Arsitektur.
bagian dari ensiklopedia.online
ARS-R8006415238170369
BangunanKota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, IndonesiaARS-R8006415238170369

Masjid Gedhe Kraton Yogyakarta

Masjid Gedhe Kraton Yogyakarta menyusun ruang salat dan serambi melalui perbedaan atap, elevasi lantai, serta deretan tiang yang mengatur ruang bersama.

Dasar informasi:[1]
Bandingkan
Jenis objek
Bangunan
Fungsi
keagamaan
Masa tercatat
Belum diringkas untuk keseluruhan objek
Kondisi dan status
Kondisi mutakhir belum dinilai
01

Identitas dan tapak

Masjid menempati sisi barat Alun-Alun Utara dan berada di barat laut keraton. Kedudukannya menghubungkan tempat ibadah kerajaan dengan susunan pusat kota yang juga mencakup keraton, alun-alun, dan pasar.

Dasar informasi:[1]
Lingkup profil: Satu bangunan yang disebut dalam inventaris
Nama utama
Masjid Gedhe Kraton Yogyakarta
Lokasi
Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia · Bangunan di Indonesia
Nama lain dalam sumber
Masjid Gede Kauman; 3471101001.3.2017.328
Dasar kondisi
Uraian mengacu pada dokumentasi sumber. Tidak dilakukan survei fisik mutakhir; perubahan sesudah pendataan belum dipastikan.
02

Ruang dan fungsi

Ruang salat utama memiliki mihrab, mimbar, dan maksura di barat. Pawestren menempati sisi selatan, sedangkan pabongan di utara menampung istirahat ulama serta musyawarah. Serambi menjadi ruang peralihan sebelum memasuki ruang utama yang lebih tinggi.

Dasar informasi:[1]

Membaca arsitektur

Atap tajug bertumpang tiga menaungi ruang utama berdenah bujur sangkar, dengan mustaka berhias unsur gada, kluwih, dan gambir. Serambi berbeda bentuk: limasan memanjang dengan delapan saka guru, enam belas tiang penanggap, dan deretan tiang emper. Lantai serambi memakai tegel bermotif bunga, sementara ruang utama dan pawestren dilapisi marmer. Dinding ruang utama menggunakan batu putih. Tiga pintu kayu menuju serambi memiliki daun ganda dan ukiran wajik; bukaan tengah lebih besar daripada kedua pengapitnya. Jendela ganda dilengkapi jeruji kayu. Di barat, lengkung mihrab serta bidang lengkung semu memuat kaligrafi. Pawestren tidak berplafon, sehingga susunan usuk pada atap miringnya dapat terlihat dari dalam.

Dasar informasi:[1]
03

Pihak dan peran

Belum tersedia informasi bersumber untuk bagian ini.

Atribusi berlaku pada fase yang disebut. Pemesan, perancang, pelaksana, dan pembangun mempunyai peran berbeda.

04

Riwayat perubahan

Tanggal observasi fisik tidak dipastikan

Bentuk dan ruang yang didokumentasikan sumber resmi

Narasi profil ditulis baru dari fakta registri. Riwayat konstruksi yang tidak tersedia tidak diisi dari tanggal akses, kode periode, atau tanggal penetapan.

Dasar informasi:[1]
05

Ukuran dan sistem

Sumber mencatat penggantian sirap oleh penutup logam; dua keterangan ketebalan yang berbeda tidak dipakai dalam profil.

Dasar informasi:[1]
Bahan dan sistem
Batu putih · Dinding ruang salat utama dan pawestren
Dasar informasi:[1]
Bahan dan sistem
Kayu · Tiang dan bukaan
Dasar informasi:[1]
Bahan dan sistem
Marmer · Lantai ruang utama dan pawestren
Dasar informasi:[1]

Belum tersedia ukuran bersumber yang dapat ditampilkan.

06

Dokumentasi dan sumber

Catatan pembacaan sumber
  • Profil dibatasi pada gedung masjid dan ruang yang menyatu dengannya; tanggal pendirian tidak ditetapkan dari kode periode.
  • Tahun pendirian belum dipastikan dari bukti yang dipakai dalam profil ini.
  • Profil editorial disusun dari fakta registri resmi dengan narasi baru. Prosa dan gambar pemerintah yang belum mempunyai izin redistribusi tidak disalin. Penelaahan ahli independen belum tercatat.

Dasar informasi

  1. Masjid Gedhe Kraton Yogyakarta ↗
    Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta · Jogjacagar · data resmi diakses pada 2026-10-15

Disusun oleh Arsitektur. Penelaahan ahli independen tidak diklaim.

Perubahan isi: 2026-10-17. Tanggal ini tidak menyatakan survei fisik, tanggal dokumen, atau penelaahan independen.

Baca dokumentasi