Masjid Giriloyo
Masjid Giriloyo mempunyai ruang utama bertiang jati dengan bagian pawestren dan serambi berlimasan. Mustaka tembaga menyerupai bunga kenanga menjadi penanda puncak atap, sementara dua kolam terletak di depan serambi.
- Jenis objek
- Bangunan
- Fungsi
- masjid
- Masa tercatat
- Belum diringkas untuk keseluruhan objek
- Kondisi dan status
- Kondisi mutakhir belum dinilai
Identitas dan tapak
Masjid berada di Wukirsari, Imogiri, Bantul, pada lingkungan yang disebut memiliki pepohonan dan kegiatan ziarah. Kolam depan merupakan bagian hubungan masuk, dahulu digunakan jemaah untuk membersihkan kaki sebelum menuju ruang masjid.
- Nama utama
- Masjid Giriloyo
- Lokasi
- Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia · Bangunan di Indonesia
- Nama lain dalam sumber
- 3402102003.3.2017.364
- Dasar kondisi
- Uraian mengacu pada dokumentasi sumber. Tidak dilakukan survei fisik mutakhir; perubahan sesudah pendataan belum dipastikan.
Ruang dan fungsi
Ruang salat utama memiliki mihrab di barat dan tiga pintu ganda di timur. Pintu selatan menghubungkan pawestren, sedangkan pintu utara menuju tempat penyimpanan keranda. Serambi menjadi bagian peralihan, dengan bedug, kentongan, dan mimbar sebagai kelengkapan kegiatan masjid.
Membaca arsitektur
Empat saka guru jati berumpak andesit menopang atap utama. Susunan usuk penanggap memakai pola ruji payung dan genteng vlaam, dengan plafon kayu di bagian tengah. Dinding bata berplester sekitar 30 sentimeter dicat putih. Bukaan barat mempunyai dua jendela ganda berteralis besi di samping mihrab. Pawestren berada pada massa limasan selatan, dengan sebagian tiang penyangga digantikan dinding, tetapi dua tiang kayu masih disebut di dalam. Di sebelah timurnya terdapat bagian serambi berpagar papan. Serambi depan yang lebih luas ditopang delapan saka kayu di atas umpak andesit; usuknya memakai ri gereh dan lantainya berupa tegel abu-abu polos. Kedua kolam depan berukuran sama dalam pencatatan.
Pihak dan peran
Belum tersedia informasi bersumber untuk bagian ini.
Atribusi berlaku pada fase yang disebut. Pemesan, perancang, pelaksana, dan pembangun mempunyai peran berbeda.
Riwayat perubahan
Bentuk dan ruang yang didokumentasikan sumber resmi
Narasi profil ditulis baru dari fakta registri. Riwayat konstruksi yang tidak tersedia tidak diisi dari tanggal akses, kode periode, atau tanggal penetapan.
Ukuran dan sistem
Jati dan andesit membentuk rangka bertumpu umpak; pasangan bata menopang serta membatasi bagian ruang lain dengan penutup genteng.
- Bahan dan sistem
- Jati · Saka guruDasar informasi:[1]
- Bahan dan sistem
- Andesit · UmpakDasar informasi:[1]
- Bahan dan sistem
- Bata · Dinding berplesterDasar informasi:[1]
- Bahan dan sistem
- Tembaga · MustakaDasar informasi:[1]
- Bahan dan sistem
- Genteng vlaam · Penutup atapDasar informasi:[1]
Belum tersedia ukuran bersumber yang dapat ditampilkan.
Dokumentasi dan sumber
- Deskripsi bentuk atap utama dalam sumber mencampurkan istilah limasan dan tajug; profil tidak menetapkan jenis yang lebih terinci.
- Profil editorial disusun dari fakta registri resmi dengan narasi baru. Prosa dan gambar pemerintah yang belum mempunyai izin redistribusi tidak disalin. Penelaahan ahli independen belum tercatat.
Dasar informasi
- Masjid Giriloyo ↗Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta · Jogjacagar · data resmi diakses pada 2026-10-15
Disusun oleh Arsitektur. Penelaahan ahli independen tidak diklaim.
Perubahan isi: 2026-10-17. Tanggal ini tidak menyatakan survei fisik, tanggal dokumen, atau penelaahan independen.