Arsitektur.
bagian dari ensiklopedia.online
ARS-R603312104
Adaptasi ensiklopedia kolaboratif · ringkasan berbahasa Indonesia dan teks sumber berbahasa Indonesia. Identitas dan rujukan berasal dari Arsitektur Indonesia · Wikipedia, nomor ID3312104. Asal dan lisensi uraian
BangunanJawa Barat, IndonesiaARS-R603312104

Rumah Adat Saung Ranggon

Saung Ranggon (ᮞᮅᮀ ᮛᮀᮌᮧᮔ᮪) adalah salah satu rumah tradisional yang ada di Desa Cikedokan, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Rumah adat ini memiliki nilai sejarah dan kebudayaan yang penting, terutama terkait dengan masa perjuangan masyarakat setempat melawan penjajahan Belanda.

Dasar informasi:[1]
Bandingkan
Jenis objek
Bangunan
Fungsi
Hunian (kategori penelusuran)
Masa tercatat
Belum diringkas dari riwayat sumber
Kondisi dan status
Kondisi mutakhir belum dinilai
01

Identitas dan tapak

Rumah Adat Saung Ranggon dicatat dalam lingkup Indonesia. Lokasi yang dinyatakan sumber: Jawa Barat, Indonesia. Lokasi Indonesia didukung pernyataan negara pada identitas Wikidata yang dicocokkan dengan artikel sumber.

Dasar informasi:[1]
Lingkup profil: Artikel sumber mengidentifikasi Rumah Adat Saung Ranggon sebagai bangunan individual. Profil mengikuti lingkup objek fisik yang dibahas sumber; lembaga pengelola dan objek di sekitarnya tidak menjadi identitas tambahan. Bangunan lain pada tapak tidak otomatis menjadi bagian dari entitas ini.
Nama utama
Rumah Adat Saung Ranggon
Lokasi
Jawa Barat, Indonesia · Bangunan di Indonesia
Nama lain dalam sumber
Q109431962; ID3312104
Klasifikasi sumber
hunian · nomor ID3312104
Dasar kondisi
Tidak dilakukan survei fisik. Uraian dan kategori artikel tidak otomatis menjadi penetapan warisan atau bukti kondisi saat ini.
02

Ruang dan fungsi

Profil ini membahas bangunan individual. Kategori fungsi untuk penelusuran: hunian. Penggunaan ruang dan perubahannya dapat dibaca dalam teks sumber terpilih. Kategori ini tidak memastikan fungsi operasional saat ini.

Dasar informasi:[1]

Membaca arsitektur

Uraian sumber mencakup bentuk dan susunan tingkat, bahan bangunan, atap atau kubah, tiang atau struktur penyangga, dinding atau fasad. Baca rincian bentuk dan ruang bersama keterangan fase dalam artikel sumber. Unsur-unsur itu dapat berasal dari masa yang berbeda. Teks terpilih tersedia di bawah untuk menelusuri dasar informasinya.

Dasar informasi:[1]

Deskripsi fisik dalam sumber

Teks dari Arsitektur Indonesia · Wikipedia · bahasa Indonesia

Pembuka

Saung Ranggon (ᮞᮅᮀ ᮛᮀᮌᮧᮔ᮪) adalah salah satu rumah tradisional yang ada di Desa Cikedokan, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Rumah adat ini memiliki nilai sejarah dan kebudayaan yang penting, terutama terkait dengan masa perjuangan masyarakat setempat melawan penjajahan Belanda. Saung Ranggon dikenal sebagai salah satu contoh arsitektur tradisional yang memperlihatkan perpaduan unsur budaya Betawi dan Sunda, serta mencerminkan kearifan lokal masyarakat pesisir utara Jawa Barat pada masa lampau.

Etimologi

Nama Saung Ranggon berasal dari dua kata dalam bahasa Sunda, yaitu saung yang berarti “rumah kecil” dan ranggon yang berarti “lumbung padi” atau penyimpanan hasil usaha tani dari tumbuhan palawija. Secara harfiah, Saung Ranggon dapat diartikan sebagai “rumah yang digunakan untuk menyimpan padi”. Penamaan ini diberikan oleh Raden Abbas pada tahun 1821 M, sebagai penanda fungsi awal bangunan tersebut dalam kehidupan masyarakat agraris.

