Arsitektur.
bagian dari ensiklopedia.online
ARS-R602815913
Adaptasi ensiklopedia kolaboratif · ringkasan berbahasa Indonesia dan teks sumber berbahasa Indonesia. Identitas dan rujukan berasal dari Arsitektur Indonesia · Wikipedia, nomor ID2815913. Asal dan lisensi uraian
BangunanBirugo, Sumatera Barat, IndonesiaARS-R602815913

Masjid Jamik Birugo

Masjid Jamik Birugo terletak di Jalan Sudirman, Kelurahan Birugo, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat. Masjid ini dibangun pada 1956 ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Syekh Ibrahim Musa Parabek didampingi Haji Abu Samah atau Inyiak Kurai.

Dasar informasi:[1]
Bandingkan
Jenis objek
Bangunan
Fungsi
Keagamaan (kategori penelusuran)
Masa tercatat
Belum diringkas dari riwayat sumber
Kondisi dan status
Kondisi mutakhir belum dinilai
01

Identitas dan tapak

Masjid Jamik Birugo dicatat dalam lingkup Indonesia. Lokasi yang dinyatakan sumber: Birugo, Sumatera Barat, Indonesia. Lokasi Indonesia didukung pernyataan negara pada identitas Wikidata yang dicocokkan dengan artikel sumber.

Dasar informasi:[1]
Lingkup profil: Artikel sumber mengidentifikasi Masjid Jamik Birugo sebagai bangunan individual. Profil mengikuti lingkup objek fisik yang dibahas sumber; lembaga pengelola dan objek di sekitarnya tidak menjadi identitas tambahan. Bangunan lain pada tapak tidak otomatis menjadi bagian dari entitas ini.
Nama utama
Masjid Jamik Birugo
Lokasi
Birugo, Sumatera Barat, Indonesia · Bangunan di Indonesia
Nama lain dalam sumber
Q64416669; ID2815913
Klasifikasi sumber
keagamaan · nomor ID2815913
Dasar kondisi
Tidak dilakukan survei fisik. Uraian dan kategori artikel tidak otomatis menjadi penetapan warisan atau bukti kondisi saat ini.
Titik lokasi: Titik rujukan Wikidata P625 untuk identitas sumber; bukan jejak bangunan. Ketelitian horizontal belum diverifikasi.
Lihat di Peta Arsitektur ↗
02

Ruang dan fungsi

Profil ini membahas bangunan individual. Kategori fungsi untuk penelusuran: keagamaan. Penggunaan ruang dan perubahannya dapat dibaca dalam teks sumber terpilih. Kategori ini tidak memastikan fungsi operasional saat ini.

Dasar informasi:[1]

Membaca arsitektur

Uraian sumber mencakup bentuk dan susunan tingkat, bahan bangunan, susunan ruang. Baca rincian bentuk dan ruang bersama keterangan fase dalam artikel sumber. Unsur-unsur itu dapat berasal dari masa yang berbeda. Teks terpilih tersedia di bawah untuk menelusuri dasar informasinya.

Dasar informasi:[1]

Deskripsi fisik dalam sumber

Teks dari Arsitektur Indonesia · Wikipedia · bahasa Indonesia

Pembuka

Masjid Jamik Birugo terletak di Jalan Sudirman, Kelurahan Birugo, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat. Masjid ini dibangun pada 1956 ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Syekh Ibrahim Musa Parabek didampingi Haji Abu Samah atau Inyiak Kurai.

Masjid ini merupakan tempat diadakannya musyawarah yang melahirkan Majelis Ulama Sumatera Barat pada 1968, majelis ulama daerah pertama di Indonesia sebelum terbentuknya Majelis Ulama Indonesia (MUI) pada 26 Juli 1975.

Bentuk masjid ini menyerupai Masjid Syuhada di Yogyakarta.

Bangunan

Kompleks Masjid Jamik Birugo berada di atas tanah wakaf seluas 3.202 meter persegi. Bangunan utamanya berbentuk persegi dengan denah dasar seluas 1.800 meter, termasuk bangunan yang menempel di belakang masjid yang diperuntukkan sebagai TPA dan MDA, tempat anak-anak mengaji.

Interior ruang salat didominasi warna coklat.

Di pekarangan masjid, terdapat bangunan berbentuk kubus sebagai miniatur Ka'bah yang difungsikan sebagai tempat manasik haji oleh peserta yang tergabung dalam Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH).

03

Pihak dan peran

Perancang dan pelaksana belum diringkas dalam tabel ini. Nama dan perannya mungkin disebut dalam uraian sumber; baca sesuai konteksnya.

Atribusi berlaku pada fase yang disebut. Pemesan, perancang, pelaksana, dan pembangun mempunyai peran berbeda.

