Masjid Ziyadatul Abrar
Masjid Ziyadatul Abrar (Bahasa arab : مسجد الزيادة الأبرار) atau lebih dikenal dengan Masjid Apung Ziyadatul Abrar adalah sebuah masjid yang berlokasi di Pantai Siring Pagatan, Kecamatan Kusan Hilir, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan.
- Jenis objek
- Bangunan
- Fungsi
- Keagamaan (kategori penelusuran)
- Masa tercatat
- Belum diringkas dari riwayat sumber
- Kondisi dan status
- Kondisi mutakhir belum dinilai
Identitas dan tapak
Masjid Ziyadatul Abrar dicatat dalam lingkup Indonesia. Lokasi yang dinyatakan sumber: Kalimantan Selatan, Indonesia. Konteks Indonesia didukung keterangan wilayah atau kategori sumber, serta uraian arsitektur yang diperiksa; tidak menyatakan asal tradisi yang eksklusif.
- Nama utama
- Masjid Ziyadatul Abrar
- Lokasi
- Kalimantan Selatan, Indonesia · Bangunan di Indonesia
- Nama lain dalam sumber
- Q127853464; ID4189079
- Klasifikasi sumber
- keagamaan · nomor ID4189079
- Dasar kondisi
- Tidak dilakukan survei fisik. Uraian dan kategori artikel tidak otomatis menjadi penetapan warisan atau bukti kondisi saat ini.
Ruang dan fungsi
Profil ini membahas bangunan individual. Kategori fungsi untuk penelusuran: keagamaan. Penggunaan ruang dan perubahannya dapat dibaca dalam teks sumber terpilih. Kategori ini tidak memastikan fungsi operasional saat ini.
Membaca arsitektur
Uraian sumber mencakup bentuk dan susunan tingkat, bahan bangunan, susunan ruang, atap atau kubah, tiang atau struktur penyangga, dinding atau fasad. Baca rincian bentuk dan ruang bersama keterangan fase dalam artikel sumber. Unsur-unsur itu dapat berasal dari masa yang berbeda. Teks terpilih tersedia di bawah untuk menelusuri dasar informasinya.
Deskripsi fisik dalam sumber
Teks dari Arsitektur Indonesia · Wikipedia · bahasa Indonesia
Pembuka
Masjid Ziyadatul Abrar (Bahasa arab : مسجد الزيادة الأبرار) atau lebih dikenal dengan Masjid Apung Ziyadatul Abrar adalah sebuah masjid yang berlokasi di Pantai Siring Pagatan, Kecamatan Kusan Hilir, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan.
Masjid ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan PT. Borneo Indobara (PT.BIB) yang dibangun dan dipersembahkan untuk masyarakat Kabupaten Tanah Bumbu, serta diserahkan kepada Pemerintahan Kabupaten Tanah Bumbu untuk pengelolaannya. Pembangunan masjid ini diharapkan sebagai tempat ibadah dan syiar keagamaan, juga menjadi destinasi wisata di Kabupaten Tanah Bumbu.
Urban dan arsitektural
Masjid Ziyadatul Abrar dibangun diatas permukaan laut pantai siring pagatan yang berjarak 115m dari tepi jalan provinsi menuju ke tengah bangunan di laut. Masjid dengan total luasan 1898m2, terdiri dari 2 lantai di mana lantai atas dengan luas area 804m2 adalah ruang utama yang berfungsi sebagai tempat ibadah dan lantai kedua dengan luas area 1094m2 adalah sebagai ruang serbaguna dan area pendukung lainnya. Terdapat 1 kubah besar utama, 4 kubah kecil diatas 4 menara.
Asitektur bentuk Masjid Ziyadatul Abrar merupakan penjelmaan dari logo Kabupaten Tanah Bumbu, dengan tambahan sentuhan bergaya utsmaniyah modern. Sehingga menghasilkan bangunan masjid yang memiliki identitas dan karakterisitk yang sangat kuat untuk mewakili Kabupaten Tanah Bumbu.
