Museum Sriwijaya Dharmakirti
Museum Sriwijaya Dharmakirti adalah museum yang terletak di dalam Kawasan Cagar Budaya Nasional (KCBN) Muarajambi, Desa Danau Lamo, Kecamatan Maro Sebo, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi.
- Jenis objek
- Bangunan
- Fungsi
- Kebudayaan (kategori penelusuran)
- Masa tercatat
- Belum diringkas dari riwayat sumber
- Kondisi dan status
- Kondisi mutakhir belum dinilai
Identitas dan tapak
Museum Sriwijaya Dharmakirti dicatat dalam lingkup Indonesia. Lokasi yang dinyatakan sumber: Jambi, Indonesia. Konteks Indonesia didukung keterangan wilayah atau kategori sumber, serta uraian arsitektur yang diperiksa; tidak menyatakan asal tradisi yang eksklusif.
- Nama utama
- Museum Sriwijaya Dharmakirti
- Lokasi
- Jambi, Indonesia · Bangunan di Indonesia
- Nama lain dalam sumber
- ID4845723
- Klasifikasi sumber
- kebudayaan · nomor ID4845723
- Dasar kondisi
- Tidak dilakukan survei fisik. Uraian dan kategori artikel tidak otomatis menjadi penetapan warisan atau bukti kondisi saat ini.
Ruang dan fungsi
Profil ini membahas bangunan individual. Kategori fungsi untuk penelusuran: kebudayaan. Penggunaan ruang dan perubahannya dapat dibaca dalam teks sumber terpilih. Kategori ini tidak memastikan fungsi operasional saat ini.
Membaca arsitektur
Uraian sumber mencakup bahan bangunan, ornamen atau relief, susunan ruang. Baca rincian bentuk dan ruang bersama keterangan fase dalam artikel sumber. Unsur-unsur itu dapat berasal dari masa yang berbeda. Teks terpilih tersedia di bawah untuk menelusuri dasar informasinya.
Deskripsi fisik dalam sumber
Teks dari Arsitektur Indonesia · Wikipedia · bahasa Indonesia
Pembuka
Museum Sriwijaya Dharmakirti adalah museum yang terletak di dalam Kawasan Cagar Budaya Nasional (KCBN) Muarajambi, Desa Danau Lamo, Kecamatan Maro Sebo, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi. Museum ini diresmikan pada 31 Juli 2026 oleh Menteri Kebudayaan Fadli Zon sebagai bagian dari upaya pelestarian dan pemanfaatan warisan peradaban di kawasan percandian yang dikenal luas sebagai salah satu kompleks candi Buddha terbesar di Asia Tenggara.
Deskripsi
Nama museum diambil dari tokoh Dharmakirti atau Suwarnadwipa Dharmakirti, seorang mahaguru ajaran Buddha yang hidup pada abad ke-11 dan memiliki pengaruh dalam perkembangan keilmuan serta spiritualitas di kawasan tersebut. Museum berdiri di atas lahan seluas sekitar 29 hektare di zona pengembangan KCBN Muarajambi. Proses pembangunannya dilakukan setelah uji tanah arkeologi untuk memastikan tidak merusak struktur cagar budaya di bawah permukaan tanah. Revitalisasi kawasan secara keseluruhan mencakup pembebasan lahan, pemugaran lingkungan, penataan infrastruktur dengan konsep lanskap perkotaan, digitalisasi koleksi, serta pembuatan film animasi.
Koleksi museum meliputi belasan arca, benda logam dan batu, keramik kuno, bata bergambar, belanga, serta berbagai artefak lain yang ditemukan di situs percandian Muarajambi dan beberapa daerah lain di Provinsi Jambi. Salah satu koleksi yang menonjol adalah Arca Prajnaparamita yang ditemukan saat pemugaran Candi Gumpung pada 1978. Terdapat pula Arca Dwarapala yang ditemukan di Gapura Candi Gedong II. Secara keseluruhan, museum menyimpan ratusan hingga sekitar 600 benda yang merekam jejak peradaban Hindu-Buddha di kawasan tersebut.
