Museum Muhammadiyah
Museum Muhammadiyah adalah museum yang berlokasi di Kampus IV Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta (Jl. Ringroad Selatan, Tamanan, Kec. Banguntapan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55191)..
- Jenis objek
- Bangunan
- Fungsi
- Kebudayaan (kategori penelusuran)
- Masa tercatat
- Belum diringkas dari riwayat sumber
- Kondisi dan status
- Kondisi mutakhir belum dinilai
Identitas dan tapak
Museum Muhammadiyah dicatat dalam lingkup Indonesia. Lokasi yang dinyatakan sumber: Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia. Lokasi Indonesia didukung pernyataan negara pada identitas Wikidata yang dicocokkan dengan artikel sumber.
- Nama utama
- Museum Muhammadiyah
- Lokasi
- Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia · Bangunan di Indonesia
- Nama lain dalam sumber
- Q115863555; ID4285526
- Klasifikasi sumber
- kebudayaan · nomor ID4285526
- Dasar kondisi
- Tidak dilakukan survei fisik. Uraian dan kategori artikel tidak otomatis menjadi penetapan warisan atau bukti kondisi saat ini.
Lihat di Peta Arsitektur ↗
Ruang dan fungsi
Profil ini membahas bangunan individual. Kategori fungsi untuk penelusuran: kebudayaan. Penggunaan ruang dan perubahannya dapat dibaca dalam teks sumber terpilih. Kategori ini tidak memastikan fungsi operasional saat ini.
Membaca arsitektur
Uraian sumber mencakup bentuk dan susunan tingkat, bahan bangunan, susunan ruang, dinding atau fasad. Baca rincian bentuk dan ruang bersama keterangan fase dalam artikel sumber. Unsur-unsur itu dapat berasal dari masa yang berbeda. Teks terpilih tersedia di bawah untuk menelusuri dasar informasinya.
Deskripsi fisik dalam sumber
Teks dari Arsitektur Indonesia · Wikipedia · bahasa Indonesia
Pembuka
Museum Muhammadiyah adalah museum yang berlokasi di Kampus IV Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta (Jl. Ringroad Selatan, Tamanan, Kec. Banguntapan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55191).. Desain Museum Muhammadiyah dibuat dengan menerapkan konsep ramah anak dan perempuan, ramah penyandang disabilitas dan ramah lingkungan. Museum Muhammadiyah menggunakan teknologi IT untuk menjelaskan story line tentang perjalanan Muhammadiyah.
Informasi kunjungan
Museum Muhammadiyah terbuka untuk umum pada hari Senin hingga Sabtu mulai pukul 09.00 hingga 16.00 WIB dengan akses terakhir pada pukul 15.00 WIB. Pada hari Ahad (Minggu) dan Hari Libur Nasional, museum tutup.
Mulai tanggal 2 Januari 2024, Museum Muhammadiyah akan menerapkan Tarif Tiket Masuk Kunjungan sebesar Rp30.000/orang. Pelajar/Mahasiswa dan Warga Persyarikatan Muhamamdiyah mendapatkan diskon 10% dan pengunjung PAUD/TK mendapatkan diskon 50%. Panti asusan, sosial dan anak usia < 2 tahun tidak perlu membayar tiket masuk.
Arsitektur, Desain Universal, dan Ekologi Tata Ruang
Integrasi harmonis antara arsitektur bangunan museum dengan lingkungan akademis menciptakan sebuah ekosistem tata ruang yang distingtif. Bangunan ini berdiri kokoh di atas alokasi lahan seluas kurang lebih 2.800 meter persegi, dengan luas keseluruhan bangunan fisik museum yang mencapai 1.200 meter persegi. Fasad eksterior dan desain interior museum secara eksplisit mengadopsi langgam arsitektur modern yang canggih, yang menyatu dengan estetika lanskap Kampus IV UAD yang juga diwarnai oleh sentuhan gaya mediterania, khususnya pada elemen bangunan masjidnya.
Namun, pencapaian arsitektural yang paling revolusioner dari museum ini tidak terletak pada fasad estetikanya, melainkan pada komitmennya terhadap inklusivitas sosial melalui implementasi konsep Universal Design (Desain Universal). Sejalan dengan jargon kelembagaannya, Museum for All, arsitek dan pengelola merancang infrastruktur ruang sedemikian rupa untuk mendekonstruksi setiap hambatan fisik yang kerap mendiskriminasi aksesibilitas pada fasilitas publik. Museum Muhammadiyah dibangun dengan mengedepankan prinsip tata ruang yang ramah anak, ramah perempuan, serta sepenuhnya ramah bagi penyandang disabilitas. Implementasi infrastruktur ini mencakup ketersediaan jalur landai khusus kursi roda (ramp), fasilitas panduan audio bagi kelompok disabilitas netra (tuna netra), toilet aksesibel, hingga elevator yang berdimensi luas. Kehadiran fasilitas-fasilitas pendukung ini merefleksikan nilai luhur teologi Al-Ma'un yang dijunjung tinggi oleh Muhammadiyah, yang mewajibkan keberpihakan pada kelompok marginal secara konkret.
