Masjid Haji Soenarto
Masjid Haji Soenarto adalah masjid berbentuk kapal pesiar yang berlokasi di kampus Politeknik Bumi Akpelni Semarang, Jawa Tengah. Diresmikan pada 12 September 2019, masjid empat lantai ini memiliki desain menyerupai kapal pesiar rhea motor vessel Twin berbendera Bahama, Masjid ini berdiri menghadap ke barat atau arah kiblat.
- Jenis objek
- Bangunan
- Fungsi
- Keagamaan (kategori penelusuran)
- Masa tercatat
- Belum diringkas dari riwayat sumber
- Kondisi dan status
- Kondisi mutakhir belum dinilai
Identitas dan tapak
Masjid Haji Soenarto dicatat dalam lingkup Indonesia. Lokasi yang dinyatakan sumber: Jawa Tengah, Indonesia. Konteks Indonesia didukung keterangan wilayah atau kategori sumber, serta uraian arsitektur yang diperiksa; tidak menyatakan asal tradisi yang eksklusif.
- Nama utama
- Masjid Haji Soenarto
- Lokasi
- Jawa Tengah, Indonesia · Bangunan di Indonesia
- Nama lain dalam sumber
- ID4693407
- Klasifikasi sumber
- keagamaan · nomor ID4693407
- Dasar kondisi
- Tidak dilakukan survei fisik. Uraian dan kategori artikel tidak otomatis menjadi penetapan warisan atau bukti kondisi saat ini.
Ruang dan fungsi
Profil ini membahas bangunan individual. Kategori fungsi untuk penelusuran: keagamaan. Penggunaan ruang dan perubahannya dapat dibaca dalam teks sumber terpilih. Kategori ini tidak memastikan fungsi operasional saat ini.
Membaca arsitektur
Uraian sumber mencakup bentuk dan susunan tingkat, bahan bangunan, pintu, jendela, atau gerbang, susunan ruang. Baca rincian bentuk dan ruang bersama keterangan fase dalam artikel sumber. Unsur-unsur itu dapat berasal dari masa yang berbeda. Teks terpilih tersedia di bawah untuk menelusuri dasar informasinya.
Deskripsi fisik dalam sumber
Teks dari Arsitektur Indonesia · Wikipedia · bahasa Indonesia
Pembuka
Masjid Haji Soenarto adalah masjid berbentuk kapal pesiar yang berlokasi di kampus Politeknik Bumi Akpelni Semarang, Jawa Tengah. Diresmikan pada 12 September 2019, masjid empat lantai ini memiliki desain menyerupai kapal pesiar rhea motor vessel Twin berbendera Bahama, Masjid ini berdiri menghadap ke barat atau arah kiblat. Difungsikan sebagai tempat ibadah dan pusat pendidikan.
Arsitektur
Masjid tersebut Memiliki panjang 59 meter, tinggi 21 meter, dan lebar 10 meter. Pintu utama terletak di sebelah timur atau ada di area belakang. Setiap pintu masuk terbuat dari kayu dengan lapisan aluminium menyerupai emas. Ketika menaiki tangga di setiap sisi kanan kiri terdapat tempat untuk wudhu. Masjid ini memiliki empat lantai. Lantai pertama hingga ketiga difungsikan sebagai ruang ibadah. Sementara itu, lantai keempat dirancang sebagai anjungan yang dibuat menyerupai kapal asli. Berbagai detail terdapat pada lantai keempat, seperti roda kemudi, ruang navigasi, jendela, serta peralatan di kamar radio yang dapat digunakan seperti aslinya. Selain untuk kegiatan ibadah, lantai empat pada masjid tersebut juga dirancang agar dapat dimanfaatkan sebagai sarana pembelajaran bagi para taruna. Masjid tersebut memiliki kapasitas hingga 1.200 jemaah.
Wisata edukasi
Masjid Soenarto dibangun di kompleks lingkungan kampus Politeknik Bumi Akpelni yang merupakan pusat pendidikan pelayaran di Semarang. Menurut sejarah, Belanda dahulu membangun pendidikan pelayaran di Indonesia hanya ada dua, yaitu di Makassar dan Semarang. Selain digunakan oleh Yayasan, Masjid ini juga dibuka untuk umum sebagai kunjungan wisata edukasi yang mengandung nilai-nilai Islami serta memperkuat ikon Semarang sebagai pusat maritim.
Pihak dan peran
Perancang dan pelaksana belum diringkas dalam tabel ini. Nama dan perannya mungkin disebut dalam uraian sumber; baca sesuai konteksnya.
Atribusi berlaku pada fase yang disebut. Pemesan, perancang, pelaksana, dan pembangun mempunyai peran berbeda.