Filosofi makna yang mewakili dari beberapa bentuk detail masjid terhadap perwujudan logo Kabupaten Tanah Bumbu (PERDA No. 26 Tahun 2005) adalah :
Bintang emas, diwujudkan dengan bentuk atap dibawah 4 kubah menara masjid yang berbentuk bintang dan berwarna emas. Perlambangan Ketuhanan yang Maha Esa sebagai petunjuk bahwa masyarakat Kabupaten Tanah Bumbu adalah masyarakat agamis dan selalu mendambakan ke ridhaanNya dalam segala usaha
Padi dan kapas warna emas, hijau dan putih, diwujudkan dengan bentuk fasad bangunan masjid yang terdiri atas kolom dan dinding krawangan melengkung seperti padi dan kapas dibalut dengan warna emas, hijau dan putih. Perlambangan kesuburan tanah yang melimpah sumber daya alamnya, baik pertanian, perkebunan beserta khazanah tambang yang ada didalamnya serta menghijau lebat hutannya. Juga mewakili perjuangan membangun Kabupaten Tanah Bumbu.
Gunung, diwujudkan dengan bentuk atap bangunan 2 gazebo masjid sisi selatan yang menyerupai gunung. Perlambangan kekayaan sumber daya alam yang melimpah ruah dan belum semuanya tergali yang menjadi harapan kemakmuran masa depan.
Perahu layar Tradisional (phinisi) diatas laut, diwujudkan dengan sculpture konstruksi layar baja pada kedua menara masjid dan atap dome sisi barat dan timur yang akan memberikan kesan terlihat seperti perahu berlayar, dengan terbagi 5 segment pada layar terkembang mempunyai makna wilayah Kabupaten Tanah Bumbu pada awal terbentuknya terdiri dari 5 (lima) Kecamatan yaitu: Kecamatan Batulici, Kecamatan Kusan Hilir, Kecamatan Kusan Hulu, Kecamatan Sungai Loban dan Kecamatan Satui, serta mewakili tradisi masyarakat sebagai nelayan dan berlimpahnya kekayaan laut Kabupaten Tanah Bumbu
Slogan BERSUJUD singkatan dari Bersih, Syukur, Jujur, Damai, diwujudkan dan diartikan dengan makna sebenarnya bahwa masjid itu sendiri berasal dari kata sajada-yasjudu-masjidan (tempat bersujud).
Nama Masjid Ziyadatul Abrar sendiri memiliki arti Bertambahnya Kebaikan, harapannya nama ini membawa keberkahan bagi peningkatan kualitas peribadatan masyarakat Kabupaten Tanah Bumbu.
Pihak dan peran
Perancang dan pelaksana belum diringkas dalam tabel ini. Nama dan perannya mungkin disebut dalam uraian sumber; baca sesuai konteksnya.
Atribusi berlaku pada fase yang disebut. Pemesan, perancang, pelaksana, dan pembangun mempunyai peran berbeda.
Riwayat perubahan
Riwayat dalam arsip sumber
Teks dari Arsitektur Indonesia · Wikipedia · bahasa Indonesia
Sejarah
Pembangunan masjid ini di inisiasi oleh COO PT. Borneo Indobara R. Utoro sebagai bentuk program CSR perusahaan kepada Kabupaten Tanah Bumbu. Pelaksanaan pembangunan dimulai tahun 2019 hingga tahun 2023 pada saat kepemimpinan 2 Bupati Kabupaten Tanah Bumbu, yang diawali oleh Bupati periode 2018 - 2021 H. Sudian Noor, yang kemudian dilanjutkan dan diresmikan pada tanggal 26 November 2023 oleh Bupati periode 2021-2024 dr. H. M. Zairullah Azhar, M.Sc.
