Arsitektur.
bagian dari ensiklopedia.online
ARS-R8176187303063832
KompleksSleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, IndonesiaARS-R8176187303063832

Museum Universitas Gadjah Mada

Museum UGM berasal dari dua rumah terpisah bernama D6 dan D7. Keduanya memiliki bentuk serta tata ruang serupa yang dicerminkan, dengan beranda terbuka, atap limasan, dan ruang keluarga dalam susunan hunian asal.

Dasar informasi:[1]
Bandingkan
Jenis objek
Kompleks
Fungsi
museum
Masa tercatat
Belum diringkas untuk keseluruhan objek
Kondisi dan status
Kondisi mutakhir belum dinilai
01

Identitas dan tapak

Kedua bangunan berada di Caturtunggal, Depok, Sleman, pada lingkungan UGM. Profil mencakup pasangan rumah tersebut sebagai kompleks, dengan tritisan keliling fasad dan bagian dapur serta garasi yang menyambung di sisi masing-masing rumah.

Dasar informasi:[1]
Lingkup profil: Dua bekas rumah D6 dan D7 yang menjadi Museum UGM
Nama utama
Museum Universitas Gadjah Mada
Lokasi
Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia · Bangunan di Indonesia
Nama lain dalam sumber
3404072001.3.2022.74
Dasar kondisi
Uraian mengacu pada dokumentasi sumber. Tidak dilakukan survei fisik mutakhir; perubahan sesudah pendataan belum dipastikan.
02

Ruang dan fungsi

Pada tata ruang asal, ruang tamu depan didampingi dua kamar. Ruang keluarga di belakangnya juga bersebelahan dengan ruang tidur dan akses fasilitas mandi. Sumber tidak merinci pembagian galeri museum, sehingga penggunaan ruang pamer tidak dipetakan ke kamar tertentu.

Dasar informasi:[1]

Membaca arsitektur

Dinding bata tebal diplester dan dicat putih, dengan plester kasar hitam pada bidang di bawah jendela. Atap limasan utama memakai genteng kodok, sedangkan kamar yang menjorok mempunyai penutup datar beton berupa kantilever. Ubin abu-abu serta kuning berukuran 20 sentimeter digunakan pada lantai. Tritisan mengitari muka bangunan, dengan lubang angin persegi panjang di atasnya. Pintu ganda dan tiga jendela pada fasad memadukan kayu, kaca, serta teralis. Bukaan sisi menggunakan krepyak. Plafon eternit persegi diberi plepet kayu. Pencerminan bentuk D6 dan D7 mempertahankan hubungan yang sama antara beranda, ruang depan, kamar, ruang keluarga, dan bagian servis, tanpa menjadikan kedua rumah sebagai satu massa bangunan tunggal.

Dasar informasi:[1]
03

Pihak dan peran

Belum tersedia informasi bersumber untuk bagian ini.

Atribusi berlaku pada fase yang disebut. Pemesan, perancang, pelaksana, dan pembangun mempunyai peran berbeda.

04

Riwayat perubahan

Tanggal observasi fisik tidak dipastikan

Bentuk dan ruang yang didokumentasikan sumber resmi

Narasi profil ditulis baru dari fakta registri. Riwayat konstruksi yang tidak tersedia tidak diisi dari tanggal akses, kode periode, atau tanggal penetapan.

Dasar informasi:[1]
05

Ukuran dan sistem

Bata berplester, beton kantilever, atap genteng, bukaan kayu-kaca, dan eternit membentuk rincian fisik yang disebut untuk pasangan rumah ini.

Dasar informasi:[1]
Bahan dan sistem
Bata · Dinding rumah
Dasar informasi:[1]
Bahan dan sistem
Beton · Atap datar kantilever
Dasar informasi:[1]
Bahan dan sistem
Genteng kodok · Atap utama
Dasar informasi:[1]
Bahan dan sistem
Kayu dan kaca · Bukaan
Dasar informasi:[1]
Bahan dan sistem
Eternit · Plafon
Dasar informasi:[1]

Belum tersedia ukuran bersumber yang dapat ditampilkan.

06

Dokumentasi dan sumber

Catatan pembacaan sumber
  • Periode pengaruh gaya awal 1900-an tidak diperlakukan sebagai tanggal konstruksi.
  • Profil editorial disusun dari fakta registri resmi dengan narasi baru. Prosa dan gambar pemerintah yang belum mempunyai izin redistribusi tidak disalin. Penelaahan ahli independen belum tercatat.

Dasar informasi

  1. Bangunan Museum Universitas Gadjah Mada ↗
    Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta · Jogjacagar · data resmi diakses pada 2026-10-15

Disusun oleh Arsitektur. Penelaahan ahli independen tidak diklaim.

Perubahan isi: 2026-10-17. Tanggal ini tidak menyatakan survei fisik, tanggal dokumen, atau penelaahan independen.

Baca dokumentasi