Masjid Bayan Beleq
Masjid Bayan Beleq adalah sebuah masjid Tarekat Wetu Telu yang terletak di jalan Labuan lombok, desa Bayan, kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat atau sekitar 80 km dari ibu kota provinsi NTB, yakni Mataram.
- Jenis objek
- Bangunan
- Fungsi
- Keagamaan (kategori penelusuran)
- Masa tercatat
- Belum diringkas dari riwayat sumber
- Kondisi dan status
- Kondisi mutakhir belum dinilai
Identitas dan tapak
Masjid Bayan Beleq dicatat dalam lingkup Indonesia. Lokasi yang dinyatakan sumber: Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, Indonesia. Lokasi Indonesia didukung pernyataan negara pada identitas Wikidata yang dicocokkan dengan artikel sumber.
- Nama utama
- Masjid Bayan Beleq
- Lokasi
- Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, Indonesia · Bangunan di Indonesia
- Nama lain dalam sumber
- Q12497286; ID525434
- Klasifikasi sumber
- keagamaan · nomor ID525434
- Dasar kondisi
- Tidak dilakukan survei fisik. Uraian dan kategori artikel tidak otomatis menjadi penetapan warisan atau bukti kondisi saat ini.
Lihat di Peta Arsitektur ↗
Ruang dan fungsi
Profil ini membahas bangunan individual. Kategori fungsi untuk penelusuran: keagamaan. Penggunaan ruang dan perubahannya dapat dibaca dalam teks sumber terpilih. Kategori ini tidak memastikan fungsi operasional saat ini.
Membaca arsitektur
Uraian sumber mencakup bentuk dan susunan tingkat, bahan bangunan, pintu, jendela, atau gerbang, susunan ruang, atap atau kubah, tiang atau struktur penyangga, dinding atau fasad. Baca rincian bentuk dan ruang bersama keterangan fase dalam artikel sumber. Unsur-unsur itu dapat berasal dari masa yang berbeda. Teks terpilih tersedia di bawah untuk menelusuri dasar informasinya.
Deskripsi fisik dalam sumber
Teks dari Arsitektur Indonesia · Wikipedia · bahasa Indonesia
Pembuka
Masjid Bayan Beleq adalah sebuah masjid Tarekat Wetu Telu yang terletak di jalan Labuan lombok, desa Bayan, kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat atau sekitar 80 km dari ibu kota provinsi NTB, yakni Mataram.
Arsitektur
Bentuk masjid ini memang tidak berbeda jauh dengan rumah-rumah sekitarnya. Bentuknya yang sederhana membuatnya tidak mudah untuk dikenali dari tepi jalan. Bangunan masjid ini memiliki ukuran 9 x 9 meter. Dinding-dindingnya rendah dan terbuat dari anyaman bambu, atapnya berbentuk tumpang yang disusun dari bilah-bilah bambu, sedangkan fondasi lantainya terbuat dari batu-batu kali. Sementara itu, lantai masjid terbuat dari tanah liat yang telah ditutupi tikar buluh. Di sudut-sudut ruang masjid terdapat empat tiang utama penopang masjid, yang terbuat dari kayu nangka berbentuk silinder. Di dalam masjid tersebut, juga terdapat sebuah bedug dari kayu, yang digantung di tiang atap masjid.
Di dalam masjid ini, terdapat beleq (makam besar) salah seorang penyebar agama Islam pertama di kawasan ini, yakni Gaus Abdul Rozak. Selain itu, di belakang kanan dan depan kiri masjid terdapat dua gubuk kecil. Di dalam kedua gubuk ini, terdapat makam tokoh-tokoh agama yang turut membangun dan mengurusi masjid ini sedari awal. Selanjutnya, tepat dibelakang kawasan masjid terdapat rumah adat, hal ini menjadikannya sebagai satu kesatuam kawasan cagar budaya.
Menurut tradisi masyarakat adat Bayan, perbaikan bangunan masjid hanya dilakukan pada Tahun Alif dalam kalender Islam dan dilaksanakan pada bulan Muharram. Tradisi ini diwariskan secara turun-menurun sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai adat dan sejarah masjid. Data ini diperoleh melalui wawancara dengan tokoh adat.
Fungsi masjid
Sehari-hari, Masjid Bayan Beleq tidak lagi digunakan oleh masyarakat sekitar. Namun, Masjid Kuno Bayan Beleq masih menjadi pusat penyelenggara berbagi ritual adat dan keagamaan, di antaranya :
Maulid Nabi Muhammad. Perayaan hari kelahiran Nabi Muhammad ini biasanya diadakan selama dua hari. Di saat perayaan, Masjid Bayan Beleq akan dipenuhi oleh pengunjung. Pada perayaan acara ini, para pengunjung yang ingin mengikuti prosesi upacara diwajibkan untuk mengikuti peraturan yang ada, semisal harus menggunakan baju adat Sasak seperti dodot dan sapuk.
