Masjid Agung Kasepuhan Cirebon
Masjid Agung Kasepuhan Cirebon memperlihatkan hubungan ruang salat bertiang kayu dengan serambi, bukaan berukuran beragam, dan halaman berpagar.
- Jenis objek
- Kompleks
- Fungsi
- ibadah
- Masa tercatat
- Belum diringkas untuk keseluruhan objek
- Kondisi dan status
- Kondisi mutakhir belum dinilai
Identitas dan tapak
Masjid tercatat di Kota Cirebon dalam lingkungan Kasepuhan. Lingkup profil mencakup bangunan ibadah dan serambi terkait; unsur makam yang disebut registri diperlakukan sebagai bagian lingkungan, bukan ruang salat.
- Nama utama
- Masjid Agung Kasepuhan Cirebon
- Lokasi
- Cirebon, Jawa Barat, Indonesia · Bangunan di Indonesia
- Nama lain dalam sumber
- CB.6060.19990410.00010
- Dasar kondisi
- Uraian mengacu pada dokumentasi sumber. Tidak dilakukan survei fisik mutakhir; perubahan sesudah pendataan belum dipastikan.
Ruang dan fungsi
Ruang utama menampung tiang, mihrab, mimbar, dan maksurah. Serambi berada di sekelilingnya, dengan pintu-pintu yang menghubungkan bagian dalam dan peralihan menuju halaman masjid.
Membaca arsitektur
Lantai ruang utama berlapis ubin terakota merah dan sedikit lebih tinggi daripada lantai serambi. Dinding pembatasnya tidak mencapai atap, dengan sembilan pintu serta deretan lubang angin. Pintu narpati berada di timur, memakai dua daun dan pilaster berhias teratai serta sulur. Pintu-pintu lain pada sisi utara dan selatan lebih kecil. Tiga puluh tiang bulat dari kayu jati berdiri di atas umpak, dengan susunan tiang di tengah dan di dekat dinding. Bagian dalam dinding menerima hiasan tegel porselin, sedangkan motif tumpal bergerigi menghiasi bagian luar di atas pintu tertentu. Tembok halaman membawa ragam belah ketupat dan segi enam, membentuk batas visual yang berbeda dari ruang utama.
Pihak dan peran
Belum tersedia informasi bersumber untuk bagian ini.
Atribusi berlaku pada fase yang disebut. Pemesan, perancang, pelaksana, dan pembangun mempunyai peran berbeda.
Riwayat perubahan
Bentuk dan ruang yang didokumentasikan sumber resmi
Narasi profil ditulis baru dari fakta registri. Riwayat konstruksi yang tidak tersedia tidak diisi dari tanggal akses, kode periode, atau tanggal penetapan.
Ukuran dan sistem
Ukuran dan ragam hias merupakan fakta dari dokumentasi bangunan. Riwayat konstruksi tidak ditambahkan karena kutipan yang tersedia berfokus pada susunan fisik serta lingkungan masjid.
- Bahan dan sistem
- Kayu · Tiga puluh tiang bulat dari kayu jati berdiri di atas umpak, dengan susunan tiang di tengah dan di dekat dinding.Dasar informasi:[1]
- Bahan dan sistem
- Tegel · Bagian dalam dinding menerima hiasan tegel porselin, sedangkan motif tumpal bergerigi menghiasi bagian luar di atas pintu tertentu.Dasar informasi:[1]
Belum tersedia ukuran bersumber yang dapat ditampilkan.
Dokumentasi dan sumber
- Kondisi dan fungsi mengikuti dokumentasi sumber; tanggal survei serta kondisi mutakhir belum diverifikasi.
- Profil editorial disusun dari fakta registri resmi dengan narasi baru. Prosa dan gambar pemerintah yang belum mempunyai izin redistribusi tidak disalin. Penelaahan ahli independen belum tercatat.
Dasar informasi
- Masjid Agung Kasepuhan Cirebon ↗Kementerian Kebudayaan · DAPOBUD · data resmi diakses pada 2026-10-15
Disusun oleh Arsitektur. Penelaahan ahli independen tidak diklaim.
Perubahan isi: 2026-10-17. Tanggal ini tidak menyatakan survei fisik, tanggal dokumen, atau penelaahan independen.