Arsitektur.
bagian dari ensiklopedia.online
ARS-R602992392
Adaptasi ensiklopedia kolaboratif · ringkasan berbahasa Indonesia dan teks sumber berbahasa Indonesia. Identitas dan rujukan berasal dari Arsitektur Indonesia · Wikipedia, nomor ID2992392. Asal dan lisensi uraian
KompleksKalimantan Selatan, IndonesiaARS-R602992392

Kawasan Situs Alam Roh

Kawasan Situs Alam Roh (Alam Roh 18), dikenal juga dengan nama Monumen ALRI Divisi IV, merupakan salah satu kawasan cagar budaya yang terdaftar di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Dasar informasi:[1]
Bandingkan
Jenis objek
Kompleks
Fungsi
Fungsi mengikuti uraian sumber
Masa tercatat
Belum diringkas dari riwayat sumber
Kondisi dan status
Kondisi mutakhir belum dinilai
01

Identitas dan tapak

Kawasan Situs Alam Roh dicatat dalam lingkup Indonesia. Lokasi yang dinyatakan sumber: Kalimantan Selatan, Indonesia. Konteks Indonesia didukung keterangan wilayah atau kategori sumber, serta uraian arsitektur yang diperiksa; tidak menyatakan asal tradisi yang eksklusif.

Dasar informasi:[1]
Lingkup profil: Artikel sumber mengidentifikasi Kawasan Situs Alam Roh sebagai kompleks dengan lingkup beberapa bangunan atau ruang. Profil mengikuti lingkup objek fisik yang dibahas sumber; lembaga pengelola dan objek di sekitarnya tidak menjadi identitas tambahan. Kompleks dihitung satu profil dan tidak ditambahkan ke hitungan bangunan individual.
Nama utama
Kawasan Situs Alam Roh
Lokasi
Kalimantan Selatan, Indonesia · Bangunan di Indonesia
Nama lain dalam sumber
Q97231229; ID2992392
Klasifikasi sumber
fungsi yang dibahas sumber · nomor ID2992392
Dasar kondisi
Tidak dilakukan survei fisik. Uraian dan kategori artikel tidak otomatis menjadi penetapan warisan atau bukti kondisi saat ini.
02

Ruang dan fungsi

Profil ini membahas kompleks arsitektur. Fungsi ruang mengikuti uraian sumber. Penggunaan ruang dan perubahannya dapat dibaca dalam teks sumber terpilih. Kategori ini tidak memastikan fungsi operasional saat ini.

Dasar informasi:[1]

Membaca arsitektur

Uraian sumber mencakup bentuk dan susunan tingkat, bahan bangunan, ornamen atau relief, susunan ruang, tiang atau struktur penyangga, dinding atau fasad. Baca rincian bentuk dan ruang bersama keterangan fase dalam artikel sumber. Unsur-unsur itu dapat berasal dari masa yang berbeda. Teks terpilih tersedia di bawah untuk menelusuri dasar informasinya.

Dasar informasi:[1]

Deskripsi fisik dalam sumber

Teks dari Arsitektur Indonesia · Wikipedia · bahasa Indonesia

Pembuka

Kawasan Situs Alam Roh (Alam Roh 18), dikenal juga dengan nama Monumen ALRI Divisi IV, merupakan salah satu kawasan cagar budaya yang terdaftar di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Sebagai kawasan cagar budaya, tempat ini dilindungi oleh undang-undang atas jasanya di masa lalu sebagai markas perjuangan kemerdekaan Kalimantan Selatan. Kawasan ini terletak di Desa Paku Alam, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.

Kawasan ini merupakan berbentuk 4 persegi panjang berupa hutan, monumen ALRI Divisi IV, dan rumah adat Banjar Bubungan Tinggi. Situs ini diresmikan pada 18 April, diberi nama Alam Roh 18 oleh Paman Birin. Bersama Bupati Banjar KH Khalilurrahman dan Kapolres Banjar Takdir Mattanete, Paman Birin meresmikan kegiatan rehabilitasi di Roh Alam. Sampai saat ini, tempat tersebut terbuka untuk umum dan dijadikan kawasan wisata.