Perencanaan dan konsep desain dimulai pada Desember 2018 dan dibuat oleh internal tim teknis Divisi Project Engineering & Business Improvement PT. Borneo Indobara berkolaborasi bersama tim independen konsultan struktur, PT. Hesa Laras Cemerlang. Pelaksanaan pembangunan masjid dibagi menjadi dua tahapan, yaitu :
Tahapan pertama dimulai pada Desember 2019 dengan penentuan lokasi, di mana pada saat penentuan lokasi sempat berpindah-pindah sebanyak 3 kali dan pada akhirnya diputuskan pada lokasi saat ini, pemancangan piling di laut, dan konstruksi struktur bawah masjid. Pembangunan masjid sempat terhenti kurang lebih 1 tahun dikarenakan pandemi covid-19.
Tahapan kedua dilanjutkan pada juni 2022 dengan konstruksi bangunan arsitektur dan struktur atas. Kedua tahapan pembangunan konstruksi masjid dilaksanakan oleh kontraktor pelaksana PT. Lintech Duta Pratama.
Uraian bentuk dan riwayat dalam artikel sumber
Riwayat dan perubahan dibaca dalam bagian sumber terpilih. Tanggal revisi artikel bukan tanggal pembangunan atau survei kondisi.
Ukuran dan sistem
Keterangan bahan dan sistem mengikuti uraian sumber terpilih. Ukuran, nama perancang, tahun pembangunan, dan klaim kinerja yang belum diperiksa silang tidak dimasukkan sebagai data tersendiri.
Ukuran belum diringkas dalam tabel ini. Baca angka pada uraian sumber bersama definisi, fase, dan lingkupnya.
Dokumentasi dan sumber
Edisi sumber dan hak penggunaan
Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia — Masjid Ziyadatul Abrar. Revisi 29757701. Markup, tabel, daftar, media, catatan kaki, kutipan panjang, dan bagian nonnaratif dihilangkan. Templat format/bahasa dan angka-satuan sederhana dipertahankan sebagai nilai literal sumber, templat lain dihilangkan; urutan paragraf sumber dipertahankan. Seleksi dan ringkasan merupakan adaptasi independen berlisensi CC BY-SA 4.0.
Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 ↗
Ringkasan berbahasa Indonesia disusun dari nama, lokasi, kategori, dan istilah arsitektur pada catatan sumber. Teks sumber berbahasa Indonesia mengikuti ketentuan penggunaan yang tercantum di atas. Penelaahan ahli independen belum tercatat.
Riwayat penulis dan kontributor sumber ↗ · revisi 29757701. Teks yang diadaptasi pada profil ini mengikuti CC BY-SA 4.0. Kategori sumber bukan penetapan cagar budaya.
Lingkup identitas: Artikel sumber mengidentifikasi Masjid Ziyadatul Abrar sebagai bangunan individual. Profil mengikuti lingkup objek fisik yang dibahas sumber; lembaga pengelola dan objek di sekitarnya tidak menjadi identitas tambahan.
Status sumber: Artikel ensiklopedia kolaboratif; bukan rekaman penetapan pemerintah · Klasifikasi sumber: Kategori artikel; bukan rating bangunan. Tanggal penetapan bukan tanggal konstruksi.
Tanggal atau versi data sumber: 2026-09-14T14:48:54Z.
- Adaptasi ensiklopedia kolaboratif; penelaahan ahli independen belum tercatat. Rujukan eksternal dalam artikel bukan sumber yang dinyatakan telah dibaca oleh Arsitektur.
- Pemilihan paragraf dan pengelompokan bagian mempertahankan teks sumber; markup, templat, tabel, media, dan bagian nonnaratif dihilangkan. Teks serta adaptasinya mengikuti CC BY-SA 4.0.
Dasar informasi
- Wikipedia bahasa Indonesia · Masjid Ziyadatul Abrar · revisi 29757701 ↗Kontributor Wikipedia · diakses pada 2026-10-15 · dokumen 2026-09-14T14:48:54Z
Disusun oleh Arsitektur. Penelaahan ahli independen tidak diklaim.
Perubahan isi: 2026-10-17. Tanggal ini tidak menyatakan survei fisik, tanggal dokumen, atau penelaahan independen.