Salat Idul Fitri Adat
Salat Iduladha Adat
Tradisi Ngaji Makam
Ziarah makam leluhur
Masjid Kuno Bayan Beleq merupakan tempat yang digunakan untuk ritual budaya yang paling penting. Penelitian etnografi memperlihatkan bahwa rangkaian perayaan meliputi menyilak (mengundang), menghias masjid, memasak bersama, penyusunan ancak (wadah makanan tradisional), hingga pelaksanaan puncak peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Tradisi tersebut mencerminkan bahwa adanya perpaduan nilai keagamaan, gotong royong, serta pelestarian budaya masyarakat Bayan.
Dalam tradisi ziarah makam, masyarakat menggunakan wadah yag dibuat dari buah labu untuk membawa air mel-mel, yaitu air yang digunakan dalam proses adat di kawasan makam.
Perlengkapan Tradisional
Beberapa perlengkapan tradisional yang masih digunakan di kawasan Masjid Kuno Bayan antara lain :
Kendi sebagai tempat penyimpanan air wudhu
Tempurung kelapa sebagai alat mengambil air
Lante, yaitu alas atau karpet tradisional yang dianyam dari rotan
Peralatan ritual adat yang masih dipertahankan penggunaannya dalam berbagai upacara keagamaan.
Keberadaaan perlengkapan tersebut menjadi bagian dari pelestarian budaya material masyarakat adat Bayan.
Pengelolaan
Pengelolaan Masjid Kuno Bayan dilakukan oleh masyarakat adat bersama para pemangku adat dan juru kunci yang memiliki tugas untuk menjaga kebersihan, keamanan, serta pelaksanaan tata tertib adat di kawasan masjid. Kolaborasi antara masyarakat adat, pemerintah daerah, akademisi, serta berbagai pemangku kepentingan dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga kelestarian situs budaya ini.
Nilai Filosofis
Masjid Kuno Bayan merupakan simbol harmonisasi antara agama Islam dan adat masyarakat Sasak Bayan. Filosofi masyarakat Bayan tercermin dalam ungkapan :
“Adat Wadah, Agama Diri.”
Ungkapan tersebut mengandung makna bahwa adat menjadi wadah kehidupan bermasyarakat, sedangkan agama menjadi pedoman moral serta spiritual setiap individu.
Konsep tersebut sejalan dengan pandangan masyarakat Bayan mengenai Wetu Telu, yang dijelaskan bukan sebagai agama tersendiri, tetapi sebagai filosofi kehidupan yang menekankan keseimbangan hubungan manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam. Pemahaman ini juga tercermin dalam arsitektur, tradisi, serta tata kehidupan masyarakat adat Bayan.
Selain itu, masyarakat Bayan juga masih menyimpan naskah kuno seperti Petung Bayan, yaitu manuskrip yang ditulis pada daun lontar menggunakan aksara kuno. Naskah tersebut memuat pengetahuan mengenai sejarah, adat istiadat, dan juga pedomana kehidupan masayarakat Bayan dan hingga kini menjadi bagian dari warisan budaya lokal.
Aksesibilitas
Wisatawan yang berasal dari luar Pulau Lombok dapat menggunakan pesawat terbang dari Jakarta, Surabaya, Bali, dan kota-kota lain. Dari Kota Mataram Anda bisa melalui rute Mataram - Senggigi - Pemenang - Tanjung - Gangga - Anyar - Bayan dengan menggunakan transportasi umum menuju Kecamatan Bayan. Namun, untuk kenyamanan berwisata dengan pertimbangan ketersediaan angkutan umum dan waktu tempuh, disarankan bagi para wisatawan untuk menggunakan kendaraan sewaan. Dengan menyewa kendaraan, selain bisa berhenti di beberapa tempat menarik yang terdapat dalam sepanjang jalan menuju Kecamatan Bayan, wisatawan juga dapat mengatur waktu kunjungan dengan lebih leluasa.
Pihak dan peran
Perancang dan pelaksana belum diringkas dalam tabel ini. Nama dan perannya mungkin disebut dalam uraian sumber; baca sesuai konteksnya.
Atribusi berlaku pada fase yang disebut. Pemesan, perancang, pelaksana, dan pembangun mempunyai peran berbeda.
