Hotel Borobudur Jakarta
Hotel Borobudur Jakarta adalah hotel berbintang 5 yang terletak di Sawah Besar, Jakarta Pusat. Berada di sebelah selatan Lapangan Banteng, hotel ini didirikan pada tahun 1974, menjadikannya sebagai salah satu hotel berbintang 5 tertua di Jakarta.
- Jenis objek
- Bangunan
- Fungsi
- Perdagangan dan layanan (kategori penelusuran)
- Masa tercatat
- Belum diringkas dari riwayat sumber
- Kondisi dan status
- Kondisi mutakhir belum dinilai
Identitas dan tapak
Hotel Borobudur Jakarta dicatat dalam lingkup Indonesia. Lokasi yang dinyatakan sumber: Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Indonesia. Lokasi Indonesia didukung pernyataan negara pada identitas Wikidata yang dicocokkan dengan artikel sumber.
- Nama utama
- Hotel Borobudur Jakarta
- Lokasi
- Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Indonesia · Bangunan di Indonesia
- Nama lain dalam sumber
- Q12485877; ID395182
- Klasifikasi sumber
- perdagangan dan layanan · nomor ID395182
- Dasar kondisi
- Tidak dilakukan survei fisik. Uraian dan kategori artikel tidak otomatis menjadi penetapan warisan atau bukti kondisi saat ini.
Lihat di Peta Arsitektur ↗
Ruang dan fungsi
Profil ini membahas bangunan individual. Kategori fungsi untuk penelusuran: perdagangan dan layanan. Penggunaan ruang dan perubahannya dapat dibaca dalam teks sumber terpilih. Kategori ini tidak memastikan fungsi operasional saat ini.
Membaca arsitektur
Uraian sumber mencakup bentuk dan susunan tingkat, ornamen atau relief, susunan ruang, atap atau kubah, tiang atau struktur penyangga. Baca rincian bentuk dan ruang bersama keterangan fase dalam artikel sumber. Unsur-unsur itu dapat berasal dari masa yang berbeda. Teks terpilih tersedia di bawah untuk menelusuri dasar informasinya.
Deskripsi fisik dalam sumber
Teks dari Arsitektur Indonesia · Wikipedia · bahasa Indonesia
Pembuka
Hotel Borobudur Jakarta adalah hotel berbintang 5 yang terletak di Sawah Besar, Jakarta Pusat. Berada di sebelah selatan Lapangan Banteng, hotel ini didirikan pada tahun 1974, menjadikannya sebagai salah satu hotel berbintang 5 tertua di Jakarta. Hotel ini memerlukan waktu 12 tahun sebelum akhirnya terealisasi, dan melibatkan sejumlah perusahaan baik domestik maupun internasional dalam pembangunan. Selain hotel, kawasan Hotel Borobudur Jakarta juga menaungi apartemen servis untuk wisatawan jangka panjang. Hotel ini dimiliki oleh PT Jakarta International Hotels & Development Tbk, salah satu anak usaha dari Artha Graha Network, dan dikelola oleh Discovery Hotels & Resorts (PT Dharma Harapan Raya), cabang Artha Graha yang bergerak di bidang pengelolaan hotel.
Arsitektur
Gedung utama Hotel Borobudur Jakarta dirancang oleh Damery, Vetter et Weil, sementara strukturnya digarap oleh Coyne et Bellier, keduanya merupakan biro arsitek asal Prancis. Menurut majalah Progress yang mewartakan pembukaan hotel pada tahun 1974, bangunan bergaya Internasional tersebut memiliki arsitektur mirip dengan lamin, rumah adat Dayak dari Kalimantan Timur. Sementara itu, Garden Wing yang terdiri atas 3 gedung berlantai 6 terinspirasi oleh arsitektur tradisional khas Indonesia. Letaknya dimiringkan agar menghadap ke kolam renang. Perancang Garden Wing, Jasa Ferry Partners, membangun koridor yang menghubungkannya dengan gedung utama, untuk mengurangi kontras arsitektur kedua belah kompleks hotel. Sesuai dengan namanya, hotel ini mengusung tema Candi Borobudur; elemen artistik interior, ornamen taman, dan ukiran di lantai kolam renang semuanya bertema candi tersebut.