04

Riwayat perubahan

Riwayat dalam arsip sumber

Teks dari Arsitektur Indonesia · Wikipedia · bahasa Indonesia

Sejarah

Masjid ini dibangun sebagai pengganti masjid yang telah ada sebelumnya di lokasi yang sama. Masjid terdahulu terbuat dari kayu beratapkan ijuk, karena tidak lagi cukup untuk menampung jamaah yang semakin banyak. Meski demikian, mimbar masjid yang digunakan masih menggunakan mimbar lama yang berasal dari abad ke-19.

Masjid ini berlokasi di pusat kota, tepatnya di tepi jalan utama Bukittinggi. Di masjid ini, dulu diadakan pengajian rutin yang dibina Muhammad Siddik (wafat 1965) yang sekaligus merupakan imam masjid.

Berada di lokasi strategis, Masjid Jamik Birugo kerap menjadi tempat diadakan pertemuan atau musyawarah dulunya. Pada 26 sampai 27 Mei 1968, sejumlah ulama Sumatera Barat melangsungkan musyawarah yang melahirkan Majelis Ulama Sumatera Barat dipimpin oleh Mansoer Datuak Palimo Kayo.

Tanggal observasi fisik belum dipastikan

Uraian bentuk dan riwayat dalam artikel sumber

Riwayat dan perubahan dibaca dalam bagian sumber terpilih. Tanggal revisi artikel bukan tanggal pembangunan atau survei kondisi.

Dasar informasi:[1]
05

Ukuran dan sistem

Keterangan bahan dan sistem mengikuti uraian sumber terpilih. Ukuran, nama perancang, tahun pembangunan, dan klaim kinerja yang belum diperiksa silang tidak dimasukkan sebagai data tersendiri.

Dasar informasi:[1]

Ukuran belum diringkas dalam tabel ini. Baca angka pada uraian sumber bersama definisi, fase, dan lingkupnya.

06

Dokumentasi dan sumber

Edisi sumber dan hak penggunaan

Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia — Masjid Jamik Birugo. Revisi 28769523. Markup, tabel, daftar, media, catatan kaki, kutipan panjang, dan bagian nonnaratif dihilangkan. Templat format/bahasa dan angka-satuan sederhana dipertahankan sebagai nilai literal sumber, templat lain dihilangkan; urutan paragraf sumber dipertahankan. Seleksi dan ringkasan merupakan adaptasi independen berlisensi CC BY-SA 4.0.

Kontributor Wikidata · data terstruktur CC0 1.0

Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 ↗

Ringkasan berbahasa Indonesia disusun dari nama, lokasi, kategori, dan istilah arsitektur pada catatan sumber. Teks sumber berbahasa Indonesia mengikuti ketentuan penggunaan yang tercantum di atas. Penelaahan ahli independen belum tercatat.

Riwayat penulis dan kontributor sumber ↗ · revisi 28769523. Teks yang diadaptasi pada profil ini mengikuti CC BY-SA 4.0. Kategori sumber bukan penetapan cagar budaya.

Lingkup identitas: Artikel sumber mengidentifikasi Masjid Jamik Birugo sebagai bangunan individual. Profil mengikuti lingkup objek fisik yang dibahas sumber; lembaga pengelola dan objek di sekitarnya tidak menjadi identitas tambahan.

Status sumber: Artikel ensiklopedia kolaboratif; bukan rekaman penetapan pemerintah · Klasifikasi sumber: Kategori artikel; bukan rating bangunan. Tanggal penetapan bukan tanggal konstruksi.

Tanggal atau versi data sumber: 2026-01-02T03:08:12Z.

Catatan pembacaan sumber
  • Adaptasi ensiklopedia kolaboratif; penelaahan ahli independen belum tercatat. Rujukan eksternal dalam artikel bukan sumber yang dinyatakan telah dibaca oleh Arsitektur.
  • Pemilihan paragraf dan pengelompokan bagian mempertahankan teks sumber; markup, templat, tabel, media, dan bagian nonnaratif dihilangkan. Teks serta adaptasinya mengikuti CC BY-SA 4.0.

Dasar informasi

  1. Wikipedia bahasa Indonesia · Masjid Jamik Birugo · revisi 28769523 ↗
    Kontributor Wikipedia · diakses pada 2026-10-15 · dokumen 2026-01-02T03:08:12Z
  2. Wikidata P625 · Masjid Jamik Birugo ↗
    Kontributor Wikidata · diakses pada 2026-10-15 · dokumen 2026-01-18T03:31:51Z

Disusun oleh Arsitektur. Penelaahan ahli independen tidak diklaim.

Perubahan isi: 2026-10-17. Tanggal ini tidak menyatakan survei fisik, tanggal dokumen, atau penelaahan independen.

Baca dokumentasi