Rumah Tradisional Ibu Suwarni
Rumah Suwarni menggabungkan dua limasan dan ruang tengah berjoglo dalam susunan rumah keluarga. Material kayu mendominasi dinding, rangka, pintu, sampai perangkat engsel dan pengunci yang dijelaskan pada dokumentasi.
- Jenis objek
- Kompleks
- Fungsi
- rumah keluarga
- Masa tercatat
- Belum diringkas untuk keseluruhan objek
- Kondisi dan status
- Kondisi mutakhir belum dinilai
Identitas dan tapak
Kompleks berada di Dusun Gondang, Kepek, Saptosari, Gunungkidul. Bagian depan berada di selatan dan terletak di belakang pendapa milik Murwoto. Kandang berbentuk tajug tercatat di pojok tenggara halaman.
- Nama utama
- Rumah Tradisional Ibu Suwarni
- Lokasi
- Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia · Bangunan di Indonesia
- Nama lain dalam sumber
- 3403152004.3.2021.1599
- Dasar kondisi
- Uraian mengacu pada dokumentasi sumber. Tidak dilakukan survei fisik mutakhir; perubahan sesudah pendataan belum dipastikan.
Ruang dan fungsi
Limasan depan menerima tamu; ruang tengah digunakan keluarga. Belah di antara emper dimanfaatkan untuk kamar serta jalur menuju bagian belakang. Limasan belakang menampung penyimpanan, sementara gandok kiwa berisi dapur dan tempat menyimpan hasil ladang serta perlengkapan pertanian.
Membaca arsitektur
Dinding gebyog jati mengelilingi massa rumah, dengan pintu dua daun dan beberapa jendela berjeruji kayu. Lantai tanah pada sejumlah ruang ditutupi kepang bambu yang dianyam mengikuti permukaannya; bagian belah memakai keramik. Pendapa tengah memiliki empat saka guru jati di atas umpak kayu, berbeda dari sejumlah tiang penanggap yang berumpak batu tufa. Tumpangsari dan dhadha peksi memperlihatkan ukiran, sedangkan genteng kripik menutup atap di atas rangka jati. Bubungan seng pada joglo diberi hiasan menyerupai tanduk dan gunungan. Bagian limasan depan memiliki delapan tiang serta bahu dhanyang di emper. Dokumentasi juga mencatat penguatan semen di bawah gebyog dan partisi tambahan pada beberapa ruang.
Pihak dan peran
Belum tersedia informasi bersumber untuk bagian ini.
Atribusi berlaku pada fase yang disebut. Pemesan, perancang, pelaksana, dan pembangun mempunyai peran berbeda.
Riwayat perubahan
Bentuk dan ruang yang didokumentasikan sumber resmi
Narasi profil ditulis baru dari fakta registri. Riwayat konstruksi yang tidak tersedia tidak diisi dari tanggal akses, kode periode, atau tanggal penetapan.
Ukuran dan sistem
Pasak dan perangkat bukaan kayu menjadi rincian konstruksi penting; umpak kayu dan tufa digunakan pada kelompok tiang berbeda.
- Bahan dan sistem
- Jati · Rangka, gebyog, dan bukaanDasar informasi:[1]
- Bahan dan sistem
- Kayu · Umpak saka guru pendapaDasar informasi:[1]
- Bahan dan sistem
- Tufa · Umpak sejumlah tiang penanggapDasar informasi:[1]
- Bahan dan sistem
- Bambu · Kepang lantaiDasar informasi:[1]
- Bahan dan sistem
- Genteng kripik · Penutup atapDasar informasi:[1]
Belum tersedia ukuran bersumber yang dapat ditampilkan.
Dokumentasi dan sumber
- Uraian sumber mengenai pergeseran arah rumah berasal dari keterangan narasumber; tidak dijadikan orientasi geometris yang pasti.
- Profil editorial disusun dari fakta registri resmi dengan narasi baru. Prosa dan gambar pemerintah yang belum mempunyai izin redistribusi tidak disalin. Penelaahan ahli independen belum tercatat.
Dasar informasi
- Rumah Tradisional Ibu Suwarni ↗Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta · Jogjacagar · data resmi diakses pada 2026-10-15
Disusun oleh Arsitektur. Penelaahan ahli independen tidak diklaim.
Perubahan isi: 2026-10-17. Tanggal ini tidak menyatakan survei fisik, tanggal dokumen, atau penelaahan independen.