Masjid Gedhe Kraton Yogyakarta
Masjid Gedhe Kraton Yogyakarta menyusun ruang salat dan serambi melalui perbedaan atap, elevasi lantai, serta deretan tiang yang mengatur ruang bersama.
- Jenis objek
- Bangunan
- Fungsi
- keagamaan
- Masa tercatat
- Belum diringkas untuk keseluruhan objek
- Kondisi dan status
- Kondisi mutakhir belum dinilai
Identitas dan tapak
Masjid menempati sisi barat Alun-Alun Utara dan berada di barat laut keraton. Kedudukannya menghubungkan tempat ibadah kerajaan dengan susunan pusat kota yang juga mencakup keraton, alun-alun, dan pasar.
- Nama utama
- Masjid Gedhe Kraton Yogyakarta
- Lokasi
- Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia · Bangunan di Indonesia
- Nama lain dalam sumber
- Masjid Gede Kauman; 3471101001.3.2017.328
- Dasar kondisi
- Uraian mengacu pada dokumentasi sumber. Tidak dilakukan survei fisik mutakhir; perubahan sesudah pendataan belum dipastikan.
Ruang dan fungsi
Ruang salat utama memiliki mihrab, mimbar, dan maksura di barat. Pawestren menempati sisi selatan, sedangkan pabongan di utara menampung istirahat ulama serta musyawarah. Serambi menjadi ruang peralihan sebelum memasuki ruang utama yang lebih tinggi.
Membaca arsitektur
Atap tajug bertumpang tiga menaungi ruang utama berdenah bujur sangkar, dengan mustaka berhias unsur gada, kluwih, dan gambir. Serambi berbeda bentuk: limasan memanjang dengan delapan saka guru, enam belas tiang penanggap, dan deretan tiang emper. Lantai serambi memakai tegel bermotif bunga, sementara ruang utama dan pawestren dilapisi marmer. Dinding ruang utama menggunakan batu putih. Tiga pintu kayu menuju serambi memiliki daun ganda dan ukiran wajik; bukaan tengah lebih besar daripada kedua pengapitnya. Jendela ganda dilengkapi jeruji kayu. Di barat, lengkung mihrab serta bidang lengkung semu memuat kaligrafi. Pawestren tidak berplafon, sehingga susunan usuk pada atap miringnya dapat terlihat dari dalam.
Pihak dan peran
Belum tersedia informasi bersumber untuk bagian ini.
Atribusi berlaku pada fase yang disebut. Pemesan, perancang, pelaksana, dan pembangun mempunyai peran berbeda.
Riwayat perubahan
Bentuk dan ruang yang didokumentasikan sumber resmi
Narasi profil ditulis baru dari fakta registri. Riwayat konstruksi yang tidak tersedia tidak diisi dari tanggal akses, kode periode, atau tanggal penetapan.
Ukuran dan sistem
Sumber mencatat penggantian sirap oleh penutup logam; dua keterangan ketebalan yang berbeda tidak dipakai dalam profil.
- Bahan dan sistem
- Batu putih · Dinding ruang salat utama dan pawestrenDasar informasi:[1]
- Bahan dan sistem
- Kayu · Tiang dan bukaanDasar informasi:[1]
- Bahan dan sistem
- Marmer · Lantai ruang utama dan pawestrenDasar informasi:[1]
Belum tersedia ukuran bersumber yang dapat ditampilkan.
Dokumentasi dan sumber
- Profil dibatasi pada gedung masjid dan ruang yang menyatu dengannya; tanggal pendirian tidak ditetapkan dari kode periode.
- Tahun pendirian belum dipastikan dari bukti yang dipakai dalam profil ini.
- Profil editorial disusun dari fakta registri resmi dengan narasi baru. Prosa dan gambar pemerintah yang belum mempunyai izin redistribusi tidak disalin. Penelaahan ahli independen belum tercatat.
Dasar informasi
- Masjid Gedhe Kraton Yogyakarta ↗Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta · Jogjacagar · data resmi diakses pada 2026-10-15
Disusun oleh Arsitektur. Penelaahan ahli independen tidak diklaim.
Perubahan isi: 2026-10-17. Tanggal ini tidak menyatakan survei fisik, tanggal dokumen, atau penelaahan independen.