Arsitektur.
bagian dari ensiklopedia.online
ARS-R604316131
Adaptasi ensiklopedia kolaboratif · ringkasan berbahasa Indonesia dan teks sumber berbahasa Indonesia. Identitas dan rujukan berasal dari Arsitektur Indonesia · Wikipedia, nomor ID4316131. Asal dan lisensi uraian
BangunanMuntilan, Jawa Tengah, IndonesiaARS-R604316131

Kelenteng Hok An Kiong

Kelenteng Hok An Kiong adalah sebuah kelenteng yang menjadi tempat ibadah umat Konghucu dan Tridharma, yang terletak di Jalan Pemuda Nomor 100, Balerejo, Kaliangkrik, Magelang, Jawa Tengah.

Dasar informasi:[1]
Bandingkan
Jenis objek
Bangunan
Fungsi
Keagamaan (kategori penelusuran)
Masa tercatat
Belum diringkas dari riwayat sumber
Kondisi dan status
Kondisi mutakhir belum dinilai
01

Identitas dan tapak

Kelenteng Hok An Kiong dicatat dalam lingkup Indonesia. Lokasi yang dinyatakan sumber: Muntilan, Jawa Tengah, Indonesia. Lokasi Indonesia didukung pernyataan negara pada identitas Wikidata yang dicocokkan dengan artikel sumber.

Dasar informasi:[1]
Lingkup profil: Artikel sumber mengidentifikasi Kelenteng Hok An Kiong sebagai bangunan individual. Profil mengikuti lingkup objek fisik yang dibahas sumber; lembaga pengelola dan objek di sekitarnya tidak menjadi identitas tambahan. Bangunan lain pada tapak tidak otomatis menjadi bagian dari entitas ini.
Nama utama
Kelenteng Hok An Kiong
Lokasi
Muntilan, Jawa Tengah, Indonesia · Bangunan di Indonesia
Nama lain dalam sumber
Q135914489; ID4316131
Klasifikasi sumber
keagamaan · nomor ID4316131
Dasar kondisi
Tidak dilakukan survei fisik. Uraian dan kategori artikel tidak otomatis menjadi penetapan warisan atau bukti kondisi saat ini.
Titik lokasi: Titik rujukan Wikidata P625 untuk identitas sumber; bukan jejak bangunan. Ketelitian horizontal belum diverifikasi.
Lihat di Peta Arsitektur ↗
02

Ruang dan fungsi

Profil ini membahas bangunan individual. Kategori fungsi untuk penelusuran: keagamaan. Penggunaan ruang dan perubahannya dapat dibaca dalam teks sumber terpilih. Kategori ini tidak memastikan fungsi operasional saat ini.

Dasar informasi:[1]

Membaca arsitektur

Uraian sumber mencakup bahan bangunan, pintu, jendela, atau gerbang, susunan ruang, atap atau kubah, tiang atau struktur penyangga, dinding atau fasad. Baca rincian bentuk dan ruang bersama keterangan fase dalam artikel sumber. Unsur-unsur itu dapat berasal dari masa yang berbeda. Teks terpilih tersedia di bawah untuk menelusuri dasar informasinya.

Dasar informasi:[1]

Deskripsi fisik dalam sumber

Teks dari Arsitektur Indonesia · Wikipedia · bahasa Indonesia

Pembuka

Kelenteng Hok An Kiong adalah sebuah kelenteng yang menjadi tempat ibadah umat Konghucu dan Tridharma, yang terletak di Jalan Pemuda Nomor 100, Balerejo, Kaliangkrik, Magelang, Jawa Tengah. Kelenteng ini kerap disebut sebagai Kelenteng Muntilan karena lokasinya yang berada di pusat kota. Nama "Hok An Kiong" berasal dari kata hok yang berarti rezeki, an yang berarti selamat, dan kiong yang berarti istana, sehingga secara keseluruhan dapat dimaknai sebagai "istana yang memberikan keselamatan dan kesejahteraan".

Kelenteng ini pertama kali didirikan pada tahun 1878 di sebelah Pasar Muntilan. Namun, pada tahun 1906 bangunan kelenteng dipindahkan ke lokasi yang sekarang di sisi utara Jalan Pemuda. Kompleks kelenteng menempati lahan seluas sekitar 3.120 m², dengan bangunan utama difungsikan sebagai tempat ibadah. Di dalam bangunan utama terdapat ruang untuk melaksanakan upacara keagamaan, dilengkapi balai atau teras, serta pagar utama sebagai pintu masuk ke area inti kelenteng.

Keadaan bangunan

Luas bangunan utama 299, 25 m² dengan panjang 28,5 m, lebar 10,5 m. Dinding bangunan utama adalah tembok dan kerangka kayu. Atap pada bangunan utama berbentuk pelana ujung melengkung ke atas membentuk parabola. Penutup atap dari genting berglasir warna coklat.

