Masjid Cipari
Masjid Jami' Cipari adalah salah satu masjid tertua di Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Masjid yang berlokasi di Kampung Cipari, Desa Sukarasa, Kecamatan Pangatikan, Kabupaten Garut ini mulai dibangun tahun 1895 dalam kompleks pesantren dan baru selesai pada tahun 1934.
- Jenis objek
- Bangunan
- Fungsi
- Keagamaan (kategori penelusuran)
- Masa tercatat
- Belum diringkas dari riwayat sumber
- Kondisi dan status
- Kondisi mutakhir belum dinilai
Identitas dan tapak
Masjid Cipari dicatat dalam lingkup Indonesia. Lokasi yang dinyatakan sumber: Jawa Barat, Indonesia. Lokasi Indonesia didukung pernyataan negara pada identitas Wikidata yang dicocokkan dengan artikel sumber.
- Nama utama
- Masjid Cipari
- Lokasi
- Jawa Barat, Indonesia · Bangunan di Indonesia
- Nama lain dalam sumber
- Q16172702; ID971069
- Klasifikasi sumber
- keagamaan · nomor ID971069
- Dasar kondisi
- Tidak dilakukan survei fisik. Uraian dan kategori artikel tidak otomatis menjadi penetapan warisan atau bukti kondisi saat ini.
Lihat di Peta Arsitektur ↗
Ruang dan fungsi
Profil ini membahas bangunan individual. Kategori fungsi untuk penelusuran: keagamaan. Penggunaan ruang dan perubahannya dapat dibaca dalam teks sumber terpilih. Kategori ini tidak memastikan fungsi operasional saat ini.
Membaca arsitektur
Uraian sumber mencakup bahan bangunan, pintu, jendela, atau gerbang, susunan ruang, atap atau kubah. Baca rincian bentuk dan ruang bersama keterangan fase dalam artikel sumber. Unsur-unsur itu dapat berasal dari masa yang berbeda. Teks terpilih tersedia di bawah untuk menelusuri dasar informasinya.
Deskripsi fisik dalam sumber
Teks dari Arsitektur Indonesia · Wikipedia · bahasa Indonesia
Pembuka
Masjid Jami' Cipari adalah salah satu masjid tertua di Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Masjid yang berlokasi di Kampung Cipari, Desa Sukarasa, Kecamatan Pangatikan, Kabupaten Garut ini mulai dibangun tahun 1895 dalam kompleks pesantren dan baru selesai pada tahun 1934. Pendirinya adalah K.H. Yusuf Taudziri.
Arsitektur
Masjid ini memiliki keunikan karena mirip dengan bangunan gereja. Ciri yang menegaskan bahwa bangunan tersebut adalah masjid, hanyalah kubah dan menara. Yang membuat Masjid Cipari sangat mirip dengan gereja adalah bentuk bangunannya yang memanjang dengan pintu utama persis ditengah-tengah tampak muka bangunan dan keberadaan menaranya yang terletak di ujung bangunan persis diatas pintu utama.
Posisi menara dan pintu utama telah menjadikan bagian ini tampil tepat sinergi dan tampak luas. Dari bentuk dan posisi menara dan pintu utama ini, bangunan ini mengingatkan pada bentuk bangunan-bangunan gereja. Ketika masuk ke dalam, yang memberi penanda bahwa bangunan ini adalah masjid hanyalah keberadaan ruang mihrab. Sementara ruang salatnya, semuanya mirip ruang kelas yang dapat dimasuki dari pintu di sebelah Utara dan Selatan, atau dari pintu Timur yang terletak di antara ruang naik tangga.
Pada Masjid Cipari, langgam art deco sebagaimana dicirikan dengan bentuk geometris, terlihat jelas pada pengolahan mashabnya. Pola-pola dekorasi geometris yang berulang di atas material batu kali memperlihatkan dengan jelas langgam ini. Selain itu, garis horisontal yang halus pada sisi samping kanan maupun kiri, juga mencirikan langgam yang sama.
Untuk menara dan atapnya yang menyerupai kubah dengan beberapa elemen dekorasi pada bagian samping maupun puncaknya, juga menegaskan langgam art deco yang artistik. Menara masjid berketinggian lebih kurang 20 meter, juga menegaskan bahwa bangunan ini adalah masjid.
