Museum Universitas Gadjah Mada
Museum UGM berasal dari dua rumah terpisah bernama D6 dan D7. Keduanya memiliki bentuk serta tata ruang serupa yang dicerminkan, dengan beranda terbuka, atap limasan, dan ruang keluarga dalam susunan hunian asal.
- Jenis objek
- Kompleks
- Fungsi
- museum
- Masa tercatat
- Belum diringkas untuk keseluruhan objek
- Kondisi dan status
- Kondisi mutakhir belum dinilai
Identitas dan tapak
Kedua bangunan berada di Caturtunggal, Depok, Sleman, pada lingkungan UGM. Profil mencakup pasangan rumah tersebut sebagai kompleks, dengan tritisan keliling fasad dan bagian dapur serta garasi yang menyambung di sisi masing-masing rumah.
- Nama utama
- Museum Universitas Gadjah Mada
- Lokasi
- Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia · Bangunan di Indonesia
- Nama lain dalam sumber
- 3404072001.3.2022.74
- Dasar kondisi
- Uraian mengacu pada dokumentasi sumber. Tidak dilakukan survei fisik mutakhir; perubahan sesudah pendataan belum dipastikan.
Ruang dan fungsi
Pada tata ruang asal, ruang tamu depan didampingi dua kamar. Ruang keluarga di belakangnya juga bersebelahan dengan ruang tidur dan akses fasilitas mandi. Sumber tidak merinci pembagian galeri museum, sehingga penggunaan ruang pamer tidak dipetakan ke kamar tertentu.
Membaca arsitektur
Dinding bata tebal diplester dan dicat putih, dengan plester kasar hitam pada bidang di bawah jendela. Atap limasan utama memakai genteng kodok, sedangkan kamar yang menjorok mempunyai penutup datar beton berupa kantilever. Ubin abu-abu serta kuning berukuran 20 sentimeter digunakan pada lantai. Tritisan mengitari muka bangunan, dengan lubang angin persegi panjang di atasnya. Pintu ganda dan tiga jendela pada fasad memadukan kayu, kaca, serta teralis. Bukaan sisi menggunakan krepyak. Plafon eternit persegi diberi plepet kayu. Pencerminan bentuk D6 dan D7 mempertahankan hubungan yang sama antara beranda, ruang depan, kamar, ruang keluarga, dan bagian servis, tanpa menjadikan kedua rumah sebagai satu massa bangunan tunggal.
Pihak dan peran
Belum tersedia informasi bersumber untuk bagian ini.
Atribusi berlaku pada fase yang disebut. Pemesan, perancang, pelaksana, dan pembangun mempunyai peran berbeda.
Riwayat perubahan
Bentuk dan ruang yang didokumentasikan sumber resmi
Narasi profil ditulis baru dari fakta registri. Riwayat konstruksi yang tidak tersedia tidak diisi dari tanggal akses, kode periode, atau tanggal penetapan.
Ukuran dan sistem
Bata berplester, beton kantilever, atap genteng, bukaan kayu-kaca, dan eternit membentuk rincian fisik yang disebut untuk pasangan rumah ini.
- Bahan dan sistem
- Bata · Dinding rumahDasar informasi:[1]
- Bahan dan sistem
- Beton · Atap datar kantileverDasar informasi:[1]
- Bahan dan sistem
- Genteng kodok · Atap utamaDasar informasi:[1]
- Bahan dan sistem
- Kayu dan kaca · BukaanDasar informasi:[1]
- Bahan dan sistem
- Eternit · PlafonDasar informasi:[1]
Belum tersedia ukuran bersumber yang dapat ditampilkan.
Dokumentasi dan sumber
- Periode pengaruh gaya awal 1900-an tidak diperlakukan sebagai tanggal konstruksi.
- Profil editorial disusun dari fakta registri resmi dengan narasi baru. Prosa dan gambar pemerintah yang belum mempunyai izin redistribusi tidak disalin. Penelaahan ahli independen belum tercatat.
Dasar informasi
- Bangunan Museum Universitas Gadjah Mada ↗Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta · Jogjacagar · data resmi diakses pada 2026-10-15
Disusun oleh Arsitektur. Penelaahan ahli independen tidak diklaim.
Perubahan isi: 2026-10-17. Tanggal ini tidak menyatakan survei fisik, tanggal dokumen, atau penelaahan independen.