Secara teknis penjelajahan eksibisi, alur kunjungan di dalam gedung dikendalikan melalui sebuah sistem sirkulasi yang terstruktur dengan ketat, yakni sistem pameran satu arah (one-way traffic system). Metodologi pergerakan ini merupakan instrumen psikologis kuratorial yang disengaja. Begitu pengunjung melewati ambang batas sebuah zona pameran, mereka tidak diperkenankan untuk berbalik arah ke zona sebelumnya. Hal ini memaksa terbentuknya kedisiplinan visual, di mana audiens diarahkan untuk menyerap narasi historiografi secara kronologis, linear, dan tanpa interupsi, sehingga storyline dapat tersampaikan secara kognitif dengan utuh dari fase embrio gerakan, hingga ekspansi kontemporernya.
Pihak dan peran
Perancang dan pelaksana belum diringkas dalam tabel ini. Nama dan perannya mungkin disebut dalam uraian sumber; baca sesuai konteksnya.
Atribusi berlaku pada fase yang disebut. Pemesan, perancang, pelaksana, dan pembangun mempunyai peran berbeda.
Riwayat perubahan
Riwayat dalam arsip sumber
Teks dari Arsitektur Indonesia · Wikipedia · bahasa Indonesia
Sejarah
Pembangunan Museum Muhammadiyah bermula dari surat tugas PP Muhammadiyah kepada UAD pada tahun 2017. Surat tersebut berisi penugasan untuk menyediakan lahan museum sekaligus mengelolanya. Awalnya museum ini akan dibangun di kantor PP Muhammadiyah, tetapi lokasi yang kurang memenuhi syarat dan sulitnya akses parkir membuat museum ini didirikan di salah satu amal usaha Muhammadiyah, yaitu UAD.
Museum Muhammadiyah berdiri di atas lahan seluas total 2800 m² di kampus IV UAD. Pendanaan berasal dari dana APBN 2018 hasil kolaborasi Kemendikbud RI dan Muhammadiyah. Peletakan batu pertama dilakukan oleh Presiden RI Joko Widodo dan disaksikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhajir Effendy, Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir, dan Gubenur DIY Sri Sultan HB X pada 22 Juli 2017.
Uraian bentuk dan riwayat dalam artikel sumber
Riwayat dan perubahan dibaca dalam bagian sumber terpilih. Tanggal revisi artikel bukan tanggal pembangunan atau survei kondisi.
Ukuran dan sistem
Keterangan bahan dan sistem mengikuti uraian sumber terpilih. Ukuran, nama perancang, tahun pembangunan, dan klaim kinerja yang belum diperiksa silang tidak dimasukkan sebagai data tersendiri.
Ukuran belum diringkas dalam tabel ini. Baca angka pada uraian sumber bersama definisi, fase, dan lingkupnya.
Dokumentasi dan sumber
Edisi sumber dan hak penggunaan
Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia — Museum Muhammadiyah. Revisi 30054040. Markup, tabel, daftar, media, catatan kaki, kutipan panjang, dan bagian nonnaratif dihilangkan. Templat format/bahasa dan angka-satuan sederhana dipertahankan sebagai nilai literal sumber, templat lain dihilangkan; urutan paragraf sumber dipertahankan. Seleksi dan ringkasan merupakan adaptasi independen berlisensi CC BY-SA 4.0.
Kontributor Wikidata · data terstruktur CC0 1.0
Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 ↗
Ringkasan berbahasa Indonesia disusun dari nama, lokasi, kategori, dan istilah arsitektur pada catatan sumber. Teks sumber berbahasa Indonesia mengikuti ketentuan penggunaan yang tercantum di atas. Penelaahan ahli independen belum tercatat.
Riwayat penulis dan kontributor sumber ↗ · revisi 30054040. Teks yang diadaptasi pada profil ini mengikuti CC BY-SA 4.0. Kategori sumber bukan penetapan cagar budaya.
Lingkup identitas: Artikel sumber mengidentifikasi Museum Muhammadiyah sebagai bangunan individual. Profil mengikuti lingkup objek fisik yang dibahas sumber; lembaga pengelola dan objek di sekitarnya tidak menjadi identitas tambahan.
Status sumber: Artikel ensiklopedia kolaboratif; bukan rekaman penetapan pemerintah · Klasifikasi sumber: Kategori artikel; bukan rating bangunan. Tanggal penetapan bukan tanggal konstruksi.
Tanggal atau versi data sumber: 2026-10-11T05:50:12Z.
- Adaptasi ensiklopedia kolaboratif; penelaahan ahli independen belum tercatat. Rujukan eksternal dalam artikel bukan sumber yang dinyatakan telah dibaca oleh Arsitektur.
- Pemilihan paragraf dan pengelompokan bagian mempertahankan teks sumber; markup, templat, tabel, media, dan bagian nonnaratif dihilangkan. Teks serta adaptasinya mengikuti CC BY-SA 4.0.
Dasar informasi
- Wikipedia bahasa Indonesia · Museum Muhammadiyah · revisi 30054040 ↗Kontributor Wikipedia · diakses pada 2026-10-15 · dokumen 2026-10-11T05:50:12Z
- Wikidata P625 · Museum Muhammadiyah ↗Kontributor Wikidata · diakses pada 2026-10-15 · dokumen 2026-07-20T13:05:11Z
Disusun oleh Arsitektur. Penelaahan ahli independen tidak diklaim.
Perubahan isi: 2026-10-17. Tanggal ini tidak menyatakan survei fisik, tanggal dokumen, atau penelaahan independen.