untuk membantu peziarah menghayati peristiwa kehidupan Yesus Kristus dalam doa, serta ruang adorasi di area perbukitan yang disediakan sebagai tempat penghormatan kepada Sakramen Mahakudus.

Untuk menunjang kenyamanan dan pelayanan bagi peziarah, kompleks Gua Maria Kaliori memiliki tiga area parkir yang tersebar di pintu masuk selatan, pintu masuk utara, dan kawasan depan Gereja Ratu Surga guna menampung kendaraan peziarah yang datang secara rombongan maupun pribadi. Di sepanjang jalur menuju gua juga terdapat Patung Pietà sebagai sarana devosi dan doa pribadi. Patung Pieta diberkati oleh Nunsius Apostolik (Duta Besar Takhta Suci Vatikan) untuk Indonesia Leopoldo Girelli pada 21 September 2008. Selain itu tersedia dua jenis area pemakaman, yaitu mausoleum yang diperuntukkan bagi para uskup, imam, dan bruder dari Keuskupan Purwokerto serta Kongregasi MSC dan OMI, serta area pemakaman umat Katolik yang ditata mengikuti kontur perbukitan. Pengembangan fasilitas tersebut terus dilakukan sebagai bagian dari pelayanan ziarah dan pengembangan kawasan rohani di Kaliori.

03

Pihak dan peran

Perancang dan pelaksana belum diringkas dalam tabel ini. Nama dan perannya mungkin disebut dalam uraian sumber; baca sesuai konteksnya.

Atribusi berlaku pada fase yang disebut. Pemesan, perancang, pelaksana, dan pembangun mempunyai peran berbeda.

04

Riwayat perubahan

Riwayat dalam arsip sumber

Teks dari Arsitektur Indonesia · Wikipedia · bahasa Indonesia

Pembangunan

Pembangunan Gua Maria Kaliori dimulai dengan ditandai peletakan batu pertama oleh Uskup Purwokerto Mgr. Paschalis Soedita Hardjasoemarta, M.S.C. pada tanggal 15 Agustus 1989. Pada masa pembangunan, lokasi masih berupa kawasan yang gersang sehingga panitia mengalami kesulitan memperoleh air. Menurut kisah yang berkembang di kalangan pengelola, penggalian tanah di depan lokasi peletakan patung Maria kemudian menemukan sumber air yang membantu proses pembangunan hingga selesai.

Salah satu peristiwa bersejarah bagi Gua Maria Kaliori terjadi pada tanggal 10 Oktober 1989 ketika dalam Misa Agung di Yogyakarta, Paus Yohanes Paulus II berkenan memberkati Patung Bunda Maria yang akan ditempatkan di Kaliori serta menandatangani prasasti Gua Maria Kaliori. Patung yang dipilih adalah gelar Maria sebagai Ratu Surga dan menjadi salah satu ciri khas kompleks peziarahan tersebut.

Pada tanggal 8 Desember 1989 yang bertepatan dengan Hari Raya Santa Perawan Maria Dikandung Tanpa Noda, Gua Maria Kaliori diberkati dan diresmikan penggunaannya oleh Bapak Uskup Hardjasoemarta, didampingi Rm. Patric McAnaly, OMI dan Rm. John Kevin Casey, OMI. Acara tersebut turut dihadiri unsur pemerintah dan umat dari berbagai wilayah.

Tanggal observasi fisik belum dipastikan

Uraian bentuk dan riwayat dalam artikel sumber

Riwayat dan perubahan dibaca dalam bagian sumber terpilih. Tanggal revisi artikel bukan tanggal pembangunan atau survei kondisi.

Dasar informasi:[1]
05

Ukuran dan sistem

Keterangan bahan dan sistem mengikuti uraian sumber terpilih. Ukuran, nama perancang, tahun pembangunan, dan klaim kinerja yang belum diperiksa silang tidak dimasukkan sebagai data tersendiri.

Dasar informasi:[1]

Ukuran belum diringkas dalam tabel ini. Baca angka pada uraian sumber bersama definisi, fase, dan lingkupnya.

06

Dokumentasi dan sumber

Edisi sumber dan hak penggunaan

Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia — Gua Maria Kaliori. Revisi 29969012. Markup, tabel, daftar, media, catatan kaki, kutipan panjang, dan bagian nonnaratif dihilangkan. Templat format/bahasa dan angka-satuan sederhana dipertahankan sebagai nilai literal sumber, templat lain dihilangkan; urutan paragraf sumber dipertahankan. Seleksi dan ringkasan merupakan adaptasi independen berlisensi CC BY-SA 4.0.

Kontributor Wikidata · data terstruktur CC0 1.0

Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 ↗

Ringkasan berbahasa Indonesia disusun dari nama, lokasi, kategori, dan istilah arsitektur pada catatan sumber. Teks sumber berbahasa Indonesia mengikuti ketentuan penggunaan yang tercantum di atas. Penelaahan ahli independen belum tercatat.

Riwayat penulis dan kontributor sumber ↗ · revisi 29969012. Teks yang diadaptasi pada profil ini mengikuti CC BY-SA 4.0. Kategori sumber bukan penetapan cagar budaya.

Lingkup identitas: Artikel sumber mengidentifikasi Gua Maria Kaliori sebagai kompleks dengan lingkup beberapa bangunan atau ruang. Profil mengikuti lingkup objek fisik yang dibahas sumber; lembaga pengelola dan objek di sekitarnya tidak menjadi identitas tambahan.

Status sumber: Artikel ensiklopedia kolaboratif; bukan rekaman penetapan pemerintah · Klasifikasi sumber: Kategori artikel; bukan rating bangunan. Tanggal penetapan bukan tanggal konstruksi.

Tanggal atau versi data sumber: 2026-09-25T12:59:23Z.

Catatan pembacaan sumber
  • Adaptasi ensiklopedia kolaboratif; penelaahan ahli independen belum tercatat. Rujukan eksternal dalam artikel bukan sumber yang dinyatakan telah dibaca oleh Arsitektur.
  • Pemilihan paragraf dan pengelompokan bagian mempertahankan teks sumber; markup, templat, tabel, media, dan bagian nonnaratif dihilangkan. Teks serta adaptasinya mengikuti CC BY-SA 4.0.

Dasar informasi

  1. Wikipedia bahasa Indonesia · Gua Maria Kaliori · revisi 29969012 ↗
    Kontributor Wikipedia · diakses pada 2026-10-15 · dokumen 2026-09-25T12:59:23Z
  2. Wikidata P625 · Gua Maria Kaliori ↗
    Kontributor Wikidata · diakses pada 2026-10-15 · dokumen 2026-09-22T16:41:55Z

Disusun oleh Arsitektur. Penelaahan ahli independen tidak diklaim.

Perubahan isi: 2026-10-17. Tanggal ini tidak menyatakan survei fisik, tanggal dokumen, atau penelaahan independen.

Baca dokumentasi