Fasilitas
Hotel Borobudur Jakarta memiliki jumlah kamar sebanyak 695. Hotel memiliki 10 tipe kamar utama, ditambah dengan 3 tipe khusus apartemen servis. Akomodasi terendah hotel adalah Superior Room, diikuti dengan Premier Deluxe Room, Executive Room, Club Deluxe Room, Junior Suite, Club Suite, Executive Suite, Deluxe Suite, Borobudur Suite, dan Presidential Suite. Apartemen servis di Garden Wing terdiri atas 3 tipe, yakni satu, dua, atau tiga kamar tidur. Hotel juga menyediakan sarana 8 rumah makan dan bar (Bogor Cafe, Borobudur Gourmet, Churchill Wine & Cigar Bar, El Padrino Steakhouse by Andrea Peresthu, Miyama Japanese Restaurant, Pendopo Lounge & Terrace, Singosari Garden & Poolside Restaurant, Teratai Chinese Restaurant), kolam renang, spa, pusat kebugaran, dan ruang rapat.
Pihak dan peran
Perancang dan pelaksana belum diringkas dalam tabel ini. Nama dan perannya mungkin disebut dalam uraian sumber; baca sesuai konteksnya.
Atribusi berlaku pada fase yang disebut. Pemesan, perancang, pelaksana, dan pembangun mempunyai peran berbeda.
Riwayat perubahan
Riwayat dalam arsip sumber
Teks dari Arsitektur Indonesia · Wikipedia · bahasa Indonesia
Sejarah
Wacana pembangunan hotel di kawasan Lapangan Banteng pertama kali digagaskan pada tahun 1962. Ketika Jakarta sedang disibukkan dengan Pesta Olahraga Asia 1962, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menjalin kerja sama dengan beberapa perusahaan swasta untuk membentuk PT Hotel Banteng, dengan target pendirian hotel berbintang 5. Hotel tersebut direncanakan akan berlantai 15 dan memiliki jumlah kamar sebanyak 220, sesuai dengan hasil rancangan karya Friedrich Silaban. Lahan hotel menempati bekas perumahan perwira TNI-AD yang mempunyai sejarah sebagai markas militer sejak zaman Hindia Belanda. Pada tanggal 20 Mei 1963, Gubernur Jakarta Soemarno Sosroatmodjo menghadiri acara peresmian proyek Hotel Banteng yang ditaksir akan memakan biaya sekurang-kurangnya Rp2 miliar. Dua tahun kemudian, Kompas memberitakan bahwa PT Hotel Banteng akan mengembangkan kawasan terpadu bernama Bung Karno Centre sebagai perluasan hotel.
Proyek Hotel Banteng berakhir mandek akibat dari hiperinflasi Indonesia 1963-1965, diikuti dengan Gerakan 30 September yang berujung pada kejatuhan Presiden Soekarno, salah satu pendukung utama pembangunan hotel. Per bulan Juni 1966, dikabarkan bahwa konstruksi hotel baru mencapai lantai 5. Gedung hotel dibiarkan terbengkalai hingga tahun 1969, ketika Cicofrance, kontraktor asal Prancis, memenangkan tender untuk kerja sama modal dengan PT Djakarta International Hotel. Presiden Soeharto menghadiri acara pembangunan kembali hotel pada tanggal 29 Januari 1970. Pada tanggal 6 Maret 1973, Menteri Perhubungan Frans Seda mengumumkan bahwa PT Djakarta International Hotel telah menekan kontrak kerja sama pengelolaan dengan Inter-Continental Hotels yang baru saja mengakhiri kontrak mereka dengan Hotel Indonesia. Konstruksi hotel dikebut dalam rangka menyambut konferensi Pacific Area Travel Association (PATA) 1974. Hotel Borobudur Inter-Continental menerima tamu pertama pada tanggal 23 Maret 1974, hanya seminggu sebelum pembukaan PATA 1974 yang digelar di hotel. 600 dari 866 kamar siap menerima tamu-tamu acara tersebut, sementara sisanya dibuka secara bertahap selama setahun berikutnya.
Pada tahun 1979, PT Djakarta International Hotel melakukan kajian pembangunan perluasan hotel yang ditargetkan untuk wisatawan jangka panjang. Sebelumnya, gedung utama hotel sudah menetapkan 40 kamar bergaya apartemen di lantai 4 dan 5, tetapi tingginya permintaan akomodasi tersebut meyakinkan pemilik untuk mengembangkan sayap gedung khusus apartemen servis. Sayap yang dijuluki Garden Wing itu mulai dibangun pada tahun 1983 dan selesai tiga tahun kemudian, dan meningkatkan jumlah kamar hotel dari yang sebelumnya 866 menjadi 1.006. Berbarengan dengan pendirian Garden Wing, gedung utama juga mengalami renovasi. Pada tahun 1980-an, sempat dikabarkan bahwa pihak pemilik hendak mengembangkan superblok bernama Borobudur Plaza yang mencakup perkantoran dan pusat niaga, tetapi rencana tersebut tidak terwujudkan.
