Plaosan
Plaosan dibahas sebagai kompleks arsitektur Indonesia dalam artikel sumber. Lokasi yang tercatat: Klaten, Jawa Tengah, Indonesia. Uraian terpilih mencakup bentuk dan susunan tingkat, bahan bangunan, pintu, jendela, atau gerbang, ornamen atau relief serta riwayat yang dipertahankan dalam bahasa Inggris.
- Jenis objek
- Kompleks
- Fungsi
- Fungsi mengikuti uraian sumber
- Masa tercatat
- Belum diringkas dari riwayat sumber
- Kondisi dan status
- Kondisi mutakhir belum dinilai
Identitas dan tapak
Plaosan dicatat dalam lingkup Indonesia. Lokasi yang dinyatakan sumber: Klaten, Jawa Tengah, Indonesia. Lokasi Indonesia didukung pernyataan negara pada identitas Wikidata yang dicocokkan dengan artikel sumber.
- Nama utama
- Plaosan
- Lokasi
- Klaten, Jawa Tengah, Indonesia · Bangunan di Indonesia
- Nama lain dalam sumber
- Q2750324; EN14520729
- Klasifikasi sumber
- fungsi yang dibahas sumber · nomor EN14520729
- Dasar kondisi
- Tidak dilakukan survei fisik. Uraian dan kategori artikel tidak otomatis menjadi penetapan warisan atau bukti kondisi saat ini.
Lihat di Peta Arsitektur ↗
Ruang dan fungsi
Profil ini membahas kompleks arsitektur. Fungsi ruang mengikuti uraian sumber. Penggunaan ruang dan perubahannya dapat dibaca dalam teks sumber terpilih. Kategori ini tidak memastikan fungsi operasional saat ini.
Membaca arsitektur
Uraian sumber mencakup bentuk dan susunan tingkat, bahan bangunan, pintu, jendela, atau gerbang, ornamen atau relief, susunan ruang, dinding atau fasad. Baca rincian bentuk dan ruang bersama keterangan fase dalam artikel sumber. Unsur-unsur itu dapat berasal dari masa yang berbeda. Teks terpilih tersedia di bawah untuk menelusuri dasar informasinya.
Deskripsi fisik dalam sumber
Teks dari Arsitektur Indonesia · Wikipedia · bahasa Inggris
Pembuka
Candi Plaosan, also known as the Plaosan Complex, is one of the Buddhist temples located in Bugisan village, Prambanan district, Klaten Regency, Central Java, Indonesia, about 1 km to the northeast of the renowned Hindu Prambanan Temple.
Candi Plaosan covers an area of 2000 m2 with an elevation of 148 m above sea level. The Dengok River is located nearby, about 200 m away. Candi Plaosan is surrounded by paddy fields along with vegetation such as bananas and corn.
Historical background
Plaosan temple was built in the mid-9th century by Sri Kahulunnan or Pramodhawardhani, the daughter of Samaratungga, a descendant of the Sailendra dynasty, and who was married to Rakai Pikatan in the Hindu tradition.
The Plaosan complex currently comprises two Buddhist temples, Plaosan Lor and Plaosan Kidul.
The inscriptions and images of Plaosan Lor and Kalasan have raised questions about the origins of the complex and the relationships between the images found and the religious complexity of the area when the structures were created.
The temples are separated by a road; Plaosan Lor is located in the North and Plaosan Kidul in the South. Plaosan Lor consists of two main temples and an open area known as a mandapa. Both temples have an entrance, a gate, and a guardian statue known as Dwarapala. Plaosan Lor and Plaosan Kidul are considered to originally be one complex.
Architecture
The Plaosan temple complex is made up of 174 small buildings, of which 116 are stupas and 58 are shrines. Many of the buildings have inscriptions. Two of these inscriptions denote the temple as a gift of sanctuary by Rakai Pikatan. The dates of the inscriptions are between 825 and 850 AD. Although similar to the Prambanan 856 AD date, the complexes are not related. A new building technique distinguishes Prambanan from Plaosan temples.
The main temples at Plaosan are made up of an upper and lower level, separated in three rooms. On the lower level, multiple statues resided. Today, only two statues of Bodhisattva seat on each side of each room, flanked an empty pedestal. However, as the position of the false windows dictated, there was only one statue resting on the bottom basal level on a central pedestal. This statue today is missing, it was probably some bronze statue depicting Buddha with two stone Bodhisattva statues flanking it. Historians suggest that the main temple once contained nine statues, six stone Bodhisattvas, and three bronze Buddhas (now missing). This means there were 18 statues residing in the twin main temples.
