Rumah Tradisional Dwijo Marwoto
Rumah Dwijo Marwoto menempatkan joglo lama di depan rangkaian bangunan keluarga yang bertambah kemudian, dengan ukiran kayu dan tiga pintu pada muka selatan.
- Jenis objek
- Kompleks
- Fungsi
- rumah tinggal
- Masa tercatat
- Belum diringkas untuk keseluruhan objek
- Kondisi dan status
- Kondisi mutakhir belum dinilai
Identitas dan tapak
Rumah berada di sisi utara Jalan Pasar Pahing–Piyaman, Piyaman, Wonosari, dan menghadap selatan. Selain joglo, lahan memuat omah tengah, omah mburi, serta dapur; profil membedakan bagian lama dari penambahan.
- Nama utama
- Rumah Tradisional Dwijo Marwoto
- Lokasi
- Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia · Bangunan di Indonesia
- Nama lain dalam sumber
- 3403012003.3.2021.1601
- Dasar kondisi
- Uraian mengacu pada dokumentasi sumber. Tidak dilakukan survei fisik mutakhir; perubahan sesudah pendataan belum dipastikan.
Ruang dan fungsi
Emper depan joglo digunakan sebagai teras, emper barat untuk jerami, dan sisi timur menjadi kamar. Omah tengah menghubungkan joglo dengan omah mburi, yang didokumentasikan menyimpan benda-benda keluarga.
Membaca arsitektur
Empat saka guru diikat oleh sunduk dan sunduk kili untuk menyangga brunjung. Tumpang sari serta uleng terdiri atas tiga tingkat, dengan pengunci buah keben pada ujung balok atas. Dhadha peksi dihiasi ukiran daun, bunga, dan sulur, sementara bidang midhangan ditutup papan polos. Kayu yang tidak dicat tampak menghitam akibat jelaga lampu menurut sumber. Usuk ri gereh menerima genteng kripik, dengan seng pada bubungan brunjung serta genteng bubungan pada jurai. Emper memakai usuk dan reng bambu serta penopang jati. Lantai batu putih dilapis plester sehingga bentuk kepingannya tersamarkan. Dinding tembok mengelilingi joglo; tiga pintu menandai muka selatan. Penopangnya dicatat tanpa umpak, membedakannya dari banyak joglo beralas batu.
Pihak dan peran
Belum tersedia informasi bersumber untuk bagian ini.
Atribusi berlaku pada fase yang disebut. Pemesan, perancang, pelaksana, dan pembangun mempunyai peran berbeda.
Riwayat perubahan
Pembangunan omah mburi pengganti
Berdasarkan keterangan keluarga dalam sumber.
Keterangan tanggal: menurut narasumber keluargaPembangunan omah tengah penghubung
Menggantikan pertemuan emper yang terlalu rendah menurut sumber.
Keterangan tanggal: menurut narasumber keluargaBentuk dan ruang yang didokumentasikan sumber resmi
Narasi profil ditulis baru dari fakta registri. Riwayat konstruksi yang tidak tersedia tidak diisi dari tanggal akses, kode periode, atau tanggal penetapan.
Ukuran dan sistem
Rangka joglo diikat sunduk serta kili, dengan pengunci keben pada tumpang sari. Bambu digunakan pada usuk dan reng emper, berbeda dari penopang jatinya.
- Bahan dan sistem
- Kayu dan jati · rangka joglo serta penopang emperDasar informasi:[1]
- Bahan dan sistem
- Bambu · usuk dan reng emperDasar informasi:[1]
- Bahan dan sistem
- Genting dan seng · penutup atap serta bubunganDasar informasi:[1]
- Bahan dan sistem
- Batu putih dan plester · lantai jogloDasar informasi:[1]
Belum tersedia ukuran bersumber yang dapat ditampilkan.
Dokumentasi dan sumber
- Nama leluhur berbeda dalam uraian sumber; riwayat legenda tidak digunakan untuk atribusi pendiri.
- Catatan telaah sumber: Omah mburi bertanggal 1971 dan penghubung 1995 menurut keterangan keluarga dalam sumber. Kerusakan kayu merupakan pengamatan dokumentasi, bukan penilaian kondisi saat ini.
- Profil editorial disusun dari fakta registri resmi dengan narasi baru. Prosa dan gambar pemerintah yang belum mempunyai izin redistribusi tidak disalin. Penelaahan ahli independen belum tercatat.
Dasar informasi
- Rumah Tradisional Dwijo Marwoto ↗Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta · Jogjacagar · data resmi diakses pada 2026-10-15
Disusun oleh Arsitektur. Penelaahan ahli independen tidak diklaim.
Perubahan isi: 2026-10-17. Tanggal ini tidak menyatakan survei fisik, tanggal dokumen, atau penelaahan independen.