Pada ruang utama terdapat 3 hiasan berupa manusia penggambaran dewa. Sedangkan di balai ditempatkan bedug dan lonceng yang berfungsi sebagai sarana penanda mulainya sembahyang. Pada tiang pagar pada pintu masuk halaman sisi dalam terdapat prasasti bertuliskan ”ANNO 11 – 5 – 1929”. Prasasti ini diduga merupakan penanda telah selesainya penyempurnaan kelenteng Hok An Kiong. Pada bagian sisi timur pagar terdapat sebuah pagoda kecil yang berfungsi sebagai tempat untuk membakar toa kim yang digunakan setelah bersembahyang. Toa kim yaitu uang emas atau kertas sembahyang yang merupakan salah satu sarana dalam peribadahan.

Keunikan

Salah satu keindahan yang terdapat pada kelenteng adalah adanya hiolo atau gentong abu untuk menancapkan dupa ketika sembahyang. Hiolo biasanya diletakkan pada pintu masuk. Hiolo yang ada pada kelenteng Hok An Kiong terbuat dari perunggu berlapis kuningan dengan berat mencapai 5,8 ton.

Selanjutnya adalah adanya foto Presiden Indonesia keempat yaitu Abdurrahman Wahid atau Gus Dur yang terpasang di altar kelenteng ini. Foto diberikan oleh MWC NU pada ulang tahun NU ke-96. Ruangan tempat foto Gus Dur juga dijadikan tempat berdoa dan diberikan sesajen.

03

Pihak dan peran

Perancang dan pelaksana belum diringkas dalam tabel ini. Nama dan perannya mungkin disebut dalam uraian sumber; baca sesuai konteksnya.

Atribusi berlaku pada fase yang disebut. Pemesan, perancang, pelaksana, dan pembangun mempunyai peran berbeda.

04

Riwayat perubahan

Tanggal observasi fisik belum dipastikan

Uraian bentuk dan riwayat dalam artikel sumber

Riwayat dan perubahan dibaca dalam bagian sumber terpilih. Tanggal revisi artikel bukan tanggal pembangunan atau survei kondisi.

Dasar informasi:[1]
05

Ukuran dan sistem

Keterangan bahan dan sistem mengikuti uraian sumber terpilih. Ukuran, nama perancang, tahun pembangunan, dan klaim kinerja yang belum diperiksa silang tidak dimasukkan sebagai data tersendiri.

Dasar informasi:[1]

Ukuran belum diringkas dalam tabel ini. Baca angka pada uraian sumber bersama definisi, fase, dan lingkupnya.

06

Dokumentasi dan sumber

Edisi sumber dan hak penggunaan

Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia — Kelenteng Hok An Kiong. Revisi 29979184. Markup, tabel, daftar, media, catatan kaki, kutipan panjang, dan bagian nonnaratif dihilangkan. Templat format/bahasa dan angka-satuan sederhana dipertahankan sebagai nilai literal sumber, templat lain dihilangkan; urutan paragraf sumber dipertahankan. Seleksi dan ringkasan merupakan adaptasi independen berlisensi CC BY-SA 4.0.

Kontributor Wikidata · data terstruktur CC0 1.0

Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 ↗

Ringkasan berbahasa Indonesia disusun dari nama, lokasi, kategori, dan istilah arsitektur pada catatan sumber. Teks sumber berbahasa Indonesia mengikuti ketentuan penggunaan yang tercantum di atas. Penelaahan ahli independen belum tercatat.

Riwayat penulis dan kontributor sumber ↗ · revisi 29979184. Teks yang diadaptasi pada profil ini mengikuti CC BY-SA 4.0. Kategori sumber bukan penetapan cagar budaya.

Lingkup identitas: Artikel sumber mengidentifikasi Kelenteng Hok An Kiong sebagai bangunan individual. Profil mengikuti lingkup objek fisik yang dibahas sumber; lembaga pengelola dan objek di sekitarnya tidak menjadi identitas tambahan.

Status sumber: Artikel ensiklopedia kolaboratif; bukan rekaman penetapan pemerintah · Klasifikasi sumber: Kategori artikel; bukan rating bangunan. Tanggal penetapan bukan tanggal konstruksi.

Tanggal atau versi data sumber: 2026-09-25T16:44:19Z.

Catatan pembacaan sumber
  • Adaptasi ensiklopedia kolaboratif; penelaahan ahli independen belum tercatat. Rujukan eksternal dalam artikel bukan sumber yang dinyatakan telah dibaca oleh Arsitektur.
  • Pemilihan paragraf dan pengelompokan bagian mempertahankan teks sumber; markup, templat, tabel, media, dan bagian nonnaratif dihilangkan. Teks serta adaptasinya mengikuti CC BY-SA 4.0.

Dasar informasi

  1. Wikipedia bahasa Indonesia · Kelenteng Hok An Kiong · revisi 29979184 ↗
    Kontributor Wikipedia · diakses pada 2026-10-15 · dokumen 2026-09-25T16:44:19Z
  2. Wikidata P625 · Kelenteng Hok An Kiong ↗
    Kontributor Wikidata · diakses pada 2026-10-15 · dokumen 2026-04-26T03:39:42Z

Disusun oleh Arsitektur. Penelaahan ahli independen tidak diklaim.

Perubahan isi: 2026-10-17. Tanggal ini tidak menyatakan survei fisik, tanggal dokumen, atau penelaahan independen.

Baca dokumentasi