Arsitektur.
bagian dari ensiklopedia.online
ARS-R8280057419828080
BangunanKuantan Singingi, Riau, IndonesiaARS-R8280057419828080

Masjid Tua Sentajo (Raudhatul Jannah)

Masjid Tua Sentajo atau Raudhatul Jannah menggabungkan atap bertumpang tiga dengan sistem tiang kayu dan dinding pasangan bata.

Dasar informasi:[1]
Bandingkan
Jenis objek
Bangunan
Fungsi
ibadah
Masa tercatat
Belum diringkas untuk keseluruhan objek
Kondisi dan status
Kondisi mutakhir belum dinilai
01

Identitas dan tapak

Masjid tercatat di Kabupaten Kuantan Singingi, Riau. Profil berfokus pada bangunan ibadah yang dijelaskan registri, sedangkan koordinat dan batas pekarangannya belum ditetapkan dari data yang tersedia.

Dasar informasi:[1]
Lingkup profil: Bangunan utama Masjid Raudhatul Jannah dengan serambi dan tempat wudu yang melekat dalam deskripsi.
Nama utama
Masjid Tua Sentajo (Raudhatul Jannah)
Lokasi
Kuantan Singingi, Riau, Indonesia · Bangunan di Indonesia
Nama lain dalam sumber
CB.6060.20180604.00065
Dasar kondisi
Uraian mengacu pada dokumentasi sumber. Tidak dilakukan survei fisik mutakhir; perubahan sesudah pendataan belum dipastikan.
02

Ruang dan fungsi

Ruang utama, mihrab, mimbar, dan serambi membentuk bagian kegiatan ibadah. Tempat wudu ditambahkan di sisi timur laut, terpisah fungsinya dari ruang salat di dalam bangunan.

Dasar informasi:[1]

Membaca arsitektur

Tiga lapis atap limasan menutup masjid satu lantai ini, dengan penutup seng yang dibentuk menyerupai genteng. Papan kayu berlubang mengisi bidang di antara tingkat atap. Tujuh belas tiang berpenampang delapan sisi menyangga bagian dalam: satu tiang macu di pusat, empat pendamping di sekelilingnya, dan dua belas tiang pada lingkar luar. Dinding pasangan bata menggunakan bahan pengikat kapur, sedangkan bukaan pintu serta jendela memperlihatkan lengkungan. Keramik putih menutup lantai utama dan keramik hijau melapisi bagian dinding. Perubahan bahan tersebut dibedakan dari susunan rangka kayu. Tangga mimbar yang sebelumnya berada di depan dipindahkan ke belakang, sehingga susunan akses mimbar tidak sepenuhnya mengikuti keadaan awal.

Dasar informasi:[1]
03

Pihak dan peran

Belum tersedia informasi bersumber untuk bagian ini.

Atribusi berlaku pada fase yang disebut. Pemesan, perancang, pelaksana, dan pembangun mempunyai peran berbeda.

04

Riwayat perubahan

Tanggal observasi fisik tidak dipastikan

Bentuk dan ruang yang didokumentasikan sumber resmi

Narasi profil ditulis baru dari fakta registri. Riwayat konstruksi yang tidak tersedia tidak diisi dari tanggal akses, kode periode, atau tanggal penetapan.

Dasar informasi:[1]
05

Ukuran dan sistem

Tahun pemindahan tangga mimbar maupun pemugaran tidak diketahui. Bentuk seng tidak disebut sebagai genteng tanah liat, dan fondasi tidak disimpulkan karena tertutup bagian bangunan.

Dasar informasi:[1]
Bahan dan sistem
Kayu · Papan kayu berlubang mengisi bidang di antara tingkat atap.
Dasar informasi:[1]
Bahan dan sistem
Bata · Dinding pasangan bata menggunakan bahan pengikat kapur, sedangkan bukaan pintu serta jendela memperlihatkan lengkungan.
Dasar informasi:[1]
Bahan dan sistem
Keramik · Keramik putih menutup lantai utama dan keramik hijau melapisi bagian dinding.
Dasar informasi:[1]
Bahan dan sistem
Seng · Tiga lapis atap limasan menutup masjid satu lantai ini, dengan penutup seng yang dibentuk menyerupai genteng.
Dasar informasi:[1]

Belum tersedia ukuran bersumber yang dapat ditampilkan.

06

Dokumentasi dan sumber

Catatan pembacaan sumber
  • Kondisi dan fungsi mengikuti dokumentasi sumber; tanggal survei serta kondisi mutakhir belum diverifikasi.
  • Profil editorial disusun dari fakta registri resmi dengan narasi baru. Prosa dan gambar pemerintah yang belum mempunyai izin redistribusi tidak disalin. Penelaahan ahli independen belum tercatat.

Dasar informasi

  1. Masjid Tua Sentajo (Raudhatul Jannah) ↗
    Kementerian Kebudayaan · DAPOBUD · data resmi diakses pada 2026-10-15

Disusun oleh Arsitektur. Penelaahan ahli independen tidak diklaim.

Perubahan isi: 2026-10-17. Tanggal ini tidak menyatakan survei fisik, tanggal dokumen, atau penelaahan independen.

Baca dokumentasi