Masjid Raya Koto Baru
Masjid Raya Koto Baru adalah salah satu masjid tertua di Indonesia yang terletak di Nagari Koto Baru, Kecamatan Sungai Pagu, Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat. Masjid ini mulai dibangun pada tahun 1922 dengan arsitektur menyerupai Masjid Rao Rao yang terletak di Kabupaten Tanah Datar, yaitu berupa perpaduan antara arsitektur Minangkabau dengan Persia.
- Jenis objek
- Bangunan
- Fungsi
- Keagamaan (kategori penelusuran)
- Masa tercatat
- Belum diringkas dari riwayat sumber
- Kondisi dan status
- Kondisi mutakhir belum dinilai
Identitas dan tapak
Masjid Raya Koto Baru dicatat dalam lingkup Indonesia. Lokasi yang dinyatakan sumber: Koto Baru, Sumatera Barat, Indonesia. Lokasi Indonesia didukung pernyataan negara pada identitas Wikidata yang dicocokkan dengan artikel sumber.
- Nama utama
- Masjid Raya Koto Baru
- Lokasi
- Koto Baru, Sumatera Barat, Indonesia · Bangunan di Indonesia
- Nama lain dalam sumber
- Q12497326; ID970252
- Klasifikasi sumber
- keagamaan · nomor ID970252
- Dasar kondisi
- Tidak dilakukan survei fisik. Uraian dan kategori artikel tidak otomatis menjadi penetapan warisan atau bukti kondisi saat ini.
Lihat di Peta Arsitektur ↗
Ruang dan fungsi
Profil ini membahas bangunan individual. Kategori fungsi untuk penelusuran: keagamaan. Penggunaan ruang dan perubahannya dapat dibaca dalam teks sumber terpilih. Kategori ini tidak memastikan fungsi operasional saat ini.
Membaca arsitektur
Uraian sumber mencakup bentuk dan susunan tingkat, bahan bangunan, pintu, jendela, atau gerbang, susunan ruang, atap atau kubah, dinding atau fasad. Baca rincian bentuk dan ruang bersama keterangan fase dalam artikel sumber. Unsur-unsur itu dapat berasal dari masa yang berbeda. Teks terpilih tersedia di bawah untuk menelusuri dasar informasinya.
Deskripsi fisik dalam sumber
Teks dari Arsitektur Indonesia · Wikipedia · bahasa Indonesia
Pembuka
Masjid Raya Koto Baru adalah salah satu masjid tertua di Indonesia yang terletak di Nagari Koto Baru, Kecamatan Sungai Pagu, Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat.
Masjid ini mulai dibangun pada tahun 1922 dengan arsitektur menyerupai Masjid Rao Rao yang terletak di Kabupaten Tanah Datar, yaitu berupa perpaduan antara arsitektur Minangkabau dengan Persia. Masjid ini sempat mengalami kerusakan cukup berarti akibat gempa dengan kerusakan terparah terjadi pada tahun 1926, yang pada saat itu masjid ini masih dalam tahap pengerjaan sehingga mengakibatkan pembangunannya baru dapat diselesaikan pada tahun 1933.
Masjid ini terletak tidak jauh dari kawasan yang dikenal sebagai "Kawasan Seribu Rumah Gadang" atau sekitar 37 km dari Padang Aro, ibu kota kabupaten Solok Selatan. Saat ini selain digunakan untuk aktivitas ibadah umat Islam, masjid satu lantai ini juga digunakan sebagai sarana pendidikan agama bagi masyarakat sekitar, bahkan telah menjadi salah satu daya tarik wisata terkenal di Kabupaten Solok Selatan.
Arsitektur
Perpaduan dari berbagai corak terlihat jelas pada arsitektur masjid ini, umumnya yaitu Persia dan Minangkabau. Seperti arsitektur masjid khas Minangkabau lainnya, atap masjid ini terdiri beberapa tingkatan yang sedikit cekung, hanya saja di tingkatan atap teratas terdapat ruang berbentuk persegi dengan empat atap bergonjong mengarah ke empat penjuru mata angin yang dilengkapi dengan mustaka di bagian tengahnya. Menurut Thamrin, pemuka masyarakat setempat, empat gonjong melambangkan empat raja dari empat suku yang bermukim di kawasan Alam Surambi Sungai Pagu, yaitu Malayu, Kampai, Panai, dan Tigo Lareh, sementara mustaka yang menjulang setinggi lebih kurang 1,5 meter merupakan perlambangan bahwa empat raja tersebut bertuhan kepada yang satu, yakni Allah.
Secara keseluruhan arsitektur pada masjid ini menyerupai arsitektur Masjid Rao Rao di Kabupaten Tanah Datar. Dalam pidato peringatan 100 tahun Masjid Rao Rao pada tahun 2008, Shodiq Pasadigoe, Bupati Tanah Datar waktu itu menyebutkan bahwa masjid ini memang diminta dibangun serupa dengan Masjid Rao Rao. Namun berbeda dengan Masjid Rao Rao, masjid ini memiliki dua menara, hanya saja menara yang masing-masing menyatu dengan atap di sisi kiri dan kanan tersebut berbentuk sama dengan yang terdapat di Masjid Rao Rao, yaitu memiliki ruang berbentuk segidelapan dengan atap berbentuk kubah.
