Masjid Wahyu Al-Hadi
Masjid Wahyu Al-Hadi adalah salah satu masjid terbesar di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah. Masjid ini terletak di Jalan Jendral Sudirman KM 3,3 Sampit, Kelurahan Mentawa Baru Hulu, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur.
- Jenis objek
- Bangunan
- Fungsi
- Keagamaan (kategori penelusuran)
- Masa tercatat
- Belum diringkas dari riwayat sumber
- Kondisi dan status
- Kondisi mutakhir belum dinilai
Identitas dan tapak
Masjid Wahyu Al-Hadi dicatat dalam lingkup Indonesia. Lokasi yang dinyatakan sumber: Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, Indonesia. Lokasi Indonesia didukung pernyataan negara pada identitas Wikidata yang dicocokkan dengan artikel sumber.
- Nama utama
- Masjid Wahyu Al-Hadi
- Lokasi
- Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, Indonesia · Bangunan di Indonesia
- Nama lain dalam sumber
- Q116833997; ID3687780
- Klasifikasi sumber
- keagamaan · nomor ID3687780
- Dasar kondisi
- Tidak dilakukan survei fisik. Uraian dan kategori artikel tidak otomatis menjadi penetapan warisan atau bukti kondisi saat ini.
Ruang dan fungsi
Profil ini membahas bangunan individual. Kategori fungsi untuk penelusuran: keagamaan. Penggunaan ruang dan perubahannya dapat dibaca dalam teks sumber terpilih. Kategori ini tidak memastikan fungsi operasional saat ini.
Membaca arsitektur
Uraian sumber mencakup pintu, jendela, atau gerbang, ornamen atau relief, atap atau kubah. Baca rincian bentuk dan ruang bersama keterangan fase dalam artikel sumber. Unsur-unsur itu dapat berasal dari masa yang berbeda. Teks terpilih tersedia di bawah untuk menelusuri dasar informasinya.
Deskripsi fisik dalam sumber
Teks dari Arsitektur Indonesia · Wikipedia · bahasa Indonesia
Pembuka
Masjid Wahyu Al-Hadi adalah salah satu masjid terbesar di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah. Masjid ini terletak di Jalan Jendral Sudirman KM 3,3 Sampit, Kelurahan Mentawa Baru Hulu, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur. Lokasi masjid ini berdekatan dengan Tugu Perdamaian Sampit. Masjid ini pun merupakan salah satu ikon terpenting dari Kabupaten Kotawaringin Timur.
Arsitektur
Masjid Wahyu Al-Hadi memiliki luas bangunan sebesar 5.000 m² dan berdiri di lahan seluas 20.000 m². Masjid ini dapat menampung jumlah jemaat sebanyak 200 hingga 500 orang. Masjid agung ini sendiri berbentuk segi enam dan mengadopsi gaya arsitektur khas Timur Tengah, yaitu dengan empat menara yang berdiri di empat sudut bangunannya dan dengan satu kubah utama yang berukuran cukup besar dan empat kubah kecil lainnya di atas tiap-tiap menara. Keunikan masjid ini adalah adanya dua bangunan kecil dengan kubah kecil di depan masjid yang dapat difungsikan sebagai gazebo untuk beristirahat bagi masyarakat.
Pihak dan peran
Perancang dan pelaksana belum diringkas dalam tabel ini. Nama dan perannya mungkin disebut dalam uraian sumber; baca sesuai konteksnya.
Atribusi berlaku pada fase yang disebut. Pemesan, perancang, pelaksana, dan pembangun mempunyai peran berbeda.
Riwayat perubahan
Riwayat dalam arsip sumber
Teks dari Arsitektur Indonesia · Wikipedia · bahasa Indonesia
Sejarah
Pembangunan Masjid Wahyu Al-Hadi dimaksudkan agar seluruh kegiatan Islami, seperti Pendidikan Agama dan Moral Islam bagi masyarakat Kotawaringin Timur terpusat di masjid ini. Hal ini dijelaskan oleh Bupati Kotawaringin Timur yang menjabat kala itu, yakni Drs. HM. Wahyudi K. Anwar.
