Arsitektur.
bagian dari ensiklopedia.online
ARS-R8191644330694748
KompleksKota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, IndonesiaARS-R8191644330694748

Rumah di Jalan Tegalgendu nomor 7 Yogyakarta

Rumah di Jalan Tegalgendu 7 menyusun pendapa, pringgitan, dalem, dan senthong dalam arah memanjang. Rincian kaca, konsol besi, serta pintu kayu berukir melengkapi pola ruang rumah Jawa yang dijelaskan pada inventaris.

Dasar informasi:[1]
Bandingkan
Jenis objek
Kompleks
Fungsi
rumah tinggal
Masa tercatat
Belum diringkas untuk keseluruhan objek
Kondisi dan status
Kondisi mutakhir belum dinilai
01

Identitas dan tapak

Rumah berada di Prenggan, Kotagede, Yogyakarta. Massa utama menempati bagian barat laut lahan dan menghadap selatan, dengan bangunan lain di sisi timur yang memuat kamar, ruang makan, pakiwan, serta garasi.

Dasar informasi:[1]
Lingkup profil: Pendapa, pringgitan, dalem, senthong, dan bagian timur rumah Tegalgendu 7
Nama utama
Rumah di Jalan Tegalgendu nomor 7 Yogyakarta
Lokasi
Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia · Bangunan di Indonesia
Nama lain dalam sumber
Rumah Kalang Kotagede - HM Bambang Maryanto cs; 3471141002.3.2021.1063
Dasar kondisi
Uraian mengacu pada dokumentasi sumber. Tidak dilakukan survei fisik mutakhir; perubahan sesudah pendataan belum dipastikan.
02

Ruang dan fungsi

Pendapa terbuka pada muka dan sisi timur sebagai tempat menerima tamu. Pringgitan menghubungkan bagian penerimaan ke dalem melalui tiga pintu. Senthong berupa ruang memanjang di belakang, memiliki pintu butulan pada dinding belakang dan bukaan ventilasi di barat.

Dasar informasi:[1]

Membaca arsitektur

Empat tiang kayu berjajar di muka pendapa, disertai dua tiang pada bagian tengah. Plafonnya memakai plepet kayu, sedangkan konsol besi dan elemen kaca memperinci tepian. Pendapa dan pringgitan menggunakan teraso berukuran 30 sentimeter dan berada pada lantai setinggi sama. Pringgitan dinaungi limasan bergenteng kripik, dengan tritisan seng bertingkat di depan serta timur. Dalem kembali memakai limasan tetapi tanpa plafon, dan lantainya berupa tegel merah. Dinding bata memisahkan dalem dari senthong; pintu koboi pada bagian samping dilengkapi ukiran sulur di salah satu sisinya. Senthong memakai atap panggang pe, plafon miring, serta tegel hijau yang membedakannya dari ruang sebelumnya.

Dasar informasi:[1]
03

Pihak dan peran

Belum tersedia informasi bersumber untuk bagian ini.

Atribusi berlaku pada fase yang disebut. Pemesan, perancang, pelaksana, dan pembangun mempunyai peran berbeda.

04

Riwayat perubahan

Tanggal observasi fisik tidak dipastikan

Bentuk dan ruang yang didokumentasikan sumber resmi

Narasi profil ditulis baru dari fakta registri. Riwayat konstruksi yang tidak tersedia tidak diisi dari tanggal akses, kode periode, atau tanggal penetapan.

Dasar informasi:[1]
05

Ukuran dan sistem

Kayu, bata, genteng, dan seng diterapkan pada bagian berbeda; perubahan warna serta material lantai menandai perpindahan ruang dalam rumah.

Dasar informasi:[1]
Bahan dan sistem
Kayu · Tiang, bukaan, dan ukiran
Dasar informasi:[1]
Bahan dan sistem
Bata · Dinding pembatas senthong
Dasar informasi:[1]
Bahan dan sistem
Genteng kripik · Atap pringgitan
Dasar informasi:[1]
Bahan dan sistem
Seng · Tritisan bertingkat
Dasar informasi:[1]
Bahan dan sistem
Tegel dan teraso · Lantai berbagai ruang
Dasar informasi:[1]

Belum tersedia ukuran bersumber yang dapat ditampilkan.

06

Dokumentasi dan sumber

Catatan pembacaan sumber
  • Status bangunan timur sebagai tambahan baru pada sumber masih berupa perkiraan.
  • Profil editorial disusun dari fakta registri resmi dengan narasi baru. Prosa dan gambar pemerintah yang belum mempunyai izin redistribusi tidak disalin. Penelaahan ahli independen belum tercatat.

Dasar informasi

  1. Rumah di Jalan Tegalgendu nomor 7 Yogyakarta ↗
    Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta · Jogjacagar · data resmi diakses pada 2026-10-15

Disusun oleh Arsitektur. Penelaahan ahli independen tidak diklaim.

Perubahan isi: 2026-10-17. Tanggal ini tidak menyatakan survei fisik, tanggal dokumen, atau penelaahan independen.

Baca dokumentasi