Fungsi
Masjid ini selain berfungsi sebagai masjid dan pesantren, pada zaman kolonial Belanda digunakan sekaligus sebagai tempat latihan perang, pertahanan pejuang kemerdekaan, dan pendirian PSII cabang Garut. Pada zaman kemerdekaan dimanfaatkan sebagai basis latihan tentara pejuang dan dapur umum. Pada zaman pemberontakan DI/TII dijadikan tempat pengungsian, perawatan pejuang yang terluka ketika kembali dari Yogyakarta, perlindungan para pejuang dan keluarganya, dapur umum, serta latihan perang. Kemudian, pada zaman G30S/PKI dijadikan tempat perjuangan melawan PKI, tempat pertemua para ulama, pertahanan dan perlindungan, serta dapur umum. Sekarang, masjid ini berfungsi berfungsi sebagai tempat ibadah dan madrasah.
Mulai tahun 2015, masjid ini dimasukkan ke dalam paket wisata Kabupaten Garut oleh Zigra Wisata. Pengunjung juga dapat menginap di rumah homestay sekitar masjid. Para pengunjung dapat menikmati suasana pesantren dengan segala aktivitasnya. Pengunjung juga dapat naik ke puncak menara untuk melihat-lihat alam sekitarnya yang berupa pesawahan, perkampungan, dan pegunungan.
Pihak dan peran
Perancang dan pelaksana belum diringkas dalam tabel ini. Nama dan perannya mungkin disebut dalam uraian sumber; baca sesuai konteksnya.
Atribusi berlaku pada fase yang disebut. Pemesan, perancang, pelaksana, dan pembangun mempunyai peran berbeda.
Riwayat perubahan
Uraian bentuk dan riwayat dalam artikel sumber
Riwayat dan perubahan dibaca dalam bagian sumber terpilih. Tanggal revisi artikel bukan tanggal pembangunan atau survei kondisi.
Ukuran dan sistem
Keterangan bahan dan sistem mengikuti uraian sumber terpilih. Ukuran, nama perancang, tahun pembangunan, dan klaim kinerja yang belum diperiksa silang tidak dimasukkan sebagai data tersendiri.
Ukuran belum diringkas dalam tabel ini. Baca angka pada uraian sumber bersama definisi, fase, dan lingkupnya.
Dokumentasi dan sumber
Edisi sumber dan hak penggunaan
Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia — Masjid Cipari. Revisi 29035977. Markup, tabel, daftar, media, catatan kaki, kutipan panjang, dan bagian nonnaratif dihilangkan. Templat format/bahasa dan angka-satuan sederhana dipertahankan sebagai nilai literal sumber, templat lain dihilangkan; urutan paragraf sumber dipertahankan. Seleksi dan ringkasan merupakan adaptasi independen berlisensi CC BY-SA 4.0.
Kontributor Wikidata · data terstruktur CC0 1.0
Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 ↗
Ringkasan berbahasa Indonesia disusun dari nama, lokasi, kategori, dan istilah arsitektur pada catatan sumber. Teks sumber berbahasa Indonesia mengikuti ketentuan penggunaan yang tercantum di atas. Penelaahan ahli independen belum tercatat.
Riwayat penulis dan kontributor sumber ↗ · revisi 29035977. Teks yang diadaptasi pada profil ini mengikuti CC BY-SA 4.0. Kategori sumber bukan penetapan cagar budaya.
Lingkup identitas: Artikel sumber mengidentifikasi Masjid Cipari sebagai bangunan individual. Profil mengikuti lingkup objek fisik yang dibahas sumber; lembaga pengelola dan objek di sekitarnya tidak menjadi identitas tambahan.
Status sumber: Artikel ensiklopedia kolaboratif; bukan rekaman penetapan pemerintah · Klasifikasi sumber: Kategori artikel; bukan rating bangunan. Tanggal penetapan bukan tanggal konstruksi.
Tanggal atau versi data sumber: 2026-03-14T10:42:12Z.
- Adaptasi ensiklopedia kolaboratif; penelaahan ahli independen belum tercatat. Rujukan eksternal dalam artikel bukan sumber yang dinyatakan telah dibaca oleh Arsitektur.
- Pemilihan paragraf dan pengelompokan bagian mempertahankan teks sumber; markup, templat, tabel, media, dan bagian nonnaratif dihilangkan. Teks serta adaptasinya mengikuti CC BY-SA 4.0.
Dasar informasi
- Wikipedia bahasa Indonesia · Masjid Cipari · revisi 29035977 ↗Kontributor Wikipedia · diakses pada 2026-10-15 · dokumen 2026-03-14T10:42:12Z
- Wikidata P625 · Masjid Cipari ↗Kontributor Wikidata · diakses pada 2026-10-15 · dokumen 2026-09-26T17:30:59Z
Disusun oleh Arsitektur. Penelaahan ahli independen tidak diklaim.
Perubahan isi: 2026-10-17. Tanggal ini tidak menyatakan survei fisik, tanggal dokumen, atau penelaahan independen.