On the upper walls of each room, there are traces of stone indentions that once supported wooden beams and wooden floors, creating upper rooms. There are also traces of stones at the base for wooden stairs.
Rows of exquisite carvings of Bodhisattvas divinities are found adorning the outer walls, with the majority of them being male. Smaller and less occurring carvings by the windows represent female figures.
One exceptional example is carved on the inner wall of the room depicting a representation of a Khmer prince which is identified by his crown.
2000s era
In 2006 an earthquake that affected Prambanan damaged Plaosan.
Excavations in the area have uncovered significant artefacts.
Pihak dan peran
Perancang dan pelaksana belum diringkas dalam tabel ini. Nama dan perannya mungkin disebut dalam uraian sumber; baca sesuai konteksnya.
Atribusi berlaku pada fase yang disebut. Pemesan, perancang, pelaksana, dan pembangun mempunyai peran berbeda.
Riwayat perubahan
Uraian bentuk dan riwayat dalam artikel sumber
Riwayat dan perubahan dibaca dalam bagian sumber terpilih. Tanggal revisi artikel bukan tanggal pembangunan atau survei kondisi.
Ukuran dan sistem
Keterangan bahan dan sistem mengikuti uraian sumber terpilih. Ukuran, nama perancang, tahun pembangunan, dan klaim kinerja yang belum diperiksa silang tidak dimasukkan sebagai data tersendiri.
Ukuran belum diringkas dalam tabel ini. Baca angka pada uraian sumber bersama definisi, fase, dan lingkupnya.
Dokumentasi dan sumber
Edisi sumber dan hak penggunaan
Kontributor Wikipedia bahasa Inggris — Plaosan. Revisi 1357367213. Markup, tabel, daftar, media, catatan kaki, kutipan panjang, dan bagian nonnaratif dihilangkan. Templat format/bahasa dan angka-satuan sederhana dipertahankan sebagai nilai literal sumber, templat lain dihilangkan; urutan paragraf sumber dipertahankan. Seleksi dan ringkasan merupakan adaptasi independen berlisensi CC BY-SA 4.0.
Kontributor Wikidata · data terstruktur CC0 1.0
Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 ↗
Ringkasan berbahasa Indonesia disusun dari nama, lokasi, kategori, dan istilah arsitektur pada catatan sumber. Teks sumber berbahasa Inggris mengikuti ketentuan penggunaan yang tercantum di atas. Penelaahan ahli independen belum tercatat.
Riwayat penulis dan kontributor sumber ↗ · revisi 1357367213. Teks yang diadaptasi pada profil ini mengikuti CC BY-SA 4.0. Kategori sumber bukan penetapan cagar budaya.
Lingkup identitas: Artikel sumber mengidentifikasi Plaosan sebagai kompleks dengan lingkup beberapa bangunan atau ruang. Profil mengikuti lingkup objek fisik yang dibahas sumber; lembaga pengelola dan objek di sekitarnya tidak menjadi identitas tambahan.
Status sumber: Artikel ensiklopedia kolaboratif; bukan rekaman penetapan pemerintah · Klasifikasi sumber: Kategori artikel; bukan rating bangunan. Tanggal penetapan bukan tanggal konstruksi.
Tanggal atau versi data sumber: 2026-06-02T06:15:33Z.
- Adaptasi ensiklopedia kolaboratif; penelaahan ahli independen belum tercatat. Rujukan eksternal dalam artikel bukan sumber yang dinyatakan telah dibaca oleh Arsitektur.
- Pemilihan paragraf dan pengelompokan bagian mempertahankan teks sumber; markup, templat, tabel, media, dan bagian nonnaratif dihilangkan. Teks serta adaptasinya mengikuti CC BY-SA 4.0.
Dasar informasi
- Wikipedia bahasa Inggris · Plaosan · revisi 1357367213 ↗Kontributor Wikipedia · diakses pada 2026-10-15 · dokumen 2026-06-02T06:15:33Z
- Wikidata P625 · Plaosan ↗Kontributor Wikidata · diakses pada 2026-10-15 · dokumen 2026-10-03T04:55:41Z
Disusun oleh Arsitektur. Penelaahan ahli independen tidak diklaim.
Perubahan isi: 2026-10-17. Tanggal ini tidak menyatakan survei fisik, tanggal dokumen, atau penelaahan independen.