Arsitektur.
bagian dari ensiklopedia.online
ARS-R725665462
Adaptasi ensiklopedia kolaboratif · ringkasan berbahasa Indonesia dan teks sumber berbahasa Inggris. Identitas dan rujukan berasal dari Arsitektur Indonesia · Wikipedia, nomor EN25665462. Asal dan lisensi uraian
BangunanDKI Jakarta, IndonesiaARS-R725665462

Maritime Museum (Indonesia)

Maritime Museum (Indonesia) dibahas sebagai bangunan individual Indonesia dalam artikel sumber. Lokasi yang tercatat: DKI Jakarta, Indonesia. Uraian terpilih mencakup bentuk dan susunan tingkat, bahan bangunan, pintu, jendela, atau gerbang, dinding atau fasad serta riwayat yang dipertahankan dalam bahasa Inggris.

Dasar informasi:[1]
Bandingkan
Jenis objek
Bangunan
Fungsi
Kebudayaan (kategori penelusuran)
Masa tercatat
Belum diringkas dari riwayat sumber
Kondisi dan status
Kondisi mutakhir belum dinilai
01

Identitas dan tapak

Maritime Museum (Indonesia) dicatat dalam lingkup Indonesia. Lokasi yang dinyatakan sumber: DKI Jakarta, Indonesia. Lokasi Indonesia didukung pernyataan negara pada identitas Wikidata yang dicocokkan dengan artikel sumber.

Dasar informasi:[1]
Lingkup profil: Artikel sumber mengidentifikasi Maritime Museum (Indonesia) sebagai bangunan individual. Profil mengikuti lingkup objek fisik yang dibahas sumber; lembaga pengelola dan objek di sekitarnya tidak menjadi identitas tambahan. Bangunan lain pada tapak tidak otomatis menjadi bagian dari entitas ini.
Nama utama
Maritime Museum (Indonesia)
Lokasi
DKI Jakarta, Indonesia · Bangunan di Indonesia
Nama lain dalam sumber
Q2030607; EN25665462
Klasifikasi sumber
kebudayaan · nomor EN25665462
Dasar kondisi
Tidak dilakukan survei fisik. Uraian dan kategori artikel tidak otomatis menjadi penetapan warisan atau bukti kondisi saat ini.
Titik lokasi: Titik rujukan Wikidata P625 untuk identitas sumber; bukan jejak bangunan. Ketelitian horizontal belum diverifikasi.
Lihat di Peta Arsitektur ↗
02

Ruang dan fungsi

Profil ini membahas bangunan individual. Kategori fungsi untuk penelusuran: kebudayaan. Penggunaan ruang dan perubahannya dapat dibaca dalam teks sumber terpilih. Kategori ini tidak memastikan fungsi operasional saat ini.

Dasar informasi:[1]

Membaca arsitektur

Uraian sumber mencakup bentuk dan susunan tingkat, bahan bangunan, pintu, jendela, atau gerbang, dinding atau fasad. Baca rincian bentuk dan ruang bersama keterangan fase dalam artikel sumber. Unsur-unsur itu dapat berasal dari masa yang berbeda. Teks terpilih tersedia di bawah untuk menelusuri dasar informasinya.

Dasar informasi:[1]

Deskripsi fisik dalam sumber

Teks dari Arsitektur Indonesia · Wikipedia · bahasa Inggris

Pembuka

The Maritime Museum is located in the old Sunda Kelapa harbor area in Penjaringan Administrative Village, Penjaringan Subdistrict, Jakarta, Indonesia. The museum was inaugurated inside the former Dutch East India Company warehouses. The museum focuses on the maritime history of Indonesia and the importance of the sea to the economy of present-day Indonesia.

The museum displays models of fishing boats and other maritime objects from different parts of Indonesia. The museum also exhibits the celebrated Pinisi schooners of the Bugis people of South Sulawesi, which at present make up one of the last sea-going sailing fleets in the world. In January 2018, much of the museum was destroyed by a fire. The goods inside the burnt museum were evacuated later than from the fire. The cause of the fire was caused by an electric short circuit.

2018 fire

On the morning of 16 January 2018, a fire started at the museum and burned most of the building.

Surrounding area

The museum is located in Jakarta Old Town, the historic center of Jakarta. It is within a walkable distance from other cultural heritage displaying the history Batavia e.g. Jakarta History Museum, Wayang Museum, and the Sunda Kelapa Harbor.

03

Pihak dan peran

Perancang dan pelaksana belum diringkas dalam tabel ini. Nama dan perannya mungkin disebut dalam uraian sumber; baca sesuai konteksnya.

Atribusi berlaku pada fase yang disebut. Pemesan, perancang, pelaksana, dan pembangun mempunyai peran berbeda.

04

Riwayat perubahan

Riwayat dalam arsip sumber

Teks dari Arsitektur Indonesia · Wikipedia · bahasa Inggris

History and the building

The Maritime Museum was installed in former Dutch East India Company warehouses. The warehouses were built beside the mouth of the Ciliwung River, the main river of Jakarta. The warehouses are divided into two parts: the Westzijdsche Pakhuizen or "warehouses of the west bank" (constructed from 1652–1771) and the Oostzijdsche Pakhuizen or "warehouses of the east bank". The west warehouse consists of four building units, three of which are now used for the museum. These were formerly used to store spices e.g. nutmeg and pepper. Also, coffee, tea, and cloth were stored here before being shipped to various ports in Asia and Europe.

