Musala Ar-Raudhah Sekumpul
Musala Ar-Raudhah Sekumpul, adalah sebuah Musala yang berada di kelurahan Sekumpul, Martapura, Kalimantan Selatan. Yang membuatnya dikenal oleh masyarakat luas adalah karena tempat ini menjadi tempat sentra pengajian agama dan pembacaan Maulid al Habsyi yang dipimpin oleh ulama kharismatik Kalimantan, Syaikh Muhammad Zaini bin Abdul Ghani al Banjary, atau Guru Sekumpul.
- Jenis objek
- Bangunan
- Fungsi
- Fungsi mengikuti uraian sumber
- Masa tercatat
- Belum diringkas dari riwayat sumber
- Kondisi dan status
- Kondisi mutakhir belum dinilai
Identitas dan tapak
Musala Ar-Raudhah Sekumpul dicatat dalam lingkup Indonesia. Lokasi yang dinyatakan sumber: Kalimantan Selatan, Indonesia. Konteks Indonesia didukung keterangan wilayah atau kategori sumber, serta uraian arsitektur yang diperiksa; tidak menyatakan asal tradisi yang eksklusif.
- Nama utama
- Musala Ar-Raudhah Sekumpul
- Lokasi
- Kalimantan Selatan, Indonesia · Bangunan di Indonesia
- Nama lain dalam sumber
- Q20426385; ID1681171
- Klasifikasi sumber
- fungsi yang dibahas sumber · nomor ID1681171
- Dasar kondisi
- Tidak dilakukan survei fisik. Uraian dan kategori artikel tidak otomatis menjadi penetapan warisan atau bukti kondisi saat ini.
Ruang dan fungsi
Profil ini membahas bangunan individual. Fungsi ruang mengikuti uraian sumber. Penggunaan ruang dan perubahannya dapat dibaca dalam teks sumber terpilih. Kategori ini tidak memastikan fungsi operasional saat ini.
Membaca arsitektur
Uraian sumber mencakup bentuk dan susunan tingkat, pintu, jendela, atau gerbang, ornamen atau relief, susunan ruang, atap atau kubah. Baca rincian bentuk dan ruang bersama keterangan fase dalam artikel sumber. Unsur-unsur itu dapat berasal dari masa yang berbeda. Teks terpilih tersedia di bawah untuk menelusuri dasar informasinya.
Deskripsi fisik dalam sumber
Teks dari Arsitektur Indonesia · Wikipedia · bahasa Indonesia
Pembuka
Musala Ar-Raudhah Sekumpul, adalah sebuah Musala yang berada di kelurahan Sekumpul, Martapura, Kalimantan Selatan. Yang membuatnya dikenal oleh masyarakat luas adalah karena tempat ini menjadi tempat sentra pengajian agama dan pembacaan Maulid al Habsyi yang dipimpin oleh ulama kharismatik Kalimantan, Syaikh Muhammad Zaini bin Abdul Ghani al Banjary, atau Guru Sekumpul. Hingga sekarang, sepeninggal Guru Sekumpul, Ar-Raudhah tetap ramai dikunjungi masyarakat luas, baik untuk berziarah maupun untuk melanjutkan rutinitas pembacaan Maulid yang dirintis beliau.
Juga, setiap tahun, setiap tanggal 5 Rajab, Mushalla Ar-Raudhah menjadi sentra kegiatan haul Guru Sekumpul yang dihadiri ratusan ribu hingga jutaan masyarakat Kalimantan khususnya, dan dari luar Kalimantan hingga luar Indonesia pada umumnya.
Aksesibilitas
Mushalla Ar-Raudhah cukup mudah dicari dan ditempuh oleh masyarakat, baik untuk menuntut ilmu (saat guru Sekumpul masih hidup) ataupun berziarah ke kubah beliau.
Mereka yang berasal dari pusat kota Banjarmasin, Banjarbaru, ataupun dari Hulu Sungai (Rantau, Kandangan, Barabai, Amuntai, dan Tanjung) serta pendatang dari wilayah luar Kalimantan Selatan, kebanyakannya berhenti di pertigaan Jl. Sekumpul Raya dan Jl. Ahmad Yani km.38 di dekat Masjid Syi'arush Shalihin.
Perjalanan dilanjutkan sejauh kurang lebih 800 meter sepanjang ruas Jl. Sekumpul, hingga akhirnya sampai di gapura Komplek Ar-Raudhah Sekumpul. Mushalla Ar-Raudhah, rumah kediaman dan Kubah Guru Sekumpul ada dalam komplek ini.