Pihak dan peran
Perancang dan pelaksana belum diringkas dalam tabel ini. Nama dan perannya mungkin disebut dalam uraian sumber; baca sesuai konteksnya.
Atribusi berlaku pada fase yang disebut. Pemesan, perancang, pelaksana, dan pembangun mempunyai peran berbeda.
Riwayat perubahan
Riwayat dalam arsip sumber
Teks dari Arsitektur Indonesia · Wikipedia · bahasa Indonesia
Sejarah
Masjid yang awalnya bernama Masjid Batu Koto Baru ini mulai dibangun pada tahun 1922. Namun pembangunan masjid ini baru benar-benar selesai pada tahun 1933, karena pada 28 Juni 1926 terjadi gempa bumi berkekuatan 7,6 skala Richter yang berpusat di Padang Panjang yang mengakibatkan dinding-dinding masjid ini mengalami kerusakan parah. Menyusul kejadian gempa tersebut orang-orang Jepang diketahui telah berada di Solok Selatan. Saat itu secara tidak sengaja pemuka masyarakat setempat bertemu dengan arsitek asal Jepang lalu meminta pendapatnya apakah masjid ini masih memungkinkan untuk digunakan, kemudian setelah diteliti arsitek asal Jepang itu mengatakan bahwa masjid ini masih layak digunakan.
Meskipun termasuk salah satu masjid tertua, sejak dibangun masjid ini belum pernah dipugar secara besar-besaran. Masjid ini juga belum banyak mengalami renovasi sehingga keasliannya masih tetap terjaga. Renovasi yang pernah dilakukan hanya berupa perbaikan dinding yang rusak akibat gempa yang biayanya diperoleh secara swadaya baik dari masyarakat sekitar maupun di perantauan pada tahun 1947. Tanpa mengubah bentuk aslinya, puncak masjid ini juga pernah diperbaiki dua kali, yakni pada tahun 1980 dan 1992. Selanjutnya pada tahun 2004, pemerintah setempat memberikan bantuan untuk membangun gerbang di halaman masjid ini.
Uraian bentuk dan riwayat dalam artikel sumber
Riwayat dan perubahan dibaca dalam bagian sumber terpilih. Tanggal revisi artikel bukan tanggal pembangunan atau survei kondisi.
Ukuran dan sistem
Keterangan bahan dan sistem mengikuti uraian sumber terpilih. Ukuran, nama perancang, tahun pembangunan, dan klaim kinerja yang belum diperiksa silang tidak dimasukkan sebagai data tersendiri.
Ukuran belum diringkas dalam tabel ini. Baca angka pada uraian sumber bersama definisi, fase, dan lingkupnya.
Dokumentasi dan sumber
Edisi sumber dan hak penggunaan
Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia — Masjid Raya Koto Baru. Revisi 29969973. Markup, tabel, daftar, media, catatan kaki, kutipan panjang, dan bagian nonnaratif dihilangkan. Templat format/bahasa dan angka-satuan sederhana dipertahankan sebagai nilai literal sumber, templat lain dihilangkan; urutan paragraf sumber dipertahankan. Seleksi dan ringkasan merupakan adaptasi independen berlisensi CC BY-SA 4.0.
Kontributor Wikidata · data terstruktur CC0 1.0
Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 ↗
Ringkasan berbahasa Indonesia disusun dari nama, lokasi, kategori, dan istilah arsitektur pada catatan sumber. Teks sumber berbahasa Indonesia mengikuti ketentuan penggunaan yang tercantum di atas. Penelaahan ahli independen belum tercatat.
Riwayat penulis dan kontributor sumber ↗ · revisi 29969973. Teks yang diadaptasi pada profil ini mengikuti CC BY-SA 4.0. Kategori sumber bukan penetapan cagar budaya.
Lingkup identitas: Artikel sumber mengidentifikasi Masjid Raya Koto Baru sebagai bangunan individual. Profil mengikuti lingkup objek fisik yang dibahas sumber; lembaga pengelola dan objek di sekitarnya tidak menjadi identitas tambahan.
Status sumber: Artikel ensiklopedia kolaboratif; bukan rekaman penetapan pemerintah · Klasifikasi sumber: Kategori artikel; bukan rating bangunan. Tanggal penetapan bukan tanggal konstruksi.
Tanggal atau versi data sumber: 2026-09-25T13:12:14Z.
- Adaptasi ensiklopedia kolaboratif; penelaahan ahli independen belum tercatat. Rujukan eksternal dalam artikel bukan sumber yang dinyatakan telah dibaca oleh Arsitektur.
- Pemilihan paragraf dan pengelompokan bagian mempertahankan teks sumber; markup, templat, tabel, media, dan bagian nonnaratif dihilangkan. Teks serta adaptasinya mengikuti CC BY-SA 4.0.
Dasar informasi
- Wikipedia bahasa Indonesia · Masjid Raya Koto Baru · revisi 29969973 ↗Kontributor Wikipedia · diakses pada 2026-10-15 · dokumen 2026-09-25T13:12:14Z
- Wikidata P625 · Masjid Raya Koto Baru ↗Kontributor Wikidata · diakses pada 2026-10-15 · dokumen 2026-04-06T22:42:00Z
Disusun oleh Arsitektur. Penelaahan ahli independen tidak diklaim.
Perubahan isi: 2026-10-17. Tanggal ini tidak menyatakan survei fisik, tanggal dokumen, atau penelaahan independen.