Pembangunan Masjid Wahyu Al-Hadi ini mulai dilakukan pada tahun 2004. Pembangunannya memerlukan waktu hingga 6 tahun yakni antara tahun 2004 hingga tahun 2010. Proses peresmian masjid ini dilakukan pada Jumat, 24 September 2010, tepatnya pada akhir masa jabatan Drs. HM. Wahyudi K. Anwar yang menjabat sebagai Bupati Kotawaringin Timur pada masa itu, meskipun saat itu keseluruhan pembangunan masjid belum rampung sepenuhnya. Pada saat peresmiannya, beberapa mubaligh kondang turut diundang untuk memeriahkan suasana bahagia tersebut seperti KH. Gymnastiar (AA Gym) dan KH. Zainuddin MZ (Alm.).
Pada tahun 2011, proyek pembangunan kembali ditambah dan membutuhkan dana sekitar Rp8 miliar yang diambil dari dana APBD Kabupaten Kotawaringin Timur. Pembangunan tambahan tersebut dilakukan untuk membangun 2 tempat wudhu khusus jamaah pria dan wanita, kemudian pemasangan kusen pintu dan jendela yang didatangkan langsung dari Jepara. Selain itu, beberapa ornamen kaligrafi yang sangat detail juga turut dihiaskan pada bagian interior masjid, serta pengecatan seluruh bangunannya dirampungkan. Proses penyempurnaan bangunan masjid ini memerlukan waktu sekitar 4 bulan, yakni dari tanggal 26 Agustus hingga tanggal 23 Desember 2011.
Uraian bentuk dan riwayat dalam artikel sumber
Riwayat dan perubahan dibaca dalam bagian sumber terpilih. Tanggal revisi artikel bukan tanggal pembangunan atau survei kondisi.
Ukuran dan sistem
Keterangan bahan dan sistem mengikuti uraian sumber terpilih. Ukuran, nama perancang, tahun pembangunan, dan klaim kinerja yang belum diperiksa silang tidak dimasukkan sebagai data tersendiri.
Ukuran belum diringkas dalam tabel ini. Baca angka pada uraian sumber bersama definisi, fase, dan lingkupnya.
Dokumentasi dan sumber
Edisi sumber dan hak penggunaan
Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia — Masjid Wahyu Al-Hadi. Revisi 29978036. Markup, tabel, daftar, media, catatan kaki, kutipan panjang, dan bagian nonnaratif dihilangkan. Templat format/bahasa dan angka-satuan sederhana dipertahankan sebagai nilai literal sumber, templat lain dihilangkan; urutan paragraf sumber dipertahankan. Seleksi dan ringkasan merupakan adaptasi independen berlisensi CC BY-SA 4.0.
Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 ↗
Ringkasan berbahasa Indonesia disusun dari nama, lokasi, kategori, dan istilah arsitektur pada catatan sumber. Teks sumber berbahasa Indonesia mengikuti ketentuan penggunaan yang tercantum di atas. Penelaahan ahli independen belum tercatat.
Riwayat penulis dan kontributor sumber ↗ · revisi 29978036. Teks yang diadaptasi pada profil ini mengikuti CC BY-SA 4.0. Kategori sumber bukan penetapan cagar budaya.
Lingkup identitas: Artikel sumber mengidentifikasi Masjid Wahyu Al-Hadi sebagai bangunan individual. Profil mengikuti lingkup objek fisik yang dibahas sumber; lembaga pengelola dan objek di sekitarnya tidak menjadi identitas tambahan.
Status sumber: Artikel ensiklopedia kolaboratif; bukan rekaman penetapan pemerintah · Klasifikasi sumber: Kategori artikel; bukan rating bangunan. Tanggal penetapan bukan tanggal konstruksi.
Tanggal atau versi data sumber: 2026-09-25T16:28:17Z.
- Adaptasi ensiklopedia kolaboratif; penelaahan ahli independen belum tercatat. Rujukan eksternal dalam artikel bukan sumber yang dinyatakan telah dibaca oleh Arsitektur.
- Pemilihan paragraf dan pengelompokan bagian mempertahankan teks sumber; markup, templat, tabel, media, dan bagian nonnaratif dihilangkan. Teks serta adaptasinya mengikuti CC BY-SA 4.0.
Dasar informasi
- Wikipedia bahasa Indonesia · Masjid Wahyu Al-Hadi · revisi 29978036 ↗Kontributor Wikipedia · diakses pada 2026-10-15 · dokumen 2026-09-25T16:28:17Z
Disusun oleh Arsitektur. Penelaahan ahli independen tidak diklaim.
Perubahan isi: 2026-10-17. Tanggal ini tidak menyatakan survei fisik, tanggal dokumen, atau penelaahan independen.