Rumah Betang So Ingko Banua
Rumah Betang So Ingko Banua adalah sebuah rumah betang yang terletak di Desa Sayut, Kecamatan Putussibau Selatan, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. Rumah betang ini menjadi salah satu ruang tinggal dan ruang komunal masyarakat Dayak di wilayah tersebut.
- Jenis objek
- Bangunan
- Fungsi
- Hunian (kategori penelusuran)
- Masa tercatat
- Belum diringkas dari riwayat sumber
- Kondisi dan status
- Kondisi mutakhir belum dinilai
Identitas dan tapak
Rumah Betang So Ingko Banua dicatat dalam lingkup Indonesia. Lokasi yang dinyatakan sumber: Kalimantan Barat, Indonesia. Konteks Indonesia didukung keterangan wilayah atau kategori sumber, serta uraian arsitektur yang diperiksa; tidak menyatakan asal tradisi yang eksklusif.
- Nama utama
- Rumah Betang So Ingko Banua
- Lokasi
- Kalimantan Barat, Indonesia · Bangunan di Indonesia
- Nama lain dalam sumber
- ID4748744
- Klasifikasi sumber
- hunian · nomor ID4748744
- Dasar kondisi
- Tidak dilakukan survei fisik. Uraian dan kategori artikel tidak otomatis menjadi penetapan warisan atau bukti kondisi saat ini.
Ruang dan fungsi
Profil ini membahas bangunan individual. Kategori fungsi untuk penelusuran: hunian. Penggunaan ruang dan perubahannya dapat dibaca dalam teks sumber terpilih. Kategori ini tidak memastikan fungsi operasional saat ini.
Membaca arsitektur
Uraian sumber mencakup pintu, jendela, atau gerbang, susunan ruang, tiang atau struktur penyangga. Baca rincian bentuk dan ruang bersama keterangan fase dalam artikel sumber. Unsur-unsur itu dapat berasal dari masa yang berbeda. Teks terpilih tersedia di bawah untuk menelusuri dasar informasinya.
Deskripsi fisik dalam sumber
Teks dari Arsitektur Indonesia · Wikipedia · bahasa Indonesia
Pembuka
Rumah Betang So Ingko Banua adalah sebuah rumah betang yang terletak di Desa Sayut, Kecamatan Putussibau Selatan, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. Rumah betang ini menjadi salah satu ruang tinggal dan ruang komunal masyarakat Dayak di wilayah tersebut. Bangunan ini memiliki 62 kepala keluarga yang menempati atau memiliki bilik di dalamnya.
Rumah betang secara umum merupakan rumah panjang tradisional masyarakat Dayak yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal, tetapi juga sebagai ruang sosial, budaya, dan adat. Dalam konteks masyarakat Dayak Iban di Kalimantan Barat, rumah betang atau rumah panjae melambangkan kehidupan komunal, ikatan kekerabatan, identitas kolektif, serta pelestarian tradisi dan ritual adat.
Peresmian
Rumah Betang So Ingko Banua diresmikan oleh Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan, pada 3 Juli 2025. Peresmian tersebut dirangkaikan dengan kegiatan adat Mamasi So, pemberkatan salib Yubelium, serta pemberkatan taman doa peziarahan Pengharapan Banuaka oleh Uskup Keuskupan Sintang, Mgr. Samuel Oton Sidin.
Kegiatan peresmian juga berkaitan dengan Gawai Mamasi Soo Ingko Banua yang diselenggarakan sebagai bentuk rasa syukur masyarakat Dayak serta momentum pelestarian kearifan lokal. Dalam kegiatan tersebut, pemerintah daerah menyatakan dukungan terhadap pelestarian budaya dan nilai spiritual masyarakat setempat.
Fungsi sosial dan budaya
Rumah Betang So Ingko Banua memiliki fungsi sebagai tempat tinggal sekaligus ruang komunal masyarakat. Keberadaannya dikaitkan dengan nilai kebersamaan, gotong royong, dan persatuan masyarakat Dayak di Desa Sayut. Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu menyampaikan bahwa pembangunan rumah betang tersebut memperlihatkan adanya persatuan dan gotong royong masyarakat dalam mendirikan serta merawat bangunan adat.
Selain sebagai tempat tinggal dan ruang budaya, kawasan Rumah Betang So Ingko Banua juga digunakan untuk kegiatan adat, keagamaan, dan kegiatan masyarakat. DPRD Kabupaten Kapuas Hulu mencatat bahwa acara Gawai Manasi Soo Ipandunggang, pemberkatan Betang Ingko Banua, dan peresmian Rumah Doa Peziarahan Pengharapan Banuaka dilaksanakan di Betang Ingko Banua, Desa Sayut. Kegiatan tersebut dipandang sebagai bentuk pelestarian budaya dan penguatan kehidupan sosial masyarakat.