Pada tahun 1995, Hotel Borobudur Inter-Continental mengalami renovasi besar-besaran untuk menyegarkan keseluruhan eksterior dan interior hotel. Renovasi tersebut selesai 2 tahun kemudian dan diresmikan oleh Soeharto pada tanggal 11 November 1997. Pada tanggal 1 Januari 1999, hotel melepaskan diri dari Bass plc, pemilik Inter-Continental saat itu, dan berdiri sendiri dengan nama Hotel Borobudur Jakarta. Beberapa bulan kemudian, Artha Graha Network milik Tomy Winata membeli saham mayoritas PT Jakarta International Hotels & Development Tbk, penerus PT Djakarta International Hotel, sehingga hotel beralih dari semula milik negara menjadi swasta. Hotel dikelola oleh PT Dharma Harapan Raya yang mengoperasikan sejumlah hotel di Indonesia dengan merek Discovery.
Uraian bentuk dan riwayat dalam artikel sumber
Riwayat dan perubahan dibaca dalam bagian sumber terpilih. Tanggal revisi artikel bukan tanggal pembangunan atau survei kondisi.
Ukuran dan sistem
Keterangan bahan dan sistem mengikuti uraian sumber terpilih. Ukuran, nama perancang, tahun pembangunan, dan klaim kinerja yang belum diperiksa silang tidak dimasukkan sebagai data tersendiri.
Ukuran belum diringkas dalam tabel ini. Baca angka pada uraian sumber bersama definisi, fase, dan lingkupnya.
Dokumentasi dan sumber
Edisi sumber dan hak penggunaan
Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia — Hotel Borobudur Jakarta. Revisi 29833409. Markup, tabel, daftar, media, catatan kaki, kutipan panjang, dan bagian nonnaratif dihilangkan. Templat format/bahasa dan angka-satuan sederhana dipertahankan sebagai nilai literal sumber, templat lain dihilangkan; urutan paragraf sumber dipertahankan. Seleksi dan ringkasan merupakan adaptasi independen berlisensi CC BY-SA 4.0.
Kontributor Wikidata · data terstruktur CC0 1.0
Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 ↗
Ringkasan berbahasa Indonesia disusun dari nama, lokasi, kategori, dan istilah arsitektur pada catatan sumber. Teks sumber berbahasa Indonesia mengikuti ketentuan penggunaan yang tercantum di atas. Penelaahan ahli independen belum tercatat.
Riwayat penulis dan kontributor sumber ↗ · revisi 29833409. Teks yang diadaptasi pada profil ini mengikuti CC BY-SA 4.0. Kategori sumber bukan penetapan cagar budaya.
Lingkup identitas: Artikel sumber mengidentifikasi Hotel Borobudur Jakarta sebagai bangunan individual. Profil mengikuti lingkup objek fisik yang dibahas sumber; lembaga pengelola dan objek di sekitarnya tidak menjadi identitas tambahan.
Status sumber: Artikel ensiklopedia kolaboratif; bukan rekaman penetapan pemerintah · Klasifikasi sumber: Kategori artikel; bukan rating bangunan. Tanggal penetapan bukan tanggal konstruksi.
Tanggal atau versi data sumber: 2026-09-17T17:21:18Z.
- Adaptasi ensiklopedia kolaboratif; penelaahan ahli independen belum tercatat. Rujukan eksternal dalam artikel bukan sumber yang dinyatakan telah dibaca oleh Arsitektur.
- Pemilihan paragraf dan pengelompokan bagian mempertahankan teks sumber; markup, templat, tabel, media, dan bagian nonnaratif dihilangkan. Teks serta adaptasinya mengikuti CC BY-SA 4.0.
Dasar informasi
- Wikipedia bahasa Indonesia · Hotel Borobudur Jakarta · revisi 29833409 ↗Kontributor Wikipedia · diakses pada 2026-10-15 · dokumen 2026-09-17T17:21:18Z
- Wikidata P625 · Hotel Borobudur Jakarta ↗Kontributor Wikidata · diakses pada 2026-10-15 · dokumen 2026-02-17T12:52:03Z
Disusun oleh Arsitektur. Penelaahan ahli independen tidak diklaim.
Perubahan isi: 2026-10-17. Tanggal ini tidak menyatakan survei fisik, tanggal dokumen, atau penelaahan independen.