Arsitektur.
bagian dari ensiklopedia.online
ARS-R8182315658987014
KompleksGunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, IndonesiaARS-R8182315658987014

Rumah Tradisional Ibu Suwarni

Rumah Suwarni menggabungkan dua limasan dan ruang tengah berjoglo dalam susunan rumah keluarga. Material kayu mendominasi dinding, rangka, pintu, sampai perangkat engsel dan pengunci yang dijelaskan pada dokumentasi.

Dasar informasi:[1]
Bandingkan
Jenis objek
Kompleks
Fungsi
rumah keluarga
Masa tercatat
Belum diringkas untuk keseluruhan objek
Kondisi dan status
Kondisi mutakhir belum dinilai
01

Identitas dan tapak

Kompleks berada di Dusun Gondang, Kepek, Saptosari, Gunungkidul. Bagian depan berada di selatan dan terletak di belakang pendapa milik Murwoto. Kandang berbentuk tajug tercatat di pojok tenggara halaman.

Dasar informasi:[1]
Lingkup profil: Bangunan depan, tengah, belakang, dan gandok rumah Suwarni
Nama utama
Rumah Tradisional Ibu Suwarni
Lokasi
Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia · Bangunan di Indonesia
Nama lain dalam sumber
3403152004.3.2021.1599
Dasar kondisi
Uraian mengacu pada dokumentasi sumber. Tidak dilakukan survei fisik mutakhir; perubahan sesudah pendataan belum dipastikan.
02

Ruang dan fungsi

Limasan depan menerima tamu; ruang tengah digunakan keluarga. Belah di antara emper dimanfaatkan untuk kamar serta jalur menuju bagian belakang. Limasan belakang menampung penyimpanan, sementara gandok kiwa berisi dapur dan tempat menyimpan hasil ladang serta perlengkapan pertanian.

Dasar informasi:[1]

Membaca arsitektur

Dinding gebyog jati mengelilingi massa rumah, dengan pintu dua daun dan beberapa jendela berjeruji kayu. Lantai tanah pada sejumlah ruang ditutupi kepang bambu yang dianyam mengikuti permukaannya; bagian belah memakai keramik. Pendapa tengah memiliki empat saka guru jati di atas umpak kayu, berbeda dari sejumlah tiang penanggap yang berumpak batu tufa. Tumpangsari dan dhadha peksi memperlihatkan ukiran, sedangkan genteng kripik menutup atap di atas rangka jati. Bubungan seng pada joglo diberi hiasan menyerupai tanduk dan gunungan. Bagian limasan depan memiliki delapan tiang serta bahu dhanyang di emper. Dokumentasi juga mencatat penguatan semen di bawah gebyog dan partisi tambahan pada beberapa ruang.

Dasar informasi:[1]
03

Pihak dan peran

Belum tersedia informasi bersumber untuk bagian ini.

Atribusi berlaku pada fase yang disebut. Pemesan, perancang, pelaksana, dan pembangun mempunyai peran berbeda.

04

Riwayat perubahan

Tanggal observasi fisik tidak dipastikan

Bentuk dan ruang yang didokumentasikan sumber resmi

Narasi profil ditulis baru dari fakta registri. Riwayat konstruksi yang tidak tersedia tidak diisi dari tanggal akses, kode periode, atau tanggal penetapan.

Dasar informasi:[1]
05

Ukuran dan sistem

Pasak dan perangkat bukaan kayu menjadi rincian konstruksi penting; umpak kayu dan tufa digunakan pada kelompok tiang berbeda.

Dasar informasi:[1]
Bahan dan sistem
Jati · Rangka, gebyog, dan bukaan
Dasar informasi:[1]
Bahan dan sistem
Kayu · Umpak saka guru pendapa
Dasar informasi:[1]
Bahan dan sistem
Tufa · Umpak sejumlah tiang penanggap
Dasar informasi:[1]
Bahan dan sistem
Bambu · Kepang lantai
Dasar informasi:[1]
Bahan dan sistem
Genteng kripik · Penutup atap
Dasar informasi:[1]

Belum tersedia ukuran bersumber yang dapat ditampilkan.

06

Dokumentasi dan sumber

Catatan pembacaan sumber
  • Uraian sumber mengenai pergeseran arah rumah berasal dari keterangan narasumber; tidak dijadikan orientasi geometris yang pasti.
  • Profil editorial disusun dari fakta registri resmi dengan narasi baru. Prosa dan gambar pemerintah yang belum mempunyai izin redistribusi tidak disalin. Penelaahan ahli independen belum tercatat.

Dasar informasi

  1. Rumah Tradisional Ibu Suwarni ↗
    Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta · Jogjacagar · data resmi diakses pada 2026-10-15

Disusun oleh Arsitektur. Penelaahan ahli independen tidak diklaim.

Perubahan isi: 2026-10-17. Tanggal ini tidak menyatakan survei fisik, tanggal dokumen, atau penelaahan independen.

Baca dokumentasi