Rumah Tradisional Milik Cokro Subroto
Kompleks rumah Cokro Subroto mempertemukan pendopo limasan, dalem joglo, dan gandhok yang pernah menampung kegiatan pemerintahan desa.
- Jenis objek
- Kompleks
- Fungsi
- tempat tinggal
- Masa tercatat
- Belum diringkas untuk keseluruhan objek
- Kondisi dan status
- Kondisi dan keutuhan mengikuti catatan sumber
Identitas dan tapak
Di Srimulyo, Piyungan, Bantul, susunan rumah menghadap selatan. Halaman depan berpermukaan semen dicatat sebagai tempat menjemur padi sekaligus kegiatan publik; pagar bata membatasi tiga sisi lainnya.
- Nama utama
- Rumah Tradisional Milik Cokro Subroto
- Lokasi
- Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia · Bangunan di Indonesia
- Nama lain dalam sumber
- 3402142002.3.2022.22
- Dasar kondisi
- Sumber membahas kehilangan atau perubahan pada sebagian objek. Lingkup dan bagian tersisa dijelaskan dalam narasi; tidak dinyatakan sebagai bangunan utuh atau hasil survei mutakhir.
Ruang dan fungsi
Urutan dari pendopo menuju pringgitan dan dalem membedakan ruang penerimaan dengan tempat tinggal. Gandhok timur memuat tempat tidur dan lumbung; bagian depannya pernah menjadi kantor Kalurahan Payak dan Srimulyo.
Membaca arsitektur
Perbedaan bentuk atap menandai setiap bagian rumah. Enam tiang utama jati di atas umpak andesit menopang pendopo limasan Gajah Njerum; baloknya disambung dengan teknik cathokan. Pendopo mempunyai penutup bata di barat dan gebyok kayu di selatan. Di belakangnya, pringgitan memakai dua tiang dan dinding bata, dengan bagian depan terbuka. Dalem berbentuk joglo lawakan memiliki empat saka guru, tumpangsari tiga lapis, serta balok tengah berukir. Tiga senthong dipisahkan oleh tembok berplester. Gandhok beratap kampung membujur utara–selatan, dengan kolom kayu di barat dan tembok di timur. Longkangan yang semula terbuka mendapat sambungan atap genteng yang menumpu pada bagian bangunan di sekelilingnya.
Pihak dan peran
Belum tersedia informasi bersumber untuk bagian ini.
Atribusi berlaku pada fase yang disebut. Pemesan, perancang, pelaksana, dan pembangun mempunyai peran berbeda.
Riwayat perubahan
Penggantian genteng pendopo
Genteng kripik pada pendopo diganti genteng pres paris.
Keterangan tanggal: Tahun disebut secara eksplisit dalam uraian komponen.Bentuk dan ruang yang didokumentasikan sumber resmi
Narasi profil ditulis baru dari fakta registri. Riwayat konstruksi yang tidak tersedia tidak diisi dari tanggal akses, kode periode, atau tanggal penetapan.
Ukuran dan sistem
Rangka kayu dipadukan dengan bata berplester, alas andesit, genteng, serta lantai tegel dan keramik. Sambungan purus dan cathokan digunakan pada bagian rangka berbeda.
- Bahan dan sistem
- Kayu jati dan batu andesit · Tiang dan umpak pendopo serta dalemDasar informasi:[1]
- Bahan dan sistem
- Bata berplester · Dinding pembatas ruangDasar informasi:[1]
- Bahan dan sistem
- Genteng · Penutup atapDasar informasi:[1]
Belum tersedia ukuran bersumber yang dapat ditampilkan.
Dokumentasi dan sumber
- Pawon dilaporkan roboh akibat gempa 2006; tidak ditampilkan sebagai bangunan utuh.
- Profil editorial disusun dari fakta registri resmi dengan narasi baru. Prosa dan gambar pemerintah yang belum mempunyai izin redistribusi tidak disalin. Penelaahan ahli independen belum tercatat.
Dasar informasi
- Rumah Tradisional Milik Cokro Subroto ↗Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta · Jogjacagar · data resmi diakses pada 2026-10-15
Disusun oleh Arsitektur. Penelaahan ahli independen tidak diklaim.
Perubahan isi: 2026-10-17. Tanggal ini tidak menyatakan survei fisik, tanggal dokumen, atau penelaahan independen.