Arsitektur.
bagian dari ensiklopedia.online
ARS-R601442206
Adaptasi ensiklopedia kolaboratif · ringkasan berbahasa Indonesia dan teks sumber berbahasa Indonesia. Identitas dan rujukan berasal dari Arsitektur Indonesia · Wikipedia, nomor ID1442206. Asal dan lisensi uraian
BangunanPasuruan, Jawa Timur, IndonesiaARS-R601442206

Kelenteng Tjoe Tik Kiong

Kelenteng Tjoe Tik Kiong (Cide Gong) adalah salah satu kelenteng serta bangunan kuno di Kota Pasuruan. Lokasi kelenteng terletak di dekat pelabuhan dan dibangun sekitar abad 16 M. Klenteng ini dibangun oleh orang-orang lokal, tetapi arca-arcanya seperti Tianhou, Guanyin, Tudi Gong, dan Jialin didatangkan langsung dari negeri Tiongkok pada tahun 1857.

Dasar informasi:[1]
Bandingkan
Jenis objek
Bangunan
Fungsi
Keagamaan (kategori penelusuran)
Masa tercatat
Belum diringkas dari riwayat sumber
Kondisi dan status
Kondisi mutakhir belum dinilai
01

Identitas dan tapak

Kelenteng Tjoe Tik Kiong dicatat dalam lingkup Indonesia. Lokasi yang dinyatakan sumber: Pasuruan, Jawa Timur, Indonesia. Lokasi Indonesia didukung pernyataan negara pada identitas Wikidata yang dicocokkan dengan artikel sumber.

Dasar informasi:[1]
Lingkup profil: Artikel sumber mengidentifikasi Kelenteng Tjoe Tik Kiong sebagai bangunan individual. Profil mengikuti lingkup objek fisik yang dibahas sumber; lembaga pengelola dan objek di sekitarnya tidak menjadi identitas tambahan. Bangunan lain pada tapak tidak otomatis menjadi bagian dari entitas ini.
Nama utama
Kelenteng Tjoe Tik Kiong
Lokasi
Pasuruan, Jawa Timur, Indonesia · Bangunan di Indonesia
Nama lain dalam sumber
Q20426853; ID1442206
Klasifikasi sumber
keagamaan · nomor ID1442206
Dasar kondisi
Tidak dilakukan survei fisik. Uraian dan kategori artikel tidak otomatis menjadi penetapan warisan atau bukti kondisi saat ini.
02

Ruang dan fungsi

Profil ini membahas bangunan individual. Kategori fungsi untuk penelusuran: keagamaan. Penggunaan ruang dan perubahannya dapat dibaca dalam teks sumber terpilih. Kategori ini tidak memastikan fungsi operasional saat ini.

Dasar informasi:[1]

Membaca arsitektur

Uraian sumber mencakup pintu, jendela, atau gerbang, ornamen atau relief, susunan ruang, dinding atau fasad. Baca rincian bentuk dan ruang bersama keterangan fase dalam artikel sumber. Unsur-unsur itu dapat berasal dari masa yang berbeda. Teks terpilih tersedia di bawah untuk menelusuri dasar informasinya.

Dasar informasi:[1]

Deskripsi fisik dalam sumber

Teks dari Arsitektur Indonesia · Wikipedia · bahasa Indonesia

Pembuka

Kelenteng Tjoe Tik Kiong (Cide Gong) adalah salah satu kelenteng serta bangunan kuno di Kota Pasuruan. Lokasi kelenteng terletak di dekat pelabuhan dan dibangun sekitar abad 16 M. Klenteng ini dibangun oleh orang-orang lokal, tetapi arca-arcanya seperti Tianhou, Guanyin, Tudi Gong, dan Jialin didatangkan langsung dari negeri Tiongkok pada tahun 1857. Keistimewaan dari klenteng ini adalah lukisan temboknya yang indah.

Arsitektur

Pada bagian atas gerbang masuk kelenteng terdapat ornament berbentuk sepasang naga dan burung Hong. Di belakang gerbang terdapat panggung mini untuk pementasan wayang Potehi yang biasa dipentaskan mengikuti agenda umat kelenteng yang memiliki hajatan tertentu. Lakon yang dimainkan juga tertentu pula. Setahun sekali, panggung wayang Potehi mementaskan lakon tentang Kwan Sing Tee Koen (Dewa Kwan Kong) yang menjadi salah satu dewa utama kelenteng Tjoe Tik Kiong.

Sekitar 12 meter dari panggung mini terdapat gerbang dengan ornamen patung harimau. Pada bagian atas gerbang terdapat ornamen sepasang patung naga. Di dalam gerbang kedua terdapat beberapa ruangan kelenteng, yaitu ruangan utama kelenteng, ruangan altar Kwan Sing Tee Koen di sayap kanan, dan ruangan kantor di sayap kiri. Pada halaman depan terdapat sepasang patung Singa dan tungku pembakaran berbentuk pagoda.

Bagian depan ruangan utama dilengkapi berbagai perlengkapan ibadah dan ornamen khas kelenteng seperti hiolo, lilin, lampion, hio, relief harimau, relief naga, pajangan replika senjata-senjata, dan sebagainya. Dinding-dinding sisi kiri dan kanan ruangan dihiasi lukisan-lukisan tentang sejarah dan legenda Tiongkok kuno. Berbagai altar Dewa kelenteng berada di dalam ruangan utama, yaitu Mak Co Bing Thian Sang Shen Mu, Ho Sin (Dewa Harimau), Hok Tek Cen Sin, To Tee Kong dan To Be Boo, dan Kong Tik Cun Ong. Di belakang ruangan utama terdapat ruangan Tri Darma untuk arca Konfusius, Lao Tze, dan Sri Budha Gautama.

