Arsitektur.
bagian dari ensiklopedia.online
ARS-R600973930
Adaptasi ensiklopedia kolaboratif · ringkasan berbahasa Indonesia dan teks sumber berbahasa Indonesia. Identitas dan rujukan berasal dari Arsitektur Indonesia · Wikipedia, nomor ID973930. Asal dan lisensi uraian
BangunanPadangtongah Balainanduo, Sumatera Barat, IndonesiaARS-R600973930

Masjid Tuo Koto Nan Ampek

Masjid Tuo Koto Nan Ampek atau juga disebut Masjid Gadang Balai Nan Duo adalah salah satu masjid tertua di Indonesia yang terletak di Nagari Koto Nan Ampek atau kini secara administratif termasuk ke dalam wilayah Kelurahan Balai Nan Duo, Kecamatan Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh, Sumatera Barat.

Dasar informasi:[1]
Bandingkan
Jenis objek
Bangunan
Fungsi
Keagamaan (kategori penelusuran)
Masa tercatat
Belum diringkas dari riwayat sumber
Kondisi dan status
Kondisi mutakhir belum dinilai
01

Identitas dan tapak

Masjid Tuo Koto Nan Ampek dicatat dalam lingkup Indonesia. Lokasi yang dinyatakan sumber: Padangtongah Balainanduo, Sumatera Barat, Indonesia. Lokasi Indonesia didukung pernyataan negara pada identitas Wikidata yang dicocokkan dengan artikel sumber.

Dasar informasi:[1]
Lingkup profil: Artikel sumber mengidentifikasi Masjid Tuo Koto Nan Ampek sebagai bangunan individual. Profil mengikuti lingkup objek fisik yang dibahas sumber; lembaga pengelola dan objek di sekitarnya tidak menjadi identitas tambahan. Bangunan lain pada tapak tidak otomatis menjadi bagian dari entitas ini.
Nama utama
Masjid Tuo Koto Nan Ampek
Lokasi
Padangtongah Balainanduo, Sumatera Barat, Indonesia · Bangunan di Indonesia
Nama lain dalam sumber
Q12497342; ID973930
Klasifikasi sumber
keagamaan · nomor ID973930
Dasar kondisi
Tidak dilakukan survei fisik. Uraian dan kategori artikel tidak otomatis menjadi penetapan warisan atau bukti kondisi saat ini.
Titik lokasi: Titik rujukan Wikidata P625 untuk identitas sumber; bukan jejak bangunan. Ketelitian horizontal belum diverifikasi.
Lihat di Peta Arsitektur ↗
02

Ruang dan fungsi

Profil ini membahas bangunan individual. Kategori fungsi untuk penelusuran: keagamaan. Penggunaan ruang dan perubahannya dapat dibaca dalam teks sumber terpilih. Kategori ini tidak memastikan fungsi operasional saat ini.

Dasar informasi:[1]

Membaca arsitektur

Uraian sumber mencakup bentuk dan susunan tingkat, bahan bangunan, susunan ruang, atap atau kubah, tiang atau struktur penyangga, dinding atau fasad. Baca rincian bentuk dan ruang bersama keterangan fase dalam artikel sumber. Unsur-unsur itu dapat berasal dari masa yang berbeda. Teks terpilih tersedia di bawah untuk menelusuri dasar informasinya.

Dasar informasi:[1]

Deskripsi fisik dalam sumber

Teks dari Arsitektur Indonesia · Wikipedia · bahasa Indonesia

Pembuka

Masjid Tuo Koto Nan Ampek atau juga disebut Masjid Gadang Balai Nan Duo adalah salah satu masjid tertua di Indonesia yang terletak di Nagari Koto Nan Ampek atau kini secara administratif termasuk ke dalam wilayah Kelurahan Balai Nan Duo, Kecamatan Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh, Sumatera Barat. Masjid berarsitektur Minangkabau ini diperkirakan dibangun pada tahun 1840, yang pada mulanya beratapkan ijuk sebelum akhirnya diganti menjadi seng.