Riwayat perubahan
Riwayat dalam arsip sumber
Teks dari Arsitektur Indonesia · Wikipedia · bahasa Indonesia
Sejarah
Masjid Kuno Bayan Beleq merupakan salah satu masjid tertua di Pulau Lombok yang berada di Desa Bayan, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat. Meski bentuknya sederhana, tetapi Masjid Bayan Beleq memiliki keistimewaan tersendiri, yakni telah menjadi salah satu situs bersejarah yang ada di Indonesia. Masjid ini berdiri pada abad ke-16 hingga ke-17, yang berarti usianya telah lebih dari 300 tahun, perbedaan penyebutan abad dalam berbagai sumber memperlihatkan bahwa waktu pendiriannya masih menjadi kajian para peneliti. Kecamatan Bayan memang salah satu gerbang masuknya Islam di Pulau Lombok. Di kecamatan inilah, Islam pertama kali diperkenalkan, dan Masjid Bayan Beleq merupakan masjid pertama yang berdiri di pulau ini.
Kawasan Masjid Kuno Bayan Beleq tidak hanya memiliki fungsi sebagai tempat ibadah, namun juga sebagai pusat kehidupan sosial, budaya dan pelaksanaan berbagai ritual adat masyarakat Bayan.
Uraian bentuk dan riwayat dalam artikel sumber
Riwayat dan perubahan dibaca dalam bagian sumber terpilih. Tanggal revisi artikel bukan tanggal pembangunan atau survei kondisi.
Ukuran dan sistem
Keterangan bahan dan sistem mengikuti uraian sumber terpilih. Ukuran, nama perancang, tahun pembangunan, dan klaim kinerja yang belum diperiksa silang tidak dimasukkan sebagai data tersendiri.
Ukuran belum diringkas dalam tabel ini. Baca angka pada uraian sumber bersama definisi, fase, dan lingkupnya.
Dokumentasi dan sumber
Edisi sumber dan hak penggunaan
Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia — Masjid Bayan Beleq. Revisi 30000604. Markup, tabel, daftar, media, catatan kaki, kutipan panjang, dan bagian nonnaratif dihilangkan. Templat format/bahasa dan angka-satuan sederhana dipertahankan sebagai nilai literal sumber, templat lain dihilangkan; urutan paragraf sumber dipertahankan. Seleksi dan ringkasan merupakan adaptasi independen berlisensi CC BY-SA 4.0.
Kontributor Wikidata · data terstruktur CC0 1.0
Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 ↗
Ringkasan berbahasa Indonesia disusun dari nama, lokasi, kategori, dan istilah arsitektur pada catatan sumber. Teks sumber berbahasa Indonesia mengikuti ketentuan penggunaan yang tercantum di atas. Penelaahan ahli independen belum tercatat.
Riwayat penulis dan kontributor sumber ↗ · revisi 30000604. Teks yang diadaptasi pada profil ini mengikuti CC BY-SA 4.0. Kategori sumber bukan penetapan cagar budaya.
Lingkup identitas: Artikel sumber mengidentifikasi Masjid Bayan Beleq sebagai bangunan individual. Profil mengikuti lingkup objek fisik yang dibahas sumber; lembaga pengelola dan objek di sekitarnya tidak menjadi identitas tambahan.
Status sumber: Artikel ensiklopedia kolaboratif; bukan rekaman penetapan pemerintah · Klasifikasi sumber: Kategori artikel; bukan rating bangunan. Tanggal penetapan bukan tanggal konstruksi.
Tanggal atau versi data sumber: 2026-09-29T02:43:30Z.
- Adaptasi ensiklopedia kolaboratif; penelaahan ahli independen belum tercatat. Rujukan eksternal dalam artikel bukan sumber yang dinyatakan telah dibaca oleh Arsitektur.
- Pemilihan paragraf dan pengelompokan bagian mempertahankan teks sumber; markup, templat, tabel, media, dan bagian nonnaratif dihilangkan. Teks serta adaptasinya mengikuti CC BY-SA 4.0.
Dasar informasi
- Wikipedia bahasa Indonesia · Masjid Bayan Beleq · revisi 30000604 ↗Kontributor Wikipedia · diakses pada 2026-10-15 · dokumen 2026-09-29T02:43:30Z
- Wikidata P625 · Masjid Bayan Beleq ↗Kontributor Wikidata · diakses pada 2026-10-15 · dokumen 2026-09-22T20:21:13Z
Disusun oleh Arsitektur. Penelaahan ahli independen tidak diklaim.
Perubahan isi: 2026-10-17. Tanggal ini tidak menyatakan survei fisik, tanggal dokumen, atau penelaahan independen.