03

Pihak dan peran

Perancang dan pelaksana belum diringkas dalam tabel ini. Nama dan perannya mungkin disebut dalam uraian sumber; baca sesuai konteksnya.

Atribusi berlaku pada fase yang disebut. Pemesan, perancang, pelaksana, dan pembangun mempunyai peran berbeda.

04

Riwayat perubahan

Riwayat dalam arsip sumber

Teks dari Arsitektur Indonesia · Wikipedia · bahasa Indonesia

Sejarah

Orang Tionghoa sudah ada di Pasuruan sejak abad ke-16. Kelenteng Tjoe Tik Kiong sebagai tempat ibadah orang Tionghoa di Pasuruan diperkirakan sudah ada pada sejak abad ke 16. Tombe, pengelana bangsa Prancis yang pernah mengunjungi komunitas Tionghoa di Pasuruan pada th. 1803, memperkirakan penduduk Tionghoa yang hidup berkelompok waktu itu merupakan sepertiga dari penduduk Pasuruan (Franke, 1997:vol.2, jilid 2:831). Selama abad ke-19, di Hindia Belanda berlaku undang-undang yang dinamakan Wijkenstelsel. Undang-undang kolonial ini pada dasarnya memisahkan hunian kelompok etnis yang hidup di kota-kota selama abad ke-19. Orang Tionghoa yang sebelumnya memang banyak yang hidup secara berkelompok di kota-kota di Jawa mendiami sebuah satuan hunian yang biasa disebut sebagai Pecinan.

Pada akhir abad ke-19, penerapan undang-undang wijkenstelsel sudah agak longgar sehingga banyak orang Tionghoa membangun rumah di luar daerah Pecinan yang semakin padat. Bangunan-bangunan Tionghoa baru pada akhir abad ke-19 banyak terdapat di sekitar jalan Raya (sekarang Jl. Sukarno Hatta), Jl. Hasanudin, dan daerah sekitarnya di Pasuruan. Pengamatan ini diperkuat dengan adanya Kelenteng Tjoe Tik Kiong di daerah sana.

Tanggal observasi fisik belum dipastikan

Uraian bentuk dan riwayat dalam artikel sumber

Riwayat dan perubahan dibaca dalam bagian sumber terpilih. Tanggal revisi artikel bukan tanggal pembangunan atau survei kondisi.

Dasar informasi:[1]
05

Ukuran dan sistem

Keterangan bahan dan sistem mengikuti uraian sumber terpilih. Ukuran, nama perancang, tahun pembangunan, dan klaim kinerja yang belum diperiksa silang tidak dimasukkan sebagai data tersendiri.

Dasar informasi:[1]

Ukuran belum diringkas dalam tabel ini. Baca angka pada uraian sumber bersama definisi, fase, dan lingkupnya.

06

Dokumentasi dan sumber

Edisi sumber dan hak penggunaan

Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia — Kelenteng Tjoe Tik Kiong. Revisi 29348952. Markup, tabel, daftar, media, catatan kaki, kutipan panjang, dan bagian nonnaratif dihilangkan. Templat format/bahasa dan angka-satuan sederhana dipertahankan sebagai nilai literal sumber, templat lain dihilangkan; urutan paragraf sumber dipertahankan. Seleksi dan ringkasan merupakan adaptasi independen berlisensi CC BY-SA 4.0.

Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 ↗

Ringkasan berbahasa Indonesia disusun dari nama, lokasi, kategori, dan istilah arsitektur pada catatan sumber. Teks sumber berbahasa Indonesia mengikuti ketentuan penggunaan yang tercantum di atas. Penelaahan ahli independen belum tercatat.

Riwayat penulis dan kontributor sumber ↗ · revisi 29348952. Teks yang diadaptasi pada profil ini mengikuti CC BY-SA 4.0. Kategori sumber bukan penetapan cagar budaya.

Lingkup identitas: Artikel sumber mengidentifikasi Kelenteng Tjoe Tik Kiong sebagai bangunan individual. Profil mengikuti lingkup objek fisik yang dibahas sumber; lembaga pengelola dan objek di sekitarnya tidak menjadi identitas tambahan.

Status sumber: Artikel ensiklopedia kolaboratif; bukan rekaman penetapan pemerintah · Klasifikasi sumber: Kategori artikel; bukan rating bangunan. Tanggal penetapan bukan tanggal konstruksi.

Tanggal atau versi data sumber: 2026-06-15T13:50:57Z.

Catatan pembacaan sumber
  • Adaptasi ensiklopedia kolaboratif; penelaahan ahli independen belum tercatat. Rujukan eksternal dalam artikel bukan sumber yang dinyatakan telah dibaca oleh Arsitektur.
  • Pemilihan paragraf dan pengelompokan bagian mempertahankan teks sumber; markup, templat, tabel, media, dan bagian nonnaratif dihilangkan. Teks serta adaptasinya mengikuti CC BY-SA 4.0.

Dasar informasi

  1. Wikipedia bahasa Indonesia · Kelenteng Tjoe Tik Kiong · revisi 29348952 ↗
    Kontributor Wikipedia · diakses pada 2026-10-15 · dokumen 2026-06-15T13:50:57Z

Disusun oleh Arsitektur. Penelaahan ahli independen tidak diklaim.

Perubahan isi: 2026-10-17. Tanggal ini tidak menyatakan survei fisik, tanggal dokumen, atau penelaahan independen.

Baca dokumentasi