Budaya dan Fungsi Sosial

Secara historis, Saung Ranggon memiliki fungsi ganda, yakni sebagai tempat tinggal dan tempat perlindungan dari penjajahan. Dalam konteks budaya, rumah ini melambangkan ketahanan masyarakat lokal dalam mempertahankan identitas dan warisan leluhur.

Saung Ranggon juga menjadi simbol hubungan manusia dengan alam. Penggunaan bahan bangunan seperti kayu dan bambu menunjukkan keterikatan masyarakat terhadap sumber daya alam yang tersedia di lingkungan sekitar. Selain itu, bentuk rumah panggungnya mencerminkan kearifan lokal dalam menyesuaikan arsitektur dengan kondisi iklim tropis dan kebutuhan fungsional masyarakat agraris.

Saat ini, Saung Ranggon berfungsi sebagai objek wisata sejarah dan budaya. Lokasinya sering dikunjungi oleh wisatawan, peneliti, dan pelajar yang ingin mempelajari arsitektur tradisional, sejarah lokal, serta nilai-nilai budaya Betawi dan Sunda.

Ragam Arsitektur

Saung Ranggon menampilkan ciri khas arsitektur tradisional Betawi yang berpadu dengan elemen Sunda. Beberapa unsur utama dari struktur bangunan ini antara lain:

Ukuran dan Lahan — Bangunan berukuran sekitar 7,6 × 7,2 meter dan berdiri di atas lahan seluas 500 meter persegi.

Rumah Panggung — Didirikan di atas tiang kayu dengan ketinggian lantai sekitar 2,5 meter dari permukaan tanah, serta memiliki 7 anak tangga untuk naik ke bagian utama rumah.

Atap — Berbentuk huruf V terbalik (pelana), terbuat dari sirap kayu, dirancang untuk menahan panas matahari dan air hujan.

Dinding dan Tiang — Menggunakan bahan alami berupa kayu dan bambu, sementara rangka utama disusun dari kayu keras sebagai penopang struktur.

Kolom Pusaka — Terdapat kolom khusus menyerupai sumur di bagian dalam rumah yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan benda pusaka.

Pagar — Area rumah dikelilingi pagar besi setinggi 1,2 meter untuk melindungi kawasan situs.

Lokasi dan Koordinat

Dalam sistem koordinat geografi Saung Ranggon terletak pada koordinat 107º 0'.204" Bujur Timur dan 06º 20' 298" Lintang Selatan, dengan ketinggian sekitar 61 meter di atas permukaan laut. Kawasan ini berada di lingkungan pedesaan yang masih asri di wilayah Bekasi bagian barat.

Pelestarian dan Wisata

Saung Ranggon kini menjadi bagian dari destinasi wisata sejarah di Kabupaten Bekasi. Pemerintah daerah dan masyarakat setempat melakukan upaya pelestarian untuk menjaga keaslian arsitektur dan nilai budaya bangunan. Tempat ini juga sering dijadikan lokasi kegiatan edukatif, seperti penelitian sejarah, dokumentasi arsitektur tradisional, dan promosi kebudayaan daerah.

Sebagai salah satu peninggalan penting dari masa Jayakarta, keberadaan Saung Ranggon membantu memperkenalkan sejarah perjuangan masyarakat Betawi serta memperkaya khazanah rumah adat di Indonesia.

03

Pihak dan peran

Perancang dan pelaksana belum diringkas dalam tabel ini. Nama dan perannya mungkin disebut dalam uraian sumber; baca sesuai konteksnya.

Atribusi berlaku pada fase yang disebut. Pemesan, perancang, pelaksana, dan pembangun mempunyai peran berbeda.

04

Riwayat perubahan

Riwayat dalam arsip sumber

Teks dari Arsitektur Indonesia · Wikipedia · bahasa Indonesia

Sejarah

Saung Ranggon diperkirakan dibangun pada sekitar abad ke-16 Masehi atas perintah Pangeran Rangga, Ia adalah salah satu anak laki-laki dari Pangeran Jayakarta, tokoh penting dalam sejarah awal Jakarta yang bermukim di Cikedokan. Berdasarkan tradisi lisan masyarakat setempat, rumah ini awalnya digunakan sebagai tempat persembunyian bagi keluarga Pangeran Jayakarta ketika melarikan diri dari kejaran pasukan Belanda.

