Masjid Hidayatullah
Masjid Hidayatullah atau yang biasa dikenal dengan sebutan Masjid Karet adalah salah satu masjid tua di Jakarta, Indonesia. Masjid ini terletak di Jalan Masjid Hidayatullah, Karet Semanggi, Setiabudi, Jakarta Selatan, yang bisa di akses melalui Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Profesor Dokter Satrio, tepat di belakang Gedung Sampoerna Strategic Square dan tak jauh dari Kali Krukut.
- Jenis objek
- Bangunan
- Fungsi
- Keagamaan (kategori penelusuran)
- Masa tercatat
- Belum diringkas dari riwayat sumber
- Kondisi dan status
- Kondisi mutakhir belum dinilai
Identitas dan tapak
Masjid Hidayatullah dicatat dalam lingkup Indonesia. Lokasi yang dinyatakan sumber: Karet Semanggi, DKI Jakarta, Indonesia. Lokasi Indonesia didukung pernyataan negara pada identitas Wikidata yang dicocokkan dengan artikel sumber.
- Nama utama
- Masjid Hidayatullah
- Lokasi
- Karet Semanggi, DKI Jakarta, Indonesia · Bangunan di Indonesia
- Nama lain dalam sumber
- Q118496918; ID3682252
- Klasifikasi sumber
- keagamaan · nomor ID3682252
- Dasar kondisi
- Tidak dilakukan survei fisik. Uraian dan kategori artikel tidak otomatis menjadi penetapan warisan atau bukti kondisi saat ini.
Lihat di Peta Arsitektur ↗
Ruang dan fungsi
Profil ini membahas bangunan individual. Kategori fungsi untuk penelusuran: keagamaan. Penggunaan ruang dan perubahannya dapat dibaca dalam teks sumber terpilih. Kategori ini tidak memastikan fungsi operasional saat ini.
Membaca arsitektur
Uraian sumber mencakup bentuk dan susunan tingkat, bahan bangunan, pintu, jendela, atau gerbang, atap atau kubah, tiang atau struktur penyangga. Baca rincian bentuk dan ruang bersama keterangan fase dalam artikel sumber. Unsur-unsur itu dapat berasal dari masa yang berbeda. Teks terpilih tersedia di bawah untuk menelusuri dasar informasinya.
Deskripsi fisik dalam sumber
Teks dari Arsitektur Indonesia · Wikipedia · bahasa Indonesia
Pembuka
Masjid Hidayatullah atau yang biasa dikenal dengan sebutan Masjid Karet adalah salah satu masjid tua di Jakarta, Indonesia. Masjid ini terletak di Jalan Masjid Hidayatullah, Karet Semanggi, Setiabudi, Jakarta Selatan, yang bisa di akses melalui Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Profesor Dokter Satrio, tepat di belakang Gedung Sampoerna Strategic Square dan tak jauh dari Kali Krukut.
Keadaan fisik
Arsitektur masjid ini merupakan perpaduan antara budaya Tiongkok, Hindu dan Betawi. Bangunan Masjid Hidayatullah terdiri atas dua bangunan utama. Satu bangunan asli dan satu bangunan tambahan. Menurut Rusli, penjaga Masjid Hidayatullah, bangunan tambahan diresmikan penggunaannya pada sekitar tahun 1999. Dua tahun lalu, di bangunan tambahan dibangun sebuah menara setinggi sekitar 15 meter. Sedangkan bangunan asli merupakan bangunan yang Rusli sebut belum mengalami perubahan bentuk sejak pertama kalinya berdiri.
Akulturasi budaya Tionghoa terlihat dari atap masjid yang berbentuk melengkung layaknya atap rumah masyarakat Tionghoa. Menurut ketua pengurus masjid, Tohir, dulunya penduduk di sekitar masjid ini terdiri dari tiga etnis, yakn etnis Tionghoa, Hindu dan Betawi. Ciri khas kebudayaan Tiongkok dapat dilihat dari bentuk atap bersusun yang merupakan gaya arsitektur yang banyak dipakai pada bangunan kelenteng. Sedangkan kebudayaan Betawi diwakili dengan adanya bentuk pintu dan jendela yang memiliki lubang-lubang ventilasi. Masuk ke bagian dalam masjid, kita akan menjumpai tiang-tiang dari kayu jati yang membuat kita seolah-olah sedang berada di masjid-masjid yang ada di daratan Jawa. Dan pada tiang-tiang tersebut, kita akan menjumpai tulisan-tulisan kaligrafi Arab.