Fasilitas di dalam museum meliputi ruang koleksi, ruang imersif berbasis teknologi digital, ruang sinema, perpustakaan, serta stan merchandise dan produk UMKM. Ruang imersif dirancang untuk memberikan pengalaman visual dan audio yang membawa pengunjung lebih dekat dengan narasi sejarah. Museum diharapkan berfungsi sebagai pusat edukasi dan penelitian global, ruang kebudayaan yang inklusif, serta penggerak kesejahteraan masyarakat setempat. Fadli Zon menyatakan bahwa museum dapat menjadi wadah bagi generasi muda, peneliti nasional, maupun internasional untuk mempelajari sejarah maritim, tata kota berbasis air, dan peradaban pengetahuan Nusantara.
Dalam kesempatan peresmian, dilakukan penandatanganan nota kesepahaman antara Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi dengan Kepolisian Daerah Jambi untuk memperkuat pengawasan dan pengamanan kawasan. Gubernur Jambi Al Haris menilai kehadiran museum sebagai rekaman jejak peradaban masa lalu yang dapat menjadi ruang edukasi sekaligus kenangan sejarah. Kajati Jambi Sugeng Hariadi turut hadir dalam acara tersebut bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, akademisi, budayawan, dan tokoh masyarakat.
Pihak dan peran
Perancang dan pelaksana belum diringkas dalam tabel ini. Nama dan perannya mungkin disebut dalam uraian sumber; baca sesuai konteksnya.
Atribusi berlaku pada fase yang disebut. Pemesan, perancang, pelaksana, dan pembangun mempunyai peran berbeda.
Riwayat perubahan
Uraian bentuk dan riwayat dalam artikel sumber
Riwayat dan perubahan dibaca dalam bagian sumber terpilih. Tanggal revisi artikel bukan tanggal pembangunan atau survei kondisi.
Ukuran dan sistem
Keterangan bahan dan sistem mengikuti uraian sumber terpilih. Ukuran, nama perancang, tahun pembangunan, dan klaim kinerja yang belum diperiksa silang tidak dimasukkan sebagai data tersendiri.
Ukuran belum diringkas dalam tabel ini. Baca angka pada uraian sumber bersama definisi, fase, dan lingkupnya.
Dokumentasi dan sumber
Edisi sumber dan hak penggunaan
Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia — Museum Sriwijaya Dharmakirti. Revisi 30055046. Markup, tabel, daftar, media, catatan kaki, kutipan panjang, dan bagian nonnaratif dihilangkan. Templat format/bahasa dan angka-satuan sederhana dipertahankan sebagai nilai literal sumber, templat lain dihilangkan; urutan paragraf sumber dipertahankan. Seleksi dan ringkasan merupakan adaptasi independen berlisensi CC BY-SA 4.0.
Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 ↗
Ringkasan berbahasa Indonesia disusun dari nama, lokasi, kategori, dan istilah arsitektur pada catatan sumber. Teks sumber berbahasa Indonesia mengikuti ketentuan penggunaan yang tercantum di atas. Penelaahan ahli independen belum tercatat.
Riwayat penulis dan kontributor sumber ↗ · revisi 30055046. Teks yang diadaptasi pada profil ini mengikuti CC BY-SA 4.0. Kategori sumber bukan penetapan cagar budaya.
Lingkup identitas: Artikel sumber mengidentifikasi Museum Sriwijaya Dharmakirti sebagai bangunan individual. Profil mengikuti lingkup objek fisik yang dibahas sumber; lembaga pengelola dan objek di sekitarnya tidak menjadi identitas tambahan.
Status sumber: Artikel ensiklopedia kolaboratif; bukan rekaman penetapan pemerintah · Klasifikasi sumber: Kategori artikel; bukan rating bangunan. Tanggal penetapan bukan tanggal konstruksi.
Tanggal atau versi data sumber: 2026-10-11T07:03:32Z.
- Adaptasi ensiklopedia kolaboratif; penelaahan ahli independen belum tercatat. Rujukan eksternal dalam artikel bukan sumber yang dinyatakan telah dibaca oleh Arsitektur.
- Pemilihan paragraf dan pengelompokan bagian mempertahankan teks sumber; markup, templat, tabel, media, dan bagian nonnaratif dihilangkan. Teks serta adaptasinya mengikuti CC BY-SA 4.0.
Dasar informasi
- Wikipedia bahasa Indonesia · Museum Sriwijaya Dharmakirti · revisi 30055046 ↗Kontributor Wikipedia · diakses pada 2026-10-15 · dokumen 2026-10-11T07:03:32Z
Disusun oleh Arsitektur. Penelaahan ahli independen tidak diklaim.
Perubahan isi: 2026-10-17. Tanggal ini tidak menyatakan survei fisik, tanggal dokumen, atau penelaahan independen.