Riwayat perubahan
Riwayat dalam arsip sumber
Teks dari Arsitektur Indonesia · Wikipedia · bahasa Indonesia
Sejarah pembangunan
Masjid tersebut diberi nama Masjid Haji Soenarto, yang diambil dari nama warga yang memberikan donasi terbesar dalam pembangunan rumah ibadah tersebut. Masjid tersebut dibangun tahun 2018 dan diresmikan tanggal 19 September 2019, menelan biaya 12 milyar. Sekitar 10.9 milyar infak dari H. Soenarto (alumni kampus tersebut), sisanya dari para alumni, mahasiswa, dosen dan yayasan. Proses pembangunannya berlangsung selama 13 bulan dan menghasilkan bangunan empat lantai.
Pembangunan masjid ini berawal dari kebutuhan untuk menyediakan fasilitas ibadah yang memadai bagi mahasiswa Muslim, Sebelum Masjid tersebut didirikan para taruna ketika menjalanankan ibadah salat harus bergantian di mushala kecil yang terdapat di area bawah kampus, padahal taruna Akpelni berjumlah seribu lebih. Dari kondisi tersebut muncul gagasan untuk mendirikan masjid baru yang dirancang memiliki ciri khas tersendiri sekaligus menjadi penanda di lingkungan kampus. Pada 2018, pembangunan masjid itu pun dimulai di sebuah bukit yang disebut Bukit Talang, yang sering dipakai untuk berbagai kegiatan oleh taruna. Masjid buka setiap hari untuk ibadah, Namun pada hari kerja, masjid ini tidak dibuka untuk masyarakat umum. Kunjungan dari luar hanya diperbolehkan pada hari Sabtu dan Minggu dan hari libur dengan tiket Sepuluh Ribu Rupiah.
Uraian bentuk dan riwayat dalam artikel sumber
Riwayat dan perubahan dibaca dalam bagian sumber terpilih. Tanggal revisi artikel bukan tanggal pembangunan atau survei kondisi.
Ukuran dan sistem
Keterangan bahan dan sistem mengikuti uraian sumber terpilih. Ukuran, nama perancang, tahun pembangunan, dan klaim kinerja yang belum diperiksa silang tidak dimasukkan sebagai data tersendiri.
Ukuran belum diringkas dalam tabel ini. Baca angka pada uraian sumber bersama definisi, fase, dan lingkupnya.
Dokumentasi dan sumber
Edisi sumber dan hak penggunaan
Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia — Masjid Haji Soenarto. Revisi 29005644. Markup, tabel, daftar, media, catatan kaki, kutipan panjang, dan bagian nonnaratif dihilangkan. Templat format/bahasa dan angka-satuan sederhana dipertahankan sebagai nilai literal sumber, templat lain dihilangkan; urutan paragraf sumber dipertahankan. Seleksi dan ringkasan merupakan adaptasi independen berlisensi CC BY-SA 4.0.
Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 ↗
Ringkasan berbahasa Indonesia disusun dari nama, lokasi, kategori, dan istilah arsitektur pada catatan sumber. Teks sumber berbahasa Indonesia mengikuti ketentuan penggunaan yang tercantum di atas. Penelaahan ahli independen belum tercatat.
Riwayat penulis dan kontributor sumber ↗ · revisi 29005644. Teks yang diadaptasi pada profil ini mengikuti CC BY-SA 4.0. Kategori sumber bukan penetapan cagar budaya.
Lingkup identitas: Artikel sumber mengidentifikasi Masjid Haji Soenarto sebagai bangunan individual. Profil mengikuti lingkup objek fisik yang dibahas sumber; lembaga pengelola dan objek di sekitarnya tidak menjadi identitas tambahan.
Status sumber: Artikel ensiklopedia kolaboratif; bukan rekaman penetapan pemerintah · Klasifikasi sumber: Kategori artikel; bukan rating bangunan. Tanggal penetapan bukan tanggal konstruksi.
Tanggal atau versi data sumber: 2026-03-03T01:23:20Z.
- Adaptasi ensiklopedia kolaboratif; penelaahan ahli independen belum tercatat. Rujukan eksternal dalam artikel bukan sumber yang dinyatakan telah dibaca oleh Arsitektur.
- Pemilihan paragraf dan pengelompokan bagian mempertahankan teks sumber; markup, templat, tabel, media, dan bagian nonnaratif dihilangkan. Teks serta adaptasinya mengikuti CC BY-SA 4.0.
Dasar informasi
- Wikipedia bahasa Indonesia · Masjid Haji Soenarto · revisi 29005644 ↗Kontributor Wikipedia · diakses pada 2026-10-15 · dokumen 2026-03-03T01:23:20Z
Disusun oleh Arsitektur. Penelaahan ahli independen tidak diklaim.
Perubahan isi: 2026-10-17. Tanggal ini tidak menyatakan survei fisik, tanggal dokumen, atau penelaahan independen.