Selain berfungsi sebagai tempat perlindungan, Saung Ranggon juga digunakan untuk menyimpan benda-benda pusaka milik keluarga bangsawan. Bangunan ini kemudian tetap dipertahankan oleh masyarakat sekitar sebagai situs bersejarah.

Hingga masa modern, Saung Ranggon telah beberapa kali mengalami perawatan dan pelestarian oleh pemerintah daerah serta masyarakat sekitar untuk menjaga keaslian struktur dan nilai sejarahnya.

Tanggal observasi fisik belum dipastikan

Uraian bentuk dan riwayat dalam artikel sumber

Riwayat dan perubahan dibaca dalam bagian sumber terpilih. Tanggal revisi artikel bukan tanggal pembangunan atau survei kondisi.

Dasar informasi:[1]
05

Ukuran dan sistem

Keterangan bahan dan sistem mengikuti uraian sumber terpilih. Ukuran, nama perancang, tahun pembangunan, dan klaim kinerja yang belum diperiksa silang tidak dimasukkan sebagai data tersendiri.

Dasar informasi:[1]

Ukuran belum diringkas dalam tabel ini. Baca angka pada uraian sumber bersama definisi, fase, dan lingkupnya.

06

Dokumentasi dan sumber

Edisi sumber dan hak penggunaan

Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia — Rumah Adat Saung Ranggon. Revisi 29874268. Markup, tabel, daftar, media, catatan kaki, kutipan panjang, dan bagian nonnaratif dihilangkan. Templat format/bahasa dan angka-satuan sederhana dipertahankan sebagai nilai literal sumber, templat lain dihilangkan; urutan paragraf sumber dipertahankan. Seleksi dan ringkasan merupakan adaptasi independen berlisensi CC BY-SA 4.0.

Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 ↗

Ringkasan berbahasa Indonesia disusun dari nama, lokasi, kategori, dan istilah arsitektur pada catatan sumber. Teks sumber berbahasa Indonesia mengikuti ketentuan penggunaan yang tercantum di atas. Penelaahan ahli independen belum tercatat.

Riwayat penulis dan kontributor sumber ↗ · revisi 29874268. Teks yang diadaptasi pada profil ini mengikuti CC BY-SA 4.0. Kategori sumber bukan penetapan cagar budaya.

Lingkup identitas: Artikel sumber mengidentifikasi Rumah Adat Saung Ranggon sebagai bangunan individual. Profil mengikuti lingkup objek fisik yang dibahas sumber; lembaga pengelola dan objek di sekitarnya tidak menjadi identitas tambahan.

Status sumber: Artikel ensiklopedia kolaboratif; bukan rekaman penetapan pemerintah · Klasifikasi sumber: Kategori artikel; bukan rating bangunan. Tanggal penetapan bukan tanggal konstruksi.

Tanggal atau versi data sumber: 2026-09-18T03:44:06Z.

Catatan pembacaan sumber
  • Adaptasi ensiklopedia kolaboratif; penelaahan ahli independen belum tercatat. Rujukan eksternal dalam artikel bukan sumber yang dinyatakan telah dibaca oleh Arsitektur.
  • Pemilihan paragraf dan pengelompokan bagian mempertahankan teks sumber; markup, templat, tabel, media, dan bagian nonnaratif dihilangkan. Teks serta adaptasinya mengikuti CC BY-SA 4.0.

Dasar informasi

  1. Wikipedia bahasa Indonesia · Rumah Adat Saung Ranggon · revisi 29874268 ↗
    Kontributor Wikipedia · diakses pada 2026-10-15 · dokumen 2026-09-18T03:44:06Z

Disusun oleh Arsitektur. Penelaahan ahli independen tidak diklaim.

Perubahan isi: 2026-10-17. Tanggal ini tidak menyatakan survei fisik, tanggal dokumen, atau penelaahan independen.

Baca dokumentasi