Arsitektur.
bagian dari ensiklopedia.online
ARS-R755861298
Adaptasi ensiklopedia kolaboratif · ringkasan berbahasa Indonesia dan teks sumber berbahasa Inggris. Identitas dan rujukan berasal dari Arsitektur Indonesia · Wikipedia, nomor EN55861298. Asal dan lisensi uraian
KompleksBangli, Bali, IndonesiaARS-R755861298

Pura Kehen

Pura Kehen dibahas sebagai kompleks arsitektur Indonesia dalam artikel sumber. Lokasi yang tercatat: Bangli, Bali, Indonesia. Uraian terpilih mencakup bahan bangunan, pintu, jendela, atau gerbang, ornamen atau relief, susunan ruang serta riwayat yang dipertahankan dalam bahasa Inggris.

Dasar informasi:[1]
Bandingkan
Jenis objek
Kompleks
Fungsi
Keagamaan (kategori penelusuran)
Masa tercatat
Belum diringkas dari riwayat sumber
Kondisi dan status
Kondisi mutakhir belum dinilai
01

Identitas dan tapak

Pura Kehen dicatat dalam lingkup Indonesia. Lokasi yang dinyatakan sumber: Bangli, Bali, Indonesia. Lokasi Indonesia didukung pernyataan negara pada identitas Wikidata yang dicocokkan dengan artikel sumber.

Dasar informasi:[1]
Lingkup profil: Artikel sumber mengidentifikasi Pura Kehen sebagai kompleks dengan lingkup beberapa bangunan atau ruang. Profil mengikuti lingkup objek fisik yang dibahas sumber; lembaga pengelola dan objek di sekitarnya tidak menjadi identitas tambahan. Kompleks dihitung satu profil dan tidak ditambahkan ke hitungan bangunan individual.
Nama utama
Pura Kehen
Lokasi
Bangli, Bali, Indonesia · Bangunan di Indonesia
Nama lain dalam sumber
Q43389200; EN55861298
Klasifikasi sumber
keagamaan · nomor EN55861298
Dasar kondisi
Tidak dilakukan survei fisik. Uraian dan kategori artikel tidak otomatis menjadi penetapan warisan atau bukti kondisi saat ini.
Titik lokasi: Titik rujukan Wikidata P625 untuk identitas sumber; bukan jejak bangunan. Ketelitian horizontal belum diverifikasi.
Lihat di Peta Arsitektur ↗
02

Ruang dan fungsi

Profil ini membahas kompleks arsitektur. Kategori fungsi untuk penelusuran: keagamaan. Penggunaan ruang dan perubahannya dapat dibaca dalam teks sumber terpilih. Kategori ini tidak memastikan fungsi operasional saat ini.

Dasar informasi:[1]

Membaca arsitektur

Uraian sumber mencakup bahan bangunan, pintu, jendela, atau gerbang, ornamen atau relief, susunan ruang, dinding atau fasad. Baca rincian bentuk dan ruang bersama keterangan fase dalam artikel sumber. Unsur-unsur itu dapat berasal dari masa yang berbeda. Teks terpilih tersedia di bawah untuk menelusuri dasar informasinya.

Dasar informasi:[1]

Deskripsi fisik dalam sumber

Teks dari Arsitektur Indonesia · Wikipedia · bahasa Inggris

Pembuka

Pura Kehen is a Balinese Hindu temple located in Cempaga, Bangli Regency, Bali. The temple is set on the foot of a wooded hill, about 2 km north of the town center. Established at least in the 13th-century, Pura Kehen was the royal temple of the Bangli Kingdom, now the Regency of Bangli.

Temple layout

Pura Kehen temple compound is built over a hilly outcrop. The temple is aligned north-south, with the north part being the highest part of the temple. It is divided into three areas: the outer sanctum of the temple (jaba pisan or nistaning mandala), the middle sanctum (jaba tengah or madya mandala), and the inner main sanctum (jero or utamaning mandala).

Three sets of stairs lead visitors to the outer sanctum of the temple from the street. The landscape is terraced and is decorated with stone statues representing characters from the Indian epic Ramayana. Three gateways mark the entrance into the outer sanctum (jaba pisan). The central gateways or portal is in the form of paduraksa, which is unusual since paduraksa normally used to mark entrance into the inner main sanctum.

The outer sanctum (jaba pisan) features a banyan tree that is at least 400 years old. The enormous banyan tree features a monk's cell high up in the branches. The tree is considered sacred by the people of Bangli. It is believed that if a branch of the tree broke, a disaster (grubug) would follow, usually the death of a person. The location of the broken branch indicates the person that would die; if a branch is broken on the kaja-kangin (northeast) side, a king will die; if it is broken on the kaja-kauh (northwest) side, a brahmin will die; the kelod-kangin and the kelod-kauh means that a common people will die. Several bale (Balinese pavilions) located in the outer sanctum are the bale gong ("gong pavilion") where the gamelans are stored.

The middle sanctum (jaba tengah) is accessed via a candi bentar gateway. The middle sanctum acts as a transitional area between the outer sanctum and the inner sanctum. Several shrines (pelinggih) are located in the middle sanctum. The other southwest side of the middle sanctum, the perantenan area, is used as a place to prepare ceremonial offerings.

