Arsitektur.
bagian dari ensiklopedia.online
ARS-B013
BangunanKudus, Jawa Tengah, IndonesiaARS-B013

Menara Masjid Kudus

Menara Masjid Kudus menghubungkan bentuk bangunan bata dengan kegiatan keagamaan di lingkungan Masjid Al-Aqsha. Profil ini memusatkan perhatian pada menaranya. Keterangan tentang pendirian masjid atau prasasti masjid tidak diperlakukan sebagai tanggal pembangunan menara, karena sumber yang dibaca belum memastikan hubungan kedua kronologi tersebut.

Dasar informasi:[1] [2]
Bandingkan
Jenis objek
Bangunan
Fungsi
penanda-waktu-keagamaan
Masa tercatat
Tahun pembangunan menara belum terverifikasi; konsolidasi tercatat 2012
Kondisi dan status
Penggunaan bagian atas terdokumentasi
01

Identitas dan tapak

Menara berada di Kauman, Kudus, dalam lingkungan masjid dan makam Sunan Kudus. Berita pemerintah memperlihatkan hubungan bangunan dengan warga sekitarnya: penabuhan beduk, ziarah, pertemuan, serta kegiatan perdagangan menjelang Ramadan membuat lingkungan tersebut menjadi ruang kegiatan bersama.

Dasar informasi:[1] [3] [4]
Lingkup profil: Bangunan menara bata di lingkungan Masjid Al-Aqsha, Kudus. Tidak mencakup ruang salat masjid, makam Sunan Kudus, gapura, atau seluruh kompleks.
Nama utama
Menara Masjid Kudus
Lokasi
Kudus, Jawa Tengah, Indonesia · Bangunan di Indonesia
Nama lain dalam sumber
Menara Kudus; Menara Al-Aqsha Kudus
Dasar kondisi
Laporan kegiatan 2022 dan 2024 membuktikan penggunaan untuk beduk/kentongan. Keduanya tidak menyediakan survei kondisi fisik; tanggal akses sumber bukan tanggal kondisi.

Hubungan dengan karya lain

  • Kompleks Masjid Al-Aqsha, Menara, dan Makam Sunan Kudus — Hubungan lingkungan; ruang salat, gapura, dan makam tidak digabung sebagai satu bangunan menara.
02

Ruang dan fungsi

Menurut penjelasan ketua yayasan pengelola yang dimuat pemerintah provinsi, menara digunakan untuk azan dan pengumuman agenda keagamaan. Laporan 2022 mendokumentasikan beduk ditabuh di bagian atas; laporan 2024 juga menyebut orang naik menuju beduk dan kentongan. Bukti ini menjelaskan fungsi bagian atas, bukan denah lengkap ruang dalam.

Dasar informasi:[3] [4]

Membaca arsitektur

Direktori pariwisata provinsi menerangkan bangunan bata merah ini melalui pertemuan unsur Jawa, Hindu, dan Islam. Sebutan tersebut dicatat sebagai pembacaan arsitektur oleh sumber, bukan atribusi kepada perancang tertentu. Kehadiran menara perlu dibaca bersama masjid, tetapi keduanya tetap merupakan objek bangunan yang berbeda.

Dasar informasi:[1]
Gaya menurut sumber:

Pertemuan unsur Jawa–Hindu–Islam · Pembacaan direktori pariwisata provinsi; bukan penanggalan atau identifikasi perancang.

03

Pihak dan peran

Perancang dan pelaksana per fase
PihakPeran dan faseDasar atribusi
Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah Xlembaga pelestarian yang menjelaskan studi dan konsolidasi
Pelestarian 2012
Atribusi kegiatan pelestarian, bukan perancang asli.

Berita pemerintah memuat keterangan Asmara Dewi tentang studi teknis arkeologis dan konsolidasi menara pada 2012.

Dasar informasi:[2]

Atribusi berlaku pada fase yang disebut. Pemesan, perancang, pelaksana, dan pembangun mempunyai peran berbeda.

04

Riwayat perubahan

2012

Studi teknis arkeologis dan konsolidasi

Tahun kegiatan disebut dalam penjelasan lembaga pelestarian; bukan tanggal pembangunan.

Dasar informasi:[2]
2 April 2022

Tabuh Beduk Blandrangan

Pemerintah provinsi melaporkan penabuhan beduk di atas menara untuk menandai awal Ramadan.

Dasar informasi:[3]
11 Maret 2024

Beduk dan kentongan dalam prosesi Ramadan

Laporan mendokumentasikan sembilan orang menuju bagian atas menara; tanggal ini bukan penilaian kondisi fisik.

Dasar informasi:[4]
05

Ukuran dan sistem

Bata merah merupakan bahan yang disebut langsung dalam direktori. Riwayat pelestarian mencakup studi teknis arkeologis dan konsolidasi pada 2012, sebagaimana dijelaskan Balai Pelestarian Kebudayaan dalam berita Kabupaten Kudus. Rincian sambungan, fondasi, dan hasil pemeriksaan keselamatan tidak tersedia dalam sumber yang dibaca.

Dasar informasi:[1] [2]
Bahan dan sistem
Bata merah · Bahan menara sebagaimana disebut direktori; komposisi dan umur setiap bagian belum dipetakan.
Dasar informasi:[1]

Belum tersedia ukuran bersumber yang dapat ditampilkan.

06

Dokumentasi dan sumber

Catatan pembacaan sumber
  • Tahun 1685 dan tahun Hijriah dalam direktori merujuk masjid dan saling memerlukan pemeriksaan; tidak ditransfer ke menara.
  • Tinggi tidak direkam sebagai pengukuran karena belum ada definisi titik ukur dan pemeriksaan sumber teknis.
  • Kelompok periode belum-terverifikasi mempertahankan ketidakpastian penanggalan bangunan menara.

Dasar informasi

  1. Masjid Menara Kudus ↗
    Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Provinsi Jawa Tengah · diakses pada 2026-10-15
  2. Pj Bupati Hasan Ajak Masyarakat Lestarikan Ajaran Sunan Kudus ↗
    Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kudus · diakses pada 2026-10-15
  3. Tabuh Beduk Blandrangan Menara Kudus, Tandai Awal Ramadan ↗
    Pemerintah Provinsi Jawa Tengah / Diskominfo Jateng · diakses pada 2026-10-15 · dokumen 2022-04-02
  4. Mengenal Tradisi Dandangan, Simpan Sejarah Penetapan 1 Ramadan Masa Sunan Kudus ↗
    Pemerintah Provinsi Jawa Tengah / Diskominfo Jateng · diakses pada 2026-10-15 · dokumen 2024-03-11

Disusun oleh Arsitektur. Penelaahan ahli independen tidak diklaim.

Perubahan isi: 2026-10-15. Tanggal ini tidak menyatakan survei fisik, tanggal dokumen, atau penelaahan independen.

Baca dokumentasi