Kubah Sekumpul
Di dalam Komplek Ar-Raudhah Sekumpul ini, selain bangunan Mushalla Ar-Raudhah dan rumah kediaman keluarga Guru Sekumpul, terdapat pula bangunan kubah (yang dikenal dengan sebutan Kubah Sekumpul), di mana di dalamnya dimakamkan antara lain:
Guru Sekumpul Syekh Muhammad Zaini Abdul Ghani al-Banjari
Guru Semman Mulia,paman dan juga guru beliau
Guru Salman Jalil, guru beliau
Ibunda beliau, Hj Masliah binti H. Mulia
Ruangan kubah yang berukuran kurang lebih 25 meter persegi ini memiliki 2 pintu masuk utama untuk penziarah laki-laki dan wanita yang dipisahkan.
Arsitektur
Mushalla Ar-Raudhah mempunyai gaya arsitektur gedung yang cantik dan memikat siapapun pengunjungnya; berukuran besar, dihiasi dengan bermacam ornamen kaligrafi yang indah dari ayat-ayat Al Qur’an yang berukuran besar di ruang utama dan dikelilingi serambi tempat belajar ilmu agama, membaca serta memahami isi kandungan Al Qur’an.
Pihak dan peran
Perancang dan pelaksana belum diringkas dalam tabel ini. Nama dan perannya mungkin disebut dalam uraian sumber; baca sesuai konteksnya.
Atribusi berlaku pada fase yang disebut. Pemesan, perancang, pelaksana, dan pembangun mempunyai peran berbeda.
Riwayat perubahan
Riwayat dalam arsip sumber
Teks dari Arsitektur Indonesia · Wikipedia · bahasa Indonesia
Sejarah
Sebelum berdirinya Mushalla ar-Raudhah, kegiatan pengajian dilakukan di kediaman Guru Sekumpul di Keraton, Martapura.
Mushalla ar-Raudhah pertama kali dibangun oleh Guru Sekumpul di tanah yang diwaqafkan beliau, bahkan dibangun dari uang beliau sendiri.
Uraian bentuk dan riwayat dalam artikel sumber
Riwayat dan perubahan dibaca dalam bagian sumber terpilih. Tanggal revisi artikel bukan tanggal pembangunan atau survei kondisi.
Ukuran dan sistem
Keterangan bahan dan sistem mengikuti uraian sumber terpilih. Ukuran, nama perancang, tahun pembangunan, dan klaim kinerja yang belum diperiksa silang tidak dimasukkan sebagai data tersendiri.
Ukuran belum diringkas dalam tabel ini. Baca angka pada uraian sumber bersama definisi, fase, dan lingkupnya.
Dokumentasi dan sumber
Edisi sumber dan hak penggunaan
Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia — Musala Ar-Raudhah Sekumpul. Revisi 28658047. Markup, tabel, daftar, media, catatan kaki, kutipan panjang, dan bagian nonnaratif dihilangkan. Templat format/bahasa dan angka-satuan sederhana dipertahankan sebagai nilai literal sumber, templat lain dihilangkan; urutan paragraf sumber dipertahankan. Seleksi dan ringkasan merupakan adaptasi independen berlisensi CC BY-SA 4.0.
Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 ↗
Ringkasan berbahasa Indonesia disusun dari nama, lokasi, kategori, dan istilah arsitektur pada catatan sumber. Teks sumber berbahasa Indonesia mengikuti ketentuan penggunaan yang tercantum di atas. Penelaahan ahli independen belum tercatat.
Riwayat penulis dan kontributor sumber ↗ · revisi 28658047. Teks yang diadaptasi pada profil ini mengikuti CC BY-SA 4.0. Kategori sumber bukan penetapan cagar budaya.
Lingkup identitas: Artikel sumber mengidentifikasi Musala Ar-Raudhah Sekumpul sebagai bangunan individual. Profil mengikuti lingkup objek fisik yang dibahas sumber; lembaga pengelola dan objek di sekitarnya tidak menjadi identitas tambahan.
Status sumber: Artikel ensiklopedia kolaboratif; bukan rekaman penetapan pemerintah · Klasifikasi sumber: Kategori artikel; bukan rating bangunan. Tanggal penetapan bukan tanggal konstruksi.
Tanggal atau versi data sumber: 2025-12-03T13:01:02Z.
- Adaptasi ensiklopedia kolaboratif; penelaahan ahli independen belum tercatat. Rujukan eksternal dalam artikel bukan sumber yang dinyatakan telah dibaca oleh Arsitektur.
- Pemilihan paragraf dan pengelompokan bagian mempertahankan teks sumber; markup, templat, tabel, media, dan bagian nonnaratif dihilangkan. Teks serta adaptasinya mengikuti CC BY-SA 4.0.
Dasar informasi
- Wikipedia bahasa Indonesia · Musala Ar-Raudhah Sekumpul · revisi 28658047 ↗Kontributor Wikipedia · diakses pada 2026-10-15 · dokumen 2025-12-03T13:01:02Z
Disusun oleh Arsitektur. Penelaahan ahli independen tidak diklaim.
Perubahan isi: 2026-10-17. Tanggal ini tidak menyatakan survei fisik, tanggal dokumen, atau penelaahan independen.