Arsitektur.
bagian dari ensiklopedia.online
ARS-R8088423937258789
KompleksKota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, IndonesiaARS-R8088423937258789

nDalem Gede Notoyudan di Jalan Notoyudan GT II/1303

nDalem Gede Notoyudan menata pendapa, pringgitan, dan Dalem Ageng dalam rangkaian dengan perbedaan tinggi lantai serta bangunan samping pada kedua sisinya.

Dasar informasi:[1]
Bandingkan
Jenis objek
Kompleks
Fungsi
dalem
Masa tercatat
Belum diringkas untuk keseluruhan objek
Kondisi dan status
Kondisi mutakhir belum dinilai
01

Identitas dan tapak

Kompleks berada di Jalan Notoyudan GT II/1303, Pringgokusuman, Kota Yogyakarta. Kuncungan terletak di depan pendapa, sementara gandok terpisah berada di barat dan timur Dalem Ageng dengan akses seketheng.

Dasar informasi:[1]
Lingkup profil: Pendapa, pringgitan, Dalem Ageng, gandok dan ruang pelayanan nDalem Gede Notoyudan
Nama utama
nDalem Gede Notoyudan di Jalan Notoyudan GT II/1303
Lokasi
Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia · Bangunan di Indonesia
Nama lain dalam sumber
3471051002.3.2017.235
Dasar kondisi
Uraian mengacu pada dokumentasi sumber. Tidak dilakukan survei fisik mutakhir; perubahan sesudah pendataan belum dipastikan.
02

Ruang dan fungsi

Ruang inti dalem mencakup senthong tengah dan dua senthong samping. Gadri berada di belakang ruang inti, disusul pawon dan pakiwan pada bagian paling belakang; sela penghubung memisahkan pendapa dari pringgitan.

Dasar informasi:[1]

Membaca arsitektur

Pendapa terbuka memakai joglo bergenting tanah liat dengan empat saka guru penyangga tumpang sari. Tiang jati lain menopang bagian penanggap dan emper, sementara tembok gapuran menggantikan tiang pada kedua ujung belakang. Lantai tengah pendapa lebih tinggi dari empernya. Kuncungan depan memakai limasan dengan deretan tiang jati. Pringgitan juga berupa ruang terbuka beratap limasan, ditopang delapan tiang; antara bagian ini dan Dalem Ageng terdapat talang gandul berpenampang besar. Di dalam Dalem Ageng, tumpang sari kembali muncul di atas empat penopang utama. Bidang lantai di sekitar penopang dinaikkan, sedangkan gadri di belakangnya berada lebih rendah. Pawon serta pakiwan memakai atap limasan yang berbeda dari inti joglo.

Dasar informasi:[1]
03

Pihak dan peran

Belum tersedia informasi bersumber untuk bagian ini.

Atribusi berlaku pada fase yang disebut. Pemesan, perancang, pelaksana, dan pembangun mempunyai peran berbeda.

04

Riwayat perubahan

Tanggal observasi fisik tidak dipastikan

Bentuk dan ruang yang didokumentasikan sumber resmi

Narasi profil ditulis baru dari fakta registri. Riwayat konstruksi yang tidak tersedia tidak diisi dari tanggal akses, kode periode, atau tanggal penetapan.

Dasar informasi:[1]
05

Ukuran dan sistem

Rangka jati pada pendapa dan tumpang sari memisahkan inti dari emper. Selisih tinggi lantai serta talang antara pringgitan dan dalem menandai pertemuan bagian-bagian rumah.

Dasar informasi:[1]
Bahan dan sistem
Jati dan kayu · tiang, rangka serta tumpang sari
Dasar informasi:[1]
Bahan dan sistem
Genting tanah liat · penutup atap
Dasar informasi:[1]
Bahan dan sistem
Tembok · gapuran belakang pendapa
Dasar informasi:[1]

Belum tersedia ukuran bersumber yang dapat ditampilkan.

06

Dokumentasi dan sumber

Catatan pembacaan sumber
  • Catatan telaah sumber: Perubahan tinggi lantai menjadi pembeda ruang penerimaan, penghubung, dan ruang inti. Jumlah tiang yang berbeda menurut lapisan tidak dijumlahkan sebagai satu angka struktur kompleks.
  • Profil editorial disusun dari fakta registri resmi dengan narasi baru. Prosa dan gambar pemerintah yang belum mempunyai izin redistribusi tidak disalin. Penelaahan ahli independen belum tercatat.

Dasar informasi

  1. nDalem Gede Notoyudan di Jalan Notoyudan GT II/1303 ↗
    Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta · Jogjacagar · data resmi diakses pada 2026-10-15

Disusun oleh Arsitektur. Penelaahan ahli independen tidak diklaim.

Perubahan isi: 2026-10-17. Tanggal ini tidak menyatakan survei fisik, tanggal dokumen, atau penelaahan independen.

Baca dokumentasi