Saat ini selain digunakan untuk aktivitas ibadah umat Islam, masjid satu lantai ini juga digunakan oleh masyarakat sekitar sebagai sarana pendidikan agama sekaligus tempat bermusyawarah.

Arsitektur

Masjid ini berdiri di atas tanah berukuran 50 × 31 meter atau seluas 1.550 meter persegi. Tanah tersebut tercatat di Kantor Urusan Agama (KUA) Payakumbuh sebagai tanah wakaf dari sejumlah kaum, yakni Datuk Rajo Mantiko Alam, Datuk Bangso Dirajo Nan Hitam, Datuk Paduko Majo Lelo, dan Datuk Sinaro Kayo. Secara keseluruhan, arsitektur yang dimiliki masjid ini dipengaruhi oleh corak Minangkabau dengan konstruksi bangunan umumnya terbuat dari kayu. Atap masjid ini dibuat berundak-undak sebanyak tiga tingkat dengan permukaan yang tidak datar melainkan melentik; cocok untuk daerah beriklim tropis karena dapat lebih cepat mengalirkan air hujan ke bawah. Antara tingkatan atap yang satu dengan yang lain terdapat celah untuk pencahayaan dengan tingkatan teratas merupakan atap berbentuk limas. Bagian mihrab, yang terletak di sebelah barat dan sedikit menjorok keluar, memiliki atap yang menyatu dengan undakan atap pertama.

Bangunan utama masjid ini berbentuk persegi yang pada mulanya berukuran 17 × 17 meter, kemudian karena jumlah jemaah kian banyak diperluas menjadi 20 × 20 meter dengan tiang sebanyak 48 buah yang dibuat dari bahan kayu juar . Lantai dari papan dengan ketinggian dari tanah sekitar 1,2 m. Tiang-tiang dipancang miring, kecuali tiang utama di tengah. Dengan kontruksi berupa panggung seperti halnya Rumah Gadang, lantai masjid ini memiliki ketinggian sekitar 1,2 meter dari permukaan tanah.

03

Pihak dan peran

Perancang dan pelaksana belum diringkas dalam tabel ini. Nama dan perannya mungkin disebut dalam uraian sumber; baca sesuai konteksnya.

Atribusi berlaku pada fase yang disebut. Pemesan, perancang, pelaksana, dan pembangun mempunyai peran berbeda.

04

Riwayat perubahan

Riwayat dalam arsip sumber

Teks dari Arsitektur Indonesia · Wikipedia · bahasa Indonesia

Sejarah

Tidak diketahui pasti tahun berapa sebetulnya masjid ini mulai berdiri. Menurut Abdul Baqir Zein dalam bukunya yang berjudul Masjid-masjid Bersejarah di Indonesia, masjid ini diperkirakan dibangun pada tahun 1840 (sumber lain 1850) dan dinamakan berdasarkan nama tempat didirikannya, yakni Nagari Koto Nan Ampek.

Pembangunannya dilakukan pada masa pemerintahan Regent Luhak Limo Puluah Tuanku Nan Cedok dari Suku Koto dengan panitia pembangunan yang disebut "Tukang Nagari Nan Tigo Baleh" dan dipimpin oleh tiga orang penghulu yang berasal dari suku yang berbeda di Minangkabau, yakni: Datuk Kuniang dari suku Kampai, Datuk Pangkai Sinaro dari suku Piliang, dan Datuk Siri Dirajo dari suku Malayu.

Masjid pertama yang dibangun di Nagari Koto Nan Ampek ini disebut sebagian masyarakat Masjid Gadang Balai Nan Duo, karena waktu dulu masjid ini berada di tengah-tengah nagari berdekatan dengan Balai Adat Nagari "Balai Nan Duo".