Kegiatan Gawai Mamasi dan pemberkatan Betang Ingko Banua juga dihadiri unsur pemerintah daerah, kepolisian, tokoh agama, tokoh adat, dan masyarakat. Portal resmi Polres Kapuas Hulu menyebutkan bahwa kegiatan tersebut dihadiri sekitar 1.000 orang dan berlangsung aman serta kondusif.
Pihak dan peran
Perancang dan pelaksana belum diringkas dalam tabel ini. Nama dan perannya mungkin disebut dalam uraian sumber; baca sesuai konteksnya.
Atribusi berlaku pada fase yang disebut. Pemesan, perancang, pelaksana, dan pembangun mempunyai peran berbeda.
Riwayat perubahan
Riwayat dalam arsip sumber
Teks dari Arsitektur Indonesia · Wikipedia · bahasa Indonesia
Sejarah dan pembangunan
Rumah Betang So Ingko Banua dibangun sejak 13 Agustus 2020. Menurut keterangan panitia peresmian, pembangunan rumah betang ini berlangsung selama empat tahun, sepuluh bulan, dan tiga hari sebelum akhirnya diresmikan pada 3 Juli 2025. Rumah betang ini disebut sebagai rumah betang kelima yang dibangun oleh masyarakat setempat, setelah rumah betang sebelumnya mengalami kerusakan akibat bencana seperti longsor dan kebakaran.
Dalam beberapa pemberitaan, Rumah Betang So Ingko Banua disebut sebagai salah satu rumah betang terpanjang di Kapuas Hulu. Keterangan tersebut disampaikan dalam rangkaian peresmian rumah betang dan dikaitkan dengan keberadaan 62 bilik atau kepala keluarga di dalam bangunan tersebut.
Uraian bentuk dan riwayat dalam artikel sumber
Riwayat dan perubahan dibaca dalam bagian sumber terpilih. Tanggal revisi artikel bukan tanggal pembangunan atau survei kondisi.
Ukuran dan sistem
Keterangan bahan dan sistem mengikuti uraian sumber terpilih. Ukuran, nama perancang, tahun pembangunan, dan klaim kinerja yang belum diperiksa silang tidak dimasukkan sebagai data tersendiri.
Ukuran belum diringkas dalam tabel ini. Baca angka pada uraian sumber bersama definisi, fase, dan lingkupnya.
Dokumentasi dan sumber
Edisi sumber dan hak penggunaan
Kontributor Wikipedia bahasa Indonesia — Rumah Betang So Ingko Banua. Revisi 29383488. Markup, tabel, daftar, media, catatan kaki, kutipan panjang, dan bagian nonnaratif dihilangkan. Templat format/bahasa dan angka-satuan sederhana dipertahankan sebagai nilai literal sumber, templat lain dihilangkan; urutan paragraf sumber dipertahankan. Seleksi dan ringkasan merupakan adaptasi independen berlisensi CC BY-SA 4.0.
Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 ↗
Ringkasan berbahasa Indonesia disusun dari nama, lokasi, kategori, dan istilah arsitektur pada catatan sumber. Teks sumber berbahasa Indonesia mengikuti ketentuan penggunaan yang tercantum di atas. Penelaahan ahli independen belum tercatat.
Riwayat penulis dan kontributor sumber ↗ · revisi 29383488. Teks yang diadaptasi pada profil ini mengikuti CC BY-SA 4.0. Kategori sumber bukan penetapan cagar budaya.
Lingkup identitas: Artikel sumber mengidentifikasi Rumah Betang So Ingko Banua sebagai bangunan individual. Profil mengikuti lingkup objek fisik yang dibahas sumber; lembaga pengelola dan objek di sekitarnya tidak menjadi identitas tambahan.
Status sumber: Artikel ensiklopedia kolaboratif; bukan rekaman penetapan pemerintah · Klasifikasi sumber: Kategori artikel; bukan rating bangunan. Tanggal penetapan bukan tanggal konstruksi.
Tanggal atau versi data sumber: 2026-06-24T13:49:37Z.
- Adaptasi ensiklopedia kolaboratif; penelaahan ahli independen belum tercatat. Rujukan eksternal dalam artikel bukan sumber yang dinyatakan telah dibaca oleh Arsitektur.
- Pemilihan paragraf dan pengelompokan bagian mempertahankan teks sumber; markup, templat, tabel, media, dan bagian nonnaratif dihilangkan. Teks serta adaptasinya mengikuti CC BY-SA 4.0.
Dasar informasi
- Wikipedia bahasa Indonesia · Rumah Betang So Ingko Banua · revisi 29383488 ↗Kontributor Wikipedia · diakses pada 2026-10-15 · dokumen 2026-06-24T13:49:37Z
Disusun oleh Arsitektur. Penelaahan ahli independen tidak diklaim.
Perubahan isi: 2026-10-17. Tanggal ini tidak menyatakan survei fisik, tanggal dokumen, atau penelaahan independen.