Arsitektur.
bagian dari ensiklopedia.online
ARS-R8255386142052304
BangunanKota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, IndonesiaARS-R8255386142052304

Museum Sandi

Museum Sandi menempati bangunan dua lantai di Kotabaru yang memperlihatkan balkon, bukaan tinggi, dan tangga kayu sebagai unsur penting ruangnya.

Dasar informasi:[1]
Bandingkan
Jenis objek
Bangunan
Fungsi
museum
Masa tercatat
Belum diringkas untuk keseluruhan objek
Kondisi dan status
Kondisi mutakhir belum dinilai
01

Identitas dan tapak

Bangunan tercatat di Jalan Faridan Muridan Noto Nomor 21, Gondokusuman, Kota Yogyakarta. Kedudukannya berada dalam lingkungan Kotabaru, dengan lingkup pembahasan pada gedung museum yang dideskripsikan sumber.

Dasar informasi:[1]
Lingkup profil: Bangunan induk dua lantai Museum Sandi dengan bagian tambahan yang dijelaskan sumber.
Nama utama
Museum Sandi
Lokasi
Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia · Bangunan di Indonesia
Nama lain dalam sumber
3471031002.3.2021.628
Dasar kondisi
Uraian mengacu pada dokumentasi sumber. Tidak dilakukan survei fisik mutakhir; perubahan sesudah pendataan belum dipastikan.
02

Ruang dan fungsi

Sembilan ruang membentuk lantai bawah bangunan induk. Ruang penerima berhubungan dengan pintu-pintu berdaun ganda, sementara tangga di bagian depan menghubungkan kedua tingkat melalui lintasan mengikuti dinding.

Dasar informasi:[1]

Membaca arsitektur

Atap limasan menaungi massa dua lantai dan memiliki dormer pada sisi muka sebagai jalan pertukaran udara. Balkon terbuka dengan pagar balustrade ditempatkan tepat di atas pintu utama; balkon tambahan beratap terdapat pada bagian timur-selatan. Pintu dan jendela dibuat tinggi. Pintu masuk di barat memakai panel kayu dengan dua daun yang membuka keluar. Jendela di kedua sisinya dibagi menjadi petak kaca dan dilengkapi teralis. Di atas bukaan terdapat bovenlicht berkaca dengan teralis besi. Tegel abu-abu menutup beberapa ruang lantai bawah. Tangga kayu berbelok mengitari batas ruang depan. Bagian yang diterangkan sebagai ruang rapat memiliki atap terpisah, sedangkan deretan ruang tambahan memanjang pada arah timur-barat.

Dasar informasi:[1]
03

Pihak dan peran

Belum tersedia informasi bersumber untuk bagian ini.

Atribusi berlaku pada fase yang disebut. Pemesan, perancang, pelaksana, dan pembangun mempunyai peran berbeda.

04

Riwayat perubahan

Tanggal observasi fisik tidak dipastikan

Bentuk dan ruang yang didokumentasikan sumber resmi

Narasi profil ditulis baru dari fakta registri. Riwayat konstruksi yang tidak tersedia tidak diisi dari tanggal akses, kode periode, atau tanggal penetapan.

Dasar informasi:[1]
05

Ukuran dan sistem

Bentuk bangunan dan penggunaannya sebagai museum terdokumentasi, tetapi riwayat pembangunan tidak dijabarkan cukup untuk memberi tahun konstruksi. Susunan ruang tidak dianggap sebagai kondisi hasil survei terbaru.

Dasar informasi:[1]
Bahan dan sistem
Kayu · Pintu masuk di barat memakai panel kayu dengan dua daun yang membuka keluar.
Dasar informasi:[1]
Bahan dan sistem
Besi · Di atas bukaan terdapat bovenlicht berkaca dengan teralis besi.
Dasar informasi:[1]
Bahan dan sistem
Kaca · Jendela di kedua sisinya dibagi menjadi petak kaca dan dilengkapi teralis.
Dasar informasi:[1]
Bahan dan sistem
Tegel · Tegel abu-abu menutup beberapa ruang lantai bawah.
Dasar informasi:[1]

Belum tersedia ukuran bersumber yang dapat ditampilkan.

06

Dokumentasi dan sumber

Catatan pembacaan sumber
  • Kondisi dan fungsi mengikuti dokumentasi sumber; tanggal survei serta kondisi mutakhir belum diverifikasi.
  • Profil editorial disusun dari fakta registri resmi dengan narasi baru. Prosa dan gambar pemerintah yang belum mempunyai izin redistribusi tidak disalin. Penelaahan ahli independen belum tercatat.

Dasar informasi

  1. Museum Sandi ↗
    Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta · Jogjacagar · data resmi diakses pada 2026-10-15

Disusun oleh Arsitektur. Penelaahan ahli independen tidak diklaim.

Perubahan isi: 2026-10-17. Tanggal ini tidak menyatakan survei fisik, tanggal dokumen, atau penelaahan independen.

Baca dokumentasi