Some of the warehouses were rebuilt at the end of the 17th century to create more space between the city wall and the warehouses. Different dates on stones appear above some doors of the museum which probably refer to the years when repairs, extensions, or additions to the warehouses were executed.

Between the warehouses and the city wall in front of the museum, the Company kept supplies of copper and tin. These metals were protected against rain by a wooden gallery attached to the front of the godowns. This broad gallery was also used by guards on patrol because the path on the city wall in front of it was rather narrow. The wooden gallery was attached to the second floor of the warehouses facing the waterfront but has long since been taken away. The big iron hooks which once supported the gallery can still be seen.

The remaining city wall in front of the Maritime Museum onwards to the bastion Zeeburg and a bit further west is all that is left of the wall that once surrounded Batavia during the 17th and 18th centuries. Only Zeeburg and Culemborg remain out of the twenty-three bastions from that period. The Menara Syahbandar (also known as de Uitkijk), situated about 50 meters from the Maritime Museum, is the former watch tower that was built on the remains of the old bastion Culemborg. The watch tower acted as a signal box and observation post since 1839 over the roads of Batavia. Before 1839, the signals with the ships were exchanged from the flagpole at the old VOC-shipyard situated straight behind the watchtower. The tower lost part of its function after 1886 when the new harbor of Tanjung Priok was opened.

During the Japanese occupation, the warehouses were used as logistics storage for the Japanese army. After Indonesian independence, it was used as a warehouse for PLN and PTT. In 1976, the building was declared a cultural property. The building was inaugurated as a museum displaying the maritime history of Indonesia on July 7, 1977.

Tanggal observasi fisik belum dipastikan

Uraian bentuk dan riwayat dalam artikel sumber

Riwayat dan perubahan dibaca dalam bagian sumber terpilih. Tanggal revisi artikel bukan tanggal pembangunan atau survei kondisi.

Dasar informasi:[1]
05

Ukuran dan sistem

Keterangan bahan dan sistem mengikuti uraian sumber terpilih. Ukuran, nama perancang, tahun pembangunan, dan klaim kinerja yang belum diperiksa silang tidak dimasukkan sebagai data tersendiri.

Dasar informasi:[1]

Ukuran belum diringkas dalam tabel ini. Baca angka pada uraian sumber bersama definisi, fase, dan lingkupnya.

06

Dokumentasi dan sumber

Edisi sumber dan hak penggunaan

Kontributor Wikipedia bahasa Inggris — Maritime Museum (Indonesia). Revisi 1363490244. Markup, tabel, daftar, media, catatan kaki, kutipan panjang, dan bagian nonnaratif dihilangkan. Templat format/bahasa dan angka-satuan sederhana dipertahankan sebagai nilai literal sumber, templat lain dihilangkan; urutan paragraf sumber dipertahankan. Seleksi dan ringkasan merupakan adaptasi independen berlisensi CC BY-SA 4.0.

Kontributor Wikidata · data terstruktur CC0 1.0

Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 ↗

Ringkasan berbahasa Indonesia disusun dari nama, lokasi, kategori, dan istilah arsitektur pada catatan sumber. Teks sumber berbahasa Inggris mengikuti ketentuan penggunaan yang tercantum di atas. Penelaahan ahli independen belum tercatat.

Riwayat penulis dan kontributor sumber ↗ · revisi 1363490244. Teks yang diadaptasi pada profil ini mengikuti CC BY-SA 4.0. Kategori sumber bukan penetapan cagar budaya.

Lingkup identitas: Artikel sumber mengidentifikasi Maritime Museum (Indonesia) sebagai bangunan individual. Profil mengikuti lingkup objek fisik yang dibahas sumber; lembaga pengelola dan objek di sekitarnya tidak menjadi identitas tambahan.

Status sumber: Artikel ensiklopedia kolaboratif; bukan rekaman penetapan pemerintah · Klasifikasi sumber: Kategori artikel; bukan rating bangunan. Tanggal penetapan bukan tanggal konstruksi.

Tanggal atau versi data sumber: 2026-07-10T14:50:30Z.

Catatan pembacaan sumber
  • Adaptasi ensiklopedia kolaboratif; penelaahan ahli independen belum tercatat. Rujukan eksternal dalam artikel bukan sumber yang dinyatakan telah dibaca oleh Arsitektur.
  • Pemilihan paragraf dan pengelompokan bagian mempertahankan teks sumber; markup, templat, tabel, media, dan bagian nonnaratif dihilangkan. Teks serta adaptasinya mengikuti CC BY-SA 4.0.

Dasar informasi

  1. Wikipedia bahasa Inggris · Maritime Museum (Indonesia) · revisi 1363490244 ↗
    Kontributor Wikipedia · diakses pada 2026-10-15 · dokumen 2026-07-10T14:50:30Z
  2. Wikidata P625 · Maritime Museum (Indonesia) ↗
    Kontributor Wikidata · diakses pada 2026-10-15 · dokumen 2026-10-13T06:12:07Z

Disusun oleh Arsitektur. Penelaahan ahli independen tidak diklaim.

Perubahan isi: 2026-10-17. Tanggal ini tidak menyatakan survei fisik, tanggal dokumen, atau penelaahan independen.

Baca dokumentasi