Denah

Keseluruhan komplek Alam Roh terdiri dari hutan (dulunya tempat berkumpul para pejuang), Monumen ALRI Divisi IV, dan rumah adat Banjar Buburan Tinggi. Monumen ALRI dan rumah Banjar saat ini difungsikan sebagai pos penjaga dan museum mini tentang sejarah perjuangan para pahlawan. Di dalam hutan, terdapat bendera Merah Putih yang lusuh berkibar di atas tiang bendera yang terbuat dari kayu ulin dengan sambungan kayu gaharu setinggi 8 meter. Di tengah, ada sebuah prasasti menerangkan tentang peresmian tempat ini oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan pada 16 Mei 1983. Di bagian kirinya, terdapat pernyataan warga Kalimantan Selatan untuk bergabung dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia pada 17 Mei 1949.

Terdapat relief yang menjelaskan perjuangan rakyat Kalimantan Selatan dalam penjajahan Belanda pada dinding Monumen ALRI Divisi IV. Di samping monumen terdapat kuburan sang pemilik tanah yang memberikan tanah tersebut kepada para pejuang untuk dijadikan markas rahasia. Sejauh 300 m ke kanan dari arah monumen, terdapat monumen kecil yang beserta sebuah tugu yang dilengkapi prasasti yang sudah tak terbaca lagi.

Di sisi lain komplek Alam Roh, terdapat rumah adat Banjar Buburan Tinggi yang dipakai sebagai pos penjaga monumen tersebut. Di dalam rumah Banjar terdapat benda-benda bersejarah seperti dua keris yang diikat kain kuning, sepucuk pistol berbahan kayu ulin bermoncong besi buatan tangan para pahlawan tersebut dan serangkaian selongsong peluru milik penjajah Belanda. Di ruangan lain terdapat senapan angin dari kayu, baju tentara, kaus dalam berajah mantra-mantra bertulisan Arab atau dalam Bahasa Banjar disebut Baju Barajah, dan juga tombak dari bambu berpucuk besi runcing yang sudah berkarat. Terdapat juga foto-foto para pejuang disertai dengan nama dan keterangan perjuangan mereka.

03

Pihak dan peran

Perancang dan pelaksana belum diringkas dalam tabel ini. Nama dan perannya mungkin disebut dalam uraian sumber; baca sesuai konteksnya.

Atribusi berlaku pada fase yang disebut. Pemesan, perancang, pelaksana, dan pembangun mempunyai peran berbeda.

04

Riwayat perubahan

Riwayat dalam arsip sumber

Teks dari Arsitektur Indonesia · Wikipedia · bahasa Indonesia

Sejarah

Kawasan Situs Alam Roh dulunya merupakan markas para pejuang di Kalimantan Selatan untuk berkumpul dan menyusun strategi perang melawan Belanda di saat siang maupun malam. Banyak rumah penduduk yang terdapat di kawasan tersebut sehingga diawasi ketat oleh tentara Belanda, hal ini membuat para pejuang sulit untuk berdiskusi dan merasa tidak aman. Oleh karena itu, para pejuang memutuskan untuk mencari tempat yang aman untuk berdiskusi, jauh dari jangkauan tentara Belanda, dan pribumi yang berkhianat. Mereka memilih hutan di Desa Pakualam untuk dijadikan markas, yang sekarang dikenal dengan nama Alam Roh. Hutan tersebut dipenuhi banyak pohon dan semak belukar sehingga tidak memungkinkan bagi warga setempat untuk menemukan markas tersebut. Untuk memperketat keamanan di daerah tersebut, para pejuang meminta Alam Roh diberi jampi-jampi dari para ulama di Kota Martapura.

Dibawah pimpinan Brigadir Jenderal H. Hasan Basri, para pejuang menyusun berbagai strategi untuk memenangi perang. Empat sudut tempat ini ditanami dengan empat jimat yang berfungsi untuk mengelabui mata para penjajah dan pribumi pengkhianat agar mereka tidak dapat melihat kegiatan para pejuang dan seolah-olah tempat tersebut kosong. Terlebih lagi, bagi mata-mata yang bisa memasuki Alam Roh akan tewas setelah keluar dari tempat tersebut. Hal ini terjadi karena jampi-jampi di tempat tersebut. Mayat dari pengkhianat tersebut nantinya akan dibuang ke sungai tanpa penghormatan apapun. Konon, masing-masing pejuang memiliki kekuatan gaib. Salah seorang pejuang yang berkekuatan gaib menulisi badannya dengan cairan kapur, efek yang didapat ialah bagian badan yang ditulisi cairan kapur akan kebal terhadap serangan penjajah. Brigadir Jenderal H. Hasan Basri juga memiliki kekuatan gaib, beliau menancapkan empat bilah kayu bamban di sekitar Alam Roh sebagai pelindung.

Tanggal observasi fisik belum dipastikan

Uraian bentuk dan riwayat dalam artikel sumber

Riwayat dan perubahan dibaca dalam bagian sumber terpilih. Tanggal revisi artikel bukan tanggal pembangunan atau survei kondisi.

Dasar informasi:[1]
05

Ukuran dan sistem

Keterangan bahan dan sistem mengikuti uraian sumber terpilih. Ukuran, nama perancang, tahun pembangunan, dan klaim kinerja yang belum diperiksa silang tidak dimasukkan sebagai data tersendiri.

Dasar informasi:[1]

Ukuran belum diringkas dalam tabel ini. Baca angka pada uraian sumber bersama definisi, fase, dan lingkupnya.

06

Dokumentasi dan sumber

Edisi sumber dan hak penggunaan

Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia — Kawasan Situs Alam Roh. Revisi 29141277. Markup, tabel, daftar, media, catatan kaki, kutipan panjang, dan bagian nonnaratif dihilangkan. Templat format/bahasa dan angka-satuan sederhana dipertahankan sebagai nilai literal sumber, templat lain dihilangkan; urutan paragraf sumber dipertahankan. Seleksi dan ringkasan merupakan adaptasi independen berlisensi CC BY-SA 4.0.

Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 ↗

Ringkasan berbahasa Indonesia disusun dari nama, lokasi, kategori, dan istilah arsitektur pada catatan sumber. Teks sumber berbahasa Indonesia mengikuti ketentuan penggunaan yang tercantum di atas. Penelaahan ahli independen belum tercatat.

Riwayat penulis dan kontributor sumber ↗ · revisi 29141277. Teks yang diadaptasi pada profil ini mengikuti CC BY-SA 4.0. Kategori sumber bukan penetapan cagar budaya.

Lingkup identitas: Artikel sumber mengidentifikasi Kawasan Situs Alam Roh sebagai kompleks dengan lingkup beberapa bangunan atau ruang. Profil mengikuti lingkup objek fisik yang dibahas sumber; lembaga pengelola dan objek di sekitarnya tidak menjadi identitas tambahan.

Status sumber: Artikel ensiklopedia kolaboratif; bukan rekaman penetapan pemerintah · Klasifikasi sumber: Kategori artikel; bukan rating bangunan. Tanggal penetapan bukan tanggal konstruksi.

Tanggal atau versi data sumber: 2026-04-19T00:11:04Z.

Catatan pembacaan sumber
  • Adaptasi ensiklopedia kolaboratif; penelaahan ahli independen belum tercatat. Rujukan eksternal dalam artikel bukan sumber yang dinyatakan telah dibaca oleh Arsitektur.
  • Pemilihan paragraf dan pengelompokan bagian mempertahankan teks sumber; markup, templat, tabel, media, dan bagian nonnaratif dihilangkan. Teks serta adaptasinya mengikuti CC BY-SA 4.0.

Dasar informasi

  1. Wikipedia bahasa Indonesia · Kawasan Situs Alam Roh · revisi 29141277 ↗
    Kontributor Wikipedia · diakses pada 2026-10-15 · dokumen 2026-04-19T00:11:04Z

Disusun oleh Arsitektur. Penelaahan ahli independen tidak diklaim.

Perubahan isi: 2026-10-17. Tanggal ini tidak menyatakan survei fisik, tanggal dokumen, atau penelaahan independen.

Baca dokumentasi