Meskipun termasuk salah satu masjid tertua, sebagian besar tiang, lantai, dan dinding yang semuanya terbuat dari kayu belum pernah diganti sejak pertama kali masjid ini dibangun. Masjid ini juga belum banyak mengalami renovasi sehingga keasliannya masih tetap terjaga. Hanya saja, karena sudah lapuk, atap yang pada mulanya terbuat dari ijuk kemudian diganti dengan seng.

Tanggal observasi fisik belum dipastikan

Uraian bentuk dan riwayat dalam artikel sumber

Riwayat dan perubahan dibaca dalam bagian sumber terpilih. Tanggal revisi artikel bukan tanggal pembangunan atau survei kondisi.

Dasar informasi:[1]
05

Ukuran dan sistem

Keterangan bahan dan sistem mengikuti uraian sumber terpilih. Ukuran, nama perancang, tahun pembangunan, dan klaim kinerja yang belum diperiksa silang tidak dimasukkan sebagai data tersendiri.

Dasar informasi:[1]

Ukuran belum diringkas dalam tabel ini. Baca angka pada uraian sumber bersama definisi, fase, dan lingkupnya.

06

Dokumentasi dan sumber

Edisi sumber dan hak penggunaan

Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia — Masjid Tuo Koto Nan Ampek. Revisi 29969988. Markup, tabel, daftar, media, catatan kaki, kutipan panjang, dan bagian nonnaratif dihilangkan. Templat format/bahasa dan angka-satuan sederhana dipertahankan sebagai nilai literal sumber, templat lain dihilangkan; urutan paragraf sumber dipertahankan. Seleksi dan ringkasan merupakan adaptasi independen berlisensi CC BY-SA 4.0.

Kontributor Wikidata · data terstruktur CC0 1.0

Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 ↗

Ringkasan berbahasa Indonesia disusun dari nama, lokasi, kategori, dan istilah arsitektur pada catatan sumber. Teks sumber berbahasa Indonesia mengikuti ketentuan penggunaan yang tercantum di atas. Penelaahan ahli independen belum tercatat.

Riwayat penulis dan kontributor sumber ↗ · revisi 29969988. Teks yang diadaptasi pada profil ini mengikuti CC BY-SA 4.0. Kategori sumber bukan penetapan cagar budaya.

Lingkup identitas: Artikel sumber mengidentifikasi Masjid Tuo Koto Nan Ampek sebagai bangunan individual. Profil mengikuti lingkup objek fisik yang dibahas sumber; lembaga pengelola dan objek di sekitarnya tidak menjadi identitas tambahan.

Status sumber: Artikel ensiklopedia kolaboratif; bukan rekaman penetapan pemerintah · Klasifikasi sumber: Kategori artikel; bukan rating bangunan. Tanggal penetapan bukan tanggal konstruksi.

Tanggal atau versi data sumber: 2026-09-25T13:12:26Z.

Catatan pembacaan sumber
  • Adaptasi ensiklopedia kolaboratif; penelaahan ahli independen belum tercatat. Rujukan eksternal dalam artikel bukan sumber yang dinyatakan telah dibaca oleh Arsitektur.
  • Pemilihan paragraf dan pengelompokan bagian mempertahankan teks sumber; markup, templat, tabel, media, dan bagian nonnaratif dihilangkan. Teks serta adaptasinya mengikuti CC BY-SA 4.0.

Dasar informasi

  1. Wikipedia bahasa Indonesia · Masjid Tuo Koto Nan Ampek · revisi 29969988 ↗
    Kontributor Wikipedia · diakses pada 2026-10-15 · dokumen 2026-09-25T13:12:26Z
  2. Wikidata P625 · Masjid Tuo Koto Nan Ampek ↗
    Kontributor Wikidata · diakses pada 2026-10-15 · dokumen 2026-09-21T13:52:53Z

Disusun oleh Arsitektur. Penelaahan ahli independen tidak diklaim.

Perubahan isi: 2026-10-17. Tanggal ini tidak menyatakan survei fisik, tanggal dokumen, atau penelaahan independen.

Baca dokumentasi