Keunikan lain yang terdapat di Masjid Hidayatullah adalah, di bagian pekarangan tumbuh pohon kurma, pohon malaka, dan pohon nangka, yang konon usianya ratusan tahun. Selain itu, ada pula enam makam dari para pendiri masjid dan para pejuang, yang hingga kini terawat rapi.
Pihak dan peran
Perancang dan pelaksana belum diringkas dalam tabel ini. Nama dan perannya mungkin disebut dalam uraian sumber; baca sesuai konteksnya.
Atribusi berlaku pada fase yang disebut. Pemesan, perancang, pelaksana, dan pembangun mempunyai peran berbeda.
Riwayat perubahan
Riwayat dalam arsip sumber
Teks dari Arsitektur Indonesia · Wikipedia · bahasa Indonesia
Sejarah
Masjid ini dibangun pada tahun 1747. Dibangun di atas lahan seluas 3.000 meter persegi yang merupakan wakaf dari warga Betawi blasteran Cina dan Bugis, Muhammad Yusuf. Dia merupakan seorang pekerja pada Menir Belanda, Safir Hands. Dengan demikian, saat ini Masjid Hidayatullah telah berusia lebih dari dua abad.
Uraian bentuk dan riwayat dalam artikel sumber
Riwayat dan perubahan dibaca dalam bagian sumber terpilih. Tanggal revisi artikel bukan tanggal pembangunan atau survei kondisi.
Ukuran dan sistem
Keterangan bahan dan sistem mengikuti uraian sumber terpilih. Ukuran, nama perancang, tahun pembangunan, dan klaim kinerja yang belum diperiksa silang tidak dimasukkan sebagai data tersendiri.
Ukuran belum diringkas dalam tabel ini. Baca angka pada uraian sumber bersama definisi, fase, dan lingkupnya.
Dokumentasi dan sumber
Edisi sumber dan hak penggunaan
Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia — Masjid Hidayatullah. Revisi 29712652. Markup, tabel, daftar, media, catatan kaki, kutipan panjang, dan bagian nonnaratif dihilangkan. Templat format/bahasa dan angka-satuan sederhana dipertahankan sebagai nilai literal sumber, templat lain dihilangkan; urutan paragraf sumber dipertahankan. Seleksi dan ringkasan merupakan adaptasi independen berlisensi CC BY-SA 4.0.
Kontributor Wikidata · data terstruktur CC0 1.0
Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 ↗
Ringkasan berbahasa Indonesia disusun dari nama, lokasi, kategori, dan istilah arsitektur pada catatan sumber. Teks sumber berbahasa Indonesia mengikuti ketentuan penggunaan yang tercantum di atas. Penelaahan ahli independen belum tercatat.
Riwayat penulis dan kontributor sumber ↗ · revisi 29712652. Teks yang diadaptasi pada profil ini mengikuti CC BY-SA 4.0. Kategori sumber bukan penetapan cagar budaya.
Lingkup identitas: Artikel sumber mengidentifikasi Masjid Hidayatullah sebagai bangunan individual. Profil mengikuti lingkup objek fisik yang dibahas sumber; lembaga pengelola dan objek di sekitarnya tidak menjadi identitas tambahan.
Status sumber: Artikel ensiklopedia kolaboratif; bukan rekaman penetapan pemerintah · Klasifikasi sumber: Kategori artikel; bukan rating bangunan. Tanggal penetapan bukan tanggal konstruksi.
Tanggal atau versi data sumber: 2026-09-05T16:02:48Z.
- Adaptasi ensiklopedia kolaboratif; penelaahan ahli independen belum tercatat. Rujukan eksternal dalam artikel bukan sumber yang dinyatakan telah dibaca oleh Arsitektur.
- Pemilihan paragraf dan pengelompokan bagian mempertahankan teks sumber; markup, templat, tabel, media, dan bagian nonnaratif dihilangkan. Teks serta adaptasinya mengikuti CC BY-SA 4.0.
Dasar informasi
- Wikipedia bahasa Indonesia · Masjid Hidayatullah · revisi 29712652 ↗Kontributor Wikipedia · diakses pada 2026-10-15 · dokumen 2026-09-05T16:02:48Z
- Wikidata P625 · Masjid Hidayatullah ↗Kontributor Wikidata · diakses pada 2026-10-15 · dokumen 2026-09-21T14:34:54Z
Disusun oleh Arsitektur. Penelaahan ahli independen tidak diklaim.
Perubahan isi: 2026-10-17. Tanggal ini tidak menyatakan survei fisik, tanggal dokumen, atau penelaahan independen.