The uppermost inner sanctum (jero) is the most sacred courtyard of the Balinese temple. The courtyard features an 11-tiered meru tower, the most sacred shrine of the Pura Kehen dedicated to the God that protects the temple. A padmasana lotus shrine is also located in this courtyard, dedicated to the highest Hindu Trimurti of Brahma, Shiva and Vishnu. Several other shrines surround the main meru tower, dedicated to the gods of the local geography, for example, the mountain gods. Porcelain plates decorate the wall below the inner sanctum. Some of these depict a scene of rural England, with a watermill and a coach drawn by four horses.

Rituals

The major Balinese feast of Pagerwesi was held once every six months at the full moon of the Rabu Kliwon Wuku Sinta day to honor Hyang Widhi and His manifestations.

Another major feast, the Ngusaba Dewa or Karya Agung Bhatara Turun Kabeh, is held on Purnama Kalima (early November) on the Saniscara Pon Wuku Sinta day.

Other smaller feasts held at Pura Kehen are ceremonies to honor other gods, for example, Saraswati, Ulian Sugimanik, Purnama, Tilem, Kajeng Kliwon, and Buda Kliwon.

03

Pihak dan peran

Perancang dan pelaksana belum diringkas dalam tabel ini. Nama dan perannya mungkin disebut dalam uraian sumber; baca sesuai konteksnya.

Atribusi berlaku pada fase yang disebut. Pemesan, perancang, pelaksana, dan pembangun mempunyai peran berbeda.

04

Riwayat perubahan

Riwayat dalam arsip sumber

Teks dari Arsitektur Indonesia · Wikipedia · bahasa Inggris

History

Pura Kehen was the main temple of the Bangli Regency. Bangli Regency was formerly the center of a kingdom known under the same name. The Bangli Kingdom was one of the nine kingdoms of Bali. The name Bangli derives from bang giri, meaning "red forest" or "red mountain." The Regency of Bangli was founded by the Gelgel Kingdom of the Majapahit dynasty.

The temple was named Pura Kehen in the 13th-century inscription. All inscriptions mentioned the association of Pura Kehen with the village of Bangli.

Tanggal observasi fisik belum dipastikan

Uraian bentuk dan riwayat dalam artikel sumber

Riwayat dan perubahan dibaca dalam bagian sumber terpilih. Tanggal revisi artikel bukan tanggal pembangunan atau survei kondisi.

Dasar informasi:[1]
05

Ukuran dan sistem

Keterangan bahan dan sistem mengikuti uraian sumber terpilih. Ukuran, nama perancang, tahun pembangunan, dan klaim kinerja yang belum diperiksa silang tidak dimasukkan sebagai data tersendiri.

Dasar informasi:[1]

Ukuran belum diringkas dalam tabel ini. Baca angka pada uraian sumber bersama definisi, fase, dan lingkupnya.

06

Dokumentasi dan sumber

Edisi sumber dan hak penggunaan

Kontributor Wikipedia bahasa Inggris — Pura Kehen. Revisi 1364620114. Markup, tabel, daftar, media, catatan kaki, kutipan panjang, dan bagian nonnaratif dihilangkan. Templat format/bahasa dan angka-satuan sederhana dipertahankan sebagai nilai literal sumber, templat lain dihilangkan; urutan paragraf sumber dipertahankan. Seleksi dan ringkasan merupakan adaptasi independen berlisensi CC BY-SA 4.0.

Kontributor Wikidata · data terstruktur CC0 1.0

Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 ↗

Ringkasan berbahasa Indonesia disusun dari nama, lokasi, kategori, dan istilah arsitektur pada catatan sumber. Teks sumber berbahasa Inggris mengikuti ketentuan penggunaan yang tercantum di atas. Penelaahan ahli independen belum tercatat.

Riwayat penulis dan kontributor sumber ↗ · revisi 1364620114. Teks yang diadaptasi pada profil ini mengikuti CC BY-SA 4.0. Kategori sumber bukan penetapan cagar budaya.

Lingkup identitas: Artikel sumber mengidentifikasi Pura Kehen sebagai kompleks dengan lingkup beberapa bangunan atau ruang. Profil mengikuti lingkup objek fisik yang dibahas sumber; lembaga pengelola dan objek di sekitarnya tidak menjadi identitas tambahan.

Status sumber: Artikel ensiklopedia kolaboratif; bukan rekaman penetapan pemerintah · Klasifikasi sumber: Kategori artikel; bukan rating bangunan. Tanggal penetapan bukan tanggal konstruksi.

Tanggal atau versi data sumber: 2026-07-17T15:53:47Z.

Catatan pembacaan sumber
  • Adaptasi ensiklopedia kolaboratif; penelaahan ahli independen belum tercatat. Rujukan eksternal dalam artikel bukan sumber yang dinyatakan telah dibaca oleh Arsitektur.
  • Pemilihan paragraf dan pengelompokan bagian mempertahankan teks sumber; markup, templat, tabel, media, dan bagian nonnaratif dihilangkan. Teks serta adaptasinya mengikuti CC BY-SA 4.0.

Dasar informasi

  1. Wikipedia bahasa Inggris · Pura Kehen · revisi 1364620114 ↗
    Kontributor Wikipedia · diakses pada 2026-10-15 · dokumen 2026-07-17T15:53:47Z
  2. Wikidata P625 · Pura Kehen ↗
    Kontributor Wikidata · diakses pada 2026-10-15 · dokumen 2025-01-11T14:33:25Z

Disusun oleh Arsitektur. Penelaahan ahli independen tidak diklaim.

Perubahan isi: 2026-10-17. Tanggal ini tidak menyatakan survei fisik, tanggal dokumen, atau